REPUBLIK BOBOTOH - Legenda Persib Bandung Yusuf Bachtiar, berkesempatan hadir di studio Podkesan REPUBLIKBOBOTOH TV di Jalan Karapitan No 1 A, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Dalam acara Podkesan yang tayang di Youtube channel REPUBLIKBOBOTOH TV, Yusuf Bachtiar menceritakan kisah panjang perjalanan kariernya menjadi pemain sepakbola, hingga membela Persib.

Yusuf Bachtiar merupakan salah satu legenda Persib Bandung, yang memiliki segudang prestasi selama karirnya sebagai pemain sepak bola.

Namanaya sudah tidak asing lagi bagi Bobotoh, pasalnya ia merupakan pemain binaan Persib dan mampu mengantarkan tim kebanggaan Bobotoh meraih gelar juara pada kompetisi Perserikatan 1989/1990, 1993/1994 dan Liga Indonesia (LI) I 1994/1995. 

Yusuf juga merupakan pencetak gol tunggal Persib ke gawang Malaysia, saat partai final turnamen Piala Hassanal Bolkiah di Brunei Darussalam 1986. Saat itu, ia dipinjam dari Pekesa 78 Sidoarjo dan gol tunggalnya membawa Maung Bandung meraih gelar juara di turnamen itu. 

Selama karir sepak bolanya, Yusuf merupakan pemain hasil binaan di Persib Junior dan sempat memperkuat Perkesa 78 Sidoarjo 1983-1987, setelah itu bergabung kembali dengan Persib hingga 1997 dan pada LI IV 1997/1998 hingga LI V 1998/1999 ia memperkuat Persikab Kabupaten Bandung. 

Setelah memperkuat Persikab, Yusuf sempat menyatakan gantung sepatu. Namun, ia kembali menerima ajakan pelatih Indra Thohir untuk kembali ke Persib di LI VII 2001.

Saat itu, usianya sudah menginjak 38 tahun dan tahun tersebut sekaligus menjadi musim terakhirnya sebagai pemain Maung Bandung. 

Selain cerita tentang perjalanan karier dan kesuksesannya saat aktif menjadi pemain sepak bola, Yusuf Bachtiar juga bercerita ketika terlibat menjadi salah satu anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Saat itu, Yusuf pernah dimaki Bobotoh karena dianggap keterlibatannya di Komdis tak membantu Persib yang saat mendapatkan sanksi berat dari komdis PSSI.

Komisi PSSI menjatuhkan sanksi pada ketua Panitia Penyelenggara (panpel) dan petugas keamanan laga Persib vs Persija berupa larangan ikut serta dalam kepanitian pertandingan Persib selama dua tahun.

Sanksi ini dijatuhkan buntut pengeroyokan oleh oknum Bobotoh yang menewaskan seorang suporter Persija, Haringga Sirla, pada laga yang berjalan pada 23 September di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, tersebut.

Saat itu, Yusuf Bachtiar mengakui, mendapat banyak cemoohan dari Bobotoh, bahkan perkataan kasar. Bagaimana kisahnya, tonton videonya di bawah ini.