Pelatih Persija, Mauricio Souza. (Adam Husein/RBCOM)
RBCOM - Kekalahan Persija Jakarta dari Persib Bandung di laga sarat gengsi Super League 2025/2026 meninggalkan catatan pahit bagi tim tamu.
Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Macan Kemayoran harus pulang dengan tangan hampa usai kalah tipis 0-1 dari rival abadinya.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, secara terbuka menyebut hasil negatif ini lahir dari dua kesalahan krusial pemainnya sendiri. G
ol cepat yang dicetak Beckham Putra Nugraha di awal laga disebutnya berawal dari kegagalan lini belakang mengantisipasi bola dengan baik.
Baca Juga : Van Basty Sousa Disorot Usai Laga Persib vs Persija, Gestur Jari Tengah Viral
“Kami kalah pertandingan ini dengan dua kesalahan individu. Itu komentar saya dari pertandingan,” ujar Souza.
Tak berhenti di situ, kartu merah yang diterima Bruno Tubarao pada babak kedua juga dinilai menjadi pukulan telak yang membuat Persija semakin kesulitan mengejar ketertinggalan.
Kritik Keras Mauricio Souza: Laga Tak Layak Ditonton?
Meski Persija unggul dalam penguasaan bola dan lebih sering menekan, Souza justru melontarkan kritik tajam terhadap kualitas pertandingan. Menurut pelatih asal Brasil tersebut, duel klasik ini minim tontonan sepak bola yang berkualitas.
“Menurut saya hari pertandingan ini adalah sebuah permainan yang sangat tidak bagus. Siapa yang suka sepak bola dan datang ke sini untuk melihat main bola, hampir tidak melihat sepak bola,” ungkapnya.
Souza menilai laga lebih diwarnai oleh pelanggaran-pelanggaran yang tidak perlu, sehingga ritme permainan sulit berkembang secara teknis maupun taktis.
Ia juga menyoroti pendekatan Persib yang bermain disiplin dan cenderung menunggu kesalahan lawan. Strategi tersebut dianggap efektif, meski tidak atraktif.
“Kami tahu Persib Bandung tim yang bertahan dengan baik. Tapi bola utama mereka itu mengandalkan serangan balik (serangan balik),” pungkas Souza.
Hasil ini membuat Persija harus mengubur ambisi merebut puncak klasemen. Hingga pekan ke-17, Persija tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 35 poin.
Sebaliknya, Persib Bandung kian nyaman di puncak klasemen Super League 2025/2026 dengan raihan 38 poin.
Kemenangan atas rival utama bukan hanya memperlebar jarak poin, tetapi juga mempertegas konsistensi Maung Bandung sepanjang putaran pertama.****