Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (Dok. Republikbobotoh.com)
RBCOM - Kepemimpinan wasit Yoko Supriyanto di laga Dewa United FC vs Persib Bandung disorot, tetapi Bojan Hodak berkata lain dan memilih sikap tegas.
Alih-alih mempersoalkan keputusan wasit yang mengesahkan gol pertama Dewa United, Bojan Hodak mengkritik sikap para pemainnya yang kehilangan fokus dan berhenti bermain.
Para pemain Persib nampak mengangkat tangan karena menganggap bola sudah melewati garis lapangan atau keluar saat dikuasai Alexis Messidoro yang kemudian mengumpannya ke Alex Martins dan jadi gol.
Sekilas bola nampak sudah keluar, tetapi wasit memutuskan belum sepenuhnya melewati garis. Dalam aturan, bola dinyatakan sudah keluar jika sepenuhnya melewati garis.
Tidak adanya teknologi garis gawang atau garis lapangan, membuat wasit hanya bisa mengulasnya lewat VAR atau tayangan ulang televisi.
Baca Juga : Jadwal Pekan 29 Super League: Persib Wajib Menang, Borneo FC Terus Menekan
Terlepas dari itu, Bojan Hodak mengkritik sikap para pemainnya yang terlalu 'berharap' kepada wasit sehingga kehilangan konsentrasi.
"Kami melakukan sejumlah kesalahan yang seharusnya tidak terjadi. Gol pertama seperti anak-anak," kata Bojan Hodak.
"Kami berhenti bermain karena menganggap bola sudah keluar. Lalu gol kedua yang terjadi karena kesalahan individu," tegasnya.
Secara umum, Bojan Hodak menilai laga Dewa United vs Persib cukup menghibur dan kedua tim memperlihatkan kualitas permainan yang cukup baik.
"Pertandingan menarik, banyak peluang, banyak gol, banyak situasi menarik. Saya rasa secara pertahanan, kami membuat beberapa kesalahan yang seharusnya tidak terjadi," ujarnya.
Baca Juga : Title Race Super League 2025/26: Panas Sampai Akhir setelah Persib Diimbangi Dewa United
Persib saat ini memimpin klasemen dengan 65 poin, Borneo FC menempel ketat di urutan kedua dengan 63 poin dan Persija di posisi ketiga dengan 58 angka.
Dengan selisih poin antara Persib dengan Borneo FC saat ini yang hanya terpaut dua angka, secara matematis penentuan juara akan berlangsung hingga pekan ke-34.
Situasi di klasemen saat ini membuat Persib dituntut wajib meraih kemenangan ketika menjamu Arema FC di Stadion GBLA pada Jumat, 24 April 2026.
Hanya kemenangan atau minimal imbang yang dapat memastikan Persib tetap berada di puncak klasemen Super League 2025/26.
Sedangkan Borneo FC pada pekan 29 akan menghadapi lawan yang relatif lebih 'empuk', Semen Padang dan Persija tandang ke markas PSIM Jogja.****