REPUBLIK BOBOTOH - Pelatih Persib Bandung Robert Alberts, mempertanyakan wasit yang tidak menunjuk titik putih pertanda penalti saat Beckham Putra Nugraha dijatuhkan di dalam kotak penalti.

Persib menelan kekalahan 0-1 dari Arema FC pada pekan ke 14 Liga 1 2021/2022, Minggu 28 November 2021 malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Menurut Robert, ini kali kedua Persib mendapatkan kerugian dari keputusan wasit. Sebelumnya gol Marc Klok tidak disahkan wasit di laga melawan Persija Jakarta.

Ada momen yang sebenarnya dapat mengubah keadaan ketika Persib mendapatkan tendangan bebas pada menit pertama. Eksekusi Marc Klok hampir membobol gawang Persija.

Sepakan Marc Klok ke kanan gawang Andritany dianggap oleh sejumlah pihak telah melewati garis gawang. Namun, wasit Aprisman Aranda bergeming dan tidak menganggap kejadian itu sebagai gol.

Marc Klok mengklaim bahwa tendangan bebasnya itu seharusnya disahkan sebagai gol yang artinya bola telah sepenuhnya melewat garis gawang kiper Persija, Andritany Ardhiyasa.

Kemudian di laga melawan Arema FC, saat gelandang muda Persib, Beckham Putra Nugraha dijatuhkan di dalam kotak penalti, namun wasit tidak menunjuk titik putih pertanda penalti.

"Saya punya opini mengenai itu dan orang lain juga sama opininya. Silakan lihat video tayangan ulangannya. Tapi ini menjadi pertandingan kedua, ada hal yang tidak menguntungkan bagi kami," kata Robert usai pertandingan.

Persib sebenarnya banyak mengancam barisan pertahanan Arema FC. Namun, serangan yang dilancarkan terbuang percuma karena rapatnya lini belakang Arema.

Persib tercatat melepaskan 12 tembakan dengan 7 tendangan tepat sasaran. Torehan ini juga sama dengan Arema. Hanya saja, Persib lebih unggul dalam penguasaan bola mencapai 58.

"Saya rasa kami mulai bisa membongkar pertahanan lawan, namun kami tidak bisa melepaskan umpan yang bagus. Ada sekitar lima umpan yang tidak mengenai sasaran dan penerima tidak dalam posisi yang bagus untuk mencetak gol," jelas Robert.**

VIDEO