REPUBLIKBOBOTOH - Diabarkan akan kembali bergulir pada awal 2021. Direktur PT Persib, Teddy Tjahjono, mengaku pusing karena sampai saat ini pihaknya tak kunjung mendapatkan surat resmi dari PSSI terkait masa depan kompetisi.

Soal pemain juga menjadi pertimbangan Persib apabila kompetisi 2020 kembali bergulir pada awal 2021.

Teddy mengatakan, kemungkinan besar timnya akan dibubarkan apabila PSSI telah resmi mengumumkan kompetisi digelar pada awal 2021.

"Makanya kalo misalkan bulan Februari, kita kan persiapan tim itu kan enam sampai delapan minggu, kalo bulan Februari ya kita liburkan aja. Pemain pulang semua," ujar pria berkacamata itu pada Kamis 29 Oktober 2020.

Akan tetapi Teddy tak ingin berandai-andai soal kompetisi. Yang pasti saat ini tim Persib sangat menantikan surat dari PSSI sehingga bisa menyesuaikan persiapan untuk hadapi kompetisi.

"Mending kita tunggu surat pastinya deh, biar gak bingung lagi. Setelah ada surat resmi kita akan berdiskusi dengan pelatih baiknya gimana," tambah pria asal Jawa Timur itu.

Dengan opsi meliburkan skuad Persib, Teddy juga belum bisa memberi kepastian soal gaji para pemainnya.

"Ya belum tau, makanya kita tunggu bunyi suratnya seperti apa," tuturnya.

Sedangkan masalah kontrak pemain, Persib sudah memiliki regulasi agar pemainnya tidak hengkang. Dalam kontrak, pemainnya sudah menyepakati untuk menyelesaikan kompetisi terlebih dulu.

"Gini itu kan disetiap kontrak itu harus sampai dengan kompetisi selesai. Iya dong, kita kan ngikuti kompetisi bukan tahun kalender. Misalnya ada yg abis tanggal 31 Desember 2020 tpi jika kompetisi belum selesai pemain haris ngikutin," tuntasnya. (Raffy Faraz Ramadhan)

Video

https://www.youtube.com/watch?v=y8DD0gCfxq4&t=4s