RAGAM RB - DPRD Kota Bandung menegaskan pentingnya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai ruang strategis untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini belum terselesaikan di Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan saat pimpinan dan anggota DPRD menghadiri Musrenbang Kecamatan Bandung Kidul Tahun 2026 untuk penyusunan RKPD 2027 yang digelar di Pasar Modern Batununggal, Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Edwin Senjaya serta anggota Komisi III, Andri Rusmana.

Dalam forum yang mempertemukan unsur masyarakat dan pemangku kebijakan tersebut, DPRD menyoroti sejumlah persoalan mendasar yang terus berulang, seperti pengelolaan sampah dan banjir yang hingga kini masih menjadi tantangan utama kota.

"Harapan kita, Musrenbang ini bisa menjadi awal untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut secara serius," ujar Edwin Senjaya.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan ke depan harus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, aspek kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan anak perlu menjadi perhatian utama dalam perencanaan pembangunan.

“Dua persoalan ini perlu dituntaskan melalui Musrenbang ini," katanya.

Sementara itu, Andri Rusmana berharap forum Musrenbang tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi mampu melahirkan solusi nyata melalui kolaborasi berbagai pihak yang terlibat.

"Mudah-mudahan dari forum ini, hadir solusi yang dapat menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Kota Bandung," ujar Andri.

Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Bandung mendorong agar setiap usulan yang muncul benar-benar dapat diterjemahkan menjadi program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.***