REPUBLIK BOBOTOH - Pemain bertahan Persib, Achmad Jufriyanto sangat sedih setelah mendengar dan mengetahui soal tragedi Stadion Kanjuruhan yang merenggut banyak korban jiwa.

Menurut Achmad Jufriyanto tragedi tersebut membuat semua pihak berduka dan ia meminta tragedi tersebut diusut secara tuntas demi memperjuangkan keadilan para korban.

Achmad Jufriyanto mengatakan semua pemain Persib juga merasakan kesedihan yang sama atas adanya tragedi tersebut.

Baca Juga : Luis Milla Libatkan Tim U-20 dalam Latihan Persib, Ini Tujuannya

Meski secara tren, Persib dalam kondisi yang positif, para pemain tak memikirkan lebih dahulu akan masa depan Liga 1 dan memilih untuk menghormati para korban dalam tragedi tersebut.

Baginya, sangat tidak elok apabila ada pihak yang masih memikirkan kelanjutan kompetisi di situasi sedih seperti ini. Ia juga berharap investigasi yang dilakukan beberapa pihak dapat membuahkan hasil demi memperjuangkan keadilan para penyintas.

"Ya pemain pastinya dalam keadaan berduka dengan kejadian di Malang, kita mau berharap kompetisi segera digulirkan kembali juga rasanya kurang etis karena sekarang semua pihak lagi kerja, investigasi yang dibuat pemerintah, PSSI, FIFA itu semdiri," ucap Jupe kepada awak media pada Rabu, 4 Oktober 2022.

Pemain yang karib disapa Jupe itu mewakili para pemain menyerahkan sepenuhnya kepada seluruh pihak yang melakukan investigasi.

Setelah adanya hasil investigasi, baru semua pemain menunggu kepastian akan masa depan kompetisi.

"Kami sebagai pemain menyerahkan semua sepenuhnya terhadap FIFA apa hasil investigasi mereka dengan pemerintah, setelah itu kita siap dengan melanjutkan kompetisi kembali," tambahnya.

Meskipun pada akhirnya akan ada sanksi, pemain bernomor punggung 16 itu menambahkan timnya tetap mempersiapkan diri secara baik. Namun yang terpenting tragedi ini dapat diselesaikan secara adil.

Baca Juga : FIFA dan AFC Akan Kirim Utusan ke Indonesia Terkait Tragedi di Kanjuruhan

"Apapun nanti sanksinya, apapun nanti hasilnya, yang jelas kita sekarang terus melakukan persiapan, terus beraktivitas sebagai mana mestinya sebagai seorang pemain, tapi kita berharap kasus ini diselesaikan dengan benar," tutup Achmad Jufriyanto.**