REPUBLIKBOBOTOH - Sebelum mendapat tempat di skuat utama Persib Bandung, Hariono ternyata banyak belajar dari seniornya saat itu.

Adalah gelandang jangkar sekaligus kapten tim Persib, Suwita Pata.

Melihat sosok Suwita yang lebih senior, Hariono selalu meminta arahan dan mempelajari banyak hal. Meski canggung, Hariono berusaha agar kecanggungannya tersebut hilang dan bisa menunjukan kemampuannya kepada Bobotoh.

Namun seiring berjalannya waktu, ia merasa dengan adanya Suwita sangat membantu untuk meningkatkan kemampuannya. Sehingga ia sudah tidak merasa canggung lagi saat berdisukusi baik di dalam maupun luar lapangan.

"Ya awal dikit ada beban dan canggung karena beliau kapten dan disitu sangat diidolakan, sedikit canggung saja. Berjalannya waktu ya Alhamdulillah bisa," ujar Hariono di YouTube Persib.

Sebelum Hariono datang, Suwita Pata memang menjadi idola bagi Bobotoh. Bahkan ia kerap dipilih untuk mengawal lini tengah Persib Bandung.

Hingga akhirnya Hariono mampu menggeser Suwita Pata dan dipercaya untuk menjadi gelandang jangkar Persib selanjutnya.

Setelah Suwita hengkang dari Persib, hubungannya masih terjalin dengan baik. Hariono mengatakan ia selalu menyempatkan bertemu Suwita hanya untuk sekedar bersilaturahmi.

"Karena saya databg masih muda dan beliau senior, jadi saya banyak belajar dari beliau. Beliau orangnya baik bahkan sampai sudah tidak main bola sering ketemu juga," tutup pria asal Sidoarjo itu. (Raffy Faraz Ramadhan)

https://www.youtube.com/watch?v=BwbvmhXVScA