<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
                <rss version="2.0">
                <channel>
                <title>republikbobotoh- bolnas</title>
                <link>https://republikbobotoh.com/</link>
                <description>News aAnd Service</description>
                <lastBuildDate>1783964946</lastBuildDate>
                <pubDate>1783964946</pubDate>
                <ttl>60</ttl><item><title>Hasil Final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026: Goal Aksis Juara U-15, Akademi Persib Kampiun U-18</title><description>Goal Aksis Cimahi menjadi juara U-15 usai menang adu penalti, sementara Akademi Persib Bandung merebut gelar U-18 di HYDROPLUS Soccer League.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Sejarah baru tercipta di arena sepakbola putri HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 resmi melahirkan dua kampiun dari kelompok usia berbeda. 

Goal Aksis Cimahi keluar sebagai juara kategori U-15, sedangkan Akademi Persib Bandung memastikan diri menjadi yang terbaik di kelompok U-18.

Laga puncak yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/7), menyuguhkan persaingan sengit. Pada final U-15, Goal Aksis Cimahi harus bekerja keras sebelum akhirnya mengangkat trofi setelah menundukkan Cipta Cendikia Football Academy Bogor melalui drama adu penalti.

Keberhasilan tersebut sekaligus menorehkan catatan bersejarah bagi Goal Aksis sebagai tim pertama yang meraih gelar juara U-15 pada penyelenggaraan perdana HYDROPLUS Soccer League All-Stars musim 2025/2026.

Sementara itu, partai final kategori U-18 berlangsung dengan dominasi penuh Akademi Persib Bandung. Menghadapi Putri Garut yang sama-sama berasal dari Jawa Barat, tim asal Kota Bandung tampil efektif dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-0 dalam laga berdurasi 2x35 menit.

Hasil tersebut memastikan Akademi Persib Bandung berdiri di podium tertinggi kelompok U-18 sekaligus melengkapi dominasi wakil Jawa Barat pada ajang yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS.

Dengan berakhirnya rangkaian pertandingan final, HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 sukses mencatatkan sejarah baru dalam pembinaan sepak bola putri usia muda di Indonesia melalui lahirnya dua juara perdana, yakni Goal Aksis Cimahi di kategori U-15 dan Akademi Persib Bandung di kategori U-18.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/akademi-persib-juara-3832_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;
&lt;b&gt;
&lt;/b&gt;

&lt;b&gt;Tepisan Elbian Bawa Goal Aksis Raih Kemenangan&lt;/b&gt;

Drama adu penalti menjadi momen krusial dalam perebutan gelar juara U-15 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang mempertemukan Goal Aksis dengan Cipta Cendikia FA. 

Empat dari lima algojo Goal Aksis yakni Dian Aprilia Pary, Alika Nailah Arkana Oskar, Bilqis Fatimah Az Zahra, dan Amanda Fitriani sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. 

Sementara Cipta Cendekia FA hanya mampu mencetak tiga gol lantaran aksi gemilang penjaga gawang Goal Aksis, Elbian Defika Aryasatya yang berhasil menepis sepakan salah satu algojo Cipta Cendikia. Skor 4-3 di babak tos-tosan itu mengantarkan Goal Aksis ke tangga juara U-15.

Sebelum babak adu penalti bergulir, kedua tim bermain sama kuat hingga tidak ada gol yang tercipta dalam waktu normal. Sejak sepak mula, perebutan ball possession berlangsung ketat di sektor tengah. 

Cipta Cendekia FA lebih dulu mengambil inisiatif serangan, sementara Goal Aksis tampil disiplin melakukan transisi bertahan sebelum melancarkan serangan balik.

Saat menguasai bola, Goal Aksis memainkan kombinasi umpan-umpan pendek yang terukur hingga mampu menembus sepertiga akhir lapangan. Namun, rapatnya lini pertahanan Cipta Cendekia FA masih mampu mematahkan setiap ancaman. 

Dian Aprilia Pary bersama Bilqis Fatimah Az Zahra, Amanda Fitriani, dan Astrid Nahdah Nabilla beberapa kali membangun kombinasi di lini depan yang memaksa penjaga gawang Cipta Cendekia FA Alliya Khairun Nissa melakukan penyelamatan beruntun.

Cipta Cendekia FA merespons dengan membangun serangan balik, tetapi Goal Aksis mampu melakukan transisi dengan cepat dan kembali meningkatkan tempo permainan melalui distribusi umpan yang akurat. 

Jual beli serangan terus tersaji dengan duel perebutan bola yang didominasi di sektor tengah. Tekanan Goal Aksis membuat Cipta Cendekia FA lebih banyak bertahan sambil menunggu celah untuk melakukan serangan.

Peluang terbaik Cipta Cendekia FA hadir pada menit ke-16. Albianca Raula memanfaatkan ruang di sisi kanan sebelum melepaskan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti, namun bola belum menemui sasaran. 

Di sisi lain, Goal Aksis terus mengandalkan kecepatan lini depan yang dipadukan dengan long pass dari lini tengah untuk membongkar pertahanan lawan. Meski kedua tim silih berganti menciptakan peluang, disiplin lini belakang masing-masing membuat tak ada gol yang tercipta. Skor kacamata pun masih menghiasi papan skor hingga turun minum.

Memasuki 25 menit kedua, Cipta Cendekia FA mulai menemukan tempo permainan dan tampil lebih nyaman untuk menekan. Goal Aksis tak mengendurkan motivasi untuk terus mengendalikan laju bola dan kembali menjelajah area pertahanan lawan. 

Sayangnya, rangkaian set piece yang dibangun dari kombinasi permainan Goal Aksis masih belum mampu diselesaikan dengan finishing yang sempurna.

Ketenangan Cipta Cendekia FA perlahan mampu memukul mundur Goal Aksis hingga lebih banyak bertahan di area kotak terlarang. Meski demikian, Goal Aksis tetap disiplin memotong aliran umpan-umpan Cipta Cendekia FA sehingga sirkulasi bola lawan tak pernah benar-benar mencapai ruang tembak yang ideal. 

Jual beli serangan terus tersaji, namun rapatnya pertahanan kedua tim membuat tak ada gol yang tercipta hingga waktu normal berakhir dan berlanjut ke babak adu penalti.

Usai memastikan gelar juara, salah satu algojo Goal Aksis, Bilqis Fatimah Az Zahra, menuturkan gelar juara yang diraih bersama timnya adalah ganjaran kerja keras yang telah dijalani selama satu bulan terakhir. 

“Inilah hasil latihan kami pagi dan sore, setiap hari. Kami buktikan hasilnya di panggung nasional ini,” ujar dia.

Lebih dalam, pemain bernomor punggung 10 ini berterima kasih kepada penyelenggara yang telah memberikan wadah untuk mengembangkan kemampuan bagi pesepakbola muda putri. 

“Adanya HYDROPLUS Soccer League membantu kami untuk memiliki kesempatan lebih sering bertanding. Dengan sistem kompetisi berbentuk liga, kami bertanding sekali seminggu, sehingga otomatis jam terbang kami bertambah.

Jika minggu ini permainan kami dinilai kurang maksimal kami masih bisa mengevaluasi dan memperbaiki di pekan berikutnya,” kata Bilqis dalam usai melakoni laga menegangkan tersebut.

Adapun, bagi Pelatih Kepala Goal Aksis, Budi Sufarlan, kemenangan ini mengajarkan pada skuad asuhannya untuk bersikap seperti atlet profesional sejak dini, baik saat on site di lapangan maupun tetap disiplin ketika menjalani kehidupan sehari-hari. 

Hal ini dilakukan agar atlet tidak kehilangan kemampuan sentuhan bola maupun kondisi fisik serta tetap menjaga motivasi untuk terus berproses menjadi pesepakbola putri handal.

“Saya ingin meyakinkan kepada pemain kami bahwa usaha keras yang dilibatkan dengan doa serta kerja keras pasti akan mendatangkan hasil yang diinginkan. Maknanya, lebih baik bekerja keras dari sekarang dan bersungguh-sungguh agar apa yang kalian impikan dapat tercapai. Layaknya atlet profesional mereka mengisi masa libur dengan tetap aktif. Dan untuk fase berikutnya, kami tidak akan cepat puas atau statis di posisi ini. Kami ingin melampaui limit demi limit hari demi hari dengan peningkatan yang signifikan,” ucap Coach Budi.

Melalui ajang HYDROPLUS Soccer League, Coach Budi menambahkan, para pesepakbola putri belia mendapatkan wadah untuk mengembangkan talentanya dan terpacu dengan competitiveness level yang tinggi. 

“Turnamen ini mendongkrak motivasi bagi atlet muda untuk rajin berlatih demi menyambut musim kompetisi. Ajang ini juga menjadi wadah penting karena mengakomodir banyak bakat yang di luar sana jarang terkena sorotan. Bagi para pemain putri di luar sana, mari keluar dari zona nyaman kalian. Sekarang wadah kompetisinya sudah tersedia melalui HYDROPLUS Soccer League. Segera cari tim yang siap menampung bakat hebat kalian,” tandas Coach Budi kemudian.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/goal-aksis-juara-a58b_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Akademi Persib Libas Putri Garut 5 Gol Tanpa Balas&lt;/b&gt;

Sementara itu, hujan gol terjadi di partai final U-18 HYDROPLUS Soccer League 2025/2026 yang mempertemukan Akademi Persib Bandung dan Putri Garut.

Empat gol untuk Akademi Persib Bandung tercipta di babak pertama lewat kolaborasi apik lini serang mereka, disusul satu gol tambahan yang terjadi di babak kedua yang menggenapkan kemenangan mereka atas lawannya. 

Mengusung format 4-3-3, Akademi Persib Bandung memulai pertandingan dengan skema menyerang yang agresif. Putri Garut merespon serangan yang datang dengan menumpuk pemain di lini kedua. Rapat di garis pertahanan, Putri Garut lengah dalam koordinasi menerapkan jebakan offside. 

Terbukti, tiga gol pertama Akademi Persib Bandung tercipta dengan skema yang mirip, yakni direct ball Mega Aprilia dari lini tengah yang dimanfaatkan dengan positioning cerdik Sucy Kanya Sholehah untuk mencatatkan hattrick di menit 11, 32 dan 34. 

Satu gol tambahan Akademi Persib Bandung tercipta dari kaki Nasywa Salsabila Fatah di menit 37 mengoptimalkan perjuangan Athaya Nur Kansya menyisir sisi kanan pertahanan lawan sebelum melepaskan umpan tarik ke muka gawang. 

Unggul nyaman saat jeda istirahat, Akademi Persib Bandung tak mengendur setelah peluit awal babak kedua dibunyikan. Sementara itu, belajar dari kesalahan di babak pertama, Putri Garut  turun ke lapangan dengan kedisiplinan yang lebih baik di lini belakang. 

Peluang pertama Akademi Persib Bandung di babak kedua hadir dari Nasywa Salsabila Fatah yang mendapat bola terobosan dari Zahra Nafisa Dwi Agustin. Sayang, tembakannya masih melambung ke atas gawang. 

Gagal di percobaan sebelumnya, Nasywa membayar tuntas kelalaian mengeksekusi peluang dengan menambah gol untuk Akademi Persib Bandung di menit 55. 

Mendapat umpan Auliah Arifah, pemain bernomor punggung 8 itu mengukir namanya di papan skor dengan cara melambungkan bola melewati Alwiwie Sunanto, kiper Putri Garut yang terlanjur maju untuk menutup ruang gerak. Skor 5-0 bertahan sampai peluit akhir dibunyikan. 

Kapten Tim Akademi Persib Bandung, Gadhiza Asnanza menilai kemenangan ini sebagai hadiah manis atas perjuangan tim yang mau terus berkembang selama kompetisi berlangsung. 

Sempat menerima kekalahan di laga awal babak penyisihan, pemain bernomor 1 itu bersyukur tekad yang keras untuk mengeluarkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan sepakbola putri Bandung ke kancah nasional bisa terwujud dengan podium tertinggi di ajang HYDROPLUS Soccer League 2025/2026.   

&quot;Pastinya saya bangga dengan tim, karena mereka tidak menyerah di awal. Yang juara itu dilihat dari siapa yang mau berlari (bekerja lebih keras). Jadi kami walaupun di awal sempat kalah dari Arema, akhirnya bisa membuktikan untuk menjadi sang juara. Gelar ini saya persembahkan untuk orang tua saya dan tim U-18 ini. Ini juga akan menjadi last dance saya di kategori U-18 karena tahun depan usia saya sudah naik. Jadi ini juga saya dedikasikan untuk junior saya Akademi Persib Bandung agar mereka melanjutkan perjuangan ke depannya,” ungkap sang kiper.

Adapun, Pelatih Kepala Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara memandang lebih luas gelar juara di HYDROPLUS Soccer League 2025/2026 sebagai kemenangan sepak bola wanita yang sudah mendapat jalan untuk terus berkembang lebih baik. 

Selain menumbuhkan banyak bibit muda berbakat, turnamen ini juga menjadi tempat menempa mental yang baik untuk para srikandi muda yang ingin meretas asa menjadi pesepakbola wanita profesional di masa mendatang. 

“Untuk kompetisi ini, baik di regional maupun nasional, yang kami jalani sampai sekarang itu memberikan kontribusi yang sangat positif sekali untuk kemajuan dan kemampuan pemain dalam meningkatkan skill mereka. Sebab, kami memiliki wadah kompetisi yang rutin dan itu sangat berpengaruh baik bagi pelatih maupun pemain. Bagi pelatih, kami dituntut untuk terus berpikir, beradaptasi dengan taktik tim lawan, serta mengevaluasi kekurangan tim di latihan,&quot; Coach Dian menjabarkan.

&quot;Sedangkan dari sisi pemain, mereka termotivasi untuk giat berlatih karena ingin mendapatkan menit bermain di kompetisi, terutama untuk seri nasional ini. Hari ini kita bisa melihat kemampuan mereka yang sangat bagus dan merata, tidak ada ketimpangan kualitas yang mencolok. Dan saya rasa itu semua berkat adanya liga regional yang bergulir di daerah masing-masing,” lanjutnya. 

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/djarum-bupati-kudus-fdd2_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Tingkatkan Prestasi, Gerakkan Sport Tourism&lt;/b&gt;

Penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 mendapat apresiasi hangat dari Bupati Kudus, Sam&#039;ani Intakoris. 

Pasalnya, kompetisi sepakbola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini, tidak hanya menyasar pengembangan kemampuan atlet, namun juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kudus selaras dengan visi sports tourism yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus.

“Selamat kepada seluruh pemenang HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang telah berjuang keras hingga mampu menjejakkan kaki di podium tertinggi. Mewakili masyarakat Kabupaten Kudus, kami berterimakasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation dan HYDROPLUS yang telah menyelenggarakan turnamen level nasional ini.&quot; kata Sam’ani.

&quot;Kami percaya sepakbola putri bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Terlebih Kabupaten Kudus menjadi pusat pengembangan sepakbola putri yang selaras dengan visi untuk mendorong sport tourism. Tak hanya itu, ajang ini juga mendongkrak potensi ekonomi kerakyatan melalui UMKM yang ikut terlibat dan mendukung di seluruh lini penyelenggaraan,” sambungnya.

Di sisi lain, Direktur PT Savoria Kreasi Rasa selaku produsen HYDROPLUS, Didiet Fadriana Abdulkadir mengapresiasi para pesepakbola putri muda yang telah berjuang dan mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan. Menurutnya, kompetisi ini merupakan bukti mulai berkembangnya sepakbola putri Indonesia. 

&quot;Sepak bola putri kini semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Kami melihat ada potensi yang sangat besar pada talenta-talenta muda pesepak bola putri kita. Melalui turnamen-turnamen yang kami gulirkan ini, kami ingin membantu mewujudkan harapan masyarakat Indonesia agar kelak kita memiliki tim nasional putri yang tangguh dan mampu berbicara banyak di kancah internasional,” ujar Didiet.

Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League dan juga MilkLife Soccer Challenge secara berkesinambungan merupakan komitmen nyata terhadap perkembangan ekosistem sepakbola putri Tanah Air. 

Ia berharap, semakin banyak bakat-bakat bermunculan demi kejayaan sepakbola putri Indonesia di panggung dunia.

“Kami akan terus mengawal kompetisi berjenjang ini agar jalur pembinaan atlet nasional kita tidak terputus. Bahkan, kami juga memperluas kota-kota penyelenggaraan sehingga ekosistem sepakbola putri ini semakin meluas dan merata di seluruh Indonesia. Kami tidak akan mundur dalam memajukan sepak bola putri Indonesia,&quot; Yoppy menegaskan.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/best-player-7e56_mid.jpg&quot;&gt;


&lt;b&gt;Pesepakbola Putri Berbakat Melaju ke Srikandi Merdeka Cup&lt;/b&gt;

Sementara itu, dari tribun penonton, sejak awal penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 Pelatih Timnas U-16 Putri Timo Scheunemann tak henti memantau kemampuan para peserta. 

Bersama Coach Takumi Taniguchi dan Coach Jacksen F Tiago, mereka menyaring pemain berbakat guna memperkuat dua skuad Timnas Putri U-16 dalam ajang Srikandi Merdeka Cup  pada bulan Agustus mendatang.

“Kami secara detail melihat kriteria pemain lewat beberapa pertandingan. Ini menyangkut nasib dan masa depan, jadi kami ingin objektif dan adil kepada semua pemain. Kami melihat beberapa aspek seperti kemampuan positioning, game intelligence saat mengambil keputusan, aspek fisik dan atletisme benar-benar kami perhatikan. Ini adalah tim kelompok umur, bukan Timnas senior, sehingga proses pematangan individu pemain adalah hal yang paling utama,” urai pria yang telah mendapatkan lisensi kepelatihan UEFA A sejak tahun 2007 tersebut.

Pada Srikandi Merdeka Cup, mereka akan menantang enam negara Asia yakni Thailand, Singapura, Arab Saudi, Malaysia, Filipina dan Jordania. 

“Tidak hanya bertanding dan berjuang meraih gelar juara, tapi Srikandi Merdeka Cup juga menjadi ajang talent scouting untuk kualifikasi Piala Asia Wanita AFC U-17 2026, Oktober mendatang,” tutur Coach Timo.


&lt;b&gt;Daftar pemenang HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15:&lt;/b&gt;

Champion		: Goal Aksis Cimahi
Runner-up		: Cipta Cendikia FA Bogor
Semifinalis		: Mojang Priangan Ciamis dan Arema FC Women Malang
Best Goal Keeper	: Elbian Defika Aryasatya - Goal Aksis Cimahi
Best Player		: Ayla Dva Khala Ahisma - Cipta Cendikia FA Bogor
Top Scorer		: Nafeeza Ayasha Nori - Mojang Priangan Ciamis (4 gol)

&lt;b&gt;Daftar pemenang HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-18:&lt;/b&gt;

Champion		: Akademi Persib Bandung
Runner-up		: Putri Garut
Semifinalis		: Putri JP Jakarta dan Arema FC Women Malang
Best Goal Keeper	: Gadhiza Asnanza - Akademi Persib Bandung
Best Player		: Oedaija O’shea Sharinah - Arema FC Women Malang
Top Scorer		: Zahra Nafisa Dwi Agustin - Akademi Persib Bandung (3 gol)
Sucy Kanaya Sholehah - Akademi Persib Bandung (3 gol) .***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/12/hasil-final-hydroplus-soccer-league-all-stars-20252026-goal-aksis-juara-u-15-akademi-persib-kampiun-u-18</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/akademi-persib-goal-aksis-juara-8bb5_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/12/hasil-final-hydroplus-soccer-league-all-stars-20252026-goal-aksis-juara-u-15-akademi-persib-kampiun-u-18</guid><category>HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026</category><category>Akademi Persib Bandung</category><category>Goal Aksis</category><category>Bakti Olahraga Djarum Foundation</category></item><item><title>John Herdman Sampaikan Ucapan Terima Kasih Untuk Persib dan Persija</title><description>John Herdman mengapresiasi Persib dan Persija yang masing-masing melepas 11 pemain ke pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang ASEAN Championship 2026.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi kepada klub-klub peserta Super League yang telah mendukung persiapan Skuad Garuda menuju ASEAN Championship 2026. 

Secara khusus, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Persib Bandung dan Persija Jakarta yang menjadi dua klub dengan kontribusi pemain terbanyak pada pemusatan latihan kali ini.

Persib dan Persija sama-sama mengirimkan 11 pemain untuk mengikuti training camp Timnas Indonesia. Namun, seluruh pemain tersebut tidak langsung bergabung secara bersamaan karena pemusatan latihan dibagi ke dalam dua gelombang sebelum tim pelatih menentukan 23 pemain terbaik yang akan dibawa ke ASEAN Championship 2026.

Dari Persib, pemain yang mendapat panggilan adalah Teja Paku Alam, Saddil Ramdani, Dion Markx, Kakang Rudianto, Marc Klok, Thom Haye, Adam Alis, Eliano Reijnders, Beckham Putra Nugraha, Ragnar Oratmangoen, dan Sandy Walsh.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/12/adam-alis-optimistis-persib-lebih-kuat-musim-20262027-sebut-kedalaman-skuad-semakin-mumpuni&quot;&gt;Baca Juga : Adam Alis Optimistis Persib Lebih Kuat Musim 2026/2027, Sebut Kedalaman Skuad Semakin Mumpuni&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Sementara itu, Persija mengirimkan Rizky Ridho, Jordi Amat, Pratama Arhan, Shayne Pattynama, Fajar Fathurrahman, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, Witan Sulaeman, Victor Dethan, Mauro Zijlstra, dan Eksel Runtukahu.

Selain dua klub tersebut, sejumlah tim Super League lainnya seperti Bali United, Dewa United, Persebaya Surabaya, dan Malut United juga melepas beberapa pemain terbaiknya untuk memperkuat Timnas Indonesia, meski seluruh klub saat ini tengah menjalani persiapan menghadapi musim kompetisi yang baru.

Melihat dukungan besar dari klub-klub peserta Super League, Herdman mengaku terkesan dan merasa sangat terbantu dalam membangun kekuatan Tim Merah Putih.

&quot;Saya justru merasa sangat beruntung karena klub-klub di Indonesia mendukung Timnas Indonesia.&quot;

&quot;Persib, Persija, Bali United, dan klub-klub lainnya telah melepas banyak pemain mereka,&quot; kata John Herdman.

Pelatih asal Inggris tersebut juga memberikan penghargaan kepada para pemilik klub dan jajaran pelatih yang dinilai telah menunjukkan komitmen besar terhadap kepentingan tim nasional.

&quot;Luar biasa melihat para pemilik klub dan pelatih memberikan dukungan sebesar itu.&quot;

&quot;Jadi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung tim kami untuk menghadapi AFF,&quot; kata John Herdman.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/11/balsa-sekulic-saya-datang-untuk-mencetak-banyak-gol&quot;&gt;Baca Juga : Balsa Sekulic: Saya Datang untuk Mencetak Banyak Gol&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Pada ASEAN Championship 2026 mendatang, Herdman memastikan akan memberikan kesempatan besar kepada para pemain yang berkompetisi di Super League untuk membuktikan kualitas mereka di level internasional.

&quot;Turnamen ini memang penting bagi pemain-pemain lokal dan kami akan memberikan yang terbaik,&quot; kata John Herdman.

ASEAN Championship 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. 

Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Timor Leste, dan Singapura, dengan target melangkah sejauh mungkin di turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/12/john-herdman-sampaikan-ucapan-terima-kasih-untuk-persib-dan-persija</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/john-herdman-timnas-indonesia-8491_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/12/john-herdman-sampaikan-ucapan-terima-kasih-untuk-persib-dan-persija</guid><category>timnas-indonesia</category><category> Persib</category><category>John Herdman</category></item><item><title>Goal Aksis Cimahi Rebut Gelar Juara Hydroplus Soccer League All-Star U-15 Setelah Menang Dramatis atas Cipta Cendikia FA</title><description>Goal Aksis Cimahi menjadi juara Hydroplus Soccer League All-Star U-15 2025/2026 usai mengalahkan Cipta Cendikia FA 4-3 lewat adu penalti di final.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Goal Aksis Cimahi menutup perjalanan impresifnya di Hydroplus Soccer League All-Star U-15 2025/2026 dengan mengangkat trofi juara. 

Tim asal Cimahi itu memastikan gelar setelah mengalahkan Cipta Cendikia Football Academy (FA) melalui adu penalti 4-3 pada partai final yang digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Minggu (12/7/2026).

Partai puncak yang mempertemukan dua tim terbaik asal Jawa Barat berlangsung ketat sepanjang 90 menit. Kedua kesebelasan sama-sama tampil disiplin dan saling menekan sejak awal pertandingan, namun tidak ada satu pun peluang yang mampu dikonversi menjadi gol.

Goal Aksis beberapa kali mencoba membongkar pertahanan lawan melalui permainan kombinasi, sedangkan Cipta Cendikia FA mengandalkan transisi cepat untuk menciptakan ancaman. 

Meski demikian, rapatnya barisan belakang dan penampilan gemilang kedua penjaga gawang membuat laga berakhir tanpa gol.

Nasib juara akhirnya ditentukan melalui babak adu penalti. Goal Aksis tampil lebih efektif dalam mengeksekusi tendangan dari titik putih. Di sisi lain, Cipta Cendikia FA kehilangan peluang setelah Ratu Anindya dan Khansa Nisa gagal mencetak gol.

Amanda Fitriani kemudian menjadi sosok penentu kemenangan. Tendangannya yang sukses menjebol gawang lawan memastikan Goal Aksis menang 4-3 sekaligus mengunci gelar juara Hydroplus Soccer League All-Star U-15 musim 2025/2026.



&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/goal-aksis-juara9-d319_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

Pelatih Goal Aksis, Budi Sufarlan, menilai keberhasilan timnya merupakan hasil dari proses panjang yang dibangun dengan kerja keras, keyakinan, dan doa.

&quot;Dari Goal Aksis, arti juara ini saya ngasih tahu ke anak-anak kalau punya kemauan harus berusaha, apa pun itu kendalanya, apa pun itu rintangannya, dan dibarengi dengan doa, semuanya bisa menjadi mudah. Dan memang kami semua percaya dengan proses dan doa. Sebelum pertandingan saya meyakinkan pada anak-anak bahwa usaha kamu kalau dibarengi dengan doa dan ikhtiar, kerja keras, maka akan mendapatkan hasil yang baik,&quot; ucap Budi dalam konferensi pers usai laga.

Setelah kompetisi berakhir, Budi berencana memberikan waktu bagi para pemain untuk beristirahat sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka. Namun, ia memastikan program latihan ringan tetap dijalankan agar kondisi fisik dan sentuhan bola para pemain tidak menurun.

&quot;Kalau dari saya sendiri untuk anak-anak saya pengen ngasih reward buat anak-anak untuk istirahat. Mengajak mereka liburan, tapi liburan juga dalam tanda kutip mereka melakukan aktivitas ringan. Itu agar anak-anak tidak kehilangan kemampuannya, baik itu sentuhan ataupun yang lebih utamanya adalah kondisi fisiknya.&quot; ujarnya.

Menurut Budi, perkembangan terbesar yang terlihat dari timnya selama mengikuti putaran nasional bukan hanya dari sisi teknik bermain, tetapi juga kedewasaan para pemain dalam menghadapi tekanan pertandingan.

&quot;Banyak perubahan, di mana mereka bermain lebih tenang daripada fase sebelumnya dan saling menguatkan satu sama lain. Ini yang lebih menurut saya yakni kedewasaan, saling menenangkan, saling membantu, jadi mereka perannya bukan hanya sekadar pemain tapi bahkan lebih dari itu. Proses dewasa itu hadir selama kita liga dan hari ini. Jadi, menurut saya pribadi dari awal sampai hari ini adalah mereka saling percaya satu sama lain, mereka percaya dengan dirinya. Dan ini hasilnya kita jadi peringkat pertama.&quot; jelas Budi.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/goal-aksis-juara1-eac3_mid.jpg&quot;&gt;

Salah satu pemain Goal Aksis, Bilqis Fatimah Az Zahra, mengungkapkan rasa syukur setelah seluruh kerja keras tim selama lebih dari satu bulan akhirnya berbuah gelar juara.

&quot;Ini adalah hasil kita selama kurang lebih satu bulan, kita latihan hampir setiap hari, jadi sekarang kita syukuri hasil ini,&quot; ujar Bilqis.

Keberhasilan tersebut juga menjadi motivasi bagi Bilqis untuk mengejar target berikutnya, yakni masuk ke dalam skuad Indonesia pada ajang Srikandi Merdeka Cup 2026.

&quot;Harapan saya di Srikandi Merdeka Cup pastinya saya berharap saya terpilih karena ingin membanggakan coach, dan yang pastinya orang tua,&quot; tutupnya.***



</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/12/goal-aksis-cimahi-rebut-gelar-juara-hydroplus-soccer-league-all-star-u-15-setelah-menang-dramatis-atas-cipta-cendikia-fa</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/goal-aksis-juara5-0a03_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/12/goal-aksis-cimahi-rebut-gelar-juara-hydroplus-soccer-league-all-star-u-15-setelah-menang-dramatis-atas-cipta-cendikia-fa</guid><category>HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026</category><category>Goal Aksis Bandung</category><category>Sepakbola Putri</category><category>Supersoccer Arena</category><category>Goal Aksis</category></item><item><title>Akademi Persib dan Putri Garut  Berebut Gelar Juara di Partai Puncak Hydroplus Soccer League All-Stars</title><description> Laga final Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026, benar-benar mrenjadi milik tim-tim asal Jawa Barat.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Laga final Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026, benar-benar mrenjadi milik tim-tim asal Jawa Barat.

Setelah terjadi all Jabar final di kategori U-15, dengan menempatkan Goal Aksis asal Cimahi dan Cipta Cendikia dari Bogor sebagai finalis, giliran finalis U-18 yang ditempati Akademi Persib Bandung dan Putri Garut.

Tim Akademi Persib berhasil menembus partai final, setelah menundukkan Putri JP Jakarta 2-1 pada laga Semifinal di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (11/7/2026).

Akademi Persib unggul lebih dulu pada menit 35+2 lewat gol Auliah Arifah. Putri JP sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol  Mentari Putri Hayfa Ramadhani pada menit 47. 

Namun Persib bisa kembali unggul di akhir babak kedua lewat Auliah yang menciptakan brace pada menit 70. Gol kedua Aulia pun mengantarkan Akademi Persib menang 2-1 atas Putri JP.

Di partai final yang akan digelar Minggu (12/7/2026) pukul 14.00 WIB, Persib akan menghadapi Putri Garut yang di Semifinal kedua, menekuk Arema FC Women dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang Putri Garut dicetak Nazwa Bilbina Putri pada menit 44.

Bola tendangan jauh Nazwa, tak bisa ditangkap sempurna oleh kiper Arema Keysha Putri Dwi Arianti, sehingga tergelincir masuk ke gawang.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/1000060265-57af_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Akademi Persib Optimistis hadapi Putri Garut
&lt;/b&gt;
Seusai laga, Pelatih Akademi Persib Dian Nadia Mutiara mengungkapkan, laga kontra Putri JP berlangsung sengit karena kedua tim saling jual beli serangan. Ia bersyukur akhirnya Persib bisa menang dan melaju ke final. 

Apalagi persaingan kedua tim cukup ketat, mengingat perseteruan tim Persib Bandung dan Persija Jakarta di level Super League l.

&quot;Jakarta tim yang bagus. Mereka kuat dari sektor pertahanan dan juga penyerangan. Yapi alhamdulillah pemain mengikuti instruksi untuk lebih bisa bermain sabar dan tidak mengikuti temponya Jakarta,&quot; ungkap Coach Dian dalam sesi konferensi pers seusai laga.

Menurut mantan pemain timnas putri Indonesia tersebut, permainan pasukannya sudah sesuai skema yang diterapkan selama latihan. Yakni bola-bola pendek, kemudian long pass saat memasuki tengah lapangan.

&quot;Cuman ya memang transisi dari menyerang ke bertahannya belum maksimal. Karena saya juga tidak bisa mem-push pemain karena mereka kemarin sudah capek,&quot; paparnya.

Di partai final, Dian menegaskan, timnya tidak mau pilih-pilih lawan. Apalagi dengan Putri Garut yang sudah beberapa kali bertemu, di antaranya di fase Regional Bandung, yang berakhir dengan kemenangan 2-0 di leg 1 dan imbang 1-1 di leg 2.

&quot;Saya sudah tahu lawan karena beberapa kali, setidaknya dua kali bertemu di fase regional yang sama dari Bandung. Jadi saya tahu kelemahan dan kelebihannya. Jadi kita siap menghadapi mereka,&quot; tegas Dian yang pernah menjadi asisten Pelatih Timnas Putri Indonesia pada 2025 lalu tersebut.

Pada kesempatan sama, pemain akademi Persib, Nasywa Salsabila Fatah bertekad melanjutkan hasil positif di semifinal ke partai final nanti. &quot;Kita akan mati-matian pada final nanti, karena kita pengin rebut emas (juara) di ajang ini,&quot; tegas Nasywa.

Ia dan rekan-rekannya pun akan mempersiapkan diri semaksimal mungkin untuk menghadapi laga nanti. &quot;Karena waktu recovery yang pendek,  kita semua pemain bakal memaksimalkan waktu. Karena kan gimana pun besok itu final, kita harus habiskan. Kita mau juara di sini,&quot; ujarnya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/1000060857-4a3f_mid.jpg&quot;&gt;

&lt;b&gt;Putri Garut Bertekad jadi Juara&lt;/b&gt;

Optimisme meraih prestasi terbaik juga disampaikan Pelatih Putri Garut Depi Kuspriansyah menegaskan, awalnya timnya hanya menargetkan lolos ke semifinal. Namun nasib membawa timnya ke final, karena itu kini timnya menargetkan untuk tampil sebagai juara. &quot;Tapi karena sekarang sudah kepalang tanggung, sekalian juara saja,&quot; tegas Depi.

&quot;Kita tidak menerapkan sepak bola cantik, tapi yang penting bisa memenangkan pertandingan,&quot; sambungnya..

Menghadapi Akademi Persib, Coach Depi pun optimistis anak-anak bisa memberikan perlawanan maksimal. Apalagi kedua tim sudah sering bertemu, seperti di fase Regional.

“Soal menghadapi Persib di final, saya sudah mempelajari kekuatan mereka yang bermain engan ciri khas total football. Saya juga sudah mempersiapkan bagaimana menghadapi tim dengan gaya bermain seperti itu,&quot; ujar Depi.

&quot;Kami sudah mempersiapkan semua skenario termasuk jika ada skema adu penalti,” pungkasnya.

Sedangkan pemain belakang Putri Garut, Ayu Wulan Agustin mengaku bangga timnya bisa menembus partai final. Menurut Ayu, semua kerja kerasnya sepanjang kompetisi terbayar tuntas dengan berhasil lolos ke partai puncak Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026.

“Sejujurnya bagi saya pribadi, saya bangga bisa ada di titik ini. Ini adalah hasil kerja keras tim dan juga hasil disiplin dari latihan. Selain itu, kami berhasil mengikuti instruksi pelatih dengan baik sepanjang laga,&quot; ungkap Ayu.

&quot;Untuk pertandingan besok, saya ingin bermain seperti tadi lagi dan siap menghadapi Akademi Persib di final,” sambungnya.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/11/akademi-persib-dan-putri-garut-berebut-gelar-juara-di-partai-puncak-hydroplus-soccer-league-all-stars</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/img-20260711-202756-05d3_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/11/akademi-persib-dan-putri-garut-berebut-gelar-juara-di-partai-puncak-hydroplus-soccer-league-all-stars</guid><category>HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026</category><category>akademi persib</category><category>Putri garut</category></item><item><title>Hydroplus Soccer League All-Stars Jadi Ajang Seleksi Timnas U-16 Putri untuk Srikandi Merdeka Cup 2026</title><description>Timo Scheunemann memantau pemain di Hydroplus Soccer League All-Stars untuk membentuk dua skuad Timnas U-16 Putri menuju Srikandi Merdeka Cup 2026.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Ajang Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 tidak hanya menjadi kompetisi untuk mencari juara sepak bola putri usia muda. 

Turnamen ini juga menjadi salah satu wadah utama bagi tim pelatih Timnas Indonesia U-16 Putri dalam menjaring pemain terbaik menuju agenda internasional.

Pelatih Timnas U-16 Putri, Timo Scheunemann, mengatakan hasil pemantauan selama kompetisi akan menjadi dasar pembentukan dua tim nasional yang dipersiapkan menghadapi Srikandi Merdeka Cup 2026. 

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026 dan akan diikuti oleh tujuh negara, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, Yordania, Arab Saudi, dan tuan rumah Indonesia yang mengirimkan dua tim sekaligus.

Menurut Timo, keberadaan dua skuad memberi ruang lebih luas bagi proses seleksi sehingga lebih banyak pemain memiliki kesempatan menunjukkan kualitasnya.

&quot;Apakah disebut tim Sri dan tim Kandi atau tim merah dan tim putih terserah tapi intinya ada kesempatan untuk menyeleksi 46 pemain bukan hanya 23 orang,&quot; kata Timo kepada media, Sabtu (11/7/2026).

&lt;b&gt;Persaingan Masuk Timnas Makin Ketat&lt;/b&gt;

Timo menilai bertambahnya kuota pemain yang dipanggil akan memacu para pesepak bola muda untuk terus meningkatkan kemampuan. Namun di sisi lain, persaingan menuju tim nasional juga dipastikan semakin berat.

Ia menegaskan proses seleksi dilakukan secara bertahap dan tidak hanya berdasarkan satu pertandingan.

&quot;Kita harus melihat beberapa pertandingan dengan detail, jadi enggak bisa langsung,&quot; katanya.

Menurutnya, setiap keputusan yang diambil harus benar-benar objektif karena berkaitan dengan masa depan para pemain. Tim pelatih akan membandingkan kualitas pemain pada posisi yang sama untuk menentukan siapa yang paling layak masuk skuad.

&lt;b&gt;Bukan Hanya Teknik, Kecerdasan Bermain Jadi Penilaian&lt;/b&gt;

Dalam proses pemantauan, Timo menjelaskan bahwa kemampuan teknis bukan satu-satunya faktor penentu. Tim pelatih juga memberikan perhatian besar terhadap kecerdasan bermain atau game intelligence setiap pemain.

Ia menilai pergerakan pemain saat tidak menguasai bola, kemampuan membaca situasi pertandingan, hingga ketepatan mengambil keputusan menjadi aspek penting dalam proses seleksi.

&quot;Jadi pada saat tidak punya bola dia lari ke mana. Ketika punya bola dia sudah screening, sudah mencari informasi duluan, kemudian membuat pilihan yang tepat antara A dan B, oh dia pilih yang benar.&quot;

Selain itu, kondisi fisik juga menjadi salah satu indikator utama agar pemain mampu bersaing di level internasional.

&lt;b&gt;TC Dimulai Akhir Juli di Kudus&lt;/b&gt;

Setelah daftar 46 pemain terbentuk, seluruh pemain akan mengikuti pemusatan latihan (TC) yang dijadwalkan dimulai pada 24 Juli 2026 di Kudus.

Pada fase tersebut, tim pelatih akan kembali melakukan evaluasi untuk menyusun dua skuad terbaik yang akan tampil di Srikandi Merdeka Cup.

Timo mengungkapkan kedua tim nantinya tidak hanya menjalani pertandingan internal, tetapi juga akan menghadapi lawan uji coba sebagai bagian dari persiapan menuju turnamen.

&quot;Kalau perlu ya lawan pria,&quot; ujar Timo.

Meski Indonesia akan menurunkan dua tim di Srikandi Merdeka Cup, Timo menegaskan skuad tersebut nantinya akan kembali dipersempit menjadi satu tim saat menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 Putri pada Oktober mendatang.

&quot;Jadi itu yang saya bilang tadi persaingannya semakin ketat gitu,&quot; ujar Timo.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/11/hydroplus-soccer-league-all-stars-jadi-ajang-seleksi-timnas-u-16-putri-untuk-srikandi-merdeka-cup-2026</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/timo1-34fb_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/11/hydroplus-soccer-league-all-stars-jadi-ajang-seleksi-timnas-u-16-putri-untuk-srikandi-merdeka-cup-2026</guid><category>Timo Scheunemann</category><category>Hydroplus Soccer League</category><category>Srikandi Merdeka Cup</category><category>Timnas U-16 Putri</category><category>Seleksi Timnas Putri



</category></item><item><title>HYDROPLUS Soccer League All-Stars Perluas Jangkauan, Solo Jadi Regional Baru Musim Depan</title><description>HYDROPLUS Soccer League All-Stars musim depan menambah regional Solo dan menjadi bagian penting seleksi dua Timnas Putri U-16 Indonesia.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;HYDROPLUS Soccer League All-Stars dipastikan akan memasuki babak baru pada penyelenggaraan musim berikutnya, 2026-2027. 

Setelah sukses menggelar kompetisi nasional yang mempertemukan tim-tim terbaik dari empat wilayah, penyelenggara berencana memperluas cakupan turnamen dengan menambah satu regional baru, yakni Kota Solo.

Dengan kehadiran Solo, jumlah regional yang menjadi bagian dari kompetisi sepak bola putri usia dini ini akan bertambah menjadi lima. 

Langkah tersebut diharapkan mampu membuka kesempatan lebih luas bagi lahirnya talenta-talenta baru dari berbagai daerah di Indonesia.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, mengatakan penambahan regional merupakan bagian dari pengembangan kompetisi yang selama ini telah berjalan.

&quot;Sehingga nantinya akan ada 5 regional,&quot; kata Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono. 

&quot;Sebelumnya, di 4 kota mulai dari Kudus, Jakarta, Bandung dan Surabaya.&quot; sambungnya.

Menurut Teddy, kehadiran Solo akan semakin melengkapi pemerataan pembinaan sepak bola putri yang sebelumnya telah dibangun melalui MilkLife Soccer Challenge dan kemudian berlanjut ke HYDROPLUS Soccer League All-Stars.

Teddy menjelaskan, HYDROPLUS Soccer League All-Stars merupakan mata rantai kedua dalam konsep pengembangan sepak bola putri nasional yang dikemas melalui trilogi Women Soccer.

Rangkaian tersebut diawali dengan MilkLife Soccer Challenge All Stars, dilanjutkan putaran nasional HYDROPLUS Soccer League kategori U-15 dan U-18, sebelum berlanjut ke level internasional.

&quot;Dua minggu lalu itu Milk Life Soccer Challenge All Star, dan pekan ini putaran nasional untuk liga putri usia 15 dan 18,&quot; ujarnya.

Pada putaran nasional musim ini, sebanyak delapan tim U-15 dan delapan tim U-18 dari empat regional bersaing menggunakan format kompetisi penuh double round robin. 

Seluruh peserta merupakan dua tim terbaik dari masing-masing regional yang sebelumnya lolos melalui babak kualifikasi.

Menurut Teddy, kesinambungan kompetisi tersebut menjadi wadah ideal bagi pembinaan pemain usia muda sekaligus mempercepat perkembangan sepak bola putri Indonesia.

Ia juga menilai kualitas permainan para peserta musim perdana menunjukkan perkembangan yang menggembirakan meski sebagian besar pemain baru pertama kali merasakan atmosfer kompetisi nasional.

&lt;b&gt;Jadi Jalur Seleksi Dua Timnas Putri U-16&lt;/b&gt;

Selain menjadi kompetisi nasional, HYDROPLUS Soccer League All-Stars juga memegang peranan penting dalam proses pembentukan dua skuad Timnas Putri Indonesia U-16 yang akan tampil pada ajang Srikandi Merdeka Cup pada 13 Agustus 2026.

Turnamen internasional tersebut akan diikuti tujuh negara, sementara Indonesia akan menurunkan dua tim nasional sebagai bagian dari program akselerasi pembinaan pemain muda.

Seluruh pemain yang tampil di putaran nasional HYDROPLUS Soccer League All-Stars menjadi prioritas dalam proses pemantauan. Namun, tim pelatih juga tetap membuka peluang bagi pemain lain yang tampil di level regional.

&quot;Jadi nanti pasti akan ada tambahan. Saat ini proses scouting dilakukan oleh Coach Timo Scheunemann. Rencana mungkin di diseleksi di tahap pertama mungkin sekitar 50 atau 60 karena kan 2 tim kan,&quot; katanya.

Teddy optimistis mayoritas pemain yang memperkuat dua Timnas Putri U-16 nantinya berasal dari ajang All-Stars.

&quot;Harapannya mungkin saya rasa sih akan terpilih mungkin sekitar 90%-an akan dari All Star sini karena sisanya mungkin adalah pemain-pemain yang bermain di Hydroplus Soccer League di regional masing-masing tapi karena klubnya tidak masuk di peringkat 1-2 sehingga mereka tidak bisa bergabung di sini. Tapi ada beberapa nama lah termasuk beberapa pemain Timnas yang memang akhirnya klubnya tidak bisa bermain di putaran nasional tadi,&quot; jelasnya.

Ia menambahkan bahwa proses pembentukan tim nasional dilakukan melalui koordinasi intensif bersama PSSI agar pemain-pemain muda memperoleh pengalaman bertanding di level internasional sejak dini.

&quot;Jadi kita juga melakukan komunikasi dan koordinasi yang sangat intens dengan PSSI untuk pembentukan tim nasional ini.&quot; ujar Teddy.

Karena alasan tersebut, diputuskan Indonesia akan mengirimkan dua tim pada Srikandi Merdeka Cup.

&quot;Makanya sehingga diputuskan dibentuk 2 Timnas. Kenapa? karena kita ingin memberikan pengalaman kepada adik-adik kita ini kan maksudnya untuk bisa eh bermain di level internasional.&quot; katanya.

Lebih jauh, Teddy mengungkapkan bahwa skuad yang terbentuk dari ajang tersebut diproyeksikan menjadi fondasi Timnas Putri Indonesia U-16 yang akan tampil pada Kualifikasi Piala Asia AFC U-17 Putri pada Oktober 2026.

Dengan penambahan regional, kesinambungan kompetisi berjenjang, hingga keterhubungan langsung dengan program tim nasional, HYDROPLUS Soccer League All-Stars semakin mengukuhkan perannya sebagai salah satu jalur pembinaan paling strategis bagi masa depan sepak bola putri Indonesia.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/10/hydroplus-soccer-league-all-stars-perluas-jangkauan-solo-jadi-regional-baru-musim-depan</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/teddy-tjahjono1-5783_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/10/hydroplus-soccer-league-all-stars-perluas-jangkauan-solo-jadi-regional-baru-musim-depan</guid><category>Hydroplus Soccer League</category><category>MilkLife Soccer Challenge</category><category>Timnas Putri U-16</category><category>Srikandi Merdeka Cup</category><category>Sepak bola putri Indonesia



</category></item><item><title>Akademi Persib dan Arema FC Women Berebut Tiket Final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 </title><description>Akademi Persib dan Arema FC Women melaju ke semifinal HYDROPLUS Soccer League U-18. Persib menghadapi Putri JP Jakarta, Arema ditantang Putri Garut.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Fase grup U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 resmi berakhir pada Jumat (10/7). Dari Grup B, dua tim yang berhak melanjutkan langkah ke babak semifinal adalah Akademi Persib Bandung dan Arema FC Women Malang setelah sama-sama mampu melewati pertandingan penentuan.

Arema FC Women keluar sebagai juara Grup B dengan koleksi tujuh poin usai bermain imbang 1-1 melawan Putri Tangsel City. Sementara Akademi Persib mengunci status runner-up berkat kemenangan meyakinkan 2-0 atas Samba Persada Women.

Hasil tersebut mempertemukan Akademi Persib dengan juara Grup A, Putri JP Jakarta, pada semifinal yang digelar Sabtu (11/7). Di laga lainnya, Arema FC Women akan menghadapi sesama wakil Jawa Barat, Putri Garut, dalam perebutan tiket menuju partai puncak.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/akademi-persib-putri-ddyt-b1fc_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Akademi Persib Lolos Dramatis&lt;/b&gt;

Tekanan besar mengiringi langkah Akademi Persib pada laga pamungkas Grup B. Kemenangan menjadi harga mati apabila ingin menjaga peluang tampil di semifinal.

Sejak awal pertandingan, tim asal Bandung langsung mengambil inisiatif menyerang. Meski demikian, Samba Persada Women mampu memberikan perlawanan sengit melalui organisasi pertahanan yang disiplin sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Momentum pertandingan berubah selepas turun minum ketika Samba Persada Women harus bermain dengan 10 pemain setelah kapten mereka, Khalishah Almira Safitri, menerima kartu kuning kedua.

Keunggulan jumlah pemain berhasil dimanfaatkan Akademi Persib. Pelanggaran di kotak terlarang berbuah hadiah penalti yang sukses dieksekusi Auliah Arifah untuk membawa timnya unggul 1-0.

Kepercayaan diri Akademi Persib semakin meningkat. Pada menit ke-59, Mega Aprilia menggandakan keunggulan setelah menyelesaikan umpan matang Zahra Putri Permata Sari. 

Skor 2-0 bertahan hingga laga usai dan memastikan tiket semifinal menjadi milik tim Kota Bandung.

Gelandang Akademi Persib, Auliah Arifah, mengungkapkan timnya sempat kesulitan membaca permainan lawan sebelum akhirnya menemukan solusi pada babak kedua.

&quot;Kami tadi cukup kesulitan membongkar pertahanan lawan, karena kami belum bisa memprediksi pola permainan lawan. Baru di babak kedua setelah evaluasi kami bermain lebih tenang dan lebih menekan,&quot; ucap Auliah.

Alhamdulillah, kami berhasil meraih kemenangan dan memastikan diri lolos ke babak semifinal. Kami akan mengevaluasi diri, saling berkomunikasi antar pemain, memperbaiki koordinasi antar lini untuk saling menguatkan satu sama lain. Semoga nanti di babak semifinal kami bisa menunjukkan penampilan terbaik kami,&quot; sambungnya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/konpres-aademi-persib-putri-f044_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

Pelatih Akademi Persib, Dian Nadia Mutiara, menegaskan timnya akan menyiapkan pendekatan berbeda menghadapi Putri JP Jakarta yang memiliki kualitas tinggi.

&quot;Saya akan menginstruksikan para pemain untuk bermain lebih sabar, apalagi dengan cuaca yang sangat panas. Jika pemain menghabiskan energi dengan berlari-lari tanpa tujuan, itu sangat tidak efisien. Pemain usia muda, seperti usia 16 atau 17 tahun, memang kadang penampilannya cenderung belum se-konsisten pemain senior,&quot; papar Coach Dian.

&quot;Saya akan meminta mereka untuk lebih sabar dan tenang, tetapi ketika ada kesempatan merebut bola, lakukanlah secepat mungkin. Saya juga akan lebih menekankan pemain bisa mengubah beberapa taktik agar tidak sama dengan fase grup. Menghadapi lawan di semifinal tentu tensinya berbeda karena mereka adalah tim-tim kuat, jadi taktik kami tidak akan sama dengan saat di fase grup,&quot; ia menambahkan.

Di sisi lain, Samba Persada Women tetap mendapat apresiasi atas perjuangan yang ditunjukkan sepanjang pertandingan meski harus bermain dengan 10 orang.

&quot;Saya sudah berusaha, dan teman-teman juga sudah berjuang semaksimal mungkin. Dengan kondisi hanya berkekuatan 10 pemain, kami masih bisa bertahan sampai akhirnya kebobolan. Namun menurut saya, perjuangan ini masih menjadi suatu hal yang patut dibanggakan, karena kami masih bisa menahan gempuran lawan dan hanya kebobolan 2 gol, tidak lebih dari 3 gol. Hal tersebut sudah menjadi kebanggaan tersendiri buat tim Samba Persada Women,&quot; ucap Keysha.

Pelatih Samba Persada Women, Ari Guntur Dewanto, juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemainnya.

&quot;Saya akui daya juang pemain kami sangat luar biasa. Untuk pertandingan hari ini, kami berjiwa besar mengakui kekalahan. Ini kesempatan pertama kami melaju ke putaran nasional, tentu tidak mudah. Kami merasa durasi persiapan kami masih kurang, terutama dari segi fisik pemain. Pertemuan dan tingkat persaingan di level nasional ini rasanya sangat jauh berbeda dengan tingkat regional,&quot; kata Coach Guntur.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/arema-fc-women-4ea4_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Arema FC Women Juara Grup, Tantang Putri Garut &lt;/b&gt;

Di pertandingan lain, Arema FC Women memastikan diri finis di puncak klasemen Grup B setelah menahan imbang Putri Tangsel City dengan skor 1-1.

Laga berlangsung terbuka sejak menit awal. Putri Tangsel City tampil menekan demi menjaga peluang lolos, sedangkan Arema FC Women lebih mengandalkan transisi cepat.

Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-66 melalui Oktavia Safara Putri yang memanfaatkan serangan balik cepat Arema FC Women. 

Namun kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Savaira Rizqin mencetak gol penyeimbang bagi Putri Tangsel City pada masa injury time.

Meski gagal meraih poin penuh, hasil imbang tersebut sudah cukup mengantarkan Arema FC Women menjadi juara Grup B dan berhak menghadapi wakil Jawa Barat lainnya, Putri Garut, di babak semifinal.

Kiper Arema FC Women, Keysha Putri Dwi Arianti, berharap timnya tidak mengulangi kesalahan menjelang laga fase gugur.

&quot;Saya akui kami sempat hilang fokus di menit akhir, apalagi arah bolanya (saat gol Putri Tangsel City) ke sudut gawang, jadi saya memang sulit mengantisipasi bola tersebut. Untuk semifinal kami harus mengurangi kesalahan seperti itu agar bisa memenangkan pertandingan,&quot; katanya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/konpres-arema-c8aa_mid.jpg&quot;&gt;

Pelatih Arema FC Women, Dindin Wahyudin, mengatakan evaluasi utama akan difokuskan pada efektivitas penyelesaian akhir dan persiapan taktikal menghadapi Putri Garut.

&quot;Tentunya kami akan menganalisis bagaimana lawan secara taktikal. Itu akan menjadi bahan evaluasi dan memutuskan skema taktikal untuk cara bermain di pertandingan semifinal. Kalau treatment khusus secara taktikal untuk lini serang tentu kami tidak memiliki waktu yang cukup. Namun, tim pelatih akan memberikan gambaran atau arahan singkat mengenai penyelesaian akhir. Dalam tiga pertandingan terakhir, anak-anak hanya kurang tenang atau kurang klinis dalam melakukan penyelesaian akhir saja,&quot; ucapnya.

Sementara itu, pelatih Putri Tangsel City, Saronih, tetap mengapresiasi penampilan para pemainnya meski tampil dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya ideal.

&quot;Saya cukup puas mereka menampilkan performa terbaik. Walaupun keadaan fisik mereka hanya 70%, tetapi di lapangan mereka menunjukkan mentality 1000% menurut saya tadi, dan terbukti kami bisa mengimbangi Arema,&quot; ujar Saronih. 

&quot;Menurut saya, pertandingannya sangat seru dan menarik. Evaluasinya, mungkin jika kualitas pemain pengganti kami tidak jauh berbeda dengan pemain starternya, itu tidak akan menjadi masalah. Namun, itulah yang menjadi kendala utama kami di pertandingan ini,&quot; sambungnya.

Kapten Putri Tangsel City, Debby Alvani Zanaya, juga menyoroti pentingnya komunikasi dan kedalaman skuad.

&quot;Ya, untuk komunikasi sama teman-teman aku rasa sudah cukup bagus walau masih ada miss-nya di lapangan. Cuma memang kami ada beberapa pemain yang masih sakit sehingga tidak bisa tampil optimal meski mereka tetap bertanggung jawab untuk memaksakan diri agar pertandingan ini bisa diselesaikan dengan tuntas,” katanya.

&lt;b&gt;Klasemen Akhir Grup B U-18&lt;/b&gt;

Arema FC Women — 7 poin
Akademi Persib Bandung — 6 poin
Putri Tangsel City — 4 poin
Samba Persada Women — 0 poin

&lt;b&gt;Jadwal Semifinal U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026&lt;/b&gt;

Sabtu, 11 Juli 2026 – Supersoccer Arena, Kudus

Putri JP Jakarta vs Akademi Persib Bandung — 13.00 WIB
Arema FC Women vs Putri Garut — 15.30 WIB

Dua pertandingan tersebut akan menentukan tim yang berhak melangkah ke partai final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 kategori U-18.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/10/akademi-persib-dan-arema-fc-women-berebut-tiket-final-hydroplus-soccer-league-all-stars-20252026</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/akademi-persib-putri-ist-8df7_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/10/akademi-persib-dan-arema-fc-women-berebut-tiket-final-hydroplus-soccer-league-all-stars-20252026</guid><category>HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026</category><category>akademi persib putri</category><category>Sepakbola Putri</category></item><item><title>Dua Wakil Jabar Melaju ke Semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars, Goal Aksis Siap Lakoni Derby Kontra Mojang Priangan</title><description>Goal Aksis Cimahi dan Cipta Cendikia FA memastikan tiket semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15. Goal Aksis akan menghadapi Mojang Priangan.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Dominasi tim-tim asal Jawa Barat kembali terlihat di ajang HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 kategori U-15. 

Dua wakil daerah tersebut, Goal Aksis Cimahi dan Cipta Cendikia Football Academy (FA) Bogor, berhasil mengamankan tempat di babak semifinal usai meraih kemenangan pada laga terakhir fase grup yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat (10/7).

Keberhasilan kedua tim memastikan Jawa Barat memiliki tiga wakil di semifinal. Goal Aksis Cimahi dijadwalkan menghadapi sesama tim asal Jawa Barat, Mojang Priangan, Sabtu (11/7), dalam laga bertajuk derby yang diprediksi berlangsung sengit.



&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/pelatih-goal-aksis-9535_mid.jpg&quot;&gt;

&lt;b&gt;Goal Aksis Pastikan Tiket Semifinal &lt;/b&gt;

Goal Aksis Cimahi mengunci status runner-up Grup B setelah menaklukkan Tigers Football Academy Surabaya dengan skor 2-0.

Sejak awal pertandingan, skuad asuhan Budi Sufarlan tampil agresif dan mendominasi penguasaan bola. Sejumlah peluang sempat tercipta melalui Dian Aprilia Pary dan Bilqis Fatimah Az Zahra sebelum kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-18.

Vanessa Putri Danka Akasah yang masuk dari bangku cadangan sukses memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Dian Aprilia untuk membawa Goal Aksis unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tekanan terus diberikan kepada Tigers Football Academy. Hasilnya, Nadia Afriliani menggandakan keunggulan pada menit ke-34 setelah menyelesaikan umpan panjang Bilqis Fatimah Az Zahra.

Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan Goal Aksis melangkah ke semifinal.

Pelatih Goal Aksis, Budi Sufarlan, menilai anak asuhnya mulai menunjukkan identitas permainan yang selama ini dibangun.

&quot;Mereka (pemain) hari ini main lebih tenang, jadi lebih keluar potensinya sih. Dan syukur alhamdulillah hari ini dari pemain Goal Aksis menuangkan kemampuannya, lebih terlihat karakter permainan dari Goal Aksis, cara bermain build-up-nya seperti apa, defending-nya seperti apa, dan transisinya seperti apa,&quot; kata Budi Sufarlan.

&quot;Untuk semifinal, kami sudah pernah ketemu sama Mojang Priangan dan punya track record bagus, jadi kalau secara teknik dan taktikal tidak kami terlalu pikirkan, yang paling kami pikirkan adalah motivasi ketika bertanding sih. Jadi siapa yang motivasinya lebih di lapangan, mungkin itu yang akan keluar sebagai pemenang,&quot; sambungnya.

Penyerang Goal Aksis, Alika Nailah Arkana Oskar, menyebut komunikasi dan kesabaran dalam membangun serangan menjadi faktor utama keberhasilan timnya.

&quot;Hari ini kami lebih banyak berkomunikasi di lapangan, terus mainnya juga lebih sabar jadi tidak gampang kehilangan bola. Bersyukur kita bisa menang dan maju ke semifinal, semoga di pertandingan berikutnya kami bisa tampil lebih baik lagi,&quot; ujar pemain nomor 9 itu.

Sementara itu, pelatih Tigers Football Academy, Patar Samuel Parningotan, mengakui faktor mental masih menjadi pekerjaan rumah bagi timnya.

&quot;Skema permainan yang kami harapkan sebenarnya sangat dipengaruhi oleh faktor mental anak-anak. Secara pemahaman taktik, mereka sebenarnya sudah paham format permainan di lapangan dengan skema two-diamond. Namun, karena pengaruh mental di pertandingan pertama dan kedua, skema itu tidak terlihat. Baru pada pertandingan terakhir tadi skema tersebut mulai terlihat, kami bisa lebih menekan lawan.&quot; bebernya.

Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan turnamen oleh Djarum Foundation.

&quot;Terima kasih kepada Djarum Foundation dan seluruh stakeholder yang telah menyelenggarakan turnamen seperti ini. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk menunjukkan prestasi dan memberikan mereka kesempatan berkembang. Kami juga berterima kasih kepada Kota Kudus yang telah menyambut kami dengan penuh keramahan,&quot; katanya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/cipta-cendikia-debf_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Cipta Cendikia FA Ikut Melangkah ke Empat Besar&lt;/b&gt;

Di pertandingan lainnya, Cipta Cendikia Football Academy (FA) Bogor juga memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan tuan rumah Scorpion FC Kudus dengan skor 2-0.

Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Cipta Cendikia lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Scorpion FC mencoba mengandalkan serangan balik cepat.

Gol pertama lahir menjelang turun minum melalui sepakan Keyla Azzahra Putri Natawidjaya yang memanfaatkan kombinasi apik Albianca Raula dan Ayla Dva Khala Ahisma.

Pada babak kedua, Ayla melengkapi kemenangan timnya lewat aksi individu yang diakhiri sepakan keras untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Pelatih Cipta Cendikia FA, Ruly Hidayansyah, memuji kedisiplinan para pemain yang mampu menjalankan seluruh instruksi dengan baik.

&quot;Kunci kemenangan adalah disiplin pertahanan. Lawan semangat, kami harus lebih semangat, mereka punya kecepatan, kami harus lebih cepat. Alhamdulillah tim bisa menjalankan instruksi dengan baik. Kami sudah mempersiapkan dengan sangat matang, baik attacking, defending maupun transisi.&quot; urai Coach Ruly.

&quot;Tim kami sudah terlatih untuk transisi negatif, dimana ketika kehilangan bola, lima detik pertama harus ambil. Kalau tidak, kita reorganize. Begitu pula positioning pemain yang tadinya striker, berpindah jadi winger atau gelandang itu sudah di set saat latihan,&quot; sambungnya.

Salah satu pemain terbaik Cipta Cendikia, Ayla Dva Khala Ahisma, mengaku timnya tampil tanpa beban sehingga mampu bermain lebih lepas.

&quot;Pertandingan hari ini cukup panas dan ngotot juga. Akhirnya kita bisa membobol gawang Scorpion FC. Kami di lapangan bisa bermain lepas, tidak terbebani target poin penuh dari pelatih. Tadi sewaktu mendapat bola saya harus kuat (berlari) dan percaya diri untuk terus maju. Lalu saat ada peluang, langsung shooting keras,&quot; kata Ayla.

Meski gagal melaju ke semifinal, pelatih Scorpion FC, Islam Andhika, tetap bangga terhadap perjuangan anak asuhnya.

&quot;Yang terpenting para pemain karakternya bisa jadi top profesional di bidangnya masing-masing. Fighting spirit mereka tinggi, bisa berjuang maksimal meski hasilnya belum berpihak pada kami. Hasil tiga pertandingan di putaran nasional ini juga akan menjadi ‘PR’ bagi kami untuk menyiapkan tim di musim selanjutnya, semoga hasil polesan-polesan kami menunjukkan kualitas lebih baik lagi,&quot; tutur Coach Islam.

Kiper Scorpion FC, Alya Putri Arianto, juga menjadikan turnamen ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan.

&quot;Menurutku pertandingan hari ini tegang karena dapat serangan terus. Jadi harus tetap fokus untuk bisa membaca pertandingan. Saya tentu perlu meningkatkan latihan lagi, lebih disiplin dan berani. Mental juga harus kuat ya, karena hasil tidak selalu sesuai dengan keinginan,&quot; kata Alya.

Dengan hasil tersebut, perhatian kini tertuju pada babak semifinal yang akan menghadirkan derby Jawa Barat antara Goal Aksis Cimahi dan Mojang Priangan, sementara Cipta Cendikia FA juga siap melanjutkan perjuangannya untuk memperebutkan tiket menuju partai puncak HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/10/dua-wakil-jabar-melaju-ke-semifinal-hydroplus-soccer-league-all-stars-goal-aksis-siap-lakoni-derby-kontra-mojang-priangan</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/goal-aksis1-13b8_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/10/dua-wakil-jabar-melaju-ke-semifinal-hydroplus-soccer-league-all-stars-goal-aksis-siap-lakoni-derby-kontra-mojang-priangan</guid><category>HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026</category><category>Goal Aksis Bandung</category><category>jawa barat</category><category>Mojang Priangan</category><category>Cipta Cendikia</category></item><item><title>Enam Pemain Persib Gabung TC Timnas, Beckham Putra Ungkap Suasana Latihan Perdana</title><description>Beckham Putra mengaku cepat beradaptasi dengan latihan intensif Timnas Indonesia di Bali. Enam pemain Persib mengikuti TC sebagai persiapan agenda internasional</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Kesempatan kembali menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia dimanfaatkan sebaik mungkin oleh gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha. 

Pemain jebolan Akademi Persib itu mengaku menikmati setiap sesi latihan dalam Pemusatan Latihan (Training Camp/TC) Tahap 1 yang digelar di Bali.

Program latihan yang berlangsung pada 5–11 Juli 2026 tersebut menjadi salah satu agenda penting Timnas Indonesia dalam mempersiapkan diri menghadapi berbagai pertandingan internasional. 

Sejak hari pertama, tim pelatih langsung memberikan menu latihan dengan tempo tinggi untuk mengembalikan kondisi fisik sekaligus membangun chemistry antarpemain.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/10/pssi-izinkan-suporter-tandang-musim-depan-tapi-ada-syarat-berat-dari-fifa&quot;&gt;Baca Juga : PSSI Izinkan Suporter Tandang Musim Depan, Tapi Ada Syarat Berat dari FIFA&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Meski harus menjalani latihan dengan intensitas tinggi, Beckham mengaku tidak mengalami kendala berarti dalam mengikuti seluruh program yang telah disusun. 

Menurutnya, persiapan yang dilakukan sebelum bergabung bersama skuad Garuda membuat proses adaptasi berjalan lebih mudah.

&quot;Yah bagus, latihannya sangat intensif. Karena kita sudah menjalankan program juga sebelum latihan dimulai, jadi tidak terlalu sulit untuk beradaptasi,&quot; ujar Beckham.

Gelandang berusia muda itu menjelaskan bahwa latihan mandiri yang dijalani sebelum pemusatan latihan memberikan pengaruh besar terhadap kondisi fisiknya. 

Bekal tersebut membuatnya mampu mengikuti ritme latihan Timnas dengan lebih percaya diri dan tetap fokus menyerap setiap arahan dari tim pelatih.

Bagi Beckham, kesempatan kembali mengenakan seragam Merah Putih bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas permainan.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/09/jadwal-lengkap-pertandingan-piala-presiden-2026-persib-tanpa-target&quot;&gt;Baca Juga : Jadwal Lengkap Pertandingan Piala Presiden 2026, Persib Tanpa Target&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Ia bertekad memaksimalkan setiap sesi latihan agar dapat menunjukkan performa terbaik sekaligus mempertahankan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Berdasarkan surat resmi PSSI bernomor 3535/AGB/621/VII-2026, Beckham menjadi salah satu dari enam pemain Persib Bandung yang dipanggil mengikuti Pemusatan Latihan Tahap 1.

Selain Beckham Putra, Persib juga menyumbangkan lima pemain lainnya, yakni Saddil Ramdani, Sandy Henny Walsh, Eliano Johannes Reijnders, Marc Anthony Klok, dan Thom Jan Marinus Haye.

Kehadiran enam pemain tersebut menunjukkan kontribusi besar Persib dalam menyuplai pemain berkualitas bagi Timnas Indonesia. 

Klub berharap seluruh wakilnya dapat menjalani seluruh rangkaian pemusatan latihan dengan maksimal dan memberikan kontribusi positif bagi perjuangan skuad Garuda dalam menghadapi agenda internasional mendatang.***

&lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/iO2kxq0guO8?si=88SYN27_aMy2XmF2&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; referrerpolicy=&quot;strict-origin-when-cross-origin&quot; allowfullscreen=&quot;&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/10/enam-pemain-persib-gabung-tc-timnas-beckham-putra-ungkap-suasana-latihan-perdana</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/beckham-timnas-d330_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/10/enam-pemain-persib-gabung-tc-timnas-beckham-putra-ungkap-suasana-latihan-perdana</guid><category> Persib</category><category>timnas-indonesia</category><category>Beckham Putra</category></item><item><title>PSSI Izinkan Suporter Tandang Musim Depan, Tapi Ada Syarat Berat dari FIFA</title><description>PSSI resmi membuka peluang kembalinya suporter tandang di kompetisi Liga Indonesia mulai musim depan.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;PSSI resmi membuka peluang kembalinya suporter tandang di kompetisi Liga Indonesia mulai musim depan. 

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, setelah adanya presentasi dari pihak operator liga (I.League).

Namun, keputusan tersebut bukan tanpa syarat. Erick menegaskan bahwa izin kehadiran suporter tandang disertai sejumlah catatan penting dari FIFA yang harus dipatuhi secara ketat oleh klub dan seluruh pemangku kepentingan.

“Liga sudah mempresentasikan rencana ini kepada PSSI. Ada kelonggaran untuk suporter tandang, tetapi dengan catatan. Klub harus bertanggung jawab penuh karena proses melobi FIFA tidak mudah,” ujar Erick.

&lt;b style=&quot;font-size: 1rem;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/09/jadwal-lengkap-pertandingan-piala-presiden-2026-persib-tanpa-target&quot;&gt;Baca Juga : Jadwal Lengkap Pertandingan Piala Presiden 2026, Persib Tanpa Target&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Ia menambahkan bahwa aturan dari FIFA terkait suporter tandang tergolong kompleks. 

Oleh karena itu, meskipun izin telah diberikan, keputusan tersebut dapat dicabut sewaktu-waktu apabila terjadi pelanggaran di lapangan.

“Saya sudah mengingatkan pihak liga dan klub. Jika ada pelanggaran, izin ini bisa ditarik kembali kapan saja,” tegasnya.

Erick juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan seluruh suporter. Ia berharap kembalinya suporter tandang tidak justru memicu insiden yang merugikan banyak pihak.

“Kita harus memastikan semua suporter bisa pulang dengan selamat. Sangat disayangkan jika kekerasan dalam sepak bola terus meningkat,” katanya.

Seperti diketahui, larangan suporter tandang sebelumnya diberlakukan pasca Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang menewaskan sekitar 135 orang. 

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/09/igor-tolic-soal-incaran-persib-banyak-klub-menginginkan-pemain-ini&quot;&gt;Baca Juga : Igor Tolic soal Incaran Persib: Banyak Klub Menginginkan Pemain Ini&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Sejak peristiwa tersebut, kehadiran suporter tim tamu dilarang demi menjaga keamanan pertandingan.

Dengan adanya kebijakan baru ini, suporter kembali memiliki kesempatan untuk mendukung tim kesayangan mereka secara langsung di stadion lawan, baik di kompetisi Super League maupun Championship. 

Namun, semua pihak diingatkan untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan agar kebijakan ini dapat terus berjalan.***

&lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/iO2kxq0guO8?si=88SYN27_aMy2XmF2&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; referrerpolicy=&quot;strict-origin-when-cross-origin&quot; allowfullscreen=&quot;&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/10/pssi-izinkan-suporter-tandang-musim-depan-tapi-ada-syarat-berat-dari-fifa</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2025/11/bobotoh-gbla4-7124_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/10/pssi-izinkan-suporter-tandang-musim-depan-tapi-ada-syarat-berat-dari-fifa</guid><category> PSSI</category><category>i.league</category><category>fifa</category><category>suporter</category></item><item><title>Pesan Tegas Lareina Ramira: Jangan Kejar Gol Sendiri Jika Ingin Jadi Juara</title><description>Lareina Ramira membagikan kunci sukses Putri JP Jakarta, sementara Mojang Priangan tampil impresif berkat penerapan game plan di Hydroplus Soccer League.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Gelandang Putri JP Jakarta, Lareina Ramira Savvy, menilai keberhasilan sebuah tim sepak bola tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu. 

Menurutnya, setiap pemain harus mampu menempatkan kepentingan tim di atas ambisi pribadi, termasuk dalam urusan mencetak gol.

Pemain asal Jakarta yang akrab disapa Reina itu menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki tanggung jawab yang sama untuk membantu tim mencapai target yang telah ditetapkan sejak awal kompetisi.

&quot;Kami punya set piece yang bisa dipakai, dan ingin membuat gol. Tapi, harus mementingkan tim dulu,&quot; kata perempuan yang akrab disapa Reina.

Pernyataan tersebut disampaikan usai Putri JP Jakarta mengalahkan Tigers Football Academy dengan skor tipis 1-0 pada pertandingan terakhir Grup A U-18 Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis (9/7/2026).

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/09/dua-wakil-jabar-bersinar-mojang-priangan-dan-putri-garut-melaju-ke-semifinal-hydroplus-soccer-league-all-stars&quot;&gt;Baca Juga : Dua Wakil Jabar Bersinar! Mojang Priangan dan Putri Garut Melaju ke Semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars &lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Gol semata wayang pada laga tersebut dicetak oleh Kikka Putri Ramadani, sekaligus memastikan Putri JP Jakarta mengamankan tiga poin penting.

Kemenangan itu mengantarkan Putri JP Jakarta keluar sebagai juara Grup A dengan koleksi tujuh poin, hasil dari dua kemenangan dan satu kali imbang.

Reina mengungkapkan bahwa timnya tampil tanpa tekanan meski kemenangan menjadi syarat utama untuk memastikan tiket ke babak semifinal. 

Baginya, fokus terhadap permainan menjadi faktor penting dibanding memikirkan beban hasil pertandingan.

Di kelompok usia U-15, Mojang Priangan juga menunjukkan performa yang menjanjikan sepanjang fase grup. Tim asal Jawa Barat tersebut tampil konsisten dengan variasi permainan yang telah dipersiapkan tim pelatih.

Pelatih Kepala Mojang Priangan, Imam Sujagad, mengapresiasi para pemainnya yang mampu menjalankan strategi sesuai rencana. 

Ia menilai keberhasilan tim bukan hanya soal kemampuan teknik, tetapi juga pemahaman dalam membaca situasi pertandingan.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/08/akademi-persib-goal-aksis-dan-cipta-cendikia-kuasai-grup-b-hydroplus-soccer-league-all-stars-20252026&quot;&gt;Baca Juga : Akademi Persib, Goal Aksis, dan Cipta Cendikia Kuasai Grup B HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Pada pertandingan terakhir fase grup, tiga gol Mojang Priangan lahir melalui tembakan dari luar kotak penalti, membuktikan efektivitas skema permainan yang telah dilatih sebelumnya.

“Pada pertandingan ini Mojang Priangan bermain lebih enjoy dan percaya diri untuk menerapkan game plan. Pemahaman bermain itu sangat penting. Saya selalu bilang (bermain sepakbola) tidak hanya jago passing atau shooting saja tapi paham penerapannya, sehingga saat ada momen-momen tertentu mereka bisa mengambil keputusan untuk memaksimalkan peluang,” ucap Coach Imam.

Menurut Imam, kepercayaan diri yang meningkat membuat para pemain mampu mengambil keputusan dengan lebih tepat saat berada di bawah tekanan. 

Hal tersebut menjadi modal penting bagi Mojang Priangan untuk menghadapi persaingan di fase berikutnya dalam Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/09/pesan-tegas-lareina-ramira-jangan-kejar-gol-sendiri-jika-ingin-jadi-juara</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/reina-8da5_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/09/pesan-tegas-lareina-ramira-jangan-kejar-gol-sendiri-jika-ingin-jadi-juara</guid><category>HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026</category><category>Sepakbola Putri</category></item><item><title>Dua Wakil Jabar Bersinar! Mojang Priangan dan Putri Garut Melaju ke Semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars </title><description>Mojang Priangan tampil sempurna sebagai juara Grup A U-15, sementara Putri Garut lolos ke semifinal U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang paling mencuri perhatian pada matchday terakhir penyisihan Grup A HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. 

Dua wakilnya, Mojang Priangan di kategori U-15 dan Putri Garut di kategori U-18, sama-sama memastikan langkah ke semifinal setelah tampil impresif di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis (9/7).

Mojang Priangan bahkan tampil luar biasa dengan menyegel status juara Grup A U-15 berkat kemenangan meyakinkan 3-0 atas Arema FC Women. 

Sementara itu, Putri Garut mengamankan tiket ke empat besar usai menaklukkan Putri Batang dengan skor telak 3-0 dan finis sebagai runner-up Grup A U-18.

Keberhasailan kedua tim asal Jawa Barat tersebut menjadi bukti kuat berkembangnya pembinaan sepak bola putri di daerah. 

Mereka kini tinggal selangkah lagi menuju partai final dan berpeluang membawa pulang gelar juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars musim 2025/2026.

Di sektor U-15, Mojang Priangan menjadi tim paling dominan sepanjang babak penyisihan. Tim asal Ciamis itu menyapu bersih tiga pertandingan dengan kemenangan, mengoleksi sembilan poin sempurna sekaligus mempertahankan rekor belum pernah kebobolan.

Sebaliknya, Arema FC Women tetap berhak lolos ke semifinal sebagai peringkat kedua meski harus mengakui keunggulan Mojang Priangan pada laga penutup grup.

Sementara pertandingan lain di Grup A U-15 memperlihatkan Putri Surakarta menutup kompetisi dengan kemenangan 4-0 atas Putri Tangsel City. 

Hasil tersebut mengantarkan Putri Surakarta finis di posisi ketiga, sedangkan Putri Tangsel City harus puas berada di dasar klasemen.

Di kategori U-18, Putri JP Jakarta mengunci posisi puncak klasemen setelah menang tipis 1-0 atas Tigers Football Academy Surabaya. 

Putri Garut kemudian melengkapi daftar semifinalis melalui kemenangan meyakinkan tiga gol tanpa balas atas Putri Batang.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/mojang2-5d32_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;
&lt;b&gt;
&lt;/b&gt;

&lt;b&gt;Mojang Priangan Menang Meyakinkan&lt;/b&gt;

Laga penentuan juara Grup A U-15 berlangsung dikuasai Mojang Priangan yang sukses menundukkan Arema FC Women dengan skor 3-0. 

Nafeeza Ayasha Nori membuka keunggulan pada menit ke-11, disusul gol Raisya Novita Amalia lima menit kemudian. Nafeeza kembali mencetak gol di babak kedua untuk memastikan kemenangan tim asal Ciamis.

Hasil tersebut mengantarkan Mojang Priangan keluar sebagai juara Grup A U-15 dengan catatan sempurna, yakni tiga kemenangan, sembilan poin, dan tanpa kebobolan sepanjang fase grup.

Pelatih Mojang Priangan, Imam Sujagad, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang mampu menjalankan strategi dengan baik.

“Pada pertandingan ini Mojang Priangan bermain lebih enjoy dan percaya diri untuk menerapkan game plan. Pemahaman bermain itu sangat penting. Saya selalu bilang (bermain sepakbola) tidak hanya jago passing atau shooting saja tapi paham penerapannya, sehingga saat ada momen-momen tertentu mereka bisa mengambil keputusan untuk memaksimalkan peluang,” ucap Coach Imam.

Menghadapi semifinal, Imam menegaskan timnya siap menghadapi siapa pun lawannya.

“Kami tidak akan menghindar, tidak akan mengincar. Siapapun lawan kami, kami akan fair, kami akan respect terhadap lawan karena semua yang ada di sini tim terbaik,” tandasnya.

Pencetak gol Raisya Novita Amalia juga bersyukur atas kemenangan timnya.

“Kami saling memberikan support dan motivasi. Komunikasi saat di lapangan sangat baik untuk melakukan build up serangan. Tadi (saat pertandingan) ada banyak momen, lalu aku scanning dan melihat ruang kosong. Sebenarnya sempat ragu akan menembak atau passing. Tapi karena keyakinan aku, akhirnya bisa cetak gol dan menang,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Arema FC Women, Nanang Habibi, tetap bersyukur timnya berhasil lolos ke semifinal meski kalah pada laga terakhir.

“Tadi kami merotasi beberapa pemain untuk memberikan menit bermain agar semua merasakan atmosfer kompetitif yang sama. Tapi absesnya kapten kami membuat pressing kurang maksimal dan distribusi bola terhambat. Alhamdulillah kami bisa melangkah ke partai semifinal. Jadi setelah ini kami akan recovery dan mengevaluasi pertandingan dari Grup B juga untuk memetakan kekuatan,” jelas Coach Nanang.

Lawan kedua tim di babak semifinal masih menunggu hasil pertandingan Grup B yang mempertemukan tim-tim penentu tiket terakhir ke fase gugur.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/putri-surakarta-9e38_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;
&lt;b&gt;
&lt;/b&gt;

&lt;b&gt;Putri Surakarta Benamkan Putri Tangsel City &lt;/b&gt;

Dipertandingan lain, Putri Surakarta menutup kiprahnya di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Putri Tangsel City pada laga terakhir Grup A U-15 di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis (9/7). 

Meski gagal lolos ke semifinal, tim asal Solo itu mengakhiri turnamen di peringkat ketiga, sementara Putri Tangsel City finis di dasar klasemen tanpa poin.

Setelah bermain imbang tanpa gol di babak pertama, Putri Surakarta tampil dominan usai jeda. Ika Wonda membuka keunggulan lewat tendangan spektakuler dari sekitar garis tengah lapangan, sebelum Madina Jawahira Putri menggandakan skor melalui skema tendangan bebas. 

Asyifa Sholawa Farizqi menambah gol ketiga, sementara Ika kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk memastikan kemenangan 4-0.

Pelatih Putri Surakarta, Syachban Yusuf, tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya meski gagal melangkah ke semifinal.

“Kami memang sudah dipastikan tidak lolos ke babak selanjutnya. Meskipun begitu, kami menekankan kepada semua pemain untuk mencari jam terbang di sini. Jadi, semua pemain kami beri kesempatan bermain sesuai kemampuan mereka masing-masing agar bisa mengembangkan diri mereka sendiri,&quot; ujarnya.

&quot;Bermain di kompetisi nasional seperti ini pastinya mereka mendapatkan pengalaman yang lebih banyak, jadi secara mental juga akan terlatih. Turnamen seperti HYDROPLUS Soccer League All-Stars ini, ini menjadi wadah sekaligus tolak ukur untuk tim pembinaan seperti Putri Surakarta untuk diperhitungkan di kancah nasional,” sambung &lt;span style=&quot;font-weight: initial;&quot;&gt;Asyifa&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-size: 0.9375rem; font-weight: initial;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;


Ika Wonda yang mencetak dua gol mengaku tetap optimistis mengejar target pribadi untuk masuk radar talent scouting.

“Pertandingan hari ini lumayan seru, karena lawan sama-sama kuat dan sama-sama tidak mau kalah, syukurlah bisa mencetak gol juga. Meski gagal bawa tim ke semifinal, tapi saya juga punya target untuk bisa lolos pantauan (talent scouting) ke Srikandi Merdeka Cup,” ujarnya.

Motivasi serupa disampaikan Asyifa Sholawa Farizqi yang berharap tampil maksimal di kota kelahirannya dapat membuka peluang masuk Srikandi Merdeka Cup.

“Yang pertama, yang membuat saya semangat adalah adanya dukungan dari Coach, teman-teman, dan juga orang tua. Yang kedua, pertandingan ini dimainkan di Kudus, yang merupakan kota kelahiran saya meskipun bermain membela tim luar kota. Dan yang ketiga, adanya tim talent scouting membuat saya terpilih masuk ke Srikandi Merdeka Cup karena itu target saya secara pribadi,” katanya.

Sementara itu, pelatih Putri Tangsel City, Andrian, menilai turnamen ini menjadi pengalaman berharga bagi timnya.

“Saya tetap mengapresiasi perjuangan mereka. Hasil ini menjadi bahan pelajaran berharga yang harus banyak kami pelajari dan tingkatkan ke depannya. Kami menerima bahwa ini adalah proses terbaik untuk perkembangan mereka dan tim Putri Tangsel. Mereka jadi tersadar bahwa di level nasional ini ternyata banyak sekali tim-tim hebat yang bertanding. Hal ini melatih mental mereka agar tidak mudah kendur di lapangan, dan itu menjadi poin utama yang terus kami tekankan kepada para pemain,” ujarnya.

Bek Putri Tangsel City, Aisha Kalyana Nugroho, juga menilai timnya mengalami perkembangan selama mengikuti kompetisi.

“Kalau menurut aku, kami semua sudah berkembang jika dibandingkan dari pertandingan pertama sampai pertandingan hari ini. Mental kami sudah tidak gugup seperti awal laga saat kami masih proses adaptasi. Terbukti hari ini kami semua bermain maksimal. Jadi di sini kami sama-sama belajar dan bisa mendapatkan banyak pengalaman baru karena bertemu dengan pemain-pemain hebat yang berbeda karakter,” ujar Aisha.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/putri-jp-jakarta-1c32_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;
&lt;b&gt;
&lt;/b&gt;

&lt;b&gt;Putri JP Jakarta Kunci Tiket Semifinal&lt;/b&gt;

Putri JP Jakarta memastikan tiket semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 usai mengalahkan Tigers Football Academy 1-0 pada laga penentuan Grup U-18 di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis (9/7). 

Kemenangan tersebut membawa tim asal Jakarta finis sebagai juara grup dengan koleksi tujuh poin, sementara Tigers Football Academy harus terhenti di fase penyisihan.

Laga berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang, namun belum mampu memecah kebuntuan hingga babak pertama berakhir.

Gol kemenangan Putri JP Jakarta akhirnya lahir pada menit ke-39 babak kedua melalui Kikka Putri Ramadani yang memanfaatkan bola liar di depan gawang. Keunggulan itu berhasil dipertahankan hingga peluit akhir berbunyi.

Pelatih Putri JP Jakarta, Herry Susilo, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang tetap disiplin menjalankan strategi meski mendapat perlawanan sengit.

“Dari awal kami sudah menginstruksikan bahwa ambil poin penuh, membuat gol secepat mungkin agar tim lebih nyaman dan dapat menikmati. Tapi ternyata memang lawan juga solid akhirnya kami sempat kesulitan juga,&quot; &lt;span style=&quot;font-weight: initial;&quot;&gt;ucap Coach Herry.&lt;/span&gt;

&quot;Alhamdulillah di babak kedua tercipta gol. Inilah permainan Putri JP Jakarta, tidak terburu-buru. Insya Allah kami akan melatih untuk persiapan semifinal tapi lihat dulu siapa lawannya. Kami tekankan ‘berlatihlah seperti bertanding, bertandinglah seperti berlatih,” tambahnya.

Gelandang Putri JP Jakarta, Lareina Ramira Savvy, mengatakan seluruh pemain tampil fokus demi mewujudkan target lolos ke semifinal.

“Kami sebagai tim punya target yang ingin dicapai bersama-sama. Kami punya set piece yang bisa dipakai, kami semua ingin mencetak gol. Tapi kami tidak boleh egois dan harus mementingkan tim dulu. Pertandingan kali ini, tim kami sudah fokus dengan tujuan awal kita yaitu menang. Instruksi dari pelatih yaitu, main yang bagus, cetak gol dan menang,” kata Reina.

Sementara itu, pelatih Tigers Football Academy, Agustina Indah Mahardika, menilai pengalaman di turnamen nasional ini menjadi bekal penting bagi perkembangan timnya.

“Kami mengevaluasi hasil pertandingan di fase grup. Perlu digaris bawahi ada perkembangan positif untuk pemain kami, yakni mental mereka. Untuk bisa sampai di putaran nasional ini kami tidak hanya mempersiapkan fisik tapi juga strategi, taktik dan lain-lain. Jadi terlepas dari kami lolos atau tidak, kami memanfaatkan semaksimal mungkin dengan mengevaluasi yang menjadi kesalahan di pertandingan sebelumnya. Hal ini akan menjadi pedoman saya untuk ke depan bisa membawa tim lebih baik lagi. Kami akan memberi mereka motivasi bahwa ini bukan akhir segalanya,” ucap Coach Tina.

Hal senada disampaikan gelandang Tigers Football Academy, Fiorenza Shabira Yudhana.

“Kerjasama dan pola permainan kami sudah bagus. Tapi bola kan bundar, jadi kita tadi tertinggal di babak kedua. Cukup mengecewakan, setidaknya kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Meski kalah, masih ada asa untuk dilirik tim talent scouting buat timnas. Pastinya aku challenge diriku untuk terus upgrade skill dan termotivasi jadi yang terbaik,” tutur Enza.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/purti-garut1-0bf8_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;
&lt;b&gt;
&lt;/b&gt;

&lt;b&gt;Salip Tigers Football Academy, Putri Garut Lolos ke Semifinal&lt;/b&gt;

Dipertandingan terakhir, Putri Garut memastikan tiket semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 usai menaklukkan Putri Batang dengan skor 3-0 pada laga Grup A U-18. 

Kemenangan ini membawa wakil Jawa Barat tersebut finis sebagai runner-up Grup A sekaligus menggeser Tigers Football Academy di klasemen akhir.

Setelah sempat mendapat tekanan di awal pertandingan, Putri Garut membuka keunggulan pada menit ketujuh melalui Irna. 

Reina Melisha kemudian menggandakan skor lewat situasi sepak pojok, sebelum Irna mencetak gol keduanya pada babak kedua untuk memastikan kemenangan 3-0.

Pelatih Putri Garut, Depi Kuspriansyah, mengaku bersyukur target meraih tiga poin sekaligus lolos ke semifinal berhasil diwujudkan.

“Alhamdulillah hari ini tiga poin dan sesuai dengan apa yang ditargetkan dan anak-anak bisa meresponnya dengan sangat luar biasa. Kami menganalisis dari pertandingan pertama imbang melawan Tigers Football Academy, mereka juara dari Surabaya dan itu tolok ukur kami, berarti kami mampu,&quot; beber &lt;span style=&quot;font-weight: initial;&quot;&gt;Depi.&lt;/span&gt;

&quot;Tapi kami realistis dulu dari match pertama dan match kedua kami sukses dua poin, dan match ketiga kami yakin anak-anak bisa menang dan alhamdulillah bisa ke semifinal. Ke depan pun saya sangat yakin anak-anak bisa karena kami mempunyai misi tersendiri, kami tidak mengusung sepak bola cantik, yang penting bisa mendapat kemenangan saja,” sambungnya.

Sementara itu, penyerang Putri Garut, Irna, mengatakan timnya kini langsung mengalihkan fokus menghadapi semifinal.

“Syukur alhamdulillah kami mendapatkan tiga poin hari ini, dan kami harus fokus lagi buat pertandingan selanjutnya. Memang buat pertandingan satu dan dua, kami difokuskan untuk defense, baru pertandingan terakhir kami ditekankan buat menyerang. Dan alhamdulillah kita bisa mendapatkan tiga poin. Insyaallah yakin untuk pertandingan berikutnya bisa menang lagi,” kata Irna.

Di kubu Putri Batang, Manajer Yayan Prasetyo mengakui kualitas lawan lebih baik, namun tetap mengapresiasi perkembangan timnya selama turnamen.

“Mungkin memang kami kalah kualitas, itu saya akui dari pertandingan pertama sampai hari ini. Tapi anak-anak meneruskan progres yang sangat baik dari awal sampai akhir. Kemudian mereka juga sudah siap kalah, dan pertandingan kali ini pun kami coba untuk belajar sehingga di turnamen selanjutnya kita bisa lebih siap lagi,” katanya.

Hal senada disampaikan gelandang Putri Batang, Risma Ayu Tafti&#039;ah, yang menjadikan turnamen ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan mental, fisik, dan kemampuan teknik.

“Untuk saya pribadi, mental harus lebih kuat lagi untuk menghadapi lawan-lawan yang berat. Terus fisik juga harus ditambah lagi, serta teknik-teknik juga harus ditingkatkan lagi. Tapi kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan. Walaupun hasilnya kurang memuaskan, setidaknya kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan,” ucapnya.

Kemenangan ini memastikan Putri Garut melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Performa yang terus meningkat dari laga ke laga membuat wakil Jawa Barat itu menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.


&lt;b&gt;Klasemen Akhir Babak Penyisihan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026, Kamis (9/7):&lt;/b&gt;

&lt;b&gt;Grup A U-15&lt;/b&gt;
Mojang Priangan	: 9 poin
Arema FC Women	: 6 poin
Putri Surakarta		: 3 poin
Putri Tangsel City	: 0 poin

&lt;b&gt;Grup A U-18&lt;/b&gt;
Putri JP Jakarta			: 7 poin
Putri Garut			: 5 poin
Tigers Football Academy	: 4 poin
Putri Batang			: 0 poin

Berikut jadwal pertandingan babak penyisihan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang akan berlangsung pada Jumat (10/7) di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah:

&lt;b&gt;Grup B U-15 &lt;/b&gt;
Cipta Cendikia FA vs Scorpion FC -			08.30 WIB
Tigers Football Academy vs Goal Aksis -			10.00 WIB

&lt;b&gt;Grup B U-18&lt;/b&gt;
Akademi Persib Bandung vs Samba Persada Women - 	13.30 WIB
Putri Tangsel City vs Arema FC Women - 		15.30 WIB

Seluruh pertandingan diprediksi berlangsung sengit mengingat setiap tim masih berpeluang mengamankan tiket menuju semifinal HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/09/dua-wakil-jabar-bersinar-mojang-priangan-dan-putri-garut-melaju-ke-semifinal-hydroplus-soccer-league-all-stars</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/mojang1-cdca_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/09/dua-wakil-jabar-bersinar-mojang-priangan-dan-putri-garut-melaju-ke-semifinal-hydroplus-soccer-league-all-stars</guid><category>HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026</category><category>Supersoccer Arena</category><category>Kudus Jawa Tengah</category><category>sepak bola putri</category></item><item><title>Akademi Persib, Goal Aksis, dan Cipta Cendikia Kuasai Grup B HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026</title><description>Akademi Persib, Goal Aksis Cimahi, dan Cipta Cendikia FA meraih kemenangan penting pada matchday kedua HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Matchday kedua babak penyisihan Grup B untuk U-15 dan U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026 menunjukkan persaingan sengit dengan tensi tinggi untuk menentukan langkah di fase knockout. 

Berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (8/7), tim U-15 Cipta Cendikia Football Academy (FA) Bogor mengeluarkan permainan progresif yang berhasil menundukkan Tigers Football Academy Surabaya 2-0. 

Sementara itu, di pertandingan U-15 lainnya, Goal Aksis Cimahi menyuguhkan aksi impresif kala menghadapi tuan rumah, Scorpion FC Kudus yang berakhir dengan skor 1-0. Hasil-hasil tersebut membuat persaingan di Grup B U-15 semakin panas. 

Tiga tim yakni Cipta Cendikia, Goal Aksis dan Scorpion FC masih memiliki kans melangkah ke semifinal.

Di sektor U-18, Akademi Persib Bandung tampil lebih percaya diri melibas Putri Tangsel City dengan skor akhir 5-1. 

Adapun match U-18 lainnya, Arema FC Women Malang berhasil menekuk Samba Persada Women Sukoharjo 1-0. Hasil ini meringankan langkah Akademi Persib Bandung dan Arema FC Women untuk menjejakkan kaki ke semifinal.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/goal-axis-9786_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Gol Tunggal Goal Aksis Redam Perlawanan Scorpion FC&lt;/b&gt;

Sejak peluit awal dibunyikan, Goal Aksis dan Scorpion FC langsung terlibat duel berintensitas tinggi dengan saling menekan demi menguasai jalannya pertandingan. 

Goal Aksis lebih dulu mengambil inisiatif serangan dan terus mengurung pertahanan Scorpion FC hingga sepertiga akhir lapangan. Di bawah komando kapten Yafiqa Rahma Indrayani, Scorpion FC beberapa kali mampu melakukan intercept merebut penguasaan bola dan counter attack. 

Namun, Goal Aksis yang dimotori Indira Fatima tampil rapi dalam membangun serangan melalui kombinasi umpan-umpan terukur dengan memanfaatkan lebar lapangan.

Tekanan Goal Aksis akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-12. Berawal dari lemparan ke dalam Indira Fatima, Amanda Fitriani sukses menyundul bola di sisi kanan gawang yang membawa Goal Aksis unggul 1-0. 

Keunggulan tersebut membuat tempo pertandingan kian meningkat. Tiga menit berselang, Goal Aksis kembali memperoleh peluang melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti setelah Dian Aprilia Pary dilanggar pemain belakang Scorpion FC. 

Alih-alih melepaskan tendangan langsung, Dian menjalankan skema set piece dengan passing kepada Indira Fatima. Sayangnya, sepakan Indira yang mengarah ke gawang masih mampu diblokir penjaga gawang Scorpion FC, Alya Putri Ariyanto. 

Jual beli serangan terus tersaji hingga waktu penuh 25 menit pertama usai. Namun Scorpion FC belum memecahkan kebuntuan untuk menyamakan kedudukan.

Di awal babak kedua, trio penyerang Goal Aksis yakni Indira Fatima, Dian Aprilia Pary, dan Astrid Nahdah Nabilla langsung menciptakan kemelut mengancam di depan gawang Scorpion FC. 

Penjaga gawang Alya dipaksa melakukan penyelamatan beruntun untuk menggagalkan tiga peluang beruntun, sementara muntahan bola liar itu belum bisa dikonversi menjadi gol.

Scorpion FC berusaha keluar dari tekanan dengan melakukan counter attack. Yafiqa beberapa kali mengirimkan long pass ke area berbahaya Goal Aksis untuk mempercepat arah serangan. 

Salah satunya diterima Revania Dwi Citrawati yang langsung melepaskan direct shooting pada menit ke-27, namun upayanya masih belum mampu mengubah papan skor. Scorpion FC kemudian mencoba memukul mundur Goal Aksis melalui kombinasi operan kaki ke kaki yang lebih terstruktur. 

Namun, Goal Aksis sigap melakukan transisi dari bertahan ke menyerang sehingga duel perebutan bola di lini tengah berlangsung sengit.

Sepanjang sisa pertandingan, ball possession masih menjadi milik Goal Aksis. Di sisi lain, sejumlah upaya serangan balik Scorpion FC kerap terhenti sebelum memasuki kotak penalti sehingga lebih banyak mengandalkan percobaan tembakan dari luar kotak penalti yang belum membuahkan hasil. Alhasil babak kedua berjalan nir gol.

Sang goal getter Goal Aksis, Amanda Fitriani, menuturkan meski menghadapi Scorpion FC yang notabene adalah tim tuan rumah, ia dan teman-temannya tak gentar dan tampil percaya diri demi meraih poin penuh di laga kedua ini. 

Sebelumnya, pada matchday perdana, Goal Aksis dipaksa berbagi poin dengan Cipta Cendikia lantaran skor 1-1 bertahan hingga usai.

“Tadi aku melihat ada momen buat heading ke gawang langsung. Serangan hari ini prosesnya sangat cepat, mulai dari alur passing, penetapan posisi, support pemain dari belakang ke depan sampai mencari ruang kosong. Awalnya sempat nervous tapi ketika sudah di lapangan jadi semangat banget buat Goal Aksis menang di match kedua ini,” ucap alumna MilkLife Soccer Challenge yang pernah dipanggil untuk mengikuti Training Camp Timnas Putri U-17 Indonesia di Clairefontaine, Prancis tersebut.

Sementara itu, Pelatih Kepala Goal Aksis Budi Sufarlan mencatat tim asuhannya berusaha mengendalikan tempo permainan di sepanjang laga. Hal ini menjadi bagian dalam proses mematangkan mental pemain agar tak goyah saat melakukan transisi dari bertahan ke menyerang, begitupun sebaliknya. 

“Goal Aksis hari ini mulai menunjukkan sistem bermain yang timbul dari hasil latihan. Cuma tadi masih terpancing dengan tempo bermain lawan dan alhamdulillah mereka akhirnya bisa mengatur ritmenya lagi. Di pertandingan tadi intensitas tinggi jadi ada beberapa pemain yang lost control. Kami juga menyoroti positioning pemain di lapangan agar sirkulasi bola lebih lancar,” jelas Coach Budi.

Menyambut laga ‘hidup-mati’ di match ketiga menghadapi Tigers Football Academy, ia akan meminta anak didiknya fokus pada improvisasi sistem permainan. 

&quot;Kami akan mengamankan posisi di grup dulu, yang belum ada di zona aman. Pastinya kita tingkatkan intensitas agar kemampuan tidak menurun dan lawan tidak bisa memaksimalkan kesempatan mereka,” Coach Budi menjelaskan. 

Di sisi lain, meski menelan kekalahan di laga kedua, Scorpion FC menolak mengibarkan bendera putih dalam perburuan papan atas klasemen Grup B U-15. Asisten Pelatih Scorpion FC Islam Andhika mengatakan akan memperbaiki lini tengah agar semakin solid untuk mengalirkan serangan.

“Secara skema, tadi head coach sudah menekankan untuk bermain dari bawah. Mungkin di tengah-tengah pertandingan game plan tidak berjalan baik. Kami sudah menganalisa kelemahan kami dan sudah diantisipasi agar gap antar pemain di lapangan tidak jauh. Jeda satu hari akan kami maksimalkan latihan dalam skema-skema yang akan kami pakai di pertandingan selanjutnya. Mudah-mudahan nanti di pertandingan terakhir mendapatkan hasil yang maksimal,” bilang Coach Islam.

Sengitnya persaingan meraih gelar juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 turut dirasakan oleh pemain Scorpion FC bernomor punggung 16, Clarisya Putri Kurniawan. 

Pasalnya turnamen yang mempertemukan klub putri terbaik dari empat regional tersebut memiliki materi pemain dengan level unggulan. 

“Pertandingan sekarang di level nasional tentu berbeda banget. Jujur, sempat grogi saat menghadapi lawan, karena saat ini timnya lebih kuat dan sudah terpilih untuk masuk putaran nasional. Tapi kita tetap optimis, sebagai tuan rumah untuk lolos fase grup,” kata Putri, sapaan akrabnya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/cipta-cendikia-fa-9e12_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Cipta Cendikia FA Perlebar Asa Tembus Semifinal &lt;/b&gt;

Albianca Raula menjadi pemain yang paling menonjol dalam kemenangan Cipta Cendikia FA atas Tigers Football Academy di laga kedua grup B U-15 HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026. 

Langsung mendominasi lapangan setelah sepak mula digulirkan, Cipta Cendikia FA sudah punya beberapa peluang di lima menit awal pertandingan. 

Peluang pertama Cipta Cendikia FA datang dari Ratu Anindya Zilvana. Berawal dari akselerasi Albianca Raula di sektor kiri pertahanan lawan, pemain bernomor punggung 11 itu mendapat ruang kosong di dalam kotak penalti. 

Sayang, sentuhan pertamanya tidak sempurna sehingga bola masih bisa diamankan kiper. Ayla Dva Khala Ahima juga mencoba peruntungan dengan beberapa kali melakukan tembakan jarak jauh. 

Namun, hasilnya juga belum maksimal dan hanya menghasilkan shoot on target di statistik pertandingan. Cipta Cendikia FA akhirnya bisa mengubah papan skor di menit 8 lewat Albianca Raula. 

Berawal dari shooting keras Ayla Dva yang membentur mistar, Albianca Raula yang berada di sisi kanan berhasil mengontrol bola dan melewati satu pemain sebelum melepaskan tendangan keras terukur ke tiang dekat.  

Dipaksa bermain di garis lapangan sendiri sepanjang babak pertama, Tigers Football Academy tetap sulit untuk mengembangkan permainan di 25 menit kedua. Kedisiplinan para gelandang Cipta Cendikia FA menjaga lini tengah membuat upaya tim lawan melancarkan serangan mentah sebelum menghasilkan angka. 

Di tengah usaha Tigers Football Academy menyamakan kedudukan, Cipta Cendikia FA justru berhasil menciptakan peluang untuk menambah keunggulan, salah satunya dari Keyla Azzahra Putri Natawidjaya di awal babak kedua. Gol kedua Cipta Cendikia FA pun lahir lewat skema sepak pojok. 

Sepakan Khansa Nisa Arrosid yang menjadi kemelut sukses dituntaskan Yasmin Aprilianti ke gawang yang dikawal Allicia Pramitha Husada. Skor 2-0 pun bertahan hingga ujung laga. 

Jadi sosok penting kemenangan atas Tigers Football Academy, Albianca Raula, Penyerang Cipta Cendikia FA menyebut timnya sudah tampil lebih lepas dibanding pertandingan pertama babak penyisihan. 

Baginya hal itu jadi modal penting untuk menghadapi laga penentuan meraih tiket ke semifinal melawan Scorpion FA. 

“Bersyukur pertandingan kali ini bisa main lebih baik ya, teman-teman bisa bermain lepas, lebih tenang, dan kerja sama tim di lapangan juga lancar. Ini hasil evaluasi dari pertandingan sebelumnya. Kami nggak mau ngecewain lagi, lebih tenang lagi, dan jangan sampai blunder. Insyaallah besok (pertandingan lawan Scorpion FC) kami bisa menang karena mental teman-teman pasti bangkit berkat pertandingan hari ini,&quot; ujarnya. 

Pelatih Kepala Cipta Cendikia FA, Rully Hidayansyah mengatakan pihaknya memang memiliki skema khusus untuk membongkar pertahanan Tigers Football Academy. Dia pun bersyukur tim bisa menerapkannya di lapangan sehingga berhasil membawa pulang tiga poin dan memperlebar asa melangkah ke semifinal. 

“Alhamdulillah kami bersyukur dapat tiga poin karena memang sangat penting sekali kemenangan ini buat tim kami. Buat pertandingan kali ini saya memang instruksikan pemain harus tampil menyerang, bermain switch, artinya dari kiri ke kanan, kanan ke kiri, dan saya butuh orang-orang yang di luar (pemain sayap) itu kuat pegang bola. Kalau pertandingan kemarin itu Bianca main ke dalam (lebih ke tengah), hari ini di winger saya butuh orang yang berani pegang bola, jadi saya tentukan ada Bianca, kemudian ada Ratu. Ya, Bianca bagus, menjalankan tugasnya dengan baik ya, alhamdulillah jadi dua gol,” katanya. 

Di sisi lain, Aimarch Yuki Kanaya, Penyerang Tigers Football Academy mengatakan kendala utama tim tidak bisa lepas dari tekanan dan mengembangkan permainan terletak dari mental bermain yang masih kurang terbangun sepanjang laga berlangsung. 

&quot;Karena kayaknya teman-temanku kurang percaya diri hari ini dan kurang inisiatif, jadinya agak susah buat menyerang. Lawan juga bermain rapat, sudah punya chemistry karena sudah bermain lama (secara tim) dan pemainnya juga bagus-bagus,” ujar goal getter bernomor 10 itu.

Pelatih Kepala Tigers Football Academy, Patar Samuel Parningotan beranggapan anak asuhnya memang belum matang secara mental menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi dan penuh tekanan. 

Namun, melihat performa tim di lapangan pada dua laga awal HYDROPLUS Soccer League ALL-Stars 2025/2026, ada peningkatan yang perlu diapresiasi untuk menatap laga dan berikutnya. 

“Secara mental sebenarnya mereka (pemain) sudah tahu kejuaraan tingkat nasional seperti ini memang lebih sulit dibanding turnamen di tingkat regional karena tim-tim pilihan, juara satu dan runner-up di regional masing-masing. Sebenarnya mereka siap, tapi saya kira kendala karena beda level, beda skill. Kami harus bisa ambil pelajaran untuk persiapan tahun-tahun ke depan, karena mereka masih muda-muda, rata-rata umur 12, 13 tahun yang kita bawa kali ini,” ungkapnya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/akademi-persib-putgri1-c440_mid.jpg&quot;&gt;
&lt;b&gt;Perkasa, Akademi Persib Bandung Kalahkan Putri Tangsel City 5-1&lt;/b&gt;

Akademi Persib Bandung membayar tuntas kekalahan di laga perdana dengan kemenangan meyakinkan pada matchday kedua babak penyisihan Grup B U-18. Menghadapi Putri Tangsel City, srikandi muda asal kota Parahyangan itu langsung mengambil inisiatif menyerang sesaat setelah kick off. 

Mendapat tekanan dari lawan, Putri Tangsel City merespon dengan menerapkan pressing ketat. Hasilnya, di 10 menit pertama kedua tim masih minim peluang karena pertarungan lebih banyak terjadi di garis tengah lapangan.

Akademi Persib Bandung yang mengandalkan direct ball mendapat kesempatan mengubah skor lewat skema sepak pojok. Sayang, tandukan Zahra Nafisa Dwi Agustin masih lemah ke arah gawang sehingga bisa diamankan oleh penjaga gawang. 

Safa Amelia, akhirnya berhasil memecah kebuntuan tim memanfaatkan umpan terobosan dari lini tengah di menit 21. Mendapat ruang kosong di dalam kotak penalti, pemain nomor 15 itu melepaskan tembakan keras ke arah kanan gawang. 

Tertinggal satu gol, Putri Tangsel City berupaya meningkatkan serangan lewat permainan bola pendek. Beberapa peluang sempat hadir, tapi belum ada yang bisa menggetarkan gawang Akademi Persib Bandung. 

Asyik membangun serangan, Putri Tangsel City justru lengah mengamankan lini belakang. Berawal dari kesalahan passing di depan garis pertahanan, Safa Amelia mencetak brace di pertandingan ini di menit 30. 

Setelah itu, Putri Tangsel baru bisa lebih lepas menyerang dan menghasilkan sejumlah peluang, salah satunya dari Siti Nurul Hafizah yang tendangannya masih membentur tiang. 

Akhirnya, Selisih gol bisa diperkecil saat Mega Aprilia melakukan pelanggaran di kotak penalti. Eksekusi dingin Cessa Elyen Febriani dari titik putih membuat babak pertama berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan Akademi Persib Bandung.

Di babak kedua, alur serangan lebih banyak mengarah ke lini pertahanan Putri Tangsel City. Tak lama setelah peluit dibunyikan, Suci Kanya Sholehah berpeluang memperlebar skor setelah mendapat umpan tarik dari Safa di sisi kanan namun tendangannya masih meninggi. 

Pundi-pundi gol Akademi Persib Bandung kemudian didapat dari dua gol yang dicetak Zahra Nafisa Dwi Agustin di menit 49 dan 67, serta tambahan satu gol dari Zahra Putri Permata Sari menyelesaikan assist dari Athaya Nur Kansya yang menggenapi keunggulan timnya 5-1 atas Putri Tangsel City. 

Pelatih Kepala Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara menyebut kemenangan ini merupakan respon positif tim atas kekalahan dari Arema FC Women di pertandingan sebelumnya. Sektor penyerang yang menjadi catatan minor di pertandingan sebelumnya kini mampu membuktikan ketajamannya di matchday kedua sehingga bisa mengemas tiga poin penting. 

“Permainan menyerang seperti hari ini yang sebetulnya kami inginkan dan kami asah saat latihan. Bermain terbuka, kemudian possession lebih terarah, sabar, cari momen, ada momen langsung umpan vertikal, jadi lebih terstruktur. Saya menekankan kepada pemain untuk selalu rotasi posisi karena itu akan menyulitkan lawan. Winger nggak selalu jadi winger, bisa masuk ke tengah. Kemudian ada gelandang yang membuka ruang, sehingga lawan terpancing terbuka. Dan saat lawan terpancing terbuka, langsung umpan vertikal, kasih ke ruang antar lini. Jadi banyak kombinasi, nggak statis kayak kemarin (saat lawan Arema FC women),” ucapnya. 

Dengan permainan yang lebih terstruktur, Auliah Arifah, Midfielder Akademi Persib Bandung optimis menatap laga terakhir fase grup melawan Samba Persada Women yang menentukan nasib mereka melaju ke babak semifinal. 

“Sebelum pertandingan tadi kami saling terbuka maunya gimana, dan pas lawan Putri Tangsel City, kami keluarkan apa yang sudah dilakukan di latihan dan alhamdulillah bisa menang. Jadi untuk pertandingan selanjutnya, Insyaallah kami siap. Setiap pertandingan di fase grup ini adalah final dan Grup B lawannya tim-tim berat, Jadi setiap pertandingan kita harus memaksimalkannya,” tutur pemain bernomor punggung 17 itu. 

Di lain pihak, Pelatih Kepala Putri Tangsel City, Saronih mengakui lawannya bermain lebih baik dan struktur. Upaya timnya memberi perlawanan pun terkendala cedera yang dialami beberapa pemain kunci di lini tengah. Itu sebabnya game plan untuk menekan sejak awal laga tidak bisa dijalankan dengan baik. 

“Sebenarnya saya tetap instruksikan pemain untuk menyerang, karena pertahanan yang baik itu menyerang. Kendala kami yaitu pemain kunci, Savaira Risqin dan Queena, dua gelandang kami itu cedera. Jadi hilangnya mereka, pemain kami jadi timpang, jauh jaraknya antar pemain. Saya rasa kami memang sudah kalah segala-galanya si pertandingan tadi. Tapi saya apresiasi perjuangan anak-anak,” ucapnya. 

Sementara itu, Racheyla Delpiula, penggawa lini pertahanan Putri Tangsel City masih menyimpan asa untuk terus melaju di HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. 

Meski harus melalui laga berat melawan Arema FC Women di laga selanjutnya, ia berharap tim bisa tampil dengan kekuatan penuh dan memperlihatkan semangat juang di 2x35 terakhir fase grup. 

“Menurut saya Arema FC Women tim yang bagus. Harapan saya pemain bisa main semua. Insyaallah, saya yakin kalau full team, kami bisa mengimbangi dan bisa curi poin penuh dari Arema FC Women,” harapnya.

&lt;b&gt;Arema FC Women Ringankan Langkah ke Babak Semifinal&lt;/b&gt;

Arema FC Women langsung mengurung pertahanan Samba Persada Women dari awal sepak mula. Penguasaan bola lebih banyak berada di kaki para pemain Arema FC Women sehingga memaksa Samba Persada Women bertahan lebih dalam sambil menunggu kesempatan melancarkan serangan balik. 

Meski beberapa kali mampu memutus aliran bola lawan, tekanan yang terus dilancarkan Arema FC Women membuat Samba Persada Women belum leluasa keluar dari wilayah permainannya sendiri.

Ancaman pertama Arema FC Women hadir pada menit ke-12 saat Amira Khanzha Salsabila Hernanda memperoleh peluang di depan gawang. Namun, refleks cepat penjaga gawang Fairus Khalisa Putri berhasil membaca arah datangnya bola dari peluang tersebut. 

Selepas pertengahan babak pertama, Samba Persada Women mulai menemukan ritme permainan dan perlahan mengambil ruang di lini tengah melalui kombinasi umpan-umpan pendek. 

Salah satu kans yang terkreasi pada menit ke-27 ketika Keisya Aulia Hardinata mengirim umpan panjang dari flank kiri yang diteruskan Safa Kurnia Salsabila dengan sepakan kaki luar. 

Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar gawang. Hingga turun minum, kedua tim belum mampu memanfaatkan peluang yang tercipta sehingga skor imbang tanpa gol tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Arema FC Women kembali mengandalkan kombinasi umpan-umpan pendek untuk membongkar pertahanan Samba Persada Women yang tetap bermain disiplin.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-37, dari aliran bola di lini belakang, Oktavia Safira Putri melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti.

Penjaga gawang Samba Persada Women, Fairus Khalisa Putri, yang terlalu jauh meninggalkan garis gawang gagal mengantisipasi arah bola sehingga sepakan tersebut memantul masuk dan membawa Arema FC Women unggul 1-0.

Keunggulan itu membuat Arema FC Women semakin nyaman mengendalikan tempo permainan dan terus menekan pertahanan lawan. Samba Persada Women sempat memperoleh peluang dari situasi bola mati pada menit ke-50. 

Tendangan bebas yang mereka dapatkan menciptakan kemelut di depan gawang Arema FC Women, namun bola liar belum mampu dimaksimalkan menjadi poin. 

Tak lama berselang, lini serang Samba Persada Women Safa Kurnia Salsabila membawa bola dalam skema serangan balik cepat, tetapi penjaga gawang Naura Airish sigap keluar untuk mengamankan situasi.

Di sisa pertandingan, Arema FC Women beberapa kali mencoba menambah keunggulan melalui direct shooting dari luar kotak penalti. Kali ini Fairus tampil lebih tenang dan mampu mengamankan setiap ancaman tanpa memberi peluang bola memantul kembali. 

Jual beli serangan terus tersaji hingga peluit panjang dibunyikan, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga tambahan waktu 4 menit babak kedua selesai. Skor 1-0 bertahan dan mengantarkan Arema FC Women mengamankan tiga poin.
 
Hasil ini membuat tiga tim yakni Arema FC Women, Akademi Persib Bandung dan Putri Tangsel City masih memiliki peluang untuk melangkah ke babak semifinal. Laga penentuan Grup B akan bergulir pada matchday ketiga, Jumat (10/7).

&lt;b&gt;Klasemen Sementara HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026, Rabu (8/7).&lt;/b&gt;
&lt;b&gt;Grup B U-15&lt;/b&gt;
Cipta Cendikia FA		: 4  poin
Goal Aksis			: 4 poin
Scorpion FC			: 3 poin
Tiger Football Academy	: 0 poin

&lt;b&gt;Grup B U-18&lt;/b&gt;
Arema FC Women		: 6 poin
Akademi Persib Bandung: 3 poin
Putri Tangsel City		: 3 poin
Samba Persada Women	: 0 poin

Berikut jadwal pertandingan babak penyisihan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang akan berlangsung pada Kamis (9/7) di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus, Jawa Tengah:

&lt;b&gt;Grup B U-15 &lt;/b&gt;
Mojang Priangan vs Arema FC Women	: 08.30 WIB
Putri Surakarta vs Putri Tangsel City	: 10.00 WIB

&lt;b&gt;Grup B U-18&lt;/b&gt;
Putri JP Jakarta vs Tigers Football Academy	: 13.30 WIB
Putri Garut vs Putri Batang				: 15.30 WIB.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/08/akademi-persib-goal-aksis-dan-cipta-cendikia-kuasai-grup-b-hydroplus-soccer-league-all-stars-20252026</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/akademi-persib-putri1-7343_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/08/akademi-persib-goal-aksis-dan-cipta-cendikia-kuasai-grup-b-hydroplus-soccer-league-all-stars-20252026</guid><category>Hydroplus Soccer League</category><category>Supersoccer Arena</category><category>akademi persib</category><category>HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025-2026</category><category>Hasil Soccer League All-Stars</category></item><item><title>Hasil Pembuka HYDROPLUS Soccer League U-15: Mojang Priangan Bungkam Putri Tangsel City</title><description>Mojang Priangan menang 1-0 atas Putri Tangsel City di laga pembuka HYDROPLUS Soccer League U-15 2025/2026 di Kudus.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM –&lt;/b&gt; HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 resmi bergulir pada Minggu (5/7) di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.

Pada partai pembuka kategori U-15, Mojang Priangan Ciamis sukses meraih tiga poin usai menundukkan Putri Tangsel City Tangerang Selatan dengan skor tipis 1-0 dalam laga berdurasi 2x25 menit. Hasil ini menempatkan Mojang Priangan di puncak klasemen sementara Grup A U-15.

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi. Putri Tangsel City langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan lini pertahanan Mojang Priangan. 

Duel di lini tengah berlangsung sengit, dengan kedua tim masih berupaya menemukan ritme permainan. Aliran bola kerap terputus akibat disiplin pertahanan masing-masing tim.

Mojang Priangan sempat kesulitan mengembangkan permainan akibat tekanan ketat lawan. Memasuki pertengahan babak pertama, mereka mulai menemukan ritme dan menciptakan sejumlah peluang melalui direct shooting. 

Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat peluang tersebut belum berbuah gol. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Mojang Priangan tampil lebih percaya diri dan mulai mendominasi permainan melalui build-up serangan yang lebih terstruktur. 

Mereka lebih banyak menguasai bola di area pertahanan Putri Tangsel City dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, solidnya lini belakang lawan membuat peluang tersebut hanya menghasilkan situasi bola mati.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/1000054980-8428_mid.jpg&quot;&gt;

&lt;b&gt;Putri Tangsel City juga kesulitan&lt;/b&gt; 

memanfaatkan serangan balik akibat tekanan yang terus diberikan. Pada menit ke-37, kiper Putri Tangsel City, Meinda Jhuandiny Sugiarto, melakukan beberapa penyelamatan penting yang menjaga gawangnya tetap aman.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-48. Raisya Novita Amalia yang membawa bola dari lini tengah berhasil mengirimkan umpan matang kepada Nafeeza Ayasha Nori yang sukses menuntaskannya menjadi gol. Skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan.

“Di pertandingan pertama ini rasanya semua pemain belum bisa bermain lepas, masih bingung dan grogi. Tapi di jeda babak pertama pelatih melakukan evaluasi agar permainan lebih cair, karena striker juga belum banyak bergerak. Setelah di rotasi dan dimotivasi, akhirnya kita bisa cetak gol dari peluang tadi. Saya yakin tadi oper ke Nafeeza yang sudah di depan gawang pasti masuk,” terang Raisya.

Pelatih Kepala Mojang Priangan, Imam Sujagad, mengakui timnya sempat mengalami tekanan mental di awal pertandingan.

“Alhamdulilah saya bersyukur atas hasil pertandingan pertama yang berhasil bawa tiga poin. Tapi saya belum puas dengan pertandingan ini karena pemain kami belum bermain baik karena masih nervous, hal ini wajar karena pertama bagi mereka. Seharusnya kita bisa bermain enjoy tapi realita di lapangan berbeda. Tapi saya tetap apresiasi pemain yang berjuang luar biasa hingga menit akhir dan bisa memenangkan pertandingan,” kata Coach Imam.

Di sisi lain, Putri Tangsel City tetap optimistis menghadapi laga berikutnya. Pelatih Muhamad Heru menyoroti aspek mental sebagai evaluasi utama.

“Di luar prediksi, mental tim kita sudah kena saat menghadapi Mojang Priangan di pertandingan pertama. Nanti kita akan evaluasi soal mentalitas di lapangan, kita tekankan yang terberat itu melawan diri sendiri. Kita juga masih beradaptasi, seperti tadi yang ada beberapa pemain yang harusnya jadi kartu troupe saya, ternyata tidak bisa perform maksimal sehingga hanya mengandalkan satu pemain depan untuk menyerang. Sekarang yang pentin” terang Coach Heru pasca laga.

Bek Putri Tangsel City, Aisha Kalyana Nugroho, juga mengakui tekanan pertandingan yang tinggi.

“Menurut aku di babak pertama kita sudah down duluan lihat lawannya. Jadi menurut aku mentalnya masih kurang. Semoga ke depan kita bisa lebih percaya diri, bisa mengatur emosi biar mainnya tidak panik dan semua yang sudah kita pelajari bisa dipakai di permainan kita. Kita harus heads up dan semangat,” ujarnya.

Masih di Grup A, laga lain mempertemukan Arema FC Women dengan Putri Surakarta. Kedua tim bermain imbang tanpa gol di babak pertama. Memasuki babak kedua, tempo permainan meningkat. 

Arema FC Women akhirnya mencetak gol melalui Janeeta Alodya pada menit ke-27 setelah memanfaatkan kombinasi serangan yang dibangun bersama Keysha Arabela Mainsya Nian. Skor 1-0 bertahan hingga akhir laga.

Hasil tersebut menempatkan Arema FC Women di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, di bawah Mojang Priangan. Putri Surakarta berada di posisi ketiga, sementara Putri Tangsel City di peringkat keempat.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/1000054978-b197_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Potensi Gabung Timnas U-16 Putri&lt;/b&gt;

Program Manager HYDROPLUS Soccer League, Rijki Kurniawan, menyebut turnamen ini sebagai jembatan penting bagi pesepakbola putri menuju level senior.

&quot;HYDROPLUS Soccer League All-Stars melengkapi piramida pembinaan yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation. Diawali dengan MilkLife Soccer Challenge untuk KU10 dan KU12, HYDROPLUS Soccer League dirancang untuk memfasilitasi bibit-bibit berbakat di kelompok usia U-15 dan U-18 agar terus berkembang sebelum akhirnya masuk ke jenjang usia yang lebih tinggi,” jelas Rijki.

Ia juga menambahkan bahwa turnamen ini menjadi ajang pencarian bakat untuk Timnas U-16 Putri.

&quot;Selama penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League All-Stars, Coach Timo Scheunemann dan Coach Takumi Taniguchi akan melakukan scouting. Nantinya sekitar 50 sampai 60 pemain terbaik akan diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia U-16 untuk tampil di Srikandi Merdeka Cup yang bergulir pada Agustus nanti di Supersoccer Arena,&quot; ungkapnya.

Srikandi Merdeka Cup 2026 akan diikuti tujuh negara Asia, yakni Indonesia, Thailand, Singapura, Malaysia, Filipina, Jordania, dan Arab Saudi.

Senior Brand Executive HYDROPLUS, Margareta Sianne, menilai turnamen ini sebagai momentum penting bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia.

&quot;HYDROPLUS lahir untuk mendukung mereka yang aktif dan selalu ingin memberikan performa terbaik. Berfungsi untuk mengembalikan cairan tubuh dengan cepat dan memberikan tambahan energi saat berolahraga, kami berharap dapat mendukung setiap atlet yang membutuhkan ruang bertumbuh mengejar prestasi. Sehingga, kami berharap kompetisi ini dapat menjadi bagian dari lahirnya generasi pesepakbola putri Indonesia yang semakin tangguh, kompetitif, dan mampu mengharumkan nama bangsa di masa depan,” tutupnya

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/05/hasil-pembuka-hydroplus-soccer-league-u-15-mojang-priangan-bungkam-putri-tangsel-city</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/img-20260705-153551-c4e1_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/05/hasil-pembuka-hydroplus-soccer-league-u-15-mojang-priangan-bungkam-putri-tangsel-city</guid><category>Liga Putri Hydroplus Soccer League 2025</category><category>Sepakbola Putri</category></item><item><title>Robi Darwis Blak-blakan Ungkap Alasan Tinggalkan Persib dan Pilih Gabung Arema</title><description>Robi Darwis blak-blakan ungkap alasan meninggalkan Persib Bandung dan memilih gabung ke Arema FC.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Robi Darwis blak-blakan ungkap alasan meninggalkan Persib Bandung dan memilih gabung ke Arema FC.

Dikutip dari video wawancara di channel YouTube Arema, pemain asal Cianjur itu, memutuskan hengkang dari Persib karena tak kunjung mendapat kepastian kontrak baru.

Robi kemudian berkomunikasi dengan agennya dan meminta untuk dicarikan klub baru. Dari sejumlah tim yang menaruh minat, Robi Darwis menilai Arema paling serius.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/03/pemain-asing-anyar-persib-sudah-tiba-langsung-curi-perhatian-bobotoh-perempuan&quot;&gt;Baca Juga : Pemain Asing Anyar Persib Sudah Tiba, Langsung Curi Perhatian Bobotoh Perempuan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

&quot;Kebetulan itu kan, beberapa waktu liga mau selesai kan. Terus saya belum ada kepastian masa depan mau ke mana,&quot; kata Robi Darwis.

&quot;Terus saya coba hubungi agensi saya. Bang saya bilang: Coba carikan klub gitu. Ada tuh beberapa klub yang minat saya juga.&quot;

&quot;Tapi saya melihat keseriusan itu datang dari Arema. Saya bilang, nah di situ alhamdulillah, negosiasinya berjalan lancar. Jadi gak lika-liku nunggu lama.&quot;

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/03/tak-ingin-pemain-datang-tak-fit-igor-tolic-siapkan-program-khusus-untuk-skuad-persib&quot;&gt;Baca Juga : Tak Ingin Pemain Datang Tak Fit, Igor Tolic Siapkan Program Khusus untuk Skuad Persib&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

&quot;Kalau saya sendiri yang penting timnya serius. Apalagi saya harapannya punya menit bermain,&quot; ungkap Robi Darwis.

Arema mengikat pemain yang dikenal memiliki kemampuan lemparan ke dalam jauh ini, dengan kontrak selama dua musim.

Selain Robi Darwis, Arema pun dikabarkan akan menggaet eks Persib lainnya, Alfeandra Dewangga.*****

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/03/robi-darwis-blak-blakan-ungkap-alasan-tinggalkan-persib-dan-pilih-gabung-arema</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/robi-darwis-arema-persib-cb0d_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/03/robi-darwis-blak-blakan-ungkap-alasan-tinggalkan-persib-dan-pilih-gabung-arema</guid><category>persib</category><category>arema</category><category>Robi Darwis</category><category>Berita Persib</category><category>Super League</category><category>bursa transfer pemain </category><category>bursa transfer Persib Bandung</category><category>Bursa transfer Super League</category></item><item><title>Akun @indonesiaabdroad Minta Maaf Usai Tuding Persib Ganggu Karier Pemain Diaspora</title><description>Persib Bandung dituding mengganggu karier pemain diaspora yang abroad di luar negeri setelah dikaitkan dengan Sandy Walsh.
</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Persib Bandung dituding mengganggu karier pemain diaspora yang abroad di luar negeri setelah dikaitkan dengan Sandy Walsh.

Opini tersebut disampaikan akun Instagram @indonesiaabroad_ yang kemudian memantik pro dan kontra, khususnya di kalangan bobotoh.

Dalam postingannya, @indonesiaabroad_ menyayangkan jika Sandy Walsh benar-benar akan gabung Persib dan menganggapnya sebagai kemunduran.

Seperti diketahui, Persib musim lalu juga merekrut tiga pemain diaspora yakni Thom Haye, Eliano Reijnders dan Dion Markx.

Namun, bukan hanya Persib yang melakukan perekrutan pemain diaspora. Persija dan Dewa United juga merekrut banyak pemain diaspora.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/01/update-transfer-jelang-super-league-202627-dua-eks-persib-resmi-gabung-arema-dan-persija&quot;&gt;Baca Juga : Update Transfer Jelang Super League 2026/27: Dua Eks Persib Resmi Gabung Arema dan Persija&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Akun @indonesiaabroad_ kemudian menyampaikan klarifikasi dan minta maaf terkait. Admin akun tersebut, mengakui diksi narasi yang disampaikan kurang tepat.

Berikut klarifikasi akun @indonesiaabroad_:

&quot;Sampurasun, Halo Bobotoh dan Viking. Salam Sedulur dari kami untuk seluruh suporter Persib.

Kami dengan tulus memohon maaf atas narasi dalam postingan terkait rumor Sandy Walsh yang menggunakan diksi kurang tepat, hingga memicu amarah dan kekecewaan kalian. Kami akui, penyampaian kami kemarin keliru dan tidak pada tempatnya.

Unggahan tersebut murni lahir dari dinamika opini kami terkait pemain diaspora dan liga lokal, yang sayangnya disampaikan dengan penyampaian yang keliru.

Perlu kami klarifikasi bahwa fokus utama akun ini adalah mendukung pergerakan pemain diaspora dan abroad, serta mengawal perkembangannya demi kemajuan sepak bola kita.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/01/unggahan-akun-persib-ini-dianggap-kode-kedatangan-mariano-peralta&quot;&gt;Baca Juga : Unggahan Akun Persib Ini Dianggap Kode Kedatangan Mariano Peralta&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Namun, kami sadar kritik dan opini tersebut harus disampaikan dengan cara yang tepat dan menghormati klub lokal beserta suporternya.

Terima kasih atas teguran keras dari seluruh elemen supporter, termasuk bobotoh dan Viking, ini menjadi pelajaran berharga baik kami untuk berbenah ke depan.

Klarifikasi tambahan: Terkait postingan dan opini kami sebelumnya, kami ingin menegaskan bahwa akun/pihak @aruulr, @indonesianfootball.id, dan @bolawakkk sama sekali tidak terlibat dan tidak tahu-menahu mengenai narasi yang dibuat. Unggahan tersebut murni merupakan kecerobohan dan opini dari internal kami sendiri.

​Mohon untuk tidak menyerang atau menyangkutpautkan Bang Arul beserta akun-akun media tersebut ke dalam masalah ini. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bang Arul dan rekan-rekan media atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.&quot;.*****


</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/01/akun-indonesiaabdroad-minta-maaf-usai-tuding-persib-ganggu-karier-pemain-diaspora</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2024/06/sandy-walsh-indonesia-vs-irak-piala-dunia-2026-e4eb_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/01/akun-indonesiaabdroad-minta-maaf-usai-tuding-persib-ganggu-karier-pemain-diaspora</guid><category>persib</category><category>Berita Persib</category><category>Sandy Walsh</category><category>bursa transfer pemain </category><category>bursa transfer Persib Bandung</category><category>Bursa transfer Super League</category><category>diaspora</category><category>Timnas Indonesia</category></item><item><title>Update Transfer Jelang Super League 2026/27: Dua Eks Persib Resmi Gabung Arema dan Persija</title><description>Update bursa transfer pemain jelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/27, dua eks pemain Persib Bandung resmi gabung Arema FC dan Persija.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Update bursa transfer pemain jelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/27, dua eks pemain Persib Bandung resmi gabung Arema FC dan Persija Jakarta.

Robi Darwis yang beberapa hari lalu dilepas Persib, resmi bergabung dengan Arema. Merapatnya Robi Darwis ke Singo Edan menjawab rumor yang selama ini berkembang.

&quot;A new force arrives to strengthen the heart of the midfield. Welcome to Arema FC, Robi Darwis.&quot; tulis akun Instagram @aremafcofficial.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/01/unggahan-akun-persib-ini-dianggap-kode-kedatangan-mariano-peralta&quot;&gt;Baca Juga : Unggahan Akun Persib Ini Dianggap Kode Kedatangan Mariano Peralta&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Selain Robi Darwis, Arema juga dikabarkan akan merekrut eks Persib lainnya, Alfeandra Dewangga.

Sementara itu, Persija juga resmi mengumumkan kedatangan mantan penjaga gawang Persib, M Aqil Savik.

&quot;Every chapter needs someone to protect it. Welcome, Aqil Savik.&quot; tulis akun Instagram Persija.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/30/mariano-peralta-done-deal-gabung-persib-netizen-kasihan-bobotoh-capek-konvoi&quot;&gt;Baca Juga : Mariano Peralta Done Deal Gabung Persib? Netizen: Kasihan Bobotoh, Capek Konvoi&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Musim lalu, bersama Bhayangkara FC, Aqil Savik bermain cukup reguler dan tampil cukup baik mengawal gawang The Guardian.

Sebelumnya, Persija juga resmi menggaet penyerang sayap muda, Victor Dethan dari PSM Makassar.*****

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/01/update-transfer-jelang-super-league-202627-dua-eks-persib-resmi-gabung-arema-dan-persija</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2025/12/logo-seuper-league-e245_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/01/update-transfer-jelang-super-league-202627-dua-eks-persib-resmi-gabung-arema-dan-persija</guid><category>persib</category><category>arema</category><category>persija</category><category>bursa transfer pemain </category><category>bursa transfer Persib Bandung</category><category>Bursa transfer Super League</category><category>Robi Darwis</category><category>Aqil Savik</category></item><item><title>Hasil MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: Kudus Pertahankan Gelar, 34 Pemain Siap ke SingaCup 2026</title><description>All-Stars Kudus juara MLSC 2026 usai drama penalti. Simak hasil lengkap, perkembangan sepak bola putri, dan daftar pemain ke SingaCup.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Rangkaian kejuaraan sepak bola putri yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife bertajuk MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 sukses digelar. 

Berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada 23 hingga 28 Juni, All-Stars Kudus berhasil mempertahankan gelar kampiun setelah melakoni pertarungan sengit di partai final kontra All-Stars Jakarta dengan skor akhir 0-0 (4-3) lewat drama adu penalti. 

Sementara All-Stars Surabaya menempati podium ketiga usai mengalahkan All-Stars Yogyakarta 1-0. 

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengapresiasi seluruh pihak yang telah menghadirkan MilkLife Soccer Challenge sebagai wadah pembinaan sepak bola putri di Indonesia. Menurutnya turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tapi langkah nyata membangun masa depan sepak bola putri yang lebih inklusif dan berprestasi.

“PSSI telah menyiapkan blueprint 10 tahun menuju Piala Dunia Wanita 2035. Sekarang, kita tidak lagi hanya bicara rencana, tapi sudah bergerak dengan aksi nyata melalui program dan kompetisi seperti MilkLife Soccer Challenge. Kemajuan ini hanya bisa tercapai lewat kolaborasi antara pemerintah, swasta, komunitas, sekolah, dan orang tua. MilkLife Soccer Challenge sudah jadi contoh nyata kolaborasi tersebut,” ujar Erick.

Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono mengatakan sengitnya pertandingan dari fase grup hingga babak puncak MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 menandakan perkembangan kemampuan pesepakbola putri usia dini yang kian merata. 

Hal ini tak lepas dari upaya untuk terus menumbuhkan ekosistem sepak bola putri Indonesia agar terus bergeliat melalui turnamen yang diselenggarakan secara berjenjang dan berkesinambungan. 

Guna menyaring lebih banyak lagi talenta pesepakbola putri Tanah Air, musim depan MilkLife Soccer Challenge melakukan ekspansi dengan penambahan kota penyelenggaraan, yakni Jayapura, Garut, serta Jakarta yang dibagi dua regional (Jakarta Timur dan Jakarta Utara).

“Musim ini kami melihat perkembangan yang sangat positif yang terlihat dari pertandingan berlangsung lebih kompetitif mulai fase grup hingga final, kualitas permainan, semangat dan mental mereka meningkat, kemampuan antar peserta pun kian berimbang. Bersamaan dengan itu, dukungan dari orangtua, sekolah, dan stakeholder terkait juga semakin besar. Banyak pemain yang kini rutin berlatih di SSB karena ingin lebih menekuni sepak bola. Perkembangan ini memberikan keyakinan kepada kami untuk memperluas jangkauan pembinaan dengan menambah tiga kota penyelenggara mulai musim depan,” kata Teddy.

Sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan, Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife kembali memberikan kesempatan bagi atlet belia guna merasakan atmosfer kompetisi di level internasional. 

Setelah sukses mengirim dua tim ke JSSL Singapore 7&#039;s 2025 dan menjadi runner-up, tahun ini sebanyak 34 pemain terbaik MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 diterbangkan ke SingaCup 2026 yang berlangsung pada 31 Oktober - 7 November mendatang. 

Ajang tersebut merupakan salah satu turnamen sepak bola bergengsi di Asia yang melibatkan talenta-talenta muda dari berbagai negara, termasuk beberapa perwakilan dari akademi sepak bola di Indonesia.

“MLSC All-Stars tidak berhenti di putaran nasional. Kami membentuk dua tim yang diisi oleh pemain terbaik hasil pantauan tim talent scouting untuk berlaga di SingaCup 2026. Melalui kompetisi tersebut, para atlet diharapkan menjadi ajang akselerasi kemampuan, meningkatkan mental, dan menambah jam terbang di level internasional. Pengalaman itu bertujuan guna membentuk talenta yang lebih matang sebagai bagian dari regenerasi Timnas Putri Indonesia,” ujar Teddy Tjahjono.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/konpres-e4af_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago mengungkapkan, proses talent scouting tidak hanya berfokus pada talenta individu, tetapi juga pemahaman bermain dan pengambilan keputusan di lapangan. 

Meski masih berada di level Sekolah Dasar, para pemain  sudah mampu tampil percaya diri dan menunjukkan kematangan permainan, melampaui kelompok usianya. Menurutnya, aspek tersebut menjadi bekal penting membentuk tim untuk bersaing di level internasional. 

“Kita mencari pemain yang punya potensi dari aspek football intelligence. Mereka harus mampu beradaptasi cepat terhadap perubahan pola permainan, bermain efektif, bisa mengatur tempo permainan dan dinamis. Mungkin kriteria penilaian itu cukup rumit bagi pemain usia SD, tetapi dari MilkLife Soccer Challenge mereka mampu menunjukkan hal tersebut. Melihat performa mereka di lapangan, kami optimistis membangun tim yang kompetitif, atraktif dan bisa bersaing dengan negara lain,” ujar Jacksen.

Business Unit Head Dairy - PT Global Dairi Alami, Didiet Fadriana Abdulkadir, mengapresiasi semangat juang seluruh peserta MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 yang telah menampilkan permainan terbaik sejak hari pertama kompetisi. 

Baginya, setiap pertandingan yang tersaji bukan sekadar kompetisi, melainkan bukti nyata bahwa investasi dalam pembinaan sepak bola putri usia dini kini mulai berbuah hasil. 

&quot;Teknik mereka makin matang, mental bertandingnya semakin tangguh, dan sportivitas mereka patut diteladani,&quot; ungkapnya penuh semangat. 

Rasa bangga itu ia tuangkan dalam pesan yang mengalir tulus untuk para juara dan pemain terpilih yang akan mewakili Indonesia di SingaCup 2026. 

&quot;Selamat kepada tim juara dan para pemain terbaik! Kalian telah menunjukkan perjuangan luar biasa sejak hari pertama kompetisi bergulir. Teruslah berlatih, jangan pernah berhenti bermimpi, dan selalu bawa semangat #BeraniCetakGol ke mana pun kalian melangkah,&quot; imbuhnya.

Lebih dari sekadar turnamen, Didiet menegaskan bahwa MilkLife Soccer Challenge adalah bagian dari misi yang lebih besar, yakni menjaring bibit-bibit pesepak bola putri berbakat dari seluruh penjuru Indonesia, musim demi musim. 

&quot;MilkLife berkomitmen untuk mendukung Indonesia mewujudkan generasi emas di tahun 2045, dengan memberikan asupan nutrisi yang tepat,&quot; ujarnya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/kudus-vs-jakarta-7ed4_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Duel Sengit Partai Final, All-Stars Kudus Kembali Angkat Trofi Juara&lt;/b&gt;

All-Stars Kudus dan All-Stars Jakarta langsung menyuguhkan duel berintensitas tinggi sejak kick off babak pertama. 

Kedua tim silih berganti membangun serangan dari lini tengah dengan mengandalkan skema serangan balik cepat untuk membongkar pertahanan lawan. 

Dominasi penguasaan bola berlangsung seimbang, sementara upaya mengalirkan umpan silang kerap terputus oleh disiplin lini belakang masing-masing tim. Meski sama-sama mampu menciptakan peluang mengancam, penyelesaian akhir belum bisa dilakukan maksimal.

Peluang emas bagi All-Stars Kudus datang pada menit 9 melalui skema tendangan bebas Renanthera Aluna Addya Putri. namun masih mampu diamankan kiper All-Stars Jakarta, Erza Khalifa Sakhi. 

Empat menit berselang, Jakarta memperoleh tendangan bebas usai striker All-Stars Kudus, Giada Soebianto melanggar pemain All-Stars Jakarta bernomor punggung 10, Albianca Raula di luar kotak penalti. Sayangnya eksekusi Albianca masih melambung di atas mistar. 

Kedua tim terus berjibaku mematahkan serangan lawan hingga babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

Usai turun minum, kedua tim meningkatkan intensitas permainan demi membawa pulang trofi MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026. 

All-Stars Jakarta lebih dulu memberikan ancaman melalui direct shooting dari luar kotak penalti, sementara duel di lini tengah masih didominasi aliran bola-bola bawah. 

Meski demikian, rapatnya lini pertahanan membuat setiap upaya serangan kerap kandas sebelum memasuki area berbahaya.

Di sisi lain, All-Stars Kudus tampil lebih agresif dengan pressing tinggi yang memaksa lini belakang Jakarta mempertebal pertahanan. Pada menit 29, kapten All-Stars Jakarta, Andien Haifa Syakira harus ditarik keluar lantaran cedera dan digantikan supersub, Aqila Alexa Putri. 

Masuknya Aqila tak membuat tensi pertandingan menurun. Menjelang laga usai, tendangan penjuru kapten All-Stars Kudus, Rere Zenita Farza belum mampu membongkar kokohnya lini pertahanan Jakarta. 

Skor kacamata bertahan hingga peluit panjang dibunyikan sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Dalam drama adu penalti, All-Stars Kudus tampil lebih tenang untuk mengamankan kemenangan 4-3 sekaligus kembali menyandang gelar juara MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026.

Kiper All-Stars Kudus, Queisha Sava Azzalfa menyebut jika skema adu penalti sudah menjadi salah satu porsi latihan yang rutin dijalani jelang partai final. 

Maka dari itu, dengan persiapan matang, dia bersyukur bisa menggagalkan dua tendangan penalti lawan dan membantu timnya meraih gelar juara. 

“Tadi pertandingannya memang panas dan sampai adu penalti. Tapi kita sudah fokus dan sudah kerja keras, akhirnya bisa juara,” ucapnya. 

Pelatih Kepala All-Stars Kudus, Yayat Hidayat mengatakan keberhasilan timnya kembali meraih titel juara MilkLife Soccer All-Stars didasari oleh semangat juang anak asuhnya. 

Terlebih, persiapan matang dalam latihan termasuk training center yang dilakukan jelang turnamen membuat kedekatan antar pemain sudah terbangun, sehingga berdampak positif di pertandingan. 

Ia menilai MilkLife Soccer Challenge tahun ini menjadi angin segar bagi pertumbuhan sepak bola putri Indonesia, karena terbukti memberikan kematangan mental bermain hampir seluruh peserta yang terlibat. 

“Selama ini Indonesia kesulitan mencari bibit pemain sepak bola perempuan, dengan adanya MilkLife Soccer Challenge ini sangat membantu mendapatkan pemain terbaik. Hal itu tentu sangat positif dan harapan saya MLSC ini tetap berlanjut  di tahun-tahun ke depan,” ujarnya.  

Pelatih Kepala All-Stars Jakarta, Arifin mengaku tetap bangga dengan capaian timnya meski gagal menang di partai final. Terlebih, hasil pertandingan ditentukan lewat adu penalti yang mengedepankan mental para eksekutor ketimbang teknik permainan. 

“Kita jujur tidak ada persiapan sama sekali untuk adu penalti. Bahkan tadi pada saat memilih penendang, pemain kita tidak ada yang siap, bahkan sampai ada yang menangis. Tapi dengan hasilnya, saya sangat bangga dengan tim saya,” katanya. 

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/surabaya-vs-yogyakarta-804a_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Kandaskan All-Stars Yogyakarta, All-Stars Surabaya Kembali Raih Peringkat Ketiga&lt;/b&gt;

Di babak pertama, All-Stars Surabaya lebih dulu mengambil inisiatif dengan mendominasi di lini tengah. Hasilnya, All-Stars Yogyakarta terpaksa bermain bertahan dan menumpuk pemain di area kotak penalti. 

Sayangnya, Locita Waranggani Olah Nismara dkk gagal mencetak gol sehingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata. 

Memasuki paruh kedua, All-Stars Surabaya, tak mengendurkan intensitas serangan. Agnia Nurul Fadhila Rohman akhirnya memecah kebuntuan di menit 23 memanfaatkan umpan lambung ke muka gawang lawan. 

Tertinggal satu gol, All-Stars Yogyakarta mengubah pola permainan dengan memanfaatkan sisi lebar lapangan. 

Beberapa peluang pun sempat terjadi, namun tak mampu mengubah skor 0-1 untuk keunggulan All-Stars Surabaya sampai peluit akhir dibunyikan. Hasil ini membuat All-Stars Surabaya kembali menjadi peringkat tiga, seperti capaian tahun lalu.

Pelatih Kepala All-Stars Surabaya, Sai Dong mengatakan kemenangan tim hari ini tak terlepas dari kekuatan mental anak asuhnya yang mampu segera bangkit meski sempat terpukul di partai semifinal. 

“Satu hal yang lebih saya syukuri adalah perkembangan anak-anak. Mereka berproses dengan baik. Terima kasih kepada Djarum Foundation yang menyelenggarakan event luar biasa. Bagi saya ini suatu hal yang baik untuk perkembangan sepak bola wanita, sehingga layak untuk naik kelas dan mengharumkan bangsa ini,” katanya. 

&lt;b&gt;Lanjutkan Asa di Singapura&lt;/b&gt;

Salah satu dari 16 pemain U-12 yang berlaga di SingaCup 2026, Adiba Sanas Primayuga mengaku senang bisa bertanding di level Internasional. 

Kapten All-Stars Samarinda yang berposisi sebagai pemain belakang itu tak menyangka, karena ia baru pertama kali mengikuti MilkLife Soccer Challenge 2025-2026 dan di Samarinda hanya bergulir satu seri. 

Melihat line-up U-12 dari pemain sejumlah kota lainnya, ia optimistis meraih hasil positif di SingaCup. 

“Saya enggak tahu ya kalau bisa terpilih, tapi yang pasti senang, bahagia, campur aduk, enggak nyangka juga bisa terpilih ke Singapura. Enggak nyangka bisa dilatih langsung sama Coach Jacksen. Kita optimis biar bisa juara satu di sana, karena kita juga sudah saling kenal,” ujarnya.

Sementara Euis Siti Farhatus Sa’adah yang akan mengisi skuad U-14 di SingaCup 2026 semringah ketika namanya disebut saat pengumuman pemain terpilih. “Enggak nyangka banget, puji syukur. 

Kirain enggak bakal kepilih, ternyata kepilih tadi nama saya disebut sama Coach Timo. Saya akan berjuang semaksimal mungkin untuk bisa jadi juara,” kata Euis. 

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/kudus-juara1-4432_mid.jpg&quot;&gt;

&lt;b&gt;Berikut Daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge All-Stars:&lt;/b&gt;

Champion		: All-Stars Kudus
Runner-up		: All-Stars Jakarta
3rd Place		        : All-Stars Surabaya 
Best Goal Keeper	: Syafira Azzahra - All-Stars Surabaya
Best Player		: Sabrina Dwi Ristiyana - All-Stars Kudus
Top Scorer		: Garneta Falentina Imelda - All-Stars Malang (4 gol)
  			         Giada Soebianto - All-Stars Kudus (4 gol)
 			         Ika Wonda - All-Stars Solo (4 gol)
  			         Nadia Shakila Azzahra - All-Stars Yogyakarta (4 gol)
  			         Rara Zenita Fatin - All-Stars Kudus (4 gol)
  			         Yumna Naziya Fina - All Stars Semarang (4 gol)

&lt;b&gt;Berikut line-up tim SingaCup 2026 (nama - asal sekolah - tim - posisi):&lt;/b&gt;

&lt;b&gt;MilkLife Strikers Girls U-12&lt;/b&gt;
1. Kanaya Izzati Lathifa - SD Bukit Aksara Semarang - All-Stars Semarang (Kiper)
2. Shafira Althafunnisa Azzahra - SD Djama’atul Ichwan Surakarta - All-Stars Solo (Kiper)
3. Danisa Anindya Nuha Zahira - SD Nglarang Kab. Sleman - All-Stars-Yogyakarta (Belakang)
4. Hafiza Khaira Lubna Lista - SDN Jambean 2 Pati - All-Stars Kudus (Belakang)
5. Andien Haifa Syakira - SD Cinta Kasih Tzu Chi Jakarta Barat - All-Stars Jakarta (Belakang)
6. Sabrina Dwi Ristiyana - SDN Jambean 2 Pati - All-Stars Kudus (Belakang)
7. Bilqis Nur Hidayah - SDN Klampis Ngasem 1 Surabaya - All-Stars Surabaya (Belakang)
8. Adiba Sanas Primayuga - SDN 002 Kota Samarinda - All-Stars Samarinda (Belakang)
9. Adelice Maureen Hanum Faisal - SDN Lowokwaru 3 Malang- All-Stars Malang (Tengah)
10. Keyla Azzahra Putri - SDN Sumberjaya 2 Bekasi - All-Stars Tangerang (Tengah)
11. Locita Waranggani Olah Nismara - SDN Pacarkeling V/186 Surabaya - All-Star-Surabaya (Tengah)
12. Jesshica - SDK Santa Maria Goretti Surabaya - All-Stars Surabaya (Tengah)
13. Emily Zitara - SDN Manukan Kulon Surabaya - All-Stars Surabaya (Depan)
14. Ika Wonda - SD Kristen Manahan Surakarta - All-Stars Solo (Depan)
15. Angelina P S Mongan - SDN Kunciran 4 Tangerang - All-Stars Tangerang (Depan)
16. Nadia Shakila Azzahra - SD Muhammadiyah Karangploso Kab. Bantul - All-Stars Yogyakarta (Depan)

&lt;b&gt;MilkLife Kickers Girls U-14&lt;/b&gt;
1. Syafira Azzahra - SDN Rungkut Kidul II/581 Surabaya - All-Stars Surabaya (Kiper)
2. Queisha Sava Azzalfa - SDUT Bumi Kartini Jepara - All-Stars Kudus (Kiper)
3. Alika Nayla Putri Jabbar - SDN Manukan Kulon II/499 Surabaya- All-Stars Surabaya (Belakang)
4. Helga Cahya Yudi Sadira - SDN Kebayoran Lama Selatan 19 Jakarta Selatan - All-Stars Jakarta (Belakang)
5. Renanthera Aluna Addya Putri - SDUT Bumi Kartini Jepara - All-Stars Kudus (Belakang)
6. Giada Soebianto - Edison Elementary School USA - All-Stars Kudus (Tengah)
7. Garneta Falentina Imelda - SDN 1 Tumpakrejo Kab. Malang - All-Stars Malang (Tengah)
8. Rere Zenita Farza - SDUT Bumi Kartini Jepara - All-Stars Kudus (Tengah)
9. Ananda Nindy Dwi Berlian - SDN Lowokwaru 4 Malang - All-Stars Malang (Tengah)
10. Askana Sakhi Falihah - SDN 01 Daru Karangpandan Kab. Karanganyar - All-Stars Solo (Tengah)
11. Alisa Makaila Fakhira - SDN Margahayu 3 Bekasi - All-Stars Bekasi (Tengah)
12. Albianca Raula - SDN Kebagusan 03 Jakarta Selatan - All-Stars Jakarta (Tengah)
13. Riyanti Saffana Suryani - SDN 129 Rancasawo Margasari Bandung - All-Stars Bandung (Tengah)
14. Euis Siti Farhatus Sa&#039;adah - SDN Mampang 2 Jakarta Selatan - All-Stars Jakarta (Tengah)
15. Yumna Naziya Fina - MII Karangsari Kab. Pekalongan -  All-Stars Semarang (Tengah)
16. Anisa Tri Sholica - SDN Cideng 04 Jakarta Pusat - All-Stars Jakarta (Depan)
17. Janeeta Alodya - SDN Sendangmulyo 04 Semarang - All-Stars Semarang (Depan)
18. Rara Zenita Fatin - SDUT Bumi Kartini Jepara - All-Stars Kudus (Depan).***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/28/hasil-milklife-soccer-challenge-all-stars-2026-kudus-pertahankan-gelar-34-pemain-siap-ke-singacup-2026</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/kudus-juara-64db_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/28/hasil-milklife-soccer-challenge-all-stars-2026-kudus-pertahankan-gelar-34-pemain-siap-ke-singacup-2026</guid><category>MLSC 2026</category><category> sepak bola putri Indonesia</category><category> hasil MLSC</category><category> SingaCup 2026</category><category> talenta muda sepak bola</category><category>MilkLife Soccer Challenge All-Stars</category><category>Supersoccer Arena</category><category>Bakti Olahraga Djarum Foundation</category></item><item><title>Reaksi Netizen setelah Mariano Peralta Dikabarkan Batal Gabung Persija</title><description>Netizen bereaksi setelah pakar transfer asal Italia, Lorenzo Lepore, mengabarkan Mariano Peralta kemungkinan batal gabung ke Persija Jakarta.
</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Netizen bereaksi setelah pakar transfer asal Italia, Lorenzo Lepore, mengabarkan Mariano Peralta kemungkinan batal gabung ke Persija Jakarta.

Persib Bandung disebut Lorenzo Lepore masuk dalam opsi karier Mariano Peralta. Alasannya karena Persib akan bermain di kompetisi AFC Champiosn League (ACL) Two.

Lorenzo Lepore menyebut, Persib bukan satu-satunya klub yang berpeluang mendatangkan Peralta. Klub kaya Malaysia, Johor Darul Ta&#039;zim (JDT) FC, juga kabarnya berminat.

Kemudian, klub kaya Singapura, Lion City Sailors, juga disebut Lorenzo Lepore berminat menggaet Mariano Peralta yang bersinar di kompetisi Super League musim lalu.

Sejumlah netizen menilai, Peralta mungkin akan memilih JDT FC dibandingkan Persib dan Lion City Sailors jika alasannya mengincar trofi, tampil di kompetisi Asia dan uang.

&quot;Buset kalau saingan nya sama johor mah agak berat juga, tapi semoga pilih persib.&quot; tulis akun @maj1e_.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/28/update-rekap-transfer-persib-hingga-minggu-28-juni-2026&quot;&gt;Baca Juga : Update Rekap Transfer Persib hingga Minggu 28 Juni 2026&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

&quot;Seneng sama sedih nya campur aduk,senengnya ga jadi ke persija,sedihnya johor juga ngasih tawaran.&quot; tulis akun @gitotrs_.

Diberitakan sebelumnya, Lorenzo Lepore, mengungkap perkembangan terakhir dari negosiasi Persija dengan Mariano Peralta.

&quot;Kesepakatan antara Mariano Peralta dan Persija Jakarta sudah hampir rampung, lalu tiba-tiba terancam batal.&quot; tulis Lorenzo Lepore, Minggu, 28 Juni 2026.

&quot;Dewa United dan Persebaya sempat menunjukkan ketertarikan, tapi tidak pernah masuk ke tahap negosiasi nyata, sebagaimana telah kami ungkap secara eksklusif.&quot;

&quot;Persib Bandung, klub lain yang juga telah kami ungkap secara eksklusif, kini kembali menjadi opsi.&quot;

&quot;Ini bukan negosiasi yang sudah matang, Peralta sudah hampir deal dengan Persija, tapi situasi yang mandek saat ini bisa mengubah arah.&quot;

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/28/rapor-frans-putros-saat-tampil-di-laga-piala-dunia-2026&quot;&gt;Baca Juga : Rapor Frans Putros saat Tampil di Laga Piala Dunia 2026&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

&quot;Ada satu faktor yang cukup menentukan: Persib tampil di Liga Champions AFC, dan itulah yang ingin dimainkan Peralta.&quot;

&quot;Johor dan Lion City Sailors juga menyatakan minat — dan keduanya juga akan berlaga di Liga Champions AFC.&quot; tulis Lorenzo Lepore.

Sebelumnya pelatih Persija, Shin Tae Yong menyebut Peralta sudah sepakat bergabung. Namun, fakta yang diungkap Lorenzo Lepore menunjukkan Macan Kemayoran belum melakukan finalisasi kontrak kepada Peralta.

Menarik ditunggu klub mana yang akhirnya menjadi pilihan Mariano Peralta, akankah dia memilih Persib?*****


</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/28/reaksi-netizen-setelah-mariano-peralta-dikabarkan-batal-gabung-persija</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/04/mariano-peralta-persik-kediri-vs-borneo-fc-ad48_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/28/reaksi-netizen-setelah-mariano-peralta-dikabarkan-batal-gabung-persija</guid><category>mariano peralta</category><category>persija</category><category>persib</category><category>johor darul ta&#039;zim</category><category>jdt</category><category>Lorenzo Lepore</category><category>bursa transfer pemain </category><category>Bursa transfer Super League</category><category>bursa transfer Persib Bandung</category><category>Lion City Sailors</category><category>Berita Persib</category></item><item><title>Delapan Tim Lolos ke Perempat Final MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026, Jacksen Tiago Soroti Duel Rematch</title><description>Delapan tim memastikan tiket perempat final MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026. Jacksen Tiago soroti duel rematch sarat gengsi.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Delapan tim memastikan diri melaju ke babak perempat final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 usai menjalani matchday ketiga fase grup yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah pada Kamis (25/6). 

Tim-tim yang akan berlaga di fase knock out, Jumat (26/6) adalah mereka yang berstatus sebagai juara dan runner-up dari masing-masing grup, serta dua tim peringkat tiga terbaik yang ditentukan berdasarkan perolehan poin, serta selisih gol yang diperoleh.

Berdasarkan hasil dari fase grup yang berlangsung pada 23 hingga 25 Juni, tim yang lolos ke perempat final kejuaraan yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut ialah All-Stars Kudus, All-Stars Semarang, All-Stars Jakarta, All-Stars Solo, All-Stars Tangerang, All-Stars Surabaya, All-Stars Yogyakarta, dan All-Stars Malang. 

Dari Grup A, meski sama-sama mengantongi 6 poin, All-Stars Jakarta berhasil menjadi pemuncak klasemen setelah menang head to head dengan All-Stars Surabaya, yang berada di posisi kedua. 

Di Grup B, All-Stars Semarang sukses sebagai juara grup dengan membukukan 7 poin. All-Stars Solo melaju sebagai runner-up dengan mengemas 6 poin. 

Sedangkan dari Grup C, All-Stars Kudus berada di posisi teratas dengan catatan clean sheet 9 poin, mengikuti All-Stars Tangerang di peringkat kedua klasemen (6 poin). 

Sementara dua tim peringkat tiga terbaik adalah All-Stars Yogyakarta dan All-Stars Malang.

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago menilai hasil drawing delapan besar yang berlangsung pada Kamis (25/6) sangat menarik untuk disimak pertandingannya.

Menurut pelatih berlisensi UEFA Pro ini, delapan tim yang akan berlaga di perempat final, Jumat (26/6) memang layak lantaran menunjukkan konsistensi sejak hari pertama kejuaraan. 

Terlebih akan ada tiga pertandingan rematch dan hanya All-Stars Surabaya vs All-Stars Solo yang baru berhadapan pada laga esok. 

“Saya rasa cukup menarik dan di sini kita akan melihat bagaimana kecerdasan dari pelatih yang pernah mengalahkan rivalnya di fase grup, bagaimana mereka mampu mengolah timnya untuk tetap konsisten dan mampu membuat kejutan lagi kepada lawan,&quot; ujar Jacksen usai drawing. 

&quot;Sementara untuk tim yang pernah mengalami kekalahan itu bagaimana mereka bisa melakukan evaluasi dan punya momentum untuk kebangkitan di pertandingan berikutnya. Boleh dikatakan balas ya balas dendam ya lagi untuk beberapa tim,” tambahnya.

Sementara itu, untuk empat tim yang belum berhasil melangkah ke perempat final, Jacksen berpesan agar tidak berkecil hati. 

Pasalnya terdapat sejumlah nama dari yang terhenti di fase grup masuk dalam pantauan ia beserta jajaran tim talent scouting. 

Hal tersebut untuk membentuk dua skuad guna berlaga di SingaCup 2026, yakni satu tim berisi 18 pemain (kelahiran 2012 &amp;amp; 2013) dan satu tim beranggotakan 16 pemain (kelahiran 2014 &amp;amp; 2015). 

“Saya bilang dari hari pertama kepada seluruh tim, bahwa di sini sebenarnya bukan hanya mengejar sebuah gelar juara saja, tapi bagaimana kita menciptakan pemain-pemain yang punya potensi untuk menjadi bagian dari masa depan timnas nanti. Sehingga yang tidak lolos tetap datang menonton seperti biasa, mempelajari bagaimana main di babak delapan besar, apa yang perlu teman-temannya lakukan lebih bagus lagi, sehingga di edisi berikutnya mereka bisa menjadi bagian dari babak delapan besar, semifinal, final, dan siapa tahu membawa gelar juara ke daerah masing-masing,” paparnya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/bagan-perempat-final-9693_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot; style=&quot;font-size: 1rem; font-weight: initial;&quot;&gt;


&lt;b&gt;Delapan Besar Memanas, Rematch Sarat Gengsi Siap Tersaji &lt;/b&gt;

Menghadapi babak perempat final, All-Stars Kudus tak meremehkan kekuatan tim lain meski selama fase grup mereka tampil maksimal dengan selalu meraih kemenangan dan clean sheet. 

Asisten Pelatih Tim All-Stars Kudus, Adhitya Edwin Prastyo mengaku akan menyiapkan kemampuan terbaik anak asuhnya lantaran kembali melakoni rematch dengan All-Stars Tangerang. 

“Kita harus tetap hati-hati, karena pertandingan semakin ketat, dan kondisi anak-anak juga harus kita jaga. Instruksi kita tetap sama, supaya tim kompak, kerja keras, percaya diri, dan percaya sama teman, semoga kita bisa menang besok,&quot; katanya. 

Pelatih Kepala All-Stars Tangerang, Leonardo Sedubun memastikan srikandi Tangerang akan lebih siap menghadapi All-Stars Kudus di babak knock out usai melihat pola permainan dan evaluasi mendalam dari hasil pertandingan selama tiga hari ke belakang.

Mental dan chemistry yang mulai terbangun menjadi pemantik kepercayaan diri tim untuk melangkah lebih jauh. 

“Rasanya dejavu, tapi kita akan lebih fokus dan kita tidak mau beri ‘gratisan’. Bertemu pertama kali dengan All-Stars Kudus sebelumnya sedikit nervous, tapi pemain kami sudah bisa keluar dari tekanan. Pastinya saya minta agar tetap enjoy dan harus konsentrasi, berikan yang terbaik, nothing to lose,” ucapnya.

Bertemu All-Stars Solo yang merupakan runner-up tahun lalu, Pelatih Kepala All-Stars Surabaya, Sai Dong menyambut dengan optimistis. Meski begitu, ia mewaspadai momen kebangkitan anak asuh dari Maya Susmita di dua laga terakhir fase grup. 

“Saya melihat tim Solo terus berproses ya. Dari kekalahan (di pertandingan pertama babak penyisihan), terus menang dua kali. Jadi cukup bagus lah ya. Pada prinsipnya kami akan tetap pada karakter permainan kami untuk pertandingan besok, hanya ada beberapa hal yang ditambahkan saja. Yang pasti kami akan mencoba pemulihan kondisi fisik pemain. Itu paling utama,” ujarnya. 

Di sisi lain, Pelatih Kepala All-Stars Solo, Maya Susmita sedang dalam kepercayaan diri usai melihat progress yang ditunjukkan timnya di dua laga terakhir fase grup. 

Maka dari itu, dia tak ambil pusing ketika hasil drawing menentukan anak asuhnya bertemu All-Stars Surabaya di delapan besar. 

“Dilihat dari pertandingan hari ini, kayaknya anak-anak mau lawan tim manapun siap. Saya sudah bilang, setiap hari akan seperti final. Jadi saya cuma minta anak-anak buat all out, percaya diri, biar mentalnya terasah. Karena mereka layak untuk mendapatkan hasil yang lebih baik jika melihat energi, usaha, dan pengorbanan mereka,” tuturnya.

Melenggang ke babak delapan besar, All-Stars Yogyakarta akan menjalani rematch kontra All-Stars Semarang. 

Meski pernah bertemu di babak fase Grup B dengan hasil imbang, Pelatih Kepala All-Stars Yogyakarta, Tri Wulandari yakin tim asuhannya akan tampil dengan kondisi lebih siap tempur. 

“Evaluasi dari hasil pertandingan sebelumnya, kami akan meminimalisir kesalahan yang terjadi, termasuk kecolongan gol. Tetapi untuk besok, siapa yang mentalnya paling bagus dan paling siap bertanding, itulah pemenangnya,” ungkap Tri.

Asisten Pelatih All-Stars Semarang, Althariq Bagus Istianto menilai tim-tim yang masuk ke babak perempat final punya kelebihan masing-masing, termasuk All-Stars Yogyakarta yang menjadi lawannya di pertandingan besok. 

Namun, dengan progress yang diperlihatkan anak asuhnya selama fase penyisihan, ia yakin bisa meraih kemenangan atas lawan. 

“Kita datang ke Kudus artinya siap memberikan yang maksimal untuk Kota Semarang termasuk untuk pertandingan besok. Kemarin (di pertandingan fase grup melawan Yogyakarta) kita kecolongan di menit awal, itu yang akan kita benahi untuk delapan besar. Kita akan mati-matian,” ujarnya. 

All-Stars Jakarta akan melakoni pertandingan dejavu dengan All-Stars Malang di partai delapan besar. 

Pernah menerima perlawanan All-Stars Malang, Pelatih Kepala All-Stars Jakarta, Arifin memastikan tim asuhannya tampil penuh motivasi untuk kembali memenangkan pertandingan. 
“Kami sudah menyiapkan strategi yang akan diterapkan. Kami harus waspadai semua pemain lawan dan tidak akan pernah meremehkan. Kami pastikan tidak akan memberikan celah sedikit pun untuk tim lawan,” bilang Coach Arifin.

Asisten Pelatih All-Stars Malang, Syamsul Huda optimistis penggawa All-Stars Malang mampu tampil maksimal setelah beradaptasi dengan atmosfer pertandingan tingkat nasional. 

Tim kepelatihan mengaku telah meracik formula taktik khusus untuk menghadapi All-Stars Jakarta di babak perempat final. 

“Kami mewaspadai pemain gelandang, stopper dan kapten lawan yang tendangannya cukup keras. Saya akan arahkan agar tim bisa mengantisipasi shooting dari luar kotak penalti. Pemain kami dalam kondisi siap untuk kembali menghadapi Jakarta,” kata Coach Syamsul optimistis.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/25/delapan-tim-lolos-ke-perempat-final-milklife-soccer-challenge-all-stars-2026-jacksen-tiago-soroti-duel-rematch</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/alstar-kudus-vs-bandung-f393_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/25/delapan-tim-lolos-ke-perempat-final-milklife-soccer-challenge-all-stars-2026-jacksen-tiago-soroti-duel-rematch</guid><category>MilkLife Soccer Challenge</category><category>MLSC All-Stars 2026</category><category>Jacksen F Tiago</category><category>Supersoccer</category><category>Bakti Olahraga Djarum Foundation</category></item><item><title>Eks Bintang Persib Dikabarkan Jadi Target Persita</title><description>Pergerakan tim-tim di bursa transfer jelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/27, kian menarik dengan rumor yang terus berkembang.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM &lt;/b&gt;- Pergerakan tim-tim di bursa transfer jelang bergulirnya kompetisi Super League musim 2026/27, kian menarik dengan rumor yang terus berkembang.

Salah satunya, kabar Persita Tangerang yang tertarik merekrut mantan bintang Persib Bandung saat juara Liga 1 musim 2024/25, Tyronne del Pino.

Tyronne del Pino dirumorkan masuk dalam daftar belanja Persita yang kemungkinan melanjutkan kerja sama dengan pelatih asal Spanyol, Carlos Pena.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/24/marc-klok-saya-ingin-berhasil&quot;&gt;Baca Juga : Marc Klok: Saya Ingin Berhasil&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Upaya Persita mendatangkan Tyronne del Pino dipastikan tidak akan mudah. Sebab, gelandang serang berusia 35 tahun itu, terikat kontrak di Malut United sampai Juni 2027.

Namun, masa depan Tyronne del Pino di Malut United, juga tergantung pada keputusan pelatih baru yang akan membesut Malut united musim depan.

Fabio Lefundes yang musim lalu membawa Borneo FC nyaris merebut takhta juara Super League, santer dikabarkan akan menduduki kursi pelatih kepala Malut United.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/24/setelah-dilepas-persib-alfeandra-dewangga-tetap-biru&quot;&gt;Baca Juga : Setelah Dilepas Persib, Alfeandra Dewangga Tetap Biru?&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Sementara itu, Persita sejauh ini sudah melepas sejumlah pemain, termasuk pemain asing yakni Bae Sin Yeong (Korea Selatan), Matheus Alves (Brasil), Dejan Racic (Montenegro) dan Ramon Bueno (Spanyol).

Sementara pemain lokal yang dilepas adalah Muhammad Toha, Andrean Benyamin, Ahmad Fahd, Badrian Ilham, Rafi Pamungkas, Jack Brown, Fairuz Ohorella, Cois Artomoro, dan Tegar Infantrie.*****

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/24/eks-bintang-persib-dikabarkan-jadi-target-persita</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/tyronne-del-pino-malut-united-049c_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/24/eks-bintang-persib-dikabarkan-jadi-target-persita</guid><category>persib</category><category>persita</category><category>Berita Persib</category><category>Bursa transfer Super League</category><category>tyronne del pino</category><category>Malut United</category></item><item><title>MLSC All-Stars 2026: Dari Bandung hingga Samarinda, 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus </title><description>MLSC All-Stars 2026 mempertemukan talenta terbaik dari 12 kota di Kudus. Ajang pembinaan sepak bola putri menuju level nasional dan internasional.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Sebanyak 12 tim pilihan dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, untuk mengikuti MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026. 

Turnamen yang berlangsung pada 23 hingga 28 Juni ini menjadi babak puncak dari rangkaian kompetisi sepanjang musim sekaligus ajang unjuk kemampuan para pemain terbaik hasil seleksi dan pembinaan di berbagai kota.

Kompetisi yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife tersebut menghadirkan perwakilan dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Kudus, Samarinda, serta Banjarmasin yang mendapat dukungan dari Bayan Peduli.

Menurut Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, turnamen All-Stars bukan sekadar perebutan gelar juara, melainkan bagian dari proses pembentukan pemain agar siap menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.

“MilkLife Soccer Challenge All-Star 2026 merupakan puncak dari komitmen kami dalam mengawal ekosistem sepak bola putri usia dini di Indonesia. Setelah menyaring ribuan talenta berbakat dari berbagai kota, kami membawa para calon srikandi terbaik ini ke panggung All-Star di Kudus dengan satu tujuan besar, yaitu mematangkan mental juara dan mempersiapkan mereka menjadi fondasi masa depan Tim Nasional Putri Indonesia,” ujarnya saat ditemui di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Senin (22/6).

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/mlsc-all-stars2-170b_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Format Baru &lt;/b&gt;

Penyelenggaraan MLSC All-Stars tahun ini menghadirkan sejumlah perubahan penting dibanding edisi sebelumnya. Jika tahun lalu menggunakan format pertandingan 7 lawan 7, kini kompetisi menerapkan sistem 9 lawan 9 untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih dekat dengan sepak bola kompetitif tingkat lanjut.

Durasi pertandingan pun diperpanjang menjadi dua babak masing-masing 20 menit dengan waktu istirahat 10 menit. Meski demikian, ukuran lapangan tetap menggunakan dimensi 50 x 35 meter dengan ukuran gawang 2 x 5 meter.

Selain itu, setiap tim kini diperbolehkan membawa 16 pemain, meningkat dari sebelumnya 14 pemain. Mereka juga didampingi empat official yang terdiri dari tiga pelatih dan satu safe guardian.

Regulasi pemain tamu atau guest star tetap dipertahankan. Setiap tim dapat diperkuat maksimal dua pemain non-MLSC dengan syarat lahir paling lambat tahun 2012 dan masih berstatus siswa kelas VI sekolah dasar.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/mlsc-all-stars3-4e60_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Jalan Menuju Panggung Internasional&lt;/b&gt;

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago, menjelaskan bahwa proses pembentukan tim dilakukan melalui pemantauan intensif oleh tim pemandu bakat dan pelatih dari berbagai daerah. Kehadiran pemain guest star dinilai mampu meningkatkan kualitas persaingan sekaligus mempercepat perkembangan para peserta.

Namun demikian, Jacksen menegaskan bahwa esensi utama MLSC All-Stars tetap berada pada pembinaan usia dini dan pengembangan karakter pemain.

“Tim pemandu bakat kami melihat persaingan yang jauh lebih merata dan kompetitif dibanding tahun sebelumnya. Ditambah lagi, All-Star tahun ini menjadi bagian penting dari trilogi sepak bola putri nasional, yang akan membuka jalan bagi para pemain terbaik untuk melangkah ke turnamen besar berskala internasional.&quot; katanya.

&quot;Tapi yang saya mau sampaikan adalah ini momen luar biasa untuk kalian menikmati permainan, jelas ada piala yang diperebutkan, tapi yang paling penting manfaatkan momen ini untuk menciptakan sejarah, kenangan yang indah karena ini langkah awal menuju puncak karier kalian. Nikmati setiap saat, setiap detik momen ini. Tugas pelatih bukan memaksa mereka meraih kemenangan, tapi membuat mereka berkembang hingga bisa bertemu dgn potensi terbaik di masa depan,” jelas Jacksen.

Antusiasme terhadap kompetisi ini juga tercermin dari jumlah peserta yang mengikuti seluruh rangkaian MLSC musim 2026. Tercatat sebanyak 25.727 pemain ambil bagian sepanjang musim, sebelum akhirnya tersaring menjadi para pemain terbaik yang tampil di Kudus.

Business Unit Head Dairy PT Global Dairy Alami, Didiet Fadriana Abdulkadir, menilai pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan pesat sepak bola putri usia dini di Indonesia.

“Kami mengapresiasi semangat, kerja keras, dan perjuangan seluruh peserta dari 12 kota yang telah mengikuti rangkaian MilkLife Soccer Challenge 2026. Perjalanan hingga mencapai babak All-Stars tentu bukan hal yang mudah dan menjadi bukti dedikasi mereka dalam mengembangkan kemampuan di bidang sepak bola. Kami mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet yang akan berlaga. Tunjukkan sportivitas, semangat pantang menyerah, dan keberanian untuk terus berkembang di setiap pertandingan.

Jadikan pengalaman ini sebagai momentum untuk belajar, berprestasi, dan menginspirasi lebih banyak anak perempuan Indonesia untuk berani mengejar mimpinya melalui sepak bola. Saatnya #BeraniCetakGol,” ujar Didiet.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/mlsc-all-stars4-049a_mid.jpg&quot;&gt;

&lt;b&gt;Sistem Kompetisi&lt;/b&gt;

Persaingan menuju gelar juara diawali melalui fase grup yang berlangsung pada 23 hingga 25 Juni menggunakan sistem setengah kompetisi. Setiap kemenangan bernilai tiga poin, hasil imbang satu poin, dan kekalahan tanpa poin.

Hasil undian menempatkan Surabaya, Jakarta, Malang, dan Samarinda di Grup A. Grup B dihuni Solo, Yogyakarta, Semarang, serta Banjarmasin. Sementara Grup C mempertemukan tuan rumah Kudus dengan Bandung, Tangerang, dan Bekasi.

Juara dan runner-up dari masing-masing grup akan melaju ke babak perempat final bersama dua tim peringkat ketiga terbaik. Mulai fase perempat final pada 26 Juni hingga partai final 28 Juni, kompetisi menggunakan sistem gugur. Jika pertandingan berakhir imbang, pemenang akan langsung ditentukan melalui adu penalti.

Dengan format yang lebih kompetitif dan kualitas peserta yang semakin merata, MLSC All-Stars 2026 menjadi panggung penting bagi lahirnya generasi baru pesepak bola putri Indonesia yang diharapkan mampu menembus level nasional hingga internasional.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/23/mlsc-all-stars-2026-dari-bandung-hingga-samarinda-12-tim-terbaik-siap-perebutkan-gelar-juara-di-kudus</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/mlsc-all-stars1-9798_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/23/mlsc-all-stars-2026-dari-bandung-hingga-samarinda-12-tim-terbaik-siap-perebutkan-gelar-juara-di-kudus</guid><category>Sepak Bola Putri Indonesia</category><category>MilkLife Soccer Challenge</category><category>turnamen sepak bola putri usia dini</category><category>MLSC All-Stars 2026</category><category>Kudus Jawa Tengah</category></item><item><title>Tinggalkan Banten, Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalteng Jelang Super League 2026/27</title><description>Adhyaksa FC mengumumkan akan meninggalkan Banten dan bermarkas di Kalimantan Tengah pada kompetisi Super League musim 2026/27.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Adhyaksa FC mengumumkan akan meninggalkan Banten dan bermarkas di Kalimantan Tengah pada kompetisi Super League musim 2026/27.

Stadion Tuah Pahoe di Kota Palangkaraya akan jadi home ground Adhyaksa FC pada debutnya di kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia.

Keputusan Adhyaksa FC bermarkas di Kalteng ditandai dengan penandatanganan kerja sama dengan Pemprov Kalten di Aula Isen Mulang, Kalimantan Tengah pada Senin malam, 22 Juni 2026. 

Penandatanganan kerja sama dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo serta Presiden klub Adhyaksa FC, Eko Setyawan.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/22/akun-instagram-luka-menalo-diserbu-bobotoh-usai-dibocorkan-jurnalis-italia-bakal-gabung-persib&quot;&gt;Baca Juga : Akun Instagram Luka Menalo Diserbu Bobotoh Usai Dibocorkan Jurnalis Italia Bakal Gabung Persib&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Dikutip dari keterangan pers yang diterima Republik Bobotoh, kerja sama ini merupakan bagian dari upaya membangun dan mengembangkan ekosistem sepak bola di Bumi Tambun Bungai.

Presiden Klub Adhyaksa FC, Eko Setyawan, mengatakan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan yang telah dilakukan bersama Pemprov Kalteng sejak dua tahun lalu.

&quot;Kerja sama ini merupakan bentuk nyata pemerataan pembangunan sepak bola nasional. Saya melihat Kalimantan Tengah merupakan provinsi besar yang membutuhkan kehadiran klub profesional agar pembinaan sepak bola akar rumput (grassroot) memiliki tujuan dan jenjang yang jelas ke depannya,&quot; ujar Eko Setyawan.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/22/update-rekap-transfer-persib-hingga-senin-22-juni-2026&quot;&gt;Baca Juga : Update Rekap Transfer Persib hingga Senin 22 Juni 2026&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Selain menghadirkan sepak bola profesional di Kalimantan Tengah, Eko yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2023-27 menegaskan, pihaknya siap memberikan masukan kepada Pemprov Kalteng terkait kebutuhan infrastruktur sepak bola di seluruh kabupaten dan kota.

&quot;Kami ingin anak-anak Kalimantan Tengah memiliki mimpi dan jalur yang jelas untuk menjadi pemain profesional. Kehadiran tim senior dan Elite Pro Academy U-16, U-18, serta U-20 menjadi peluang besar bagi putra-putri daerah untuk berkembang dan bersaing di level nasional,&quot; katanya.

&quot;Kami berharap seluruh masyarakat dan suporter di Kalimantan Tengah dapat memberikan dukungan penuh sehingga sepak bola daerah ini semakin maju dan berprestasi,&quot; ujarnya.*****


</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/22/tinggalkan-banten-adhyaksa-fc-pindah-homebase-ke-kalteng-jelang-super-league-202627</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/adhyaksa-fc-kalteng-759e_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/22/tinggalkan-banten-adhyaksa-fc-pindah-homebase-ke-kalteng-jelang-super-league-202627</guid><category>adhyaksa fc</category><category>Super League</category></item><item><title>Klub Kasta Kedua Liga Indonesia Masih Dilarang Pakai Pelatih Asing, Ini Alasannya</title><description>I.League masih menerapkan regulasi wajib menggunakan pelatih lokal di kompetisi Divisi atau Liga Championship musim 2026/27.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - I.League masih menerapkan regulasi wajib menggunakan pelatih lokal di kompetisi Divisi atau Liga Championship musim 2026/27.

Artinya, klub-klub masih dilarang memakai jasa pelatih asing. Namun, dalam banyak kasus, klub sering mengakalinya dengan memberikan peran berbeda kepada pelatih asing.

Seperti dilakukan PSS Sleman musim lalu. Super Elja menggeser Pieter Huistra ke posisi Direktur Teknik dan mempromosikan Ansyari Lubis jadi pelatih kepala.

Namun, dalam praktiknya, eks pelatih Borneo FC itu, diyakini lebih berperan dibandingkan Ansyari Lubis dalam menyusun strategi meski di belakang layar.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/20/bobotoh-for-humanity-2026-bobotoh-kolaborasi-dengan-pemain-dan-legenda-persib-galang-dana-kemanusiaan&quot;&gt;Baca Juga : Bobotoh For Humanity 2026: Bobotoh Kolaborasi dengan Pemain dan Legenda Persib Galang Dana Kemanusiaan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Setelah Super Elja promosi ke Super League, Pieter Huistra secara resmi diumumkan kembali menempati posisi pelatih kepala PSS Sleman.

I.League sendiri menjelaskan, larangan menggunakan pelatih maupun ofisial tim asing untuk mendorong penguatan SDM lokal.

Selain itu, regulasi pemain muda U21 juga terus diterapkan dengan kewajiban memberikan menit bermain sebagai bagian dari komitmen pembinaan pemain usia muda.

Kompetisi Divisi Championship 2026/27 dijadwalkan digelar pada bulan September 2026 mendatang, melibatkan 20 tim yang dibagi dalam dua grup.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/19/adam-alis-sedih-ditinggalkan-kembaran&quot;&gt;Baca Juga : Adam Alis Sedih Ditinggalkan &#039;Kembaran&#039;&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Selama fase grup atau wilayah, setiap tim akan saling bertemu sebanyak tiga kali. Masing-masing tim total akan memainkan 27 pertandingan di fase grup.

Tim peringkat pertama masing-masing wilayah mendapatkan tiket promosi otomatis ke Super League dan tampil di final Divisi Championship.

Sedangkan dua tim yang menempati peringkat kedua wilayah barat dan timur akan bertanding memperebutkan tiket promosi ke Super League.*****

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/21/klub-kasta-kedua-liga-indonesia-masih-dilarang-pakai-pelatih-asing-ini-alasannya</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2025/04/pieter-husitra-d450_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/21/klub-kasta-kedua-liga-indonesia-masih-dilarang-pakai-pelatih-asing-ini-alasannya</guid><category>divisi championship</category><category>bojan hodak pelatih asing pertama yang bawa persib juara</category><category>liga champions</category><category>liga championship</category><category>liga 2</category><category>pelatih asing</category></item><item><title>Update Transfer Menuju Super League 2026/27: Dua Tim Debutan Cuci Gudang</title><description>Dua klub debutan Super League langcung cuci gudang menghadapi musim perdana mereka berkompetisi di kasta tertinggi Liga Indonesia.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Dua klub debutan Super League langcung cuci gudang menghadapi musim perdana mereka berkompetisi di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC melepas banyak pemain di bursa transfer jelang Super League musim 2026/27.

Itu mengindkasikan Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC akan membangun tim yang lebih tangguh untuk setidaknya bertahan di Super League.

Dari semua pemain yang telah dilepas Garudayaksa FC, beberapa di antaranya merupakan pemain andalan yang membantu ti promosi ke Super League dan juara Divisi Championship musim lalu.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/19/libatkan-tim-persib-b-begini-format-liga-championship-musim-202627&quot;&gt;Baca Juga : Libatkan Tim Persib B, Begini Format Liga Championship Musim 2026/27&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Seperti Everton Nascimento yang mencetak 14 gol di Divisi Championship musim lalu. Kemudian, Vytas Gaspuitis, Asep Berlian, Taufik dan lainnya.

Pemain lain yang dilepas adalah Ray Redondo, Obet Choiri, Agus Nova, Manda Cingi, Iqbal Al Ghuzat, Nicko, Birrul Walidain, Bagus Nirwanto, Dedi Tri Maulana, dan Roken Tampubolon.

Sementara beberapa pemain dilepas karena masa kontrak peminjamannya habis dan dikembalikan ke klub masing-masing. Di antaranya Feby Eka Putra, Komang Tri, Raihan Utama, Rygandio, Muhammad Ikram dan Rizky Dwi.

Di sisi lain, Garudayaksa dikabarkan akan merekrut banyak pemain berpengalaman di Super League.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/18/bukan-luka-modric-ini-pemain-kroasia-favorit-bojan-hodak-di-piala-dunia-2026&quot;&gt;Baca Juga : Bukan Luka Modric, Ini Pemain Kroasia Favorit Bojan Hodak di Piala Dunia 2026&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Dua pemain muda yakni Alfriyanto Nico dan Alfharezzi Buffon disebut-sebut sudah sepakat bergabung. Penyerang asal Jepang, Ryo Matsumura juga dikabarkan siap merapat.

Sedangkan, Adhyaksa FC juga melepas banyak pemain. Di antaranya Dedi Hartono, Hasim Kipuw, Arif Satria, Miftahul Hamdi.

Kemudian Chrystna Bhagascara, Aaron Diaz, Kadir Toyo, Syehabudin, Chairil Zul, Roy Sandi, Andreas, Rangga Widiansyah, Rafi Angga, dan Bufon Sugandi.

Tim promosi lainnya, PSS Sleman yang lebih berpengalaman berkompetisi di kasta tertinggi Liga Indonesia, baru melakukan perubahan dengan mengembalikan posisi Pieter Huistra menjadi pelatih kepala.*****


</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/19/update-transfer-menuju-super-league-202627-dua-tim-debutan-cuci-gudang</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/garudayaksa-fc-super-league-f04b_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/19/update-transfer-menuju-super-league-202627-dua-tim-debutan-cuci-gudang</guid><category>Super League</category><category>bursa transfer pemain </category><category>garudayaksa fc</category><category>Bursa transfer Super League</category><category>adhyaksa fc</category></item><item><title>Libatkan Tim Persib B, Begini Format Liga Championship Musim 2026/27</title><description>Operator kompetisi resmi merilis format Liga atau Divisi Championship musim 2026/27 yang merupakan kompetisi kasta kedua Liga Indonesia.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Operator kompetisi resmi merilis format Liga atau Divisi Championship musim 2026/27 yang merupakan kompetisi kasta kedua Liga Indonesia.

Divisi Championship 2026/27 melibatkan 20 tim, termasuk PSGC Ciamis, tim satelit Persib Bandung setelah diakuisi oleh manajemen Maung Bandung.

PSGC Ciamis bisa dikatakan menjadi tim &#039;Persib B&#039; karena kabarnya akan dihuni banyak pemain muda dari tim junior maupun tim utama Persib yang kurang menit bermain.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/18/bukan-luka-modric-ini-pemain-kroasia-favorit-bojan-hodak-di-piala-dunia-2026&quot;&gt;Baca Juga : Bukan Luka Modric, Ini Pemain Kroasia Favorit Bojan Hodak di Piala Dunia 2026&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Untuk musim 2026/27, format Divisi Championship dipastikan tetap menggunakan sistem dua grup berisi masing-masing 10 klub dengan format triple round robin.

Selama fase grup atau wilayah, setiap tim akan saling bertemu sebanyak tiga kali. Masing-masing tim total akan memainkan 27 pertandingan di fase grup.

Tim peringkat pertama masing-masing wilayah mendapatkan tiket promosi otomatis ke Super League dan tampil di final Divisi Championship.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/18/hanya-soal-waktu-satu-pemain-segera-tinggalkan-persib-dan-gabung-klub-ini&quot;&gt;Baca Juga : Hanya soal Waktu, Satu Pemain Segera Tinggalkan Persib dan Gabung Klub Ini&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Sedangkan dua tim yang menempati peringkat kedua wilayah barat dan timur akan bertanding memperebutkan tiket promosi ke Super League.

Kompetisi Divisi Championship 2026/27, akan berlangsung mulai September 2026 hingga Mei 2027 dengan total 273 pertandingan.*****

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/19/libatkan-tim-persib-b-begini-format-liga-championship-musim-202627</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/psgc-ciamis-divisi-championship-ed3c_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/19/libatkan-tim-persib-b-begini-format-liga-championship-musim-202627</guid><category>persib</category><category>PSGC</category><category>pegadaian</category><category>Ciamis</category><category>Berita Persib</category><category>Super League</category><category>liga super indonesia</category><category>divisi championship</category><category>liga championship</category></item><item><title>Selain Persib, Ini Daftar Klub Indonesia yang Terkena Sanksi FIFA</title><description>Selain Persib Bandung, tercatat ada tujuh klub sepak bola asal Indonesia yang terkena sanksi registrasi pemain baru atau larangan transfer dari FIFA.
</description><content>&lt;b&gt;RBCOM &lt;/b&gt;- Selain Persib Bandung, tercatat ada tujuh klub sepak bola asal Indonesia yang terkena sanksi registrasi pemain baru atau larangan transfer dari FIFA.

Persib bukan satu-satunya klub dari kasta Super League yang harus menerima sanksi registrasi pemain baru dari FIFA. PSM Makassar, juga ada di daftar tersebut.

Bahkan, hukuman yang diterima PSM, lebih berat dibandingkan Persib yakni larangan melakukan registrasi pemain baru selama tiga periode jendela transfer.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/17/kapan-sanksi-fifa-untuk-persib-dicabut-ini-penjelasannya&quot;&gt;Baca Juga : Kapan Sanksi FIFA untuk Persib Dicabut? Ini Penjelasannya&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

PSBS Biak jadi klub yang paling banyak dilaporkan. Dalam list sanksi registrasi FIFA untuk PSBS, ada sembilan kasus sengketa terkait kontrak.

Klub berjuluk Badai Pasifik itu, musim lalu, beberapa kali disorot karena tunggakan gaji. Bahkan, beberapa kali para pemain PSBS sempat nyaris mogok main.

Sedangkan enam tim asal Indonesia lainnya terkena sanksi registrasi pemain dari FIFA adalah PSIS Semarang, Semen Padang, PSCS Cilacap, Kalteng Putra dan Persiwa Wamena.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/16/update-transfer-super-league-202627-baru-persija-yang-datangkan-pemain-anyar-bagaimana-dengan-persib&quot;&gt;Baca Juga : Update Transfer Super League 2026/27: Baru Persija yang Datangkan Pemain Anyar, Bagaimana dengan Persib?&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Untuk Persiwa Wamena, sanksi dijatuhkan sejak tahun 2022. Klub asal Papua itu, sudah tidak lagi aktif di kompetisi resmi.

Wamena United yang berkiprah di Liga 4 disebut-sebut sebagai tim hasil dari transformasi Persiwa Wamena.*****

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/17/selain-persib-ini-daftar-klub-indonesia-yang-terkena-sanksi-fifa</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/05/ramon-tanque-psm-vs-persib-1-3c44_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/17/selain-persib-ini-daftar-klub-indonesia-yang-terkena-sanksi-fifa</guid><category>persib</category><category> Sanksi FIFA</category><category>psm makassar</category><category>Semen Padang</category><category>PSBS Biak</category><category> Daisuke Sato</category><category>Berita Persib</category><category>transfer persib</category><category>bursa transfer pemain </category></item><item><title>Kekuatan Uang di Balik &#039;Kemenangan&#039; Persija Atas Persib dalam Perburuan Mariano Peralta</title><description>Persija Jakarta &#039;mengalahkan&#039; Persib Bandung dalam perburuan pemain terbaik Super League musim 2025/26, Mariano Peralta.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Persija Jakarta &#039;mengalahkan&#039; Persib Bandung dalam perburuan pemain terbaik Super League musim 2025/26, Mariano Peralta.

Selain Persib, Persija juga membuat Persebaya Surabaya dan Dewa United gigit jari dalam upaya mendatangkan penyerang asal Argentina tersebut.

Kekuatan finansial Persija disebut-sebut jadi faktor utama yang membuat Macan Kemayoran sukses mendapatkan Mariano Peralta.

Persija dikabarkan memiliki anggaran besar hingga ratusan miliar untuk membangun tim menghadapi musim 2026/27.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/17/kapan-sanksi-fifa-untuk-persib-dicabut-ini-penjelasannya&quot;&gt;Baca Juga : Kapan Sanksi FIFA untuk Persib Dicabut? Ini Penjelasannya&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Kedatangan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong, menjadi gambaran bahwa Persija memiliki anggaran lebih besar dibandingkan musim lalu.

Jurnalis asal Italia, Lorenzo Lepore menyebut Persib, Persebaya dan Dewa United mundur dari upaya mendapatkan Mariano Peralta karena biaya yang diminta sang pemain dinilai terlalu tinggi.

Meski Persib, Persebaya dan Dewa United mungkin juga mampu membayarnya. Namun, nilai kontrak yang diminta Peralta dinilai terlalu tinggi dan hanya Persija yang menyanggupinya.

Mantan Direktur Marketing Persib, Muhammad Farhan, sebelumnya juga &#039;membocorkan&#039; ambisi besar Persija musim depan untuk menjadi yang terbaik.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/16/update-transfer-super-league-202627-baru-persija-yang-datangkan-pemain-anyar-bagaimana-dengan-persib&quot;&gt;Baca Juga : Update Transfer Super League 2026/27: Baru Persija yang Datangkan Pemain Anyar, Bagaimana dengan Persib?&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Pemprov DKI Jakarta dikabarkan memberikan dukungan besar kepada Persija. Dikutip dari laman Supersemarnews, Persija mendapat sokongan dana Rp40 miliar dari Pemprov DKI.

Namun, penggunaan anggaran oleh Pemprov DKI untuk Persija mengundang tanya karena seperti diketahui klub sepak bola profesional dilarang mendapat suntikan dana APBD secara langsung.

Belum jelas seperti apa bentuk anggaran yang dikucurkan Pemprov DKI untuk Persija. Yang pasti penggunaan dana publik menuntut tingkat transparansi dan akuntabilitas yang jauh lebih tinggi.

Sebagai gambaran dan perbandingan, musim lalu Persija mendapat banyak dukungan sponsorship dari BUMD milik Pemprov DKI Jakarta.*****



</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/17/kekuatan-uang-di-balik-kemenangan-persija-atas-persib-dalam-perburuan-mariano-peralta</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/05/persib-persija-f8d1_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/17/kekuatan-uang-di-balik-kemenangan-persija-atas-persib-dalam-perburuan-mariano-peralta</guid><category>persib</category><category>persija</category><category>pemprov</category><category>dki jakarta</category><category>Berita Persib</category><category>mariano peralta</category><category>transfer persib</category><category>bursa transfer pemain </category><category>Super League</category><category>liga super indonesia</category></item><item><title>Update Transfer Super League 2026/27: Baru Persija yang Datangkan Pemain Anyar, Bagaimana dengan Persib?</title><description>Berikut update rekap transfer pemain menuju kompetisi Super League musim 2026/27, baru Persija Jakarta yang mengonfirmasi kedatangan pemain baru.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Berikut update rekap transfer pemain menuju kompetisi Super League musim 2026/27, baru Persija Jakarta yang mengonfirmasi kedatangan pemain baru.

Pelatih Persija, Shin Tae Yong mengonfirmasi pemain terbaik musim lalu, Mariano Peralta telah sepakat gabung ke Macan Kemayoran.

Sedangkan Persib dan 16 klub peserta Super League musim depan, belum secara resmi mengumumkan kedatangan pemain anyar. Mayoritas baru melepas para pemain lamanya.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/16/akui-jalin-komunikasi-dengan-persib-akun-instagram-enriko-papa-diserbu-bobotoh&quot;&gt;Baca Juga : Akui Jalin Komunikasi dengan Persib, Akun Instagram Enriko Papa Diserbu Bobotoh&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Meski tetap beraktivitas di bursa transfer pemain, tetapi Maung Bandung belum mengumumkan kedatangan pemain baru karena sanksi registrasi dari FIFA.

Persib baru mengumumkan kepergian Layvin Kurzawa yang kontraknya tidak diperpanjang dan pergantian di kursi pelatih kepala dengan mempromosikan Igor Tolic menggantikan Bojan Hodak.

Sejumlah pemain dikabarkan dibidik Persib. Gelandang asal Albania, Enriko Papa telah mengonfirmasi melakukan komunikasi dengan Maung Bandung, tapi belum memutuskan tawaran yang diajukan.

Pesaing terdekat Persib dalam perburuan juara liga musim lalu, Borneo FC melakukan cuci gudang.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/16/iran-vs-norwegia-menanti-frans-putros-mengukir-sejarah-di-piala-dunia-2026&quot;&gt;Baca Juga : Iran vs Norwegia, Menanti Frans Putros Mengukir Sejarah di Piala Dunia 2026?&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Selain melepas Peralta, Pesut Etam juga dilaporkan berpisah dengan sejumlah pemain andalan musim lalu.

Di antaranya Christophe Nduwarugira, Alfharezzi Buffon, Kaio Nunes, Koldo Obieta, dan Kei Hirose.

Begitu juga di kursi pelatih setelah Fabio Lefundes pergi untuk gabung Malut United, Borneo FC menggaet pelatih asal Portugal, Mauro Jeronimo.*****


</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/16/update-transfer-super-league-202627-baru-persija-yang-datangkan-pemain-anyar-bagaimana-dengan-persib</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/04/mariano-peralta-persik-kediri-vs-borneo-fc-ad48_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/16/update-transfer-super-league-202627-baru-persija-yang-datangkan-pemain-anyar-bagaimana-dengan-persib</guid><category>persib</category><category>transfer persib</category><category>Bursa transfer Super League</category><category>update transfer persib</category><category>bobotoh</category><category>persija</category><category>liga super indonesia</category><category>mariano peralta</category></item><item><title>Daftar Sementara Pelatih di Super League 2026/27: Tiga Besar Lakukan Perubahan</title><description>Berikut daftar sementara pelatih di kompetisi Super League musim 2026/27, tiga besar musim lalu, melakukan perubahan di kursi pelatih kepala.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM &lt;/b&gt;- Berikut daftar sementara pelatih di kompetisi Super League musim 2026/27, tiga besar musim lalu, melakukan perubahan di kursi pelatih kepala.

Persib Bandung, Borneo FC dan Persija Jakarta sama-sama melakukan pergantian karena alasan berbeda.

Persib menunjuk Igor Tolic menggantikan Bojan Hodak yang memutuskan istirahat karena alasan keluarga dan kesehatan.

Sementara, Borneo FC harus merelakan kepergian Fabio Lefundes yang musim depan menduduki kursi pelatih kepala. Mauro Jeronimo resmi ditunjuk jadi penggantinya.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/15/igor-tolic-kami-akan-hadapi-dengan-kerendahan-hati-dan-keberanian&quot;&gt;Baca Juga : Igor Tolic: Kami Akan Hadapi dengan Kerendahan Hati dan Keberanian&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Sedangkan Persija menggaet eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong untuk menggantikan Mauricio Souza yang kabarnya akan segera diumumkan jadi pelatih Bhayangkara FC.

Selain Bhayangkara FC, beberapa tim juga belum menentukan sosok pelatih kepala. Seperti Arema FC, meskipun Singo Edan dikabarkan akan memperpanjang kontrak Marcos Santos.

Persita Tangerang belum mengumumkan apakah Carlos Pena akan melanjutkan tugas sebagai pelatih kepala atau menggantinya.

Dewa United pun belum memastikan figur pelatih, dan Jan Olde Riekerink dirumorkan akan digeser posisinya menjadi Direktur Teknik.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/06/15/update-transfer-persib-belum-daftarkan-pemain-gara-gara-sanksi-bhayangkara-fc-menggeliat&quot;&gt;Baca Juga : Update Transfer: Persib Belum Daftarkan Pemain gara-gara Sanksi, Bhayangkara FC Menggeliat&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Begitu juga dengan tim promosi, Garudayaksa FC yang belum mengumumkan pelatih pengganti Widodo Cahyono Putro.

&lt;b&gt;Berikut daftar pelatih sementara tim-tim Super League musim 2026/27 hingga 14 Juni 2026:

PERSIB Bandung: Igor Tolic (Kroasia)&lt;/b&gt;

Borneo FC: Mauro Jeronimo (Portugal)

Persija Jakarta: Shin Tae Yong (Korea Selatan)

Persebaya Surabaya: Bernardo Tavares (Portugal)

Malut United: Fabio Lefundes (Brasil)

PSIM Jogja: Jean Paul van Gastel (Belanda)

Bhayangkara FC: ???

Arema FC: ???

Bali United FC: Johnny Jansen (Belanda)

Dewa United: ???

Persik Kediri: Marcos Reina (Spanyol)

Persita Tangerang: ???

PSM Makassar: Darije Kalezic (Bosnia)

Persijap Jepara: Mario Lemos (Portugal)

Madura United: Ze Gomes (Portugal)

PSS Sleman: Pieter Huistra (Belanda)

Garudayaksa FC: ???

Adhyaksa FC: Ade Suhendra (Indonesia).*****


</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/06/15/daftar-sementara-pelatih-di-super-league-202627-tiga-besar-lakukan-perubahan</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/01/persib-persija1-6b2d_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/06/15/daftar-sementara-pelatih-di-super-league-202627-tiga-besar-lakukan-perubahan</guid><category>Super League</category><category>persib</category><category>persija</category><category>borneo fc</category><category>daftar pelatih super league 2026 27</category></item></channel></rss>