Hamra Hehanussa dan Rezaldi Hehanussa. (MO Persib)
RBCOM - Persib Bandung mengambil langkah strategis dengan meminjamkan dua pemainnya, Muhammad Rezaldi Hehanussa dan Al Hamra Hehanussa, ke Persik Kediri pada putaran kedua Super League 2025/2026.
Kebijakan ini ditempuh agar kedua pemain memperoleh menit bermain yang lebih stabil di tengah persaingan ketat di skuad Maung Bandung.
Peminjaman tersebut bersifat sementara dengan durasi enam bulan hingga berakhirnya kompetisi Super League musim ini.
Manajemen menilai, kesempatan bermain reguler menjadi faktor krusial dalam menjaga performa serta perkembangan pemain.
Baca Juga : Bojan Hodak: Serangan Memenangkan Pertandingan, Pertahanan Memenangkan Gelar Juara
Menit Bermain Terbatas di Paruh Musim Pertama
Sepanjang putaran pertama Super League 2025/26, Rezaldi hanya satu kali tampil sebagai pemain pengganti, yakni saat Persib melawat ke markas PSIM Yogyakarta pada 24 Agustus 2025.
Di ajang AFC Champions League Two, pemain yang turut berkontribusi dalam gelar juara Liga 1 musim 2023/24 dan 2024/25 itu juga mencatatkan dua penampilan, semuanya dari bangku cadangan.
Berbeda dengan Rezaldi, Al Hamra Hehanussa yang direkrut pada awal musim belum sempat tampil dalam laga resmi. Meski demikian, performanya selama sesi latihan mendapat penilaian positif dari tim pelatih.
Konsistensi kerja, kemampuan teknis, serta pemahaman taktik membuatnya rutin masuk dalam daftar susunan pemain meski belum mendapat kesempatan tampil.
Persib Tegaskan Kepercayaan pada Kualitas Pemain
Melalui laman resmi Persib, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa keputusan meminjamkan kedua pemain tidak diambil karena minimnya kualitas, melainkan sebagai bagian dari rencana pengembangan jangka menengah klub.
Baca Juga : Upaya Pescara Datangkan Federico Barba Buntu, Sinyal Bertahan di Persib?
"Hamra adalah pemain dengan potensi yang sangat baik. Setiap hari di latihan, dia menunjukkan progres, sikap, dan kualitas yang menjanjikan. Karena itu, Persib ingin memastikan ia mendapatkan kesempatan bermain yang sepadan dengan kemampuannya. Bersama Persik, kami berharap Hamra bisa mendapatkan pengalaman pertandingan yang akan memperkaya perkembangannya sebagai pemain," ujar Adhitia.
Ia menambahkan bahwa faktor jam terbang menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan ini.
"Jam terbang adalah bagian penting dari perjalanan pemain. Selama enam bulan ke depan, kami berharap keduanya bisa tampil reguler, menjaga konsistensi, dan kembali dengan pengalaman yang semakin matang," tambahnya.
Ketatnya persaingan di lini belakang Persib menjadi latar belakang keputusan tersebut. Rezaldi harus bersaing dengan nama-nama seperti Eliano Reijnders, Alfeandra Dewangga Santosa, hingga Federico Barba yang mampu bermain di berbagai posisi.
Sementara itu, Hamra berhadapan dengan kompetitor seperti Kakang Rudianto, Frans Putros, Reijnders, serta opsi lain di lini pertahanan seperti Patricio Matricardi, Julio Cesar, dan Barba.
Melalui masa peminjaman ini, Persib menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kedua pemain.
Klub optimistis, pengalaman bertanding bersama Persik Kediri akan menjadi bekal penting bagi Rezaldi dan Hamra untuk kembali dengan kesiapan lebih matang dan kontribusi yang lebih besar di masa depan.****