RBCOM - Persib Bandung harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Persik Kediri pada pekan ke-16 Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/1/2026) malam.

Hasil ini terasa menyakitkan bagi Maung Bandung yang sudah unggul lebih dulu, namun gagal mempertahankan kemenangan hingga peluit akhir.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya, terutama terkait kepemimpinan wasit. Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu memilih menahan diri untuk tidak berbicara lebih jauh.

Baca Juga : Update Klasemen Super League, Persib Gagal Kembali ke Puncak

“Ini pertama kali saya membahas soal wasit. Saya tidak senang dengan dia. Pasti kami akan mengirimkan surat keberatan, karena saya tidak tahu apa yang bisa saya katakan. Saya tidak bisa berbicara tentang wasit. Itu saja,” ujar Bojan Hodak.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai alasan kekecewaannya terhadap keputusan wasit, Bojan kembali menegaskan dirinya tidak ingin mengambil risiko.

“Saya tidak bisa, karena jika saya ceritakan, maka gaji dipotong. Jadi, saya tidak ingin ini,” katanya singkat.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Persib sebenarnya tampil cukup solid. Gol pembuka Persib lahir pada menit ke-68 melalui Saddil Ramdani, yang baru masuk sebagai pemain pengganti. Saddil sukses memaksimalkan umpan silang Berguinho dan membawa Persib unggul 1-0.

Baca Juga : Reaksi Bobotoh setelah Persib Remis dengan Persik, Terasa Pahit hingga Tuntut Segera Wilujeng Sumping

Namun situasi berubah drastis pada menit ke-81. Saddil Ramdani harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Yusuf Meilana. Bermain dengan 10 pemain membuat Persib berada di bawah tekanan hebat dari Persik Kediri.

Tekanan tersebut akhirnya berbuah gol di masa injury time. Tepat pada menit 90+5, Muhammad Firly mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan bola pantul hasil tembakan Supriadi yang sempat mengenai pemain Persib. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.

Bojan juga menegaskan bahwa keputusan kartu yang dikeluarkan wasit menjadi salah satu alasan utama ketidakpuasannya.

“Tapi itulah alasan kenapa saya tidak puas dengan wasit,” tambahnya singkat saat disinggung soal kartu kuning.

Hasil imbang ini membuat Persib gagal kembali ke puncak klasemen Super League 2025/2026. Saat ini, Persib harus turun ke posisi ketiga, berada di bawah Borneo FC dan Persija Jakarta.

Sementara itu, Bojan Hodak juga memberikan tanggapannya terkait fasilitas Stadion Brawijaya, khususnya lampu stadion yang baru. “Saya pikir ini bagus,” ujarnya singkat.****