RBCOM - Persib Bandung tidak menunjukkan kekhawatiran berlebih terkait proses adaptasi Layvin Kurzawa, meski sang pemain belum terlihat bergabung dalam sesi latihan tim.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menilai faktor kedekatan latar belakang budaya menjadi modal penting bagi Kurzawa untuk cepat menyatu dengan skuad Maung Bandung.

Kesamaan negara asal dengan Andrew Jung disebut Bojan sebagai situasi yang lazim terjadi dalam dunia sepak bola profesional dan justru berdampak positif bagi keharmonisan tim.

"Ini bagus dan normal dalam sepak bola. Dulu Barba dan Jung selalu bersama, pemain Brasil juga sering berkumpul, begitu juga pemain Belanda. Hal seperti ini wajar," kata Bojan.

Baca Juga : Layvin Kurzawa dan Dion Markx Gagal Debut di Laga Persib Melawan Persis Solo

Menurutnya, keberadaan kelompok-kelompok kecil di dalam tim tidak mengganggu soliditas skuad secara keseluruhan.

"Pada akhirnya, meski ada grup-grup kecil, suasana tim sangat bagus dan solid sebagai satu unit," tambahnya.

Dalam sesi latihan yang digelar di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Selasa (27/1/2026), Kurzawa dan Dion Markx belum tampak mengikuti agenda bersama tim.

Bojan kemudian menjelaskan bahwa absennya Kurzawa disebabkan oleh persoalan administratif yang masih dalam proses penyelesaian.

Baca Juga : Bojan Hodak Jelaskan Alasan Kurzawa dan Dion Markx Belum Gabung Latihan Persib

"Saya rasa satu-satunya kendala adalah KITAS. ITC sudah selesai, jadi semoga besok dia (Layvin Kurzawa) sudah ada di sini. Saya harap besok," ujar Bojan Hodak usai memimpin latihan.

Sementara itu, Dion Markx belum berada di Indonesia dan masih menjalani perjalanan dari luar negeri menuju Bandung.

"Dia bilang ke saya dalam 48 jam, jadi seharusnya dia terbang hari ini," tambah pelatih asal Kroasia tersebut.

Dengan kondisi tersebut, Persib memilih mengambil langkah aman. Tim pelatih menilai adaptasi bertahap, pemulihan pascaperjalanan, serta latihan awal menjadi fondasi penting sebelum pemain baru benar-benar disatukan dengan ritme permainan tim agar terhindar dari risiko yang tidak perlu.