RBCOM - Persib Bandung dituding mengganggu karier pemain diaspora yang abroad di luar negeri setelah dikaitkan dengan Sandy Walsh.

Opini tersebut disampaikan akun Instagram @indonesiaabroad_ yang kemudian memantik pro dan kontra, khususnya di kalangan bobotoh.

Dalam postingannya, @indonesiaabroad_ menyayangkan jika Sandy Walsh benar-benar akan gabung Persib dan menganggapnya sebagai kemunduran.

Seperti diketahui, Persib musim lalu juga merekrut tiga pemain diaspora yakni Thom Haye, Eliano Reijnders dan Dion Markx.

Namun, bukan hanya Persib yang melakukan perekrutan pemain diaspora. Persija dan Dewa United juga merekrut banyak pemain diaspora.

Baca Juga : Update Transfer Jelang Super League 2026/27: Dua Eks Persib Resmi Gabung Arema dan Persija

Akun @indonesiaabroad_ kemudian menyampaikan klarifikasi dan minta maaf terkait. Admin akun tersebut, mengakui diksi narasi yang disampaikan kurang tepat.

Berikut klarifikasi akun @indonesiaabroad_:

"Sampurasun, Halo Bobotoh dan Viking. Salam Sedulur dari kami untuk seluruh suporter Persib.

Kami dengan tulus memohon maaf atas narasi dalam postingan terkait rumor Sandy Walsh yang menggunakan diksi kurang tepat, hingga memicu amarah dan kekecewaan kalian. Kami akui, penyampaian kami kemarin keliru dan tidak pada tempatnya.

Unggahan tersebut murni lahir dari dinamika opini kami terkait pemain diaspora dan liga lokal, yang sayangnya disampaikan dengan penyampaian yang keliru.

Perlu kami klarifikasi bahwa fokus utama akun ini adalah mendukung pergerakan pemain diaspora dan abroad, serta mengawal perkembangannya demi kemajuan sepak bola kita.

Baca Juga : Unggahan Akun Persib Ini Dianggap Kode Kedatangan Mariano Peralta

Namun, kami sadar kritik dan opini tersebut harus disampaikan dengan cara yang tepat dan menghormati klub lokal beserta suporternya.

Terima kasih atas teguran keras dari seluruh elemen supporter, termasuk bobotoh dan Viking, ini menjadi pelajaran berharga baik kami untuk berbenah ke depan.

Klarifikasi tambahan: Terkait postingan dan opini kami sebelumnya, kami ingin menegaskan bahwa akun/pihak @aruulr, @indonesianfootball.id, dan @bolawakkk sama sekali tidak terlibat dan tidak tahu-menahu mengenai narasi yang dibuat. Unggahan tersebut murni merupakan kecerobohan dan opini dari internal kami sendiri.

​Mohon untuk tidak menyerang atau menyangkutpautkan Bang Arul beserta akun-akun media tersebut ke dalam masalah ini. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bang Arul dan rekan-rekan media atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.".*****