RBCOM - Perjalanan Persib Bandung menuju gelar juara Super League 2025/2026 kini memasuki fase krusial. Kompetisi menyisakan sembilan pertandingan, dan setiap laga menjadi penentu bagi Maung Bandung dalam menjaga posisi di puncak klasemen.

Hingga saat ini, tim asuhan Bojan Hodak masih memimpin dengan 58 poin. Mereka unggul empat angka dari Borneo FC Samarinda di peringkat kedua (54 poin), sementara Persija Jakarta membayangi di posisi ketiga dengan 52 poin.

Situasi ini membuat peluang juara Persib terbuka lebar, meski belum sepenuhnya aman. Sembilan laga tersisa akan menjadi penentu apakah mereka mampu mengunci gelar atau justru kehilangan momentum di akhir musim.

Baca Juga : Fabio Lefundes Sanjung Persib, Sebut Level Performa Maung Bandung Sangat Tinggi

Manajer Persib, Umuh Muchtar, menilai peluang timnya sangat besar, namun ia menegaskan pentingnya menjaga fokus dan tidak lengah menghadapi tekanan di sisa kompetisi.

"Peluang dengan potensi kita untuk jadi juara sangat besar. Tapi saya bilang, jangan jumawa dulu ya, harus semuanya juga jangan sampai kita kegembosan," kata Umuh Muchtar, di kediamannya Tanjungsari Sumedang, Selasa (18/3/2026).

"Insya Allah kalau Persib sekarang, bisa ngelibas dulu Persija, minimal draw dengan Persija. Kesini masih ada Dewa. Padang. Yang lainnya pun juga. 9 kali lagi pertandingan." sambungnya.

Secara matematis, Persib masih berpeluang menambah maksimal 27 poin dari sembilan pertandingan tersisa, sehingga total poin mereka bisa mencapai 85 di akhir musim. Namun, dalam persaingan gelar, menjaga jarak dari rival menjadi faktor yang lebih krusial.

Baca Juga : Bojan Hodak Sebut Super League sudah Masuk Periode Krusial

Jika Borneo FC Samarinda mampu menyapu bersih sisa laga, mereka berpotensi finis dengan 81 poin. Artinya, Persib setidaknya membutuhkan tambahan sekitar 24 poin atau delapan kemenangan untuk mengunci gelar tanpa bergantung pada hasil tim lain.

Meski demikian, dinamika pertandingan di lapangan bisa mengubah perhitungan tersebut. Persaingan ketat di papan atas memungkinkan tim-tim pesaing saling mengalahkan, yang dapat meringankan beban poin yang harus dikejar Persib.

Di sisa musim, Persib masih akan menghadapi sejumlah lawan berat seperti Bali United, Arema FC, serta laga klasik melawan Persija Jakarta.

Selain itu, mereka juga dijadwalkan bertemu Dewa United FC, Bhayangkara FC, PSIM Yogyakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara.

Baca Juga : Diliburkan Sepekan, Ini Jadwal Latihan Perdana Persib setelah Lebaran

"Mudah-mudahan. Disitu kita jangan kegembosan. Semuanya harus bisa diratakan. Persib tidak bisa ditawar lagi, minal draw, sisanya menang semua. Drwa dengan siapa? ya paling draw dengan Persija." ujar Umuh.

Dengan tekanan yang semakin tinggi di fase akhir musim, konsistensi performa akan menjadi kunci. Jika mampu melewati ujian ini, peluang Persib untuk memastikan gelar juara semakin nyata.****