RBCOM - Persib Bandung memasuki periode paling krusial musim ini saat kalender Februari 2026 menghadirkan rangkaian pertandingan tanpa jeda panjang.

Dalam tempo kurang dari satu bulan, Maung Bandung harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan panggung Asia dengan intensitas perjalanan yang tinggi.

Total enam pertandingan menanti Persib, termasuk duel hidup-mati di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two).

Baca Juga : Analisis Transfer Persib: Kebutuhan Tim di Balik Deretan Rumor

Situasi ini membuat aspek kebugaran, rotasi pemain, dan manajemen jadwal menjadi sorotan utama tim pelatih.

Leg Penentuan Datang di Tengah Kepadatan

Padatnya agenda Persib dimulai sejak awal Februari dan terus berlanjut hingga akhir bulan. Berikut rangkaian jadwal yang harus dihadapi Pangeran Biru:

6 Februari 2026: Super League – Persib vs Malut United (GBLA, Bandung)

11 Februari 2026: ACL Two Leg 1 – Ratchaburi FC vs Persib (Thailand)

16 Februari 2026: Super League – Borneo FC vs Persib (Samarinda)

18 Februari 2026: ACL Two Leg 2 – Persib vs Ratchaburi FC (GBLA, Bandung)

22 Februari 2026: Super League – Persib vs Persita (GBLA, Bandung)

26 Februari 2026: Super League – Persib vs Madura United (GBLA, Bandung)

Sorotan terbesar tertuju pada jarak yang sangat sempit antara laga tandang ke Samarinda dan duel penentuan kontra Ratchaburi FC di Bandung.

Baca Juga : Aturan Baru AFC Bisa Untungkan Persib, Ratchaburi Wajib Waspada

Persib hanya memiliki waktu dua hari untuk melakukan pemulihan dan perjalanan sebelum tampil di laga paling krusial bulan ini.

Kondisi tersebut mendorong manajemen Persib mengajukan permohonan penjadwalan ulang kepada operator liga. Langkah ini diambil semata-mata untuk menjaga kondisi pemain agar tetap kompetitif di level Asia.

Hodak Optimistis, Tapi Tekankan Manajemen Jadwal

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tetap menunjukkan sikap tenang dan optimistis meski timnya dihadapkan pada jadwal ekstrem.

"Saya melihat Ratchaburi sebagai tim yang bisa kami hadapi dan kami tantang," ujar Hodak usai sesi latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu, 31 Desember 2025.

Pelatih asal Kroasia tersebut juga menilai status tuan rumah di leg kedua sebagai keuntungan penting.

Baca Juga : Bursa Transfer Memanas, Persib Bakal Kehilangan Dua Pemain Asing, Satu Sudah Pamitan dan Satu Lagi Diincar Klub Eropa

"Jika stadion penuh, seperti yang sering saya katakan, situasinya tentu tidak mudah bagi tim tamu."

Meski demikian, Hodak menegaskan bahwa padatnya agenda pertandingan tidak bisa diabaikan.

"Kami sedang fokus mengajukan penjadwalan ulang di liga, karena ada periode di mana kami harus memainkan tiga pertandingan dalam dua pekan. Jika penyesuaian ini bisa dilakukan, saya percaya peluang kami untuk lolos ke babak berikutnya sangat terbuka."

Dukungan Bobotoh di Stadion GBLA diyakini akan menjadi energi tambahan, terutama saat Persib harus memainkan laga penentuan di tengah kondisi fisik yang terkuras.

Peluang Persib di Babak 16 Besar ACL Two

Di tengah tekanan jadwal Februari, peluang Persib di babak 16 besar ACL Two tetap dinilai positif. Keuntungan bermain di kandang pada leg kedua menjadi modal besar, terlebih dengan absennya aturan gol tandang yang memungkinkan Persib bermain lebih fleksibel di laga tandang.

Baca Juga : Bojan Hodak Makin Dicintai Bobotoh, Dijadikan Tato hingga Diberi Kado

Penggunaan VAR di fase gugur juga membantu meminimalkan potensi kerugian akibat keputusan wasit. Selain itu, opsi rotasi skuad dan kemungkinan tambahan pemain anyar bisa menjadi pembeda di tengah padatnya agenda.

Namun, faktor kunci tetap terletak pada kebugaran pemain, efektivitas strategi rotasi, dan hasil di laga tandang Thailand. Jika Persib mampu menjaga stabilitas performa, peluang melangkah ke perempat final masih sangat terbuka.