Pemain Persib, Layvin Kurzawa duel memperebutkan bola dengan bek Bali United, Kadek Arel. (Instagram/@baliunitedfc)
RBCOM - Bali United memenuhi janjinya bermain terbuka, ofensif dan cepat saat menghadapi Persib Bandung di Stadion GBLA, Minggu, 12 April 2026.
Persib menang 3-2 atas Bali United, namun kali ini cukup membuat deg-degan bobotoh karena Bali United nyaris membuyarkan harapan Maung Bandung.
Meski kalah, namun permainan menyerang Bali United cukup membuat Persib dan bobotoh jantungan sampai akhir laga.
Sejak awal laga, Bali United cukup berani keluar menyerang dan kian ofensif ketika Persib harus bermain dengan 10 orang setelah Patricio Matricardi mendapat kartu merah.
Baca Juga : Ramon Tanque Bersinar, Bojan Hodak Tak Peduli Latihan Apa yang Dilakukan
Di lini media sosial, pujian disampaikan penggemar sepak bola nasional, termasuk bobotoh yang mengapresiasi permainan Serdadu Tridatu yang dimotori Teppei Yachida.
"Dari semua match persib, match malem ini yang paling gila sih. cuma bali yg berani ngeladenin high intensity nya persib + ngegagalin cleansheetnya persib di GBLA. good game bli!" tulis akun @dimassmlnaa di kolom komentar postingan akun Instagram Bali United.
"Main mu bikin bobotoh ketar ketir Hatur nuhun bli." tulis akun @97_radityaa.
"Permainan luar biasa bli. Jual beli serangan tapi lawan nya King persib tidak mudah di kalahkan." tulis akun @rezzahildanf7.
Baca Juga : Bojan Hodak Langsung Alihkan Fokus Hadapi Dewa United, Bakal Lebih Sulit
Di laga ini, Persib sempat unggul dua gol lewat Ramon Tanque dan Luciano Guaycochea yang diperkecil Bali United via tendangan bebas Yachida.
Setelah gol Federico Barba tercipta pada menit 87 yang seolah membuat permainan selesai, Bali United tidak menyerah dan kembali memperkecil keadaan melalui gol Jordy Bruijn pada masa injury time.
Di luar itu, Bali United beberapa kali mengancam gawang Teja Paku Alam. Salah satunya lewat tendangan Irfan Jaya yang membentur mistar.****