REPUBLIKBOBOTOH - Lama tak muncul di media, akhirnya Alejandro Tobar kembali menyapa bobotoh dalam program acara Podkesan REPUBLIKBOBOTOH TV yang akan tayang, Rabu 2 Desember 2020.

Bobotoh tentu ingin tahu bagaimana perjalanan karier pemain yang memperkuat Persib mulai 2003 hingga 2004 ini dan mencetak 15 gol.

Ketika itu, pemain asal Chile ini didatangkan oleh Juan Antonio Paez selaku pelatih kepala Persib Bandung untuk menyelamatkan tim dari jeratan degradasi.

Setelah memperkuat Persib, Tobar hengkang ke PSMS Medan pada tahun 2005. Bersama Ayam Kinantan, ia mampu berprestasi dengan membawa klub asal Ibukota Sumatera Utara ini lolos ke babak delapan besar kompetisi Divisi Utama saat itu.

Namun, sayangnya ketika itu, pemain pembagi bola ini hanya mampu mengantarkan PSMS juara keempat.

Di perebutan juara ketiga Liga Indonesia 2005, Tobar gagal membawa PSMS juara ketiga setelah dikalahkan oleh PSIS Semarang.

Setelah dua musim di Medan, Tobar lantas kembali berpindah-pindah klub baik di Indonesia maupun luar Indonesia.

Tercatat ia pernah memperkuat Persikab Kabupaten Bandung, Persikabo Bogor, dan Persiku Kudus.

Dalam pertemuannya dengan REPUBLIKBOBOTOH.COM dalam acara Podkesan yang dipandu host Yana Umar, Tobar secara mengejutkan menceritakan persoalannya yang membuatnya kala itu harus meninggalkan Persib.

Tak hanya itu, Tobar pun menceritakan berapa besaran kontrak yang dia dapatkan selama membela Persib.

"Selama ini saya tidak pernah tahu apa yang membuat Tobar meninggalkan Persib, baru terbuka sekarang, sampe kontraknya pun dia ceritakan. Walau sudah lama terjadi, tapi cerita ini masih tetap menarik buat saya dan tentunya Bobotoh juga," kata Yana Umar.

"Selain itu masih banyak cerita menarik perjalanan kariernya di Indonesia. Sampai keluarganya yang kini tinggal di Semarang. Tonton besok di Youtube REPUBLIKBOBOTOH TV" tuntas Yana. (Kris Andieka)

Video

https://www.youtube.com/watch?v=udTnwBL4hUY