Launching Neo Gen Football Academy di Lapangan Tarantula, Kota Bandung, Sabtu, 10 Oktober 2026. (Ist)
RBCOM - Tiga mantan pemain Persib Bandung, Rizky Bagja, Sergio van Dijk, dan Raphael Maitimo, resmi memperkenalkan Neo Gen Football Academy sebagai wadah pembinaan pesepak bola usia muda di Kota Bandung.
Akademi tersebut diresmikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, di Lapangan Tarantula, Jalan Salak, Kota Bandung, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Neo Gen Football Academy hadir dengan misi mengembangkan potensi anak-anak melalui pembinaan sepak bola yang terstruktur dan profesional. Meski baru berjalan sekitar dua bulan, akademi ini telah menarik puluhan hingga lebih dari seratus peserta didik.
Founder Neo Gen Football Academy, Rizky Bagja, menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan tidak semata-mata diukur dari kemenangan atau hasil pertandingan. Menurutnya, penerapan kurikulum dan pemahaman pemain terhadap sistem permainan menjadi fondasi utama.
Baca Juga : Update Klasemen Super League 2026/27, Persib Terlempar dari 5 Besar
“Ya, pasti ada kebanggaan buat saya karena sebetulnya yang kita progres itu bukan sebuah hasil, tapi bagaimana anak-anak ini bisa menerapkan kurikulum,” kata Rizky Bagja.
“Jadi, sistem yang kita bangun, siapa pun yang main dengan sistem yang ada, pasti pemain itu akan bisa menerapkan prinsip lagi,” ungkapnya.
Selain membangun kemampuan teknis dan pemahaman taktik, Neo Gen Football Academy juga mulai membuka kesempatan bagi pemain muda untuk merasakan atmosfer kompetisi internasional.
Founder lainnya, Sergio van Dijk, mengungkapkan bahwa tim binaan akademi tersebut telah memiliki agenda mengikuti sejumlah turnamen di luar negeri.
“Program banyak, kami punya tim U-10, nanti akhir bulan Oktober ikut turnamen di Singapura, Singa Cup. Dan, bulan November ada turnamen itu, tim kami U-14, itu ASEAN Youth Cup,” kata Sergio van Dijk.
“Dan, rencana di masa depan adalah ada turnamen lagi lawan tim luar negeri, atau pertandingan lawan tim Australia, dan dan tim Thailand karena kami punya koneksi di luar Indonesia ada banyak.”
“Kami mau coba anak-anak masa depan sepak bola Indonesia sudah bisa punya pengalaman dalam sepak bola internasional,” ungkapnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan para pemain sejak usia dini, sekaligus membantu mereka beradaptasi dengan standar permainan yang lebih kompetitif.
Sementara itu, Raphael Maitimo menyoroti pentingnya pengembangan pemain muda atau youth development sebagai salah satu fondasi kemajuan sepak bola nasional.
Baca Juga : Reaksi Bobotoh setelah Persib Diimbangi Dewa United, Performa Kakang Rudianto Disorot
“Ya, menurut saya sebagai orang sepak bola, saya selalu harus bicara jujur. Saya sangat bangga ini pertama kali buat Indonesia bisa menjadi juara (FIFA ASEAN Cup),” kata Maitimo.
Ia juga berharap pengembangan pemain usia muda mendapat perhatian lebih besar dari federasi sepak bola Indonesia. Menurutnya, investasi pada pembinaan sejak dini merupakan langkah penting untuk menciptakan generasi pesepak bola berkualitas.
“Tapi kalau kita lihat development dari sepak bola Indonesia, saya juga harap yang atur sepak bola Indonesia (federasi/PSSI), juga bikin investasi dengan youth development, itu sangat penting,” tegasnya.
Maitimo memastikan Neo Gen Football Academy ingin mengambil bagian dalam memperluas kesempatan bagi talenta-talenta muda Indonesia agar berkembang melalui program pembinaan yang tepat.
“Jadi makanya saya sangat support Neo Gen Football Academy karena kita mau membantu dan juga kasih peluang lebih banyak untuk semua pemain muda,” ujarnya.
Pengalamannya bermain di Indonesia selama lebih dari satu dekade serta berkarier di Eropa membuat Maitimo optimistis terhadap potensi pemain lokal.
“Jadi, karena saya selama 10-11 tahun saya main di Indonesia dan saya juga punya pengalaman di Europe, ada potensi sangat tinggi dari pemain lokal.”
“Walaupun saya pemain diaspora ya, tapi penting saya harus bicara jujur dan mudah-mudahan di masa depan juga ada peluang lebih banyak untuk pemain lokal lagi,” ungkap Maitimo.
Antusiasme terhadap program akademi ini turut mendapat perhatian Technical Advisor Neo Gen Football Academy, Rahmad Darmawan. Ia melihat perkembangan jumlah peserta sebagai tanda tingginya minat masyarakat Bandung terhadap pembinaan sepak bola usia dini.
“Iya, yang pasti mungkin masih ingat ya sekian bulan yang lalu saya menghadiri pembukaan latihan pertama di ITB dan siswanya waktu itu masih sekitar 50 orang. Dan sekarang sudah luar biasa animo masyarakat Bandung terhadap Neo Gen Academy ini,” kata RD, sapaan Rahmad Darmawan.
Dukungan juga datang dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan. Ia berharap pembinaan yang dijalankan secara profesional dapat menghasilkan pemain-pemain potensial yang mampu bersaing di level tertinggi.
Baca Juga : Update Klasemen Super League 2026/27, Persib Terlempar dari 5 Besar
“Insyaallah dan mudah-mudahan, dari akademi ini, kelak akan lahir pemain-pemain sepak bola yang hebat yang bisa membela Persib dan juga Timnas Indonesia,” ungkap Erwan.
Peluncuran Neo Gen Football Academy turut dimeriahkan pertandingan ekshibisi yang menghadirkan sejumlah mantan pemain Persib Bandung, di antaranya Atep, Jajang Sukmara, dan Agung Pribadi. Sergio van Dijk serta Raphael Maitimo juga ikut turun bermain dalam laga tersebut.
Kehadiran akademi ini diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat fondasi sepak bola usia muda, sekaligus membuka jalan bagi talenta lokal Bandung dan Indonesia menuju kompetisi yang lebih luas.***