REPUBLIK BOBOTOH - Laga penuh gengsi antara Persib vs Persija pada pekan 12 Liga 1 2021 yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, hari ini, Sabtu 20 November 2021 akan dipimpin wasit termuda FIFA asal Sumatera Barat (Sumbar).

Aprisman Aranda (30), dipercaya untuk menjadi pengadil pada laga yang tayang di Indosiar pukul 21.00 WIB tersebut.

Saat bertugas nanti, Aprisman Aranda akan dibantu asisten wasit 1 Muhammad Akbar Jamaluddin dan assiten wasit 2 Asprianton.

Sementara untuk wasit cadangan dipercayakan kepada Rully Ruslin Tambuntina dan Matchcomm oleh Marti Sugiyani.

Rekam Jejak Asprisman Aranda

Menurut laporan Transfermarkt, Aprisman Aranda sudah lima kali memimpin pertandingan Liga 1 2021, salah satunya saat Persib unggul atas Barito Putera di laga perdana.

Empat pertandingan lain yang dipimpinnya adalah PSM vs Persebaya, Arema FC vs PSIS, Borneo FC vs Bali United, dan yang terakhir Persiraja vs Madura United.

Pada laga terakhirnya tersebut, kinerja Aprisman Aranda sempat dipertanyakan karena membiarkan aksi kungku pemain Persiraja, Paulo Henrique.

Catatan kontoversi lainnya tentang wasit ini adalah saat memimpin laga Bali United vs Persib Bandung di pekan 29 Liga 1 2019.

Manajer Persib Umuh Muchtar melontarkan kritik tajam untuk Aprisman dan mengaku sudah mempunyai beberapa bukti rekaman terakit kepemimpinan wasit.

Di laga tersebut Persib kalah dari Bali United dengan skor 3-2.

Terlepas dari laporan tentang beberapa keputusan kontroversialnya, prestasi wasit Aprisman Aranda baik di lapangan maupun di luar lapangan patut mendapat apresiasi.

Aprisman Aranda mendapatkan lisensi FIFA pada tahun 2020 dan menjadi yang termuda di Indonesia dibandingkan wasit FIFA lainnya yang berasal dari tanah air.

Sebelum menjadi wasit, Aprsiman pernah bekerja sebagai guru honorer dan pegawai di bank swasta.

Selain bertugas di lapangan, Aprisman Aranda saat ini berprofesi sebagai dosen di salah satu universitas swasta.

Aprisman juga sempat penghargaan pin emas kategori Kepemudaan dan Olahraga kepada Aprisman Aranda pada saat Paripurna DPRD HUT Kota Padangpanjang ke-230 pada tahun 2020 lalu.

Keputusan Aprisman Aranda berkarir di dunia wasit tak lepas dari peran sang ayah yang merupakan wasit nasional.

Aprisman memulai karir sebagai wasit saat masih duduk di bangku kelas 2 sekolah menengah atas.**