REPUBLIKBOBOTOH.COM - Guna menjaga regenerasi atlet, Pengprov Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jawa Barat mengambil langkah cepat dengan melakukan pembinaan di sejumlah pondok pesantren di Jawa Barat.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangi langsung pada Selasa, 7 Mei 2024 di Basement BPR Al-Masoem, Ujung Berung, Kota Bandung.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pordasi Jawa Barat, Ono Surono beserta jajarannya.

Hadir pula beberapa pengurus Pordasi kota/kabupaten di Jawa Barat, termasuk perwakilan pondok pesantren yang sudah siap mendukung proses regenerasi atlet berkuda.

Baca Juga : Marc Klok Yakin Timnas Indonesia Lolos ke Olimpiade 2024 Paris

Ono mengungkapkan, pihaknya sudah sangat siap untuk menghadirkan olahraga berkuda di sejumlah pondok pesantren di Jawa Barat.

Rencananya Pordasi Jawa Barat akan mengembangkan potensi atlet di nomor Horse Back Archery (HBA) dan Equestrian untuk masa depan Berkuda Jawa Barat.

"Kita juga akan membahas pembahasan tindak lanjut program yang telah tersusun pada saat Musda kemarin, sehingga kita punya harapan, kita Pordasi Jawa Barat harus juga memberikan kontribusi yang besar kepada Jawa Barat baik dalam agenda yang skala nasional yang nanti kita akan menghadapi PON dan juga kejuaraan-kejuaraan yang dilaksanakan oleh PB Pordasi," buka Ono kepada awak media.

Ia melanjutkan, cabang olahraga berkuda memang sudah sangat familiar di kalangan pondok pesantren di Jawa Barat.

Banyak atlet yang muncul dengan latar belakang pondok pesantren karena olahraga ini sangat kental dengan sunah Rasulullah, termasuk Horse Back Archery atau berkuda sambil memanah.

"Ada salah satu cabang di berkuda itu ada HBA, Horseback Archery, itu kan olahraga memanah berkuda ya tentunya ini merupakan sebuah olahraga yang dikaitkan dengan sunnah Rasulullah,"

"Karena Rasulullah pun dia dahulu melakukan seperti itu dan ini dilakukan di hampir seluruh pondok pesantren, baik di Jawa Barat maupun di Indonesia. Sehingga ini pun tentunya menjadi harapan kita karena banyak muncul atlet atlet dari pondok pesantren," tambahnya.

Baca Juga : Bali United 7 Tahun tak Pernah Kalah dari Persib, Begini Kata Teco

Pordasi Jawa Barat juga tak hanya menjaga regenerasi para atlenya saja, terlebih akan menjaga kuda-kuda berkualitas yang sudah menjadi bagian dari tim Jawa Barat.

Ia berharap langkah Pordasi Jawa Barat bisa didukung oleh banyak pihak demi memenuhi target juara umum di PON XXI/2024 Aceh dan Sumatera Utara.

"Kita sudah beberapa kali rapat dengan KONI dan berbagai macam cabang olahraga berkuda, nanti kita akan infentarisir dari sisi kuda dan atletnya. Karena biasalah di dunia olahraga kan transfer pemain juga terjadi, transfer kuda pun terjadi,"

"Intinya kita juga perlu dukungan dari Pemprov Jawa Barat dari Koni Jawa Barat, bagaimana memastikan kuda-kuda terbaik Jawa Barat ini juga tidak bisa pindah, naturalisasi ke wilayah lain, ya kudanya dan juga atletnya. Ya tadi kita akan terus diskusi dengan KONI Jawa Barat untuk memastikan ya tadi Jabar Hatrick, Pordasi juga hattrick juga." tutup Ono.**