<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
                <rss version="2.0">
                <channel>
                <title>republikbobotoh- ragam</title>
                <link>https://republikbobotoh.com/</link>
                <description>News aAnd Service</description>
                <lastBuildDate>1791323366</lastBuildDate>
                <pubDate>1791323366</pubDate>
                <ttl>60</ttl><item><title>Telkomsel dan PosDigi Luncurkan Paket Sat Set Pos Dukung Aktivitas Layanan Agen Pos</title><description>Telkomsel, melalui layanan dan solusi Telkomsel Enterprise, berkolaborasi dengan PosDigi menghadirkan Paket Sat Set Pos.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Telkomsel, melalui layanan dan solusi Telkomsel Enterprise, berkolaborasi dengan PosDigi menghadirkan Paket Sat Set Pos untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan produktivitas Agen Pos di berbagai wilayah Indonesia.

Kolaborasi ini mendukung transformasi layanan pos yang semakin mengandalkan platform dan aplikasi digital, sehingga Agen Pos dapat bekerja lebih produktif dan menghadirkan pengalaman layanan yang lebih baik bagi pelanggan.

Sebagai garda terdepan layanan kepada masyarakat, Agen Pos perlu tetap terhubung untuk membantu kelancaran aktivitas operasional sehari-hari.

Melalui kolaborasi ini, Telkomsel dan PosDigi menghadirkan Paket Sat Set Pos yang ditujukan untuk mendukung sekitar 200.000 Agen Pos yang menjadi bagian dari ekosistem layanan PosDigi di berbagai wilayah Indonesia.

Berbeda dari paket data yang bersifat umum, Paket Sat Set Pos dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan konektivitas dalam aktivitas operasional Agen Pos sehari-hari. 
Paket ini mengombinasikan kuota internet all-net dan kuota khusus untuk aplikasi POS, sehingga pengguna dapat mengakses layanan yang mendukung aktivitas kerja mereka secara lebih optimal.

Paket tersedia dalam berbagai pilihan mulai dari Rp12.000 hingga Rp123.000, dengan kuota hingga 55 GB, serta manfaat tambahan berupa voucher belanja pada pilihan paket tertentu.

Kolaborasi ini sekaligus mempertegas komitmen Telkomsel dalam menghadirkan solusi yang relevan bagi berbagai sektor industri melalui semangat #PastiAdaSolusi, termasuk dalam mendukung kebutuhan konektivitas ekosistem layanan pos dan logistik.

VP Financial and CMT Account Management Telkomsel, Gian Wijoyo, mengatakan kebutuhan konektivitas di ekosistem layanan pos terus berkembang seiring meningkatnya pemanfaatan layanan digital dalam aktivitas operasional sehari-hari.

Melalui kolaborasi dengan PosDigi, Telkomsel menghadirkan solusi yang dirancang lebih dekat dengan kebutuhan Agen Pos agar mereka dapat tetap produktif dan fokus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

&quot;Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan solusi yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi pelanggan serta mitra melalui semangat Melayani Sepenuh Hati,” jelasnya.

Selain menghadirkan solusi konektivitas, Telkomsel Enterprise dan PosDigi juga menghadirkan program Jawara Sat Set yang berlangsung selama Oktober hingga Desember 2026 sebagai nilai tambah bagi Agen Pos yang melakukan pembelian Paket Sat Set Pos.

Program kolaborasi ini menawarkan bonus kuota dan kesempatan memenangkan smartphone Android melalui undian grand prize. Melalui manfaat tersebut, Jawara Sat Set diharapkan dapat membantu Agen Pos mengelola biaya komunikasi, mendukung kelancaran operasional harian, serta memperoleh nilai tambah dari penggunaan Paket Sat Set Pos. 

Chief Marketing Officer PosDigi, Prima Reksa, mengatakan Agen Pos merupakan bagian penting dari ekosistem layanyan yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.

&quot;Karena itu, kami menyambut baik kolaborasi bersama Telkomsel yang tidak hanya menghadirkan dukungan konektivitas melalui Paket Sat Set Pos, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui program Jawara Sat Set. Kami berharap inisiatif ini dapat membantu Agen Pos menjalankan aktivitas operasional secara lebih optimal sekaligus memberikan manfaat yang semakin relevan bagi mereka dalam melayani pelanggan,” paparnya.

Ke depan, Telkomsel dan PosDigi membuka peluang untuk mengeksplorasi kolaborasi digital lainnya yang dapat semakin mendukung kebutuhan operasional dan pengalaman pelanggan.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/10/06/telkomsel-dan-posdigi-luncurkan-paket-sat-set-pos-dukung-aktivitas-layanan-agen-pos</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/10/satsetpos-2jpg-f12f_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/10/06/telkomsel-dan-posdigi-luncurkan-paket-sat-set-pos-dukung-aktivitas-layanan-agen-pos</guid><category>telkomsel</category></item><item><title>Telkomsel Jabotabek Jabar Umumkan Enam Pemenang Telkomsel 5G Video Competition</title><description>Telkomsel Jabotabek Jabar mengumumkan enam pemenang Telkomsel 5G Video Competition.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Telkomsel Jabotabek Jabar mengumumkan enam pemenang Telkomsel 5G Video Competition sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas masyarakat dalam menghasilkan karya video berbasis teknologi digital.

Hadir sebagai bagian dari rangkaian program Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara, kompetisi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menuangkan ide kreatif sekaligus mengangkat beragam kekayaan budaya Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital dan pengalaman konektivitas Telkomsel 5G.

Hingga saat ini, Telkomsel 5G Video Competition telah hadir dalam beberapa periode dengan mengangkat tema yang berbeda. Memasuki periode ketiga pada Agustus – September 2026, Telkomsel 5G Video Competition mengusung tema “Merdeka Berkarya, Bangga Budaya dengan Telkomsel 5G”. Hingga batas akhir pengumpulan karya pada 20 September 2026, tercatat sebanyak 100 karya video terkumpul, terdiri atas 28 karya kategori Pelajar/Mahasiswa dan 72 karya kategori Umum.

Seluruh karya yang masuk kemudian melalui proses penjurian yang dilaksanakan pada hari Kamis (24/9). Proses penjurian tersebut juga disiarkan secara langsung melalui aplikasi MAXStream pada channel Max2U.tv.

Berdasarkan hasil penjurian, enam pemenang Telkomsel 5G Video Competition diumumkan pada 30 September 2026, sebagai bentuk apresiasi atas karya kreatif yang telah dihasilkan para peserta.

Berdasarkan hasil penjurian, berikut enam pemenang Telkomsel 5G Video Competition dari dua kategori, yaitu:

Kategori Pelajar/Mahasiswa

1. Juara 1: Nadin Kayla Azzahra (IG: @nadinevrnth)

2. Juara 2: Awang Fardaus (IG: @awang_fir)

3. Juara 3: Puspa Indah Lestari (IG: @apellpie)

Kategori Umum

1. Juara 1: Alvin Fajri Noor Syamsi (IG: @artalvins_)

2. Juara 2: Kent Sean Lawrence (IG: @kent_sean_)

3. Juara 3: Ahmad Fadillah (IG: @mat.otonk)

Keenam pemenang dipilih berdasarkan kreativitas, kesesuaian dengan tema, serta pemenuhan seluruh persyaratan kompetisi yang selengkapnya dapat diakses melalui laman resmi tsel.id/Kompetisi5GTsel, termasuk menyertakan minimal lima akun teman serta mencantumkan tagar #Tsel5GVideoCompetition dan #Tsel5Garea2.

Peserta yang tidak memenuhi persyaratan tidak dapat ditetapkan sebagai pemenang. Kompetisi ini terbuka dalam dua kategori, yakni Pelajar/Mahasiswa dan Umum, untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat dalam menuangkan kreativitas melalui karya digital.

General Manager Consumer Business Growth and Channel Partnership Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Arief Maulana, mengatakan melalui Telkomsel 5G Video Competition, Telkomsel ingin memberikan ruang bagi masyarakat dan generasi muda untuk terus berkarya dan mengeksplorasi kreativitas dengan memanfaatkan perkembangan teknologi digital, termasuk teknologi AI.

&quot;Kami mengapresiasi antusiasme seluruh peserta dalam menghadirkan karya-karya kreatif yang merepresentasikan semangat berkarya dan kebanggaan terhadap kekayaan budaya Indonesia,&quot; katanya.

Telkomsel kembali mengajak masyarakat dan para pelajar/mahasiswa untuk berpartisipasi dalam Telkomsel 5G Video Competition yang akan hadir pada periode Oktober–Desember 2026.

Kompetisi ini kembali membuka ruang bagi peserta untuk menuangkan ide dan mengeksplorasi kreativitas melalui karya video dengan memanfaatkan teknologi AI dan konektivitas 5G Telkomsel.

Informasi mengenai tema program, mekanisme pendaftaran, ketentuan karya, serta hadiah kompetisi dapat diperoleh melalui tsel.id/Kompetisi5GTsel.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/10/02/telkomsel-jabotabek-jabar-umumkan-enam-pemenang-telkomsel-5g-video-competition</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/10/20261002-172943-0000-920c_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/10/02/telkomsel-jabotabek-jabar-umumkan-enam-pemenang-telkomsel-5g-video-competition</guid></item><item><title>Tantan Sulthon Resmi Jadi Ketua PWI Jawa Barat 2026-2031, Dedi Mulyadi Tekankan Independensi Pers</title><description>Tantan Sulthon resmi memimpin PWI Jawa Barat 2026-2031. Dedi Mulyadi menekankan independensi wartawan dan pentingnya pers berbasis fakta.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat memasuki periode kepengurusan baru setelah Tantan Sulthon B resmi dilantik sebagai Ketua PWI Jawa Barat masa bakti 2026-2031.

Pelantikan dilakukan Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (2/10/2026). 

Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menjadi awal bagi jajaran PWI Jabar untuk menjalankan agenda organisasi selama lima tahun ke depan. 

Kepengurusan baru tidak hanya diarahkan pada penguatan organisasi, tetapi juga peningkatan profesionalisme wartawan, perlindungan hukum, kesejahteraan anggota hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan media digital.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/10/pwi2-a731_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Tantan Sulthon Bawa Misi Baru&lt;/b&gt;

Tantan Sulthon akan memimpin PWI Jawa Barat bersama jajaran pengurus yang menangani sejumlah sektor strategis. 

Bidang organisasi, pendidikan, pembelaan dan pembinaan hukum, kesejahteraan, kemitraan, multimedia dan teknologi informasi hingga pengelolaan aset menjadi bagian dari struktur kepengurusan baru.

Untuk memperkuat koordinasi di daerah, PWI Jawa Barat juga membagi wilayah kerja ke dalam enam kawasan. Pola tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan organisasi tingkat provinsi dengan PWI di 22 kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Selain penguatan organisasi, perhatian juga diberikan terhadap peningkatan kemampuan wartawan, advokasi hukum serta kesejahteraan anggota di tengah perubahan ekosistem media.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/10/pwi3-931d_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Akhmad Munir Ingatkan Amanah Pengurus&lt;/b&gt;

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir meminta jajaran pengurus yang baru dilantik tidak memandang jabatan organisasi sebagai sekadar posisi struktural.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada pengurus membawa tanggung jawab yang harus dijalankan hingga akhir masa kepengurusan.

“Kepercayaan, kehormatan, dan kemuliaan yang diterima hari ini sebagai pengurus nantinya harus dipertanggungjawabkan di akhir masa bakti,” ujar Akhmad Munir.

Akhmad Munir juga menempatkan PWI sebagai organisasi yang memiliki tanggung jawab dalam menjaga kemerdekaan pers, mencerdaskan masyarakat serta ikut memberikan kontribusi terhadap pembangunan.

“Pers harus berjalan bersama dengan pemerintah untuk tujuan sama mencerdaskan masyarakat, dan turut membangun bangsa dan negara, khususnya saat ini membangun Jabar,” katanya.

Menurutnya, kerja sama antara pers dan pemerintah tetap dibutuhkan selama memiliki tujuan yang sama untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan Jawa Barat. 

Sementara itu, bagi Tantan Sulthon, pelantikan di Gedung Merdeka bukanlah akhir dari proses organisasi. Momentum tersebut justru menjadi awal untuk menjalankan berbagai program dan memperkuat kehidupan pers di Jawa Barat.

“Pengukuhan ini tidak hanya sekadar seremonial, tapi ini harus menjadi awal kita untuk terus membangun pers,” ujar Tantan.

Ia memastikan PWI Jabar akan membangun hubungan kerja dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, kemitraan tersebut tetap berjalan beriringan dengan fungsi pers dalam melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

“Kita punya kewajiban untuk terus mengawal,” katanya.

Dengan jumlah anggota yang mencapai lebih dari 1.000 wartawan dan tersebar di berbagai daerah, PWI Jawa Barat memiliki jaringan yang cukup luas untuk menjalankan fungsi organisasi sekaligus memperkuat komunikasi publik.
&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/10/pwi4-14bd_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Dedi Mulyadi Tekankan Independensi&lt;/b&gt;

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti pentingnya independensi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurut Dedi, perkembangan arus informasi membuat masyarakat berhadapan dengan berbagai jenis konten. Karena itu, pers profesional dinilai tetap memiliki peran penting dalam memastikan informasi yang diterima publik bersumber dari fakta.

“Wartawan itu kan independen, maka PWI harus terus menjunjung tinggi independensi, keberpihakan pada fakta dan menyajikan berita sesuai fakta, tidak menambah, tidak mengurangi,” ujar Dedi.

Dedi juga menyebut pers memiliki posisi penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan demokrasi. Selain menyampaikan informasi, media menjalankan fungsi kontrol terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

“Karena ini profesi terhormat dalam membangun keseimbangan demokrasi di Indonesia dan Jawa Barat dan upaya melakukan cek and balance terhadap penyelenggaraan pemerintahan kalau di Jawa Barat dipimpin oleh saya,” katanya.

Pesan mengenai independensi dan objektivitas tersebut juga menjadi salah satu poin utama yang diberitakan dalam pelantikan PWI Jabar pada Jumat, 2 Oktober 2026. 

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/10/pwi7-93e0_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;PWI Jabar Siap Jadi Mitra sekaligus Pengawas&lt;/b&gt;

Tantan menegaskan, hubungan antara PWI dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan diarahkan pada kemitraan yang produktif. Namun, posisi pers sebagai pengawas kebijakan publik tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

“Kita juga memiliki niat baik, Pak, untuk membesarkan, untuk terus menjadi mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tentunya pemerintah punya kinerja, masyarakat punya partisipasi, dan kita wartawan punya kewajiban untuk terus mengawal,” tegas Tantan.

Menurutnya, wartawan tidak hanya bertugas menyampaikan program dan capaian pemerintah kepada masyarakat. Pers juga memiliki tanggung jawab membawa aspirasi masyarakat agar dapat diketahui pemerintah.

Dengan dukungan lebih dari 1.000 anggota yang tersebar di 22 kabupaten dan kota serta empat kelompok kerja di Bandung Raya, PWI Jawa Barat ingin memperkuat peran komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.

Tantan mengatakan informasi mengenai berbagai program pemerintah akan disampaikan kepada publik, sementara persoalan dan aspirasi masyarakat juga akan menjadi bagian yang dikawal oleh insan pers.

“Dan tentunya kita juga akan menyampaikan apa yang sudah dilakukan Pak Gubernur, apa yang akan disampaikan Pak Gubernur kepada masyarakat, dan tentu sebaliknya. Kita akan menyampaikan apa yang menjadi keluh kesah masyarakat, apa yang menjadi aspirasi masyarakat, dan tentunya apa yang menjadi keinginan masyarakat,” ucapnya.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/10/02/tantan-sulthon-resmi-jadi-ketua-pwi-jawa-barat-2026-2031-dedi-mulyadi-tekankan-independensi-pers</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/10/pwi6-3c72_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/10/02/tantan-sulthon-resmi-jadi-ketua-pwi-jawa-barat-2026-2031-dedi-mulyadi-tekankan-independensi-pers</guid></item><item><title>Telkomsel dan MAP Gelar Exhibition Telkomsel x MAP : MAPrivilege</title><description>Telkomsel bersama PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) menggelar Exhibition Telkomsel x MAP : MAPrivilege.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; -  Sebagai kelanjutan dari hadirnya MAPrivilege,Telkomsel bersama PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) menggelar Exhibition Telkomsel x MAP : MAPrivilege.

Kegiatan ini merupakan sebuah aktivasi dari kolaborasi yang menghubungkan ekosistem digital dan loyalitas Telkomsel dengan jaringan ritel gaya hidup MAP yang luas.

Gelaran ini berlangsung pada 25-27 September 2026 di Atrium Hejo, Paskal 23 Shopping Center, Kota Bandung dan menghadirkan ragam keistimewaan, hiburan, dan aktivitas seru.

Pengunjung dengan akses MAPrivilege dapat mengikuti ragam aktivitas interaktif pada experience zoneyang menghadirkan ragam keseruan dan benefit dari sejumlah merchant, challenge, dan games terangkum pada passport activity.

Pengunjung yang berhasil menyelesaikan semua aktivitas berkesempatan mendapatkan reward berupa merchandise menarik. Pengunjung juga bisa melakukan penukaran Telkomsel Poin dengan berbagai merchandise menarik dan kesempatan mengikuti meet and greet, menikmati penampilan musik, hingga menyaksikan special performance dari Scalopoly, Rafi Sudirman, dan The Overtunes.

General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel Anandoz Bangsawan mengatakan Exhibition Telkomsel x MAP : MAPrivilege mencerminkan komitmen Telkomsel untuk terus menghadirkan nilai yang semakin relevan dan nyata bagi pelanggan, serta bisa dirasakan secara langsung ragam benfitnya.

&quot;Dengan menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan ekosistem gaya hidup MAP, MAPrivilege memungkinkan loyalitas pelanggan terwujud dalam manfaat sehari-hari yang bermakna,&quot; paparnya.

Melalui MyTelkomsel, pelanggan yang memenuhi kriteria dapat mengakses beragam penawaran terkurasi yang dirancang untuk memberikan nilai tambah dalam keseharian mereka. Kolaborasi ini menggabungkan kekuatan dari kedua ekosistem: basis pelanggan digital Telkomsel, platform loyalitas, serta MyTelkomsel, dengan portofolio brand gaya hidup dan pengalaman ritel MAP yang beragam.

Pelanggan yang dapat menikmati program ini meliputi pelanggan Halo+ Optima, pelanggan SIMPATI yang membeli paket Super Seru dan/atau Surprise Deal, serta pelanggan IndiHome.

Pelanggan juga dapat menukarkan Telkomsel Poin melalui menu Rewardsdi MyTelkomsel untuk memperoleh akses ke MAPrivilege.

Mengusung tema “A Pass to Upgrade Everyday Living”, MAPrivilege menghadirkan berbagai manfaat di kategori fashion, makanan dan minuman, olahraga, department store, serta teknologi.

Pelanggan MAPClub dapat mengakses berbagai penawaran yang tersedia melalui MyTelkomsel dan menukarkan kode voucher sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di masing-masing merchant yang berpartisipasi.

MAPrivilege memperkuat komitmen kedua perusahaan dalam menciptakan nilai yang lebih besar melalui kolaborasi ekosistem, dengan menggabungkan konektivitas digital dan platform pelanggan Telkomseldengankeahlian MAP di bidang gaya hidup dan ritel.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/26/telkomsel-dan-map-gelar-exhibition-telkomsel-x-map-maprivilege</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/20260926-100119-0000-04ad_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/26/telkomsel-dan-map-gelar-exhibition-telkomsel-x-map-maprivilege</guid><category>telkomsel</category></item><item><title>Final Penuh Drama! UNS Tekuk BINUS dan Jadi Raja Campus League 2026</title><description>Final Penuh Drama! UNS Tekuk BINUS dan Jadi Raja Campus League 2026</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta keluar sebagai juara Campus League 2026 - Badminton The Nationals kategori beregu setelah melewati final penuh drama kontra Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta.

Bertanding di GOR KONI Bandung, Jumat (25/9/2026), UNS harus melewati laga panjang yang berlangsung ketat hingga tiga set. UNS akhirnya mengunci gelar juara setelah menang dengan skor 55-46, 52-55, dan 55-47.

Pertandingan final berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal. BINUS sempat mengambil kendali pada set pertama melalui penampilan tunggal putra Jovan Sammy Sukardi dan tunggal putri Aura Ihza Aulia.
Keduanya membawa BINUS unggul 22-11 atas UNS.

Namun, keadaan berbalik setelah ganda putra UNS, Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah, tampil agresif. Permainan cepat dan serangan bertubi-tubi membuat UNS mampu mengejar ketertinggalan hingga berbalik unggul 33-30.

UNS kemudian mempertahankan momentum dan menutup set pertama dengan kemenangan 55-46.

Memasuki set kedua, BINUS kembali menunjukkan perlawanan. Jovan Sammy Sukardi tampil dominan saat menghadapi Dimas Satriya Abimanyu dan membawa BINUS unggul 11-6.

BINUS semakin di atas angin setelah pasangan ganda campuran Jonathan Susanto/Feodora H. Eltriannisa bermain agresif. 

Mereka membuat pasangan UNS, Adna Farrell Nugroho/Tanaya Yafiyah D., kesulitan mengembangkan permainan.
BINUS akhirnya merebut set kedua dengan skor 55-52 dan memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/1000137538-46f1_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;UNS Kembali Bangkit&lt;/b&gt;

Set ketiga berlangsung semakin menegangkan. Persaingan ketat langsung terlihat pada nomor tunggal putra ketika Dimas Satriya Abimanyu menghadapi Jovan Sammy Sukardi.

Keduanya sempat bermain imbang pada kedudukan 8-8, 9-9, hingga 10-10. Abimanyu akhirnya mengamankan kemenangan tipis 11-10.

BINUS kembali memperlebar keunggulan melalui tunggal putri. Aura Ihza Aulia membawa timnya unggul 22-15 ketika berhadapan dengan Maryam Qibta.

Dalam situasi tertekan, UNS kembali menemukan momentum melalui ganda putra Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah.

Pasangan tersebut secara perlahan memangkas jarak ketika menghadapi Jonathan Susanto/Steven Setiawan. Dari posisi tertinggal, keduanya mampu menyamakan kedudukan menjadi 31-31 sebelum berbalik unggul 33-31.
Kebangkitan tersebut menjadi momentum penting bagi UNS.

Ganda putri Lintang Ari Rahmawati/Maghfiro Ah Aristi kemudian memperlebar keunggulan UNS. Mereka berhasil meredam perlawanan Feodora H. Eltriannisa/Veren Irvana Daula dan membawa UNS unggul 44-38.

Partai terakhir menjadi penentu gelar juara.
Pasangan Jonathan Susanto/Feodora H. Eltriannisa masih berusaha mengejar ketika menghadapi Adna Farrell Nugroho/Tanaya Yafiyah D. UNS bahkan sempat berada di ambang kemenangan dengan keunggulan 54-43.

BINUS tidak menyerah dan mampu menambah empat angka. Namun, upaya tersebut belum cukup untuk membalikkan keadaan.

UNS akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 55-47 sekaligus memastikan gelar juara Campus League 2026 - Badminton The Nationals kategori beregu.

&lt;b&gt;Gugup hingga Saling Menguatkan&lt;/b&gt;

Pemain ganda putri UNS, Maghfiro Ah Aristi, mengakui pertandingan final menjadi tantangan berat bagi dirinya dan rekan-rekannya.

Menurutnya, tekanan semakin terasa ketika pertandingan harus ditentukan melalui set ketiga.

&quot;Takut, gugup, semua jadi satu. Pasti ada rasa kurang percaya diri juga. Namun, sebagai tim saling menyemangati dan meyakinkan diri sendiri untuk bermain on point,&quot; kata Maghfiro.

Hal senada disampaikan Adna Farrell Nugroho yang tampil di nomor ganda putra dan ganda campuran. Ia menilai kekalahan UNS pada set kedua tidak terlepas dari faktor nonteknis.

Setelah kehilangan set kedua, para pemain UNS berusaha saling menguatkan hingga akhirnya mampu bangkit pada set penentuan.

&quot;Ketika dalam posisi tertinggal kami pemain saling menguatkan. Alhamdulillah bisa menyabet juara,&quot; ujar Adna.

&lt;b&gt;Strategi Pelatih Jadi Kunci&lt;/b&gt;

Pelatih UNS, Oktavia Wahyu Kinanti, mengatakan dirinya sejak awal tidak membebani pemain dengan target juara.
Ia justru meminta para pemain fokus mengumpulkan poin dan menjaga permainan tetap konsisten agar tekanan tidak mengganggu konsentrasi.

&quot;Kita tidak ada ekspektasi bisa juara satu. Karena di regional Semarang kita hanya juara 3. Namun saya tekankan sama mereka cukup main sabar dan konsisten dan jangan mati-mati sendiri. Itu kuncinya. Saat tertekan, taktik bermain student-athlete di lapangan akan terpecah,&quot; kata Kinanti.

Menurut Kinanti, kekuatan tim beregu tidak hanya ditentukan oleh keberadaan pemain dengan performa individu yang menonjol. 

Strategi dalam menentukan urutan pertandingan juga menjadi bagian penting.
Karena itu, UNS menempatkan Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah pada partai ketiga.

Strategi tersebut terbukti efektif. Ganda putra UNS beberapa kali mampu membalikkan keadaan dan menjadi salah satu penentu kebangkitan tim.

&quot;Untuk ganda putra, Farrell dan Khalil berpartner belum lama. Baru beberapa bulan namun chemistry-nya langsung dapat. Persiapan ke Bandung pun hanya seminggu dipotong masa recovery. Ganda putra kami tempatkan di partai ketiga karena bagi saya, mereka kuda hitam untuk UNS,&quot; ujar Kinanti.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/1000137459-9442_mid.jpg&quot;&gt;

Campus League Ingin Perluas Jangkauan
CEO Campus League, Ryan Gozali, mengapresiasi pertandingan final yang berlangsung ketat. Menurut dia, persaingan tersebut menunjukkan munculnya bibit-bibit muda sekaligus berkembangnya budaya bulutangkis di lingkungan kampus.

Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan dalam rangkaian Campus League.

&quot;Setelah badminton, langsung futsal. Setelah futsal, menuju ke UniGames yang terdiri dari taekwondo, kick-boxing, kempo, wushu, jiu jitsu, biliar dan sepak bola wanita,&quot; ujar Ryan.

Ryan berharap Campus League Badminton dapat menjangkau lebih banyak wilayah pada penyelenggaraan berikutnya sehingga semakin banyak mahasiswa dan penonton yang terlibat.

&quot;Kalau memungkinkan tahun depan rencananya Campus League Badminton ini akan digelar di empat wilayah. Tapi kita akan bergerak sesuai dengan momentum, serta perhatikan kualitas dan kuantitas juga. Kita lihat saja nanti,&quot; katanya.

Dukungan terhadap ekosistem olahraga kampus juga menjadi bagian dari visi Polytron sebagai sponsor Campus League.
General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, mengatakan pihaknya ingin mendukung generasi muda agar tetap aktif, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

&quot;Polytron bangga dapat menjadi bagian dari momentum kembali hidupnya olahraga bulutangkis di lingkungan kampus. Melalui penyelenggaraan Campus League, kami juga ingin mendorong generasi muda untuk tetap aktif, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,&quot; tuntas Diantika.



&lt;b&gt;Daftar Juara Campus League 2026 - Badminton The Nationals&lt;/b&gt;

&lt;b&gt;Kategori Beregu&lt;/b&gt;
Juara: Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta
Runner-up: Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta
Peringkat 3: Universitas Gunadarma

&lt;b&gt;Tunggal Putra&lt;/b&gt;
Juara: Akmal Zaidan Pamuji (Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto)
Runner-up: Muhammad Bagus Suyarto (BLU)
Peringkat 3: Nopriansyah Adi Gunawan (Universitas Bhayangkara Jakarta Raya)

Tunggal Putri
Juara: Alfira Deanika (UII)
Runner-up: Maria Veronica N. Prawesti (Unpad)
Peringkat 3: Aura Ihza Aulia (BINUS)

&lt;b&gt;Ganda Putra&lt;/b&gt;
Juara: Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah (UNS)
Runner-up: Demorza Naafi/Muhammad Halim As Sidiq (UNJ)
Peringkat 3: Muhammad Syadad A-Faruq/Defri Fauzi Ghilman (Universitas Widyatama Bandung)

&lt;b&gt;Ganda Putri&lt;/b&gt;
Juara: Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat (UNS)
Runner-up: Feodora H. Eltriannisa/Veren Irvana Daula (BINUS)
Peringkat 3: Ayuningtyas Putri Nur Setyowati/Maghfiro Ah Aristi (UNS)

&lt;b&gt;Ganda Campuran&lt;/b&gt;
Juara: Khaddhaffy A. Ramadhan/Alya Ardelia (BLU)
Runner-up: Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono (UNJ)
Peringkat 3: Deandra Ikhsan Gunawan/Agnia Sri Rahayu (STKIP)

&lt;b&gt;3v3&lt;/b&gt;
Juara: Rangga Arda Rheta/Agnia Sri Rahayu/Deandra Ikhsan Gunawan (STKIP)
Runner-up: Muhammad Irsya Mubarok/Alya Zafira/Ardha Tanu Widarma (Gunadarma)
Peringkat 3: Muhammad Rafael Ramadhani/Ayu Dian Pertiwi/Ryan Adi Wicaksono (UNNES).***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/25/final-penuh-drama-uns-tekuk-binus-dan-jadi-raja-campus-league-2026</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/img-20260926-000221-1955_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/25/final-penuh-drama-uns-tekuk-binus-dan-jadi-raja-campus-league-2026</guid><category>Campus League Bandung 2026</category><category>Campus League Badminton</category></item><item><title>HJKB ke-216, Asep Mulyadi Desak Pemkot Lebih Responsif terhadap Keluhan Warga</title><description>Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk semakin responsif terhadap berbagai persoalan dan keluhan yang disampaikan warga.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM -&lt;/b&gt; Memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-216, Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk semakin responsif terhadap berbagai persoalan dan keluhan yang disampaikan masyarakat.

Menurut Asep, momentum Hari Jadi Kota Bandung tidak boleh hanya dimaknai sebagai perayaan seremonial, tetapi harus menjadi momentum evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Pemerintah Kota Bandung hari ini dituntut untuk mampu mengantisipasi sekaligus merespons setiap laporan dan keluhan masyarakat. Jangan sampai masyarakat harus membuat persoalannya viral terlebih dahulu baru kemudian ada gerakan,” kata Asep.

Dia menegaskan, respons cepat terhadap persoalan warga harus menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, perangkat daerah hingga aparat kewilayahan.

“Ini harus menjadi perhatian serius. Pemerintah harus hadir sebelum persoalan menjadi besar. Setiap laporan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan cepat, terukur dan tuntas,” katanya.

Asep juga menyoroti sejumlah kritik masyarakat terkait penataan kota. Salah satunya mengenai penertiban banner atau alat peraga yang berada di sejumlah sudut Kota Bandung. Menurutnya, penertiban tidak cukup hanya dengan mencopot banner, tetapi juga harus memastikan seluruh bagian yang tersisa tidak kembali mengganggu estetika maupun keselamatan warga.

“Kalau banner ditertibkan, lakukan dengan tuntas. Jangan sampai bannernya sudah dicopot, tetapi talinya masih menggantung dan justru mengganggu estetika kota bahkan berpotensi membahayakan masyarakat,” tegasnya.

Selain persoalan penataan kota, Asep menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik. Dia mengingatkan Bandung dikenal dengan budaya someah hade ka semah, sehingga semangat tersebut harus tercermin dalam setiap pelayanan pemerintah.

“Masih ada kritik masyarakat terkait pelayanan publik yang belum ramah. Bandung identik dengan warganya yang someah hade ka semah. Maka semangat itu juga harus hadir dalam pelayanan pemerintah,” ujarnya.

Dia berharap pelayanan publik, mulai dari administrasi kependudukan hingga layanan kesehatan, dapat diberikan secara profesional, cepat, mudah dan humanis.

“Target kita bukan sekadar pelayanan selesai secara administratif, tetapi masyarakat merasa dilayani dengan baik. Ini yang saya kira harus terus diperbaiki,” tambah Asep.

Proyek Kota Harus Terintegrasi Di sisi lain, Asep juga meminta Pemkot Bandung memperkuat harmonisasi dan sinkronisasi dalam pelaksanaan berbagai proyek pembangunan di Kota Bandung. Menurutnya, setiap pekerjaan infrastruktur harus direncanakan secara terpadu agar tidak terjadi tumpang tindih pekerjaan yang justru menyebabkan pemborosan anggaran, mengganggu aktivitas warga, maupun merusak pekerjaan yang sebelumnya telah selesai.

“Jangan sampai ada satu pekerjaan proyek yang mengganggu atau bahkan merusak proyek lainnya. Perencanaan dan koordinasi antar-OPD harus diperkuat,” kata Asep.

Dia menilai pembangunan Kota Bandung membutuhkan koordinasi lintas sektor yang kuat, termasuk antara pemerintah kota, perangkat daerah, aparat kewilayahan hingga pihak-pihak yang melaksanakan pekerjaan infrastruktur.

“Bandung ini kota yang terus bergerak dan berkembang. Karena itu, pembangunan harus dikerjakan secara terintegrasi. Jangan bekerja sendiri-sendiri,” katanya.

Asep berharap di usia ke-216, Kota Bandung semakin mampu memberikan pelayanan yang cepat dan berkualitas, sekaligus menjaga wajah kota tetap tertata, nyaman dan indah. 
“Selamat Hari Jadi Kota Bandung ke-216. Mari kita jadikan momentum ini sebagai evaluasi dan komitmen bersama untuk menghadirkan Bandung yang semakin nyaman, tertata, pelayanan publiknya semakin baik, dan pemerintahnya semakin responsif terhadap masyarakat,” pungkasnya. 

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/25/hjkb-ke-216-asep-mulyadi-desak-pemkot-lebih-responsif-terhadap-keluhan-warga</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-25-at-164157-644e_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/25/hjkb-ke-216-asep-mulyadi-desak-pemkot-lebih-responsif-terhadap-keluhan-warga</guid><category>pemkot bandung</category></item><item><title>Gelar Terpujilah GURU 2026, Telkomsel Tingkatkan Kreativitas Digital Ribuan Guru dengan AI</title><description>mendampingi para pendidik belajar memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; - Setelah mendampingi para pendidik belajar memanfaatkan kecerdasan buatan atau AI, membuat konten kreatif, dan merancang pembelajaran digital, Telkomsel menutup rangkaian Terpujilah GURU 2026 dengan acara Puncak Anugerah bagi para guru peserta terbaik di Jakarta pada Rabu 23 Septwmber 2026.

Program ini membantu guru menggunakan teknologi secara bijak dan relevan agar proses belajar menjadi lebih mudah dipahami, menarik, serta relevan dengan kebutuhan siswa.

Berlangsung sejak Mei 2026, Terpujilah GURU menjangkau lebih dari 3.800 guru SMA, SMK, dan MA melalui kegiatan roadshow di Kabupaten Bogor, Sumedang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Ambon, Jakarta, Bandung, Medan dan Batam, serta pembelajaran daring.

Sebanyak 1.500 peserta terpilih mengikuti proses bertahap, mulai dari seleksi, akademi daring bagi 400 guru, pendampingan untuk 80 guru, hingga pelatihanintensif secara luring bagi 12 finalis terbaik di Jakarta.

Kurikulum Terpujilah GURU dirancang agar keterampilan yang dipelajari dapat langsung digunakan. Peserta mempelajari pemanfaatan AI yang berpusat pada manusia, produktivitas dan penyusunan instruksi AI, desain visual, pembuatan video, metode pembelajaran kreatif, serta pengujian digital.

Setiap peserta juga menyusun karya akhir berupa materi dan rancangan pembelajaran yang dapat diterapkan dan dikembangkan di sekolah masing-masing.

Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan, mengatakan para guru sangat siap bertransformasi, tanpa meninggalkan pembangunan kompetensi dasar anak-anak didik.

&quot;AI berkembang sangat cepat dan akan memasuki semua lini kehidupan, sehingga kita perlu bersama menguji dan mempelajari adopsi AI melalui program Terpujilah GURU ini. Dengan penerapan AI secara tepat di dunia pendidikan, kami berharap bisa melihat bangsa Indonesia mampu menyesuaikan diri dengan baik, mandiri, dan bersaing dengan bangsa lain, terutama dalam kecerdasan buatan,&quot; paparnya.

Pada penghujung program, sebanyak 12 guru terbaik mempresentasikan karya dan praktik pembelajaran yang dikembangkan selama program. Berdasarkan penilaian terhadap proses belajar, karya akhir, hingga penerapannya,

Telkomsel menetapkan enam peserta terbaik Terpujilah GURU 2026 dengan skor tertinggi:

·Sofie Mellyani F. dari SMAN 4 Surabaya

·IrviaMariza dari SMAN 15 Bandung

·Merlin Hitalessy dari SMKN 1 Ambon

·A. Arief R. dari SMKN 1 Garut

·Winda Risnawati dari SMAN 5 Pematangsiantar

·Tressya Litaay dari SMAN 38 Maluku Tengah.

Salah satu peserta terbaik Terpujilah GURU 2026, Tressya Litaay, mengatakan kehadiran AI bukan membuka banyak peluang khususnya bagi anak-anak di pedesaan.

&quot;Melalui program Telkomsel ini, kami para guru di daerah diajarkan untuk jeli memanfaatkan AI guna menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan relevan, sehingga mereka siap menghadapi masa depan,&quot; tuturnya.

Peserta terbaik lainnya, A. Arief R., menceritakan perubahan yang ia rasakan setelah mengikuti program.

“Sebagai guru senior, saya tidak ingin tertinggal dari generasi muda yang sangat akrab dengan AI. Program ini mengubah cara saya mengajar secara drastis dari yang tadinya berpusat di papan tulis dan pasif, kini menjadi pembelajaran yang aktif, berbasis pemikiran komputasional, dan penuh tantangan kreatif yang disukai anak-anak,&quot; paparnya.

Direktur Jenderal Pendidikan Guru &amp;amp; Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar &amp;amp; Menengah RI, Nunuk Suryani, mengemukakan di tengah kesibukan yang luar biasa dalam melayani peserta didik, guru-guru menyimpan semangat untuk terus belajar sepanjang hayat.

Terpujilah GURU memberikan ruang yang luas kepada guru untuk menunjukkan kompetensinya, terlebih topik yang diangkat adalah bagaimana guru memanfaatkan kecerdasan artifisial sebagai alat bantu untuk mengajar.

&quot;Kami sangat menyambut baik apa yang dilakukan oleh Telkomsel dan berharap para guru terbaik ini dapat berkontribusi lebih jauh dalam program-program yang berkaitan dengan coding dan kecerdasan artifisial,&quot; katanta.

Agar pengetahuan yang diperoleh dapat menjangkau lebih banyak guru dan siswa di berbagai daerah, para peserta terhubung dengan jejaring alumni EduCreator sebagai ruang berbagi materi, pengalaman, dan praktik pembelajaran. Informasi mengenai program dapat diakses melalui terpujilahguru.id.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/24/gelar-terpujilah-guru-2026-telkomsel-tingkatkan-kreativitas-digital-ribuan-guru-dengan-ai</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/20260924-184258-0000-1f42_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/24/gelar-terpujilah-guru-2026-telkomsel-tingkatkan-kreativitas-digital-ribuan-guru-dengan-ai</guid><category>telkomsel</category></item><item><title>Final Sengit Campus League 2026: Tiga Laga Rubber Set, UNS Solo Raih Dua Gelar</title><description>Final Campus League 2026 Badminton berlangsung sengit. UNS Solo meraih dua gelar nasional, sementara tiga partai harus ditentukan lewat rubber set.</description><content>&lt;b&gt;RAGAM RBCOM - &lt;/b&gt;Persaingan sengit mewarnai babak final sektor individu Campus League 2026-Badminton The Nationals di GOR KONI Bandung, Rabu (23/9/2026). 

Tiga dari enam partai final harus dituntaskan melalui rubber set, sementara Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo tampil sebagai kampus dengan raihan dua gelar nasional.

Dua gelar tersebut diraih UNS Solo melalui nomor ganda putra dan ganda putri. Hasil ini sekaligus menempatkan UNS sebagai juara umum kategori individu pada gelaran nasional Campus League 2026-Badminton The Nationals.

Turnamen yang berlangsung pada 21-25 September 2026 itu diikuti 161 student-athlete dari 26 universitas. Mereka merupakan wakil kampus dari sejumlah kota, di antaranya Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Bandung, Cimahi, Jakarta, dan Depok.

Pada sektor individu, enam nomor dipertandingkan, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, dan 3v3.

&lt;b&gt;UNS Dominan di Ganda Putra&lt;/b&gt;

Gelar pertama UNS datang dari nomor ganda putra. Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah sukses menundukkan pasangan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Demorza Naafi/Muhammad Halim As Sidiq.

Nugroho-Abdullah sempat tertinggal dua angka pada awal set pertama. Namun, pasangan UNS segera mengambil kendali dan berbalik unggul 5-2 sebelum menutup set dengan skor 15-9.

Dominasi berlanjut pada set kedua. Permainan cepat membuat Nugroho-Abdullah langsung meninggalkan lawan dengan skor 9-2. Mereka akhirnya memastikan gelar nasional setelah merebut set kedua dengan skor 15-6.

&lt;b&gt;Drama Ketat di Ganda Putri&lt;/b&gt;

Final paling ketat terjadi pada nomor ganda putri. Pasangan UNS, Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat, berhadapan dengan unggulan pertama dari Binus University, Feodora H. Eltriannisa/Veren Irvana Daula.

Set pertama berlangsung ketat sejak awal. Kedua pasangan tercatat 11 kali berada dalam posisi skor sama, mulai 1-1 hingga 5-5.

Binus sempat menjauh 7-5, tetapi UNS segera menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga 12-12 sebelum Binus mampu menutup set pertama dengan keunggulan 15-12.

UNS bangkit pada set kedua. Setelah kembali terlibat dalam skor ketat pada awal permainan, Lintang-Tanaya mulai menjauh dan akhirnya merebut set kedua 15-9.

Rubber set pun tak terhindarkan.
Pada set penentuan, kedua pasangan kembali terlibat kejar-mengejar angka. Binus sempat berada di depan, tetapi setelah skor 5-5, pasangan UNS perlahan mengambil kendali hingga akhirnya menang 15-13.

Lintang mengakui ketegangan sempat memengaruhi permainannya pada set pertama.

“Tipe permainan Binus beda dengan kami. Kalau kami lebih banyak main loop dan chop. Binus kebanyakan pakai teknik menyerang. Saya sempat kurang siap dan tidak percaya diri dengan kualitas pertahanan kami.” ujarnya.

Menurut Tanaya, menjaga motivasi serta komunikasi dengan pasangan menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan tersebut.

“Saya senang bisa membawa nama UNS ke tingkat nasional.” inbuhnya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/1000134191-f039_mid.jpg&quot;&gt;

&lt;b&gt;Gelar Tunggal Putri Milik UII&lt;/b&gt;

Sementara itu, gelar tunggal putri menjadi milik Universitas Islam Indonesia (UII). Alfira Deanika tampil meyakinkan saat menghadapi unggulan kedua dari Universitas Padjadjaran, Maria Veronica Ngadien Prawesti.

Deanika mengakhiri pertandingan dalam dua set langsung, 15-9 dan 15-6, untuk mengamankan podium tertinggi.

Partai ganda campuran mempertemukan dua wakil perguruan tinggi asal Jakarta. Khaddhaffy A. Ramadhan/Alya Ardelia dari Universitas Budi Luhur menghadapi Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono dari Universitas Negeri Jakarta.

Pertandingan berlangsung dalam tiga set. Ramadhan-Ardelia sempat kehilangan set pertama 15-17, tetapi mampu bangkit dan merebut dua set berikutnya dengan skor 15-8 dan 15-9.

Drama tiga set juga terjadi di final tunggal putra. Akmal Zaidan Pamuji dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto harus melewati pertandingan ketat melawan Muhammad Bagus Suyarto dari Universitas Budi Luhur Jakarta.

Pamuji merebut set pertama, tetapi Suyarto membalas pada set kedua. Pertandingan pun harus ditentukan melalui rubber set.

Pada set penentuan, Pamuji kembali menemukan permainan terbaiknya dan mengunci gelar setelah menang 15-10, 11-15, 15-13.

Pamuji mengakui dirinya kehilangan fokus pada set kedua. Namun, arahan pelatih membantunya mengubah strategi pada set penentuan.

“Set kedua, saya akui terlalu santai akhirnya jadi ragu sendiri. Cuma di set ketiga saya diingatkan coach Gery, untuk lebih fokus pada medan depan karena shuttlecock dari lawan sangat kencang. Jadi pertahanan depan harus dijaga.” terangnya.

Dari pertandingan tersebut, Pamuji mengaku mendapat pelajaran mengenai pentingnya membaca permainan lawan, menjaga daya tahan, dan menyusun strategi selama pertandingan.

Pelatih Pamuji, Eranio Gery Sudiro, menilai Campus League bukan sekadar ajang perebutan gelar, tetapi juga menjadi ruang bagi student-athlete untuk mendapatkan pengalaman bertanding.

“Campus League adalah yang terbaik. Ada banyak manfaat dari turnamen ini. Pertama, eksposur luar biasa. Kalau ada yang positif seperti ini, prestasi di bidang olahraga, jadi viral. Kedua, para student-athlete makin terlecut semangatnya dalam berlatih dan memahami pentingnya berkompetisi di level regional juga nasional.” kata Eranio.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/1000134226-0cb4_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Trio STKIP Pasundan Kuasai 3v3&lt;/b&gt;

Sementara itu, pertandingan final nomor 3v3 mempertemukan STKIP Pasundan Cimahi dengan Universitas Gunadarma. Trio Rangga Arda Rheta/Agnia Sri Rahayu/Deandra Ikhsan Gunawan dari STKIP Pasundan tampil dominan ketika menghadapi Muhammad Irsya Mubarok/Alya Zafira/Ardha Tanu Widarma dari Universitas Gunadarma.

Wakil Cimahi tersebut mengamankan gelar dalam dua set langsung, 15-7 dan 15-8.
Tiga Final Berakhir Rubber Set
Head of Media and Publication Campus League, Hedi Novianto, menyebut tiga dari enam pertandingan final yang berlangsung melalui rubber set menjadi gambaran ketatnya persaingan di The Nationals.

Menurut Hedi, sebagian student-athlete yang tampil di fase nasional sudah memiliki pengalaman bertanding di level sirkuit nasional sehingga perbedaan kekuatan antarpemain relatif tipis.

“Persaingannya sengit. Sebagian student-athlete yang tampil di The Nationals sudah terbiasa tampil di sirnas (sirkuit nasional). Peta kekuatan mereka tidak beda jauh, makanya terjadi banyak rubber-set.” ujarnya.

Hedi mengatakan Campus League Badminton juga diarahkan sebagai wadah untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit pebulutangkis dari kalangan mahasiswa.

Setelah menggelar kompetisi regional di Semarang dan Bandung pada 2026, penyelenggara membuka peluang memperluas cakupan regional pada musim berikutnya.

“Kami merencanakan empat regional untuk Campus League Badminton tahun depan. Kami selalu di awal merencanakan lebih dari tiga atau empat regional di Pulau Jawa. Kemungkinan, tahun depan di Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Kami mesti meriset ulang apakah Yogyakarta dan Semarang bisa disatukan atau terpisah,” kata Hedi.

Sebelumnya, Campus League Badminton 2026 menggelar fase regional di Semarang dan Bandung dengan mempertandingkan kategori individu, beregu, dan 3v3.

Di Semarang, kompetisi berlangsung pada 26-29 Agustus 2026 di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, dan diikuti 149 student-athlete dari 17 kampus.

Sementara fase regional Bandung berlangsung di GOR KONI Bandung pada 15-18 September 2026. Sekitar 150 student-athlete dari 23 kampus di Bandung dan sekitarnya ambil bagian dalam persaingan menuju The Nationals.

Rangkaian kompetisi tersebut kemudian bermuara pada Campus League 2026-Badminton The Nationals di Bandung yang mempertemukan para student-athlete terbaik dari berbagai wilayah.

Dengan tiga final yang berakhir melalui rubber set, babak puncak The Nationals menunjukkan ketatnya persaingan antarkampus sekaligus memberikan panggung bagi para student-athlete untuk menguji kemampuan mereka di level nasional.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/23/final-sengit-campus-league-2026-tiga-laga-rubber-set-uns-solo-raih-dua-gelar</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/img-20260923-114159-8912_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/23/final-sengit-campus-league-2026-tiga-laga-rubber-set-uns-solo-raih-dua-gelar</guid><category>Campus League Bandung 2026</category><category>Campus League Badminton</category></item><item><title>Juara Campus League Badminton Regional Bandung, BINUS Langsung Tatap  The Nationals</title><description>RB.COM Universitas Bina Nusantara (BINUS) Jakarta keluar sebagai kampiun Campus League Badminton Regional Bandung kategori beregu. Pada babak final yang berlangsung di GO</description><content>&lt;b&gt;RB.COM,-&lt;/b&gt; Universitas Bina Nusantara (BINUS)  Jakarta, keluar sebagai kampiun Campus League Badminton Regional Bandung kategori beregu. Pada babak final yang berlangsung di GOR KONI Bandung, Jln.Jakarta Bandung, Jumat (18/09/2026) Binus menjadi juara setelah mengalahkan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dengan skor 2-1 (45-55, 55-44,55-53). Sementara Universitas Budi Luhur Jakarta menempati peringkat tiga usai menang atas Universitas Gunadarma Depok yang juga menjalani rubber set, 55-44, 46-55, 55-38.


CEO Campus League, Ryan Gozali menyambut hangat keseruan Campus League Badminton Regional Bandung kemudian memprediksi The Nationals yang diselenggarakan pekan depan, 21 hingga 25 September 2026 di tempat yang sama, akan jauh lebih sengit. 

&quot;Persiapan untuk The Nationals sudah matang. Performa para student-athlete di tingkat regional bagus semua. Bandung menarik karena di kategori individu juaranya beragam tak hanya dari Bandung, sementara kategori beregu justru tidak ada perwakilan Bandung yang menjadi semifinalis. Kita lihat saja keseruan The Nationals seperti apa, saya yakin coach dan student-athlete mulai berstrategi karena sudah melihat lawan-lawan mereka nanti seperti apa,&quot;ujar Ryan kepada awak media dalam sesi jumpa pers.

Ryan menjelaskan, Campus League akan jadi turnamen tahunan. Ke depan, Campus League akan merangkul lebih banyak kampus di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Bersama Campus League, budaya bulutangkis di kalangan mahasiswa mulai dibentuk.
 
&quot;Karena ini Campus League tahun pertama, ini fase pembentukan (budaya bulutangkis) dan kompetisi student-athlete. Saya percaya, jika konsisten menjalankan, kampus-kampus akan lebih aware dan tahun depan lebih banyak peserta. Kami sudah berjalan di Semarang dan Bandung. Mungkin, tahun depan bisa merangkul Jakarta, Surabaya, dan kota lainnya,&quot; tambahnya. 

Sekertaris Jenderal PB PBSI, Ricky Subagja yang hadir dan menyaksikan langsung laga final beregu Campus League Badminton Regional Bandung mengagumi performa student athlete yang diperlihatkan para setiap pemain. Melihat semangat dan perjuangan para mahasiswa saat bertanding di GOR KONI Bandung pun membangkitkan kenangan indah saat dirinya masih menjadi atlet bulutangkis. 

&quot;Yang pertama, GOR Bandung tempat bersejarah karena saat muda saya juga berlatih badminton di sini. Kedua, beberapa match saya menonton. Luar biasa performa para student-athlete. Mereka memanfaatkan kesempatan ini. Jatuh bangun di lapangan, semangat, dan motivasi mereka tinggi. Poin 55, kekompakan tim kampus terlihat, ini sangat baik untuk student-athlete menunjukkan skill terbaik mereka,&quot; katanya.

Disebutkan Ricky, PB PBSI mendukung adanya Campus League Badminton karena lewat ajang ini mahasiswa bisa menunjukkan kemampuannya. Pihaknya, lanjut Ricky, turut mendukung rencana jangka panjang Campus League sebagai turnamen tahunan. 

Menurutnya, ajang ini bisa menjadi wadah untuk menyemai bibit-bibit atlet bulutangkis Indonesia di masa mendatang. Hal tersebut dimulai dari kiprah para student-athlete dalam adu tanding sembari mempertinggi jam terbang di lapangan. 

&quot;Dengan adanya Campus League, pertama, turnamen ini akan jadi ajang yang ditunggu-tunggu. Kedua, persiapan para student-athlete ke depan akan makin baik dengan latihan intens. Campus League adalah wadah mereka untuk berkembang,” urai Ricky lalu menyorot perjuangan panjang para student-athlete demi menggenggam gelar juara liga kampus.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-18-at-230111-1bd7_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

Di babak final kategori beregu, drama tiga babak dimulai dengan nomor tunggal putri. Aura Ihza Aulia (BINUS) kalah telak meladeni Laili Dwiyanti Nur Rohmah (UNJ) dengan skor akhir 4-11. Lalu, gim pertama berakhir dengan kemenangan UNJ, 55-45. Memasuki gim kedua, Aulia membalik keadaan. Rohmah dipaksa menyerah dengan skor ketat 11-10. Ini memotivasi rekan-rekan Aulia hingga berakhir dengan nilai 55-44 untuk kemenangan BINUS. Genta pertarungan makin nyaring di gim ketiga, dengan diwarnai aksi saling menyamakan kedudukan berkali-kali di tiap pertandingan. 

Pada gim pamungkas, Rohmah melancarkan perlawanan sengit dan menyamakan skor dari 8-8, 9-9, 10-10, hingga akhirnya Aulia menang tipis 11-10. Menyusul kemudian, tunggal putra BINUS, Jovan Sammy Sukardi menjamu Ray Mutaqqin. Skor sama terjadi berkali-kali dari 12-12, 13-13, 14-14, 15-15. Ray sekali lagi “membersamai” Jovan dengan 20-20, lalu mengakui gemilang performa rival setelah kalah 20-22. Jovan keluar lapangan dengan senyum lebar. 

Sejurus kemudian, genderang duel tunggal putra ditabuh. Steven Setiawan/Jonathan Sutanto (BINUS) meladeni Demorza Naafi/Ray Mutaqqin (UNJ). Tiga kali terjadi skor setara yakni 24-24, 31-31, 32-32, kubu BINUS mengakhiri duel dengan nilai akhir 33-32. 

Habis-habisan kata yang pas untuk menggambarkan partai keempat, yang mempertemukan ganda campuran Jonathan Sutanto/Veren Irvana Daula (BINUS) dan utusan UNJ, Demorza Naafi/Citra M. Surono. Tujuh kali UNJ menyamai skor BINUS dari 33 sampai 38. 

Di menit-menit akhir, tim UNJ makin intens melawan hingga skor bisa sama 43-43. BINUS lalu menutup babak ini dengan kemenangan yang lagi-lagi tipis, 44-43. Pada partai terakhir, reli-reli panjang mewarnai pertandingan ganda putri, Feodora Hisanah/Veren Irvana Daula (BINUS) menghadapi Antonia H Haganingrum/Citra M. Surono (UNJ). Sempat membayangi Feodora/Veren dengan poin kembar 48-48, 49-49, lalu 50-50, perlahan duta ganda putri UNJ tertinggal. Permainan berakhir dengan poin akhir 55-53 untuk kejayaan BINUS.

Pelatih BINUS, Haryadi Abu, mengaku bersyukur dengan keberhasilan anak asuhnya itu, mengingat target awal mereka hanya lolos ke The Nationals. Haryadi mengatakan dikompetisi beregu yang menerapkan poin 55 dengan 11 skor di tiap pertandingan membuat pemainnya harus menghadapi sejumlah tantangan. Durasi tiap partai lebih ringkas membuatnya harus matang dalam berstrategi menata konfigurasi pemain.

&quot;Lebih pendek dan instan. Strategi kami, yang pasti setelah selesai bertanding, langsung recovery. Istirahat cukup, makan cukup, dan dijaga. Tantangan lain, dengan skor atau poin 11 adalah kontinuitas. Untungnya, pemain bisa diganti. Tantangan berikutnya, jaga semangat di The Nationals,&quot; Haryadi memaparkan. 

Senada dengan pelatih, Kapten Tim BINUS, Jonathan Sutanto menggarisbawahi timnya sejak awal siap untuk pertandingan poin 55. &quot;Jelas lelah, tapi melihat dari sisi terang, durasi tandingnya lebih pendek jika dibandingkan dengan kompetisi per partai. Karena turun untuk sektor ganda putra dan ganda campuran, tugas terbesar saya menjaga stamina serta fokus selama bertanding,&quot; ucap Jonathan.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-18-at-230040-845a_mid.jpg&quot;&gt;


Para pemenang Regional Bandung dan Semarang siap berlaga di Campus League Badminton The Nationals yang akan diselenggarakan di GOR KONI Bandung Jawa Barat, mulai 21 sampai 25 September 2026. Untuk kategori individu, masing-masing delapan pemain / pasangan / triple terbaik yang melaju ke The Nationals. Sementara kategori beregu, empat tim semifinalis yang akan berlaga. 

Dari Regional Bandung, keempat tim tersebut adalah Universitas Bina Nusantara Jakarta, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Budi Luhur Jakarta, dan Universitas Gunadarma. Sementara perwakilan Semarang ialah Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai juara, diikuti oleh Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Daftar Juara Campus League Badminton Regional Bandung - Kategori Beregu
Winner		: Universitas Bina Nusantara Jakarta
Runner-up	: Universitas Negeri Jakarta 
3rd Place	: Universitas Budi Luhur Jakarta

Daftar Juara Campus League Badminton Regional Bandung - Kategori Individu

Tunggal Putra
Winner		: Nopriansyah Adi Gunawan - Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi
Runner-up	: Muhammad Bagus Suyarto - Universitas Budi Luhur Jakarta
3rd Place	: Triyugo Frediqke Sunandar Hidayat - Universitas Trisakti Jakarta

Tunggal Putri
Winner		: Maria Veronica Ngadien Prawesti - Universitas Padjadjaran
Runner-up	: Alya Zafira - Universitas Gunadarma
3rd Place	: Novia Nurzaharani - Universitas Komputer Indonesia

Ganda Putra
Winner		: Fajar Putra Setiawan/Ridho Ma’sum Firdaus - Universitas Komputer Indonesia
Runner-up	: Gilang Pramunantio/Miftah Ilman Khatami - Universitas Trisakti Jakarta
3rd Place	: Agagis/Hegi Argian Ginanjar - Universitas Pendidikan Indonesia

Ganda Putri
Winner		: Alya Ardelia/Shofi Aprilia Argyanti - Universitas Budi Luhur Jakarta
Runner-up	: Aura Zalfa Syafiya/Shafa Alya Ramadhani - Universitas Gunadarma Depok
3rd Place	: Citra Murdiningrum Surono/Antonia Hasna Haganingrum - Universitas Negeri Jakarta

Ganda Campuran
Winner		: Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono - Universitas Negeri Jakarta
Runner-up	: Khaddhaffy Allrhenandhy/Alya Ardelia - Universitas Budi Luhur
3rd Place	: Deandra Ikhsan Gunawan/Agnia Sri Rahayu - STKIP Pasundan

3v3
Winner		: Agnia Sri Rahayu/Rangga Arda Rheta/Deandra Ikhsan Gunawan - STKIP Pasundan Cimahi
Runner-up	: Alya Zafira/Muhammad Irsya Mubarok/Ardha Tanu Widarma - Universitas Gunadarma
3rd Place	: Zacki Arbiansyah Supriatna/Magfira Kusumalani/Abdul Rafi Ats Tsaqif - Universitas Pendidikan Indonesia

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/18/juara-campus-league-badminton-regional-bandung-binus-langsung-tatap-the-nationals</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-18-at-230136-5305_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/18/juara-campus-league-badminton-regional-bandung-binus-langsung-tatap-the-nationals</guid><category>Campus League Bandung 2026</category><category>Campus League Badminton</category></item><item><title>23 Kampus Adu Kekuatan di Campus League Badminton Bandung, Ada Format yang Bikin Berbeda</title><description>Campus League Badminton Regional Bandung diikuti 23 kampus. Turnamen menghadirkan format 3v3, sistem 15 poin, dan persaingan student-athlete.</description><content>&lt;b&gt;RAGAM RBCOM - &lt;/b&gt;Campus League (CL) Badminton Regional Bandung menghadirkan persaingan yang cukup semarak dengan melibatkan 23 perguruan tinggi. Peserta tidak hanya berasal dari Bandung dan Cimahi, tetapi juga datang dari Jakarta, Bogor, hingga Depok.

Jumlah tersebut membuat penyelenggaraan di Bandung memiliki peserta lebih banyak dibandingkan edisi sebelumnya di Semarang yang diikuti 17 perguruan tinggi.

Para student-athlete kemudian bersaing dalam enam nomor pada kategori individu, yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, ganda campuran, dan 3v3.

Head of Competition Campus League, Dave Leopold, mengapresiasi tingginya partisipasi pada Regional Bandung. Menurutnya, sambutan tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap kompetisi badminton mahasiswa.

&quot;Bandung memang selalu menjadi barometer, termasuk dalam penyelenggaraan Campus League Badminton Regional Bandung ini. Kenapa begitu, karena banyak mahasiswa Bandung yang setelah lulus memilih mengajar atau melatih pemain diluar negeri,&quot; ungkapnya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/cl2-b19e_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

Selain persaingan antarmahasiswa, Campus League Badminton juga mencoba menghadirkan pendekatan berbeda dalam kompetisi. Salah satunya melalui nomor 3v3 yang diadaptasi dari pola latihan atlet profesional.

Ada Format 3v3

Dave menjelaskan, nomor tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan variasi pertandingan. Format 3v3 juga menjadi ruang bagi student-athlete yang masih membangun kepercayaan diri untuk tetap merasakan atmosfer kompetisi.

&quot;Tujuan dipilihnya format 3v3 yaitu untuk mendorong para student-athlete yang belum percaya diri atas kemampuan mereka, tapi ingin tetap bertanding dan Ganda Campuran,&quot; ujar Dave .

Selain format 3v3, sistem perolehan angka juga menjadi pembeda. Pertandingan menggunakan batas 15 poin. Dave menyebut penggunaan sistem tersebut telah memperoleh persetujuan dari Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) untuk kepentingan sosialisasi.

Penerapan sistem tersebut dinilai memberikan karakter berbeda pada jalannya pertandingan. Durasi laga menjadi lebih singkat sehingga pemain dituntut untuk lebih cepat beradaptasi dengan situasi pertandingan.

&quot;Yang saya lihat, secara pertandingan jadi lebih cepat, seru, dan menarik. Kami telah bertanya ke sejumlah student-athlete. Mereka mengaku lebih suka poin 15 sebagai pemanasan untuk menjadi atlet profesional,&quot; imbuhnya.

Setelah kategori individu yang berlangsung pada 15 dan 16 September rampung, turnamen berlanjut ke kategori beregu pada 17 dan 18 September.

Pada kategori beregu, perhatian juga tertuju pada sistem 55 poin kumulatif yang diterapkan dalam kompetisi. Format tersebut membuat komposisi pemain dan strategi pelatih menjadi bagian penting dalam menentukan hasil akhir pertandingan.

“Ini lebih menarik karena menang di set pertama dan kedua, tidak menjamin sebuah tim bisa unggul sampai akhir. Itu tergantung strategi pelatih dalam menempatkan pemain penentu. Kami juga ingin para pemain, perangkat pertandingan, dan yang terlibat turnamen ini lebih familier. Makin terbiasa tentu akan makin baik,” tegasnya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/cl5-bad1_mid.jpg&quot;&gt;

&lt;b&gt;STKIP Pasundan Juara 3v3&lt;/b&gt;

Sementara itu, salah satu gelar juara telah diraih STKIP Pasundan Cimahi melalui nomor 3v3. Agnia Sri Rahayu, Rangga Arda Rheta, dan Deandra Ikhsan Gunawan menjadi trio yang membawa tim tersebut keluar sebagai pemenang.

Pada partai penentuan, mereka mengalahkan trio Universitas Gunadarma yang diperkuat Alya Zafira, Muhammad Irsya Mubarok, dan Ardha Tanu Widarma. STKIP Pasundan Cimahi menang dua gim langsung dengan skor 15-10 dan 15-5.

Rangga mengungkapkan bahwa bermain dalam format tiga pemain menghadirkan tantangan tersendiri. Perbedaan pemikiran antarpemain membuat komunikasi menjadi aspek yang harus terus dijaga selama pertandingan.

&quot;Dari pertandingan 3vs3 ini kendalanya adalah komunikasi. Menyatakan tiga kepala itu tidak mudah, makanya kita berpikir harus ada yang bisa memimpin. Dan pilihannya jatuh kepada Agnia,&quot; sebutnya.

Agnia juga mengakui pentingnya membaca permainan lawan sejak awal pertandingan. Menurutnya, tim harus mengetahui titik lemah lawan sekaligus menutup kekurangan masing-masing.

“Di babak awal, kami membaca peta kekuatan lawan. Kami mengincar yang lemah, pastinya. Sementara kami bertiga harus lebih pintar menutupi kelemahan satu sama lain,” ucapnya.

Rangga menilai kekuatan Universitas Gunadarma cukup menyulitkan. Namun, ia menyebut karakter permainan timnya menjadi salah satu faktor yang mampu memberikan keuntungan.

“Kami melihat Tim Gunadarma kuat. Cuma ada teknik permainan kami yang mereka mungkin kurang suka. Misalnya, main satu-satu atau individual,” ulas Rangga. Senada dengan Rangga, Deandra.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/cl3-3a9e_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;
&lt;b&gt;
Maria Menangi Tunggal Putri&lt;/b&gt;

Pada sektor tunggal putri, Maria Veronica Ngadien Prawesti dari Universitas Padjadjaran berhasil mengatasi Alya Zahira dari Universitas Gunadarma.

Pertandingan berlangsung ketat, terutama pada gim kedua. Alya beberapa kali mampu menyamakan kedudukan, mulai 2-2, 4-4, hingga 6-6. Setelah itu, perolehan angka kembali berlangsung tipis dengan skor 9-10, 10-11, dan 12-13.

Maria akhirnya mampu mempertahankan keunggulannya. Seusai pertandingan, unggulan kedua tersebut mengakui bahwa gim kedua menjadi bagian paling menegangkan.

“Babak kedua lebih struggling karena serangan saya banyak mati sendiri. Tegang juga sehingga kejar-kejaran skor dengan Alya Zafira terasa lebih ketat,” akunya.

Bagi Maria, Campus League juga memberikan ruang bagi student-athlete untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan peserta dari berbagai daerah.

“Bagus, Campus League Badminton bisa menjadi wadah bagi student-athlete di berbagai kota di Indonesia untuk menunjukkan bakat mereka,” cetusnya.

Sektor tunggal putra juga melahirkan juara melalui Nopriansyah Adi Gunawan dari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi.

Langkah Nopriansyah menuju final dimulai dengan kemenangan atas unggulan empat Triyugo Frediqke Sunandar Hidayat dari Universitas Trisakti Jakarta pada semifinal. Ia menang dengan skor 15-12 dan 15-9.

Di final, Nopriansyah kembali meraih kemenangan. Unggulan tiga Muhammad Bagus Suyarto dari Universitas Budi Luhur Jakarta ditundukkannya dengan skor 15-12 dan 16-14.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/cl4-761d_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Daftar Juara Lengkap&lt;/b&gt;

Pada ganda putra, Fajar Putra Setiawan/Ridho Ma’sum Firdaus dari Universitas Komputer Indonesia berhasil mengalahkan Gilang Pramunantio/Miftah Ilman Khatami dari Universitas Trisakti Jakarta. Laga berakhir 15-10 dan 17-15 untuk kemenangan Fajar/Ridho.

Gelar ganda putri menjadi milik Alya Ardelia/Shofi Aprilia Argyanti dari Universitas Budi Luhur Jakarta. Mereka mengalahkan Shafa Alya Ramadhani/Aura Zalfa Syafiya dengan skor 15-13 dan 15-10.

Sementara itu, sektor ganda campuran dimenangi Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono dari Universitas Negeri Jakarta. Mereka menundukkan Khaddhaffy Allrhenandhy/Alya Ardelia dari Universitas Budi Luhur Jakarta dengan skor 15-13 dan 15-10.

Campus League Badminton Regional Bandung kemudian memasuki kategori beregu pada 17 dan 18 September dengan membawa format pertandingan serta sistem skor yang berbeda dari kategori individu.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/16/23-kampus-adu-kekuatan-di-campus-league-badminton-bandung-ada-format-yang-bikin-berbeda</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/cl1-7201_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/16/23-kampus-adu-kekuatan-di-campus-league-badminton-bandung-ada-format-yang-bikin-berbeda</guid></item><item><title>Bandung Jadi Lautan Motor Gede, Jambore Royal Enfield Hadir dengan Agenda Istimewa</title><description>Jambore Royal Enfield 2026 di Bandung diikuti 400 riders. Selain touring, acara dimeriahkan Koil dan deklarasi Bandung Kondusif.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Kota Bandung menjadi titik temu ratusan pencinta roda dua dalam gelaran The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026 - Wingday yang berlangsung pada 11-12 September 2026. 

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/bold-riders-eabb_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

Sebanyak 400 peserta dari berbagai komunitas turut ambil bagian dalam kegiatan yang dipusatkan di Laswi Heritage.

Agenda yang digagas REBORN Indonesia tersebut tidak hanya mempertemukan pengguna Royal Enfield. Sejumlah komunitas otomotif lainnya, terutama dari kalangan pecinta motor dual purpose, ikut meramaikan rangkaian kegiatan.

Keterlibatan Bold Riders dalam acara tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas dan memperkuat hubungan antarkomunitas roda dua di Indonesia. 

Semangat yang diusung adalah Spirit of Brotherhood, dengan menjadikan kegiatan otomotif sebagai ruang untuk bertemu, bertukar pengalaman, sekaligus mempererat persaudaraan.

Brand Communication Bold Riders, Lintang Kinasih, menyampaikan kegembiraannya dapat kembali bertemu dengan berbagai komunitas otomotif dalam kegiatan tersebut.

&quot;Lewat kegiatan ini kita kita ingin lebih dekat dengan temen-teman komunitas sekaligus mempererat lagi spirit of brotherhood yang selama ini sudah kita bangun bersama teman-teman komunitas dan bisa berkenalan satu sama lain, bisa cerita dan makin akrab&quot; ujar Lintang kepada wartawan.

Beragam agenda kemudian disiapkan untuk peserta, mulai dari touring, safety riding, hingga aktivitas otomotif lainnya. Kehadiran sejumlah kegiatan tersebut membuat Jambore Royal Enfield 2026 tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/royal6-fe43_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&quot;Kegiatannya banyak macam-macam. Ada safety riding, kontes otomotif digital. Dan kita juga mengajak riders untuk touring,&quot; sebutnya.

Salah satu agenda utama adalah touring yang membawa para riders melintasi sejumlah wilayah di Jawa Barat. Rute perjalanan mencakup Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Sumedang, Subang, dan Kabupaten Bandung Barat sebelum rombongan kembali ke Bandung.

Perjalanan tersebut menggunakan dua jalur dengan checkpoint dan destinasi yang berbeda. Pada hari pertama, peserta dilepas dari Makodam Siliwangi menuju checkpoint di Sumedang dan kemudian melanjutkan perjalanan hingga Subang.

Chief REBORN Indonesia, Acep Rajaoutbound, mengapresiasi keterlibatan Bold Riders dalam rangkaian perjalanan tersebut.

&quot;Dari REBORN kita mengucapkan terima kasih kepada Bold Riders yang sudah berkolaborasi di acara Indonesia Royal Enfield Jambore 2 ini. Mulai dari pertama kita pelepasan di Kodal, kemudia checkpoin 1 di Sumedang, kemudian checkpoin 2 di Subang. Bold Riders selalu hadir menemani kita ya di checkpoin,&quot; ujar Acep.

Pada hari kedua, perjalanan kembali dilanjutkan dari Subang hingga garis finis di Laswi Heritage, Bandung. Rangkaian touring tersebut sekaligus menjadi sarana untuk membangun interaksi yang lebih erat antarpeserta dari berbagai komunitas.

Selain aktivitas berkendara, pertemuan para komunitas juga dimanfaatkan untuk menyampaikan komitmen bersama melalui deklarasi Bandung Kondusif. Ketua Pelaksana Indonesia Royal Enfield Jambore 2, Deni Minuz, mengatakan deklarasi tersebut menjadi ajakan agar komunitas ikut berkontribusi dalam menjaga lingkungan Kota Bandung.

&quot;Tujuan diadakan deklarasi Bandung Kondusif ini kita ingin bersama komunitas bersama-sama bersinergi membangun Kota Bandung, enggak sendiri-sendiri. Jadi kita ngajakin klub, komunitas biar sama-sama bangun Kota Bandung, menjaga ketertiban, menjaga safety riding berlalu lintas. Dan inyinnya ke depannya juga Kota Bandung ini lebih kondusif dengan bersinergi menjaga Kota Bandung,&quot; bebernya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/whatsapp-image-2026-09-13-at-102327-1c8f_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;



Menurut Deni, deklarasi tersebut mendapat respons positif dari para peserta. Para komunitas dinilai memiliki semangat yang sama untuk ikut menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan suasana yang kondusif di Kota Bandung.

Puncak kegiatan pada Sabtu, 12 September 2026, digelar di Laswi Heritage dengan sejumlah aktivitas yang dapat diikuti para peserta. Di antaranya safety riding, fasilitas test ride, serta sumo challenge khusus komunitas atau klub.

Suasana semakin meriah dengan penampilan musik yang dipandu MC Eddi Brokoli dan Diva Lova. Sejumlah band turut tampil, mulai dari Time Bomb, Uborn, hingga Koil sebagai guest star utama, sebelum rangkaian acara ditutup dengan penampilan Kabut Salju.

Perhelatan tahun ini juga memiliki makna khusus karena sekaligus menjadi bagian dari perayaan satu dekade Royal Enfield dan REBORN Indonesia.

Tak hanya hiburan dan aktivitas komunitas, panitia turut menyiapkan hadiah bagi peserta. Satu unit sepeda motor Royal Enfield menjadi grand prize yang diundi pada penghujung acara sebagai bentuk apresiasi bagi seluruh peserta The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026, Wingday.***



&lt;iframe width=&quot;560&quot; height=&quot;315&quot; src=&quot;https://www.youtube.com/embed/0IDDIvk_Kcw?si=93MysWp3hxuJ2GlA&quot; title=&quot;YouTube video player&quot; frameborder=&quot;0&quot; allow=&quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&quot; referrerpolicy=&quot;strict-origin-when-cross-origin&quot; allowfullscreen=&quot;&quot;&gt;&lt;/iframe&gt;</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/13/bandung-jadi-lautan-motor-gede-jambore-royal-enfield-hadir-dengan-agenda-istimewa</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/deklarasi-12b1_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/13/bandung-jadi-lautan-motor-gede-jambore-royal-enfield-hadir-dengan-agenda-istimewa</guid><category>Royal Enfield</category><category>Jambore Royal Enfield</category><category>Royal Enfield Bandung</category><category>Touring motor</category><category>Bold Riders</category></item><item><title>Dorong Kreativitas Warga dan Generasi Muda, Telkomsel Hadirkan Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara</title><description>Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara sebagai ruang bagi masyarakat dan generasi muda untuk berkumpul, beraktivitas, serta mengembangkan kreativitas</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Telkomsel Area Jabotabek Jabar menghadirkan Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara sebagai ruang bagi masyarakat dan generasi muda untuk berkumpul, beraktivitas, serta mengembangkan kreativitas.

Melalui kedua program ini, Telkomsel ingin menghadirkan manfaat yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus Melayani Sepenuh Hati. Peluncuran Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara dilakukan di Telkomsel Smart Office (TSO) BSD pada 10 September 2026.

Kampung Telkomsel hadir sebagai wadah bagi masyarakat untuk berkumpul dan mengikuti berbagai kegiatan yang mempererat kebersamaan antar warga.

Beragam aktivitas digelar, mulai dari senam bersama, olahraga warga, edukasi dan layanan digital, hingga program apresiasi untuk masyarakat setempat. Melalui program ini, Telkomsel tidak hanya ingin lebih dekat dengan pelanggan, tetapi juga membantu masyarakat memanfaatkan layanan digital yang dapat mendukung aktivitas sehari-hari mereka.

Pesta Jawara sebagai ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka. Program yang berkolaborasi dengan Musica Studios ini akan hadir di berbagai sekolah dan institusi pendidikan melalui kegiatan pentas seni yang melibatkan para pelajar.

Melalui Pesta Jawara, siswa dapat menampilkan kemampuan mereka di bidang musik, tari, maupun seni pertunjukan lainnya. Mereka juga berkesempatan menikmati hiburan dari musisi nasional yang hadir dalam rangkaian acara. 

Selain menikmati rangkaian acara, para siswa dapat mengikuti Pesta Jawara On Cam Competition dengan mengabadikan momen kegiatan dan berkesempatan meraih berbagai hadiah menarik.

Untuk mendukung kebutuhan digital generasi muda, Telkomsel juga menghadirkan dukungan konektivitas melalui produk by.U dan SIMPATI, sehingga para siswa dapat tetap terhubung bereksplorasi, dan tetap produktif dalam berbagai aktivitas digital. 

Vice President Consumer Business Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Tuty R. Afriza, mengatakan melalui Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara, pihaknya ingin menghadirkan manfaat yang lebih dari sekadar layanan konektivitas.

&quot;Kami ingin menciptakan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi, dan tumbuh bersama, sekaligus memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan mengembangkan potensi mereka. Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel Jabotabek Jabar akan terus menghadirkan program yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi pelanggan serta masyarakat,” paparnya.

Hingga saat ini, Kampung Telkomsel telah hadir di 121 titik di wilayah Jabotabek Jabar, menjadi ruang kebersamaan bagi ribuan warga untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan positif.

Sementara itu, Pesta Jawara telah memeriahkan 18 pentas seni (pensi) sekolah, menghadirkan wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menikmati pengalaman hiburan yang inspiratif.

Kepala Sekolah SMAN 1 Caringin, Musherdi Sigit Iswanto menyampaikan di era digital, internet menjadi kebutuhan penting bagi siswa dan guru untuk mendukung proses belajar, baik sebagai sumber informasi maupun inspirasi.

&quot;Melalui program Pesta Jawara Telkomsel, siswa sangat antusias karena tidak hanya mendapatkan akses internet, tetapi juga pengalaman dan pembelajaran yang mendorong mereka untuk berkarya dan mengembangkan bakat. Kami sangat siap mendukung jika Pesta Jawara kembali diselenggarakan. Terima kasih Telkomsel atas pengalaman dan inspirasi yang diberikan kepada para siswa,” paparnya.

Khafifah, seorang warga yang berasal dari Meruya Utara menyampaikan rasa senangnya dapat berpartisipasi dalam kegiatan Kampung Telkomsel. Acara berlangsung meriah, penuh hadiah, dan semakin seru dengan adanya photobooth Kampung Telkomsel.

&quot;Harapan saya, Telkomsel terus menghadirkan lebih banyak program dan kegiatan positif seperti ini, serta dapat dilaksanakan di kesempatan selanjutnya dengan suasana yang lebih meriah,” tuturnya.

Sebagai pelengkap program Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara, Telkomsel menyelenggarakan Telkomsel 5G Video Competition. Melalui program ini, masyarakat diajak untuk menciptakan karya video kreatif yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia sekaligus memanfaatkan teknologi digital serta pengalaman konektivitas unggul dari jaringan Telkomsel 5G.

Pada periode ini, mengusung tema “Merdeka Berkarya, Bangga Budaya dengan Telkomsel 5G”. Hingga 20 September 2026, peserta dapat menuangkan kreativitasnya dalam berbagai format video yang menginspirasi. Pemenang akan diumumkan pada 30 September 2026 dan berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik, termasuk perangkat pendukung gaya hidup digital berbasis 5G.

Tema kompetisi akan berganti pada setiap periode penyelenggaraan. Untuk melakukan registrasi serta mendapatkan informasi terbaru, masyarakat dapat mengunjungi laman tsel.id/Kompetisi5Gtsel. 

Dengan menghadirkan Kampung Telkomsel, Pesta Jawara (beserta On Cam Competition), dan Telkomsel 5G Video Competition, Telkomsel Area Jabotabek Jabar terus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk terhubung, berkreasi, dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital secara produktif, kreatif, dan bermakna.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/11/dorong-kreativitas-warga-dan-generasi-muda-telkomsel-hadirkan-kampung-telkomsel-dan-pesta-jawara</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/pesta-jawara-kampung-telkomsel-1-c72a_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/11/dorong-kreativitas-warga-dan-generasi-muda-telkomsel-hadirkan-kampung-telkomsel-dan-pesta-jawara</guid></item><item><title>Permudah Akses Layanan Digital Masyarakat Cianjur Selatan, Telkomsel Hadirkan GraPARI Sukanagara</title><description>Masyarakat Cianjur Selatan kini dapat menikmati akses layanan Telkomsel yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan hadirnya GraPARI Sukanagara di Cianjur.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM -&lt;/b&gt; Masyarakat Cianjur Selatan kini dapat menikmati akses layanan Telkomsel yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan hadirnya GraPARI Sukanagara di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Telkomsel untuk hadir lebih dekat dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan akses layanan kepada seluruh pelanggan, khususnya di wilayah Cianjur Selatan.

General Manager Household Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel Putro Dewanto mengatakan Melayani Sepenuh Hati kepada para pelanggan, diwujudkan dengan menghadirkan GraPARI Sukanagara.

Wilayah Sukanagara merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat di Cianjur Selatan, termasuk mobilitas warga, aktivitas usaha swasta serta UMKM.

&quot;Karena itu, kehadiran GraPARI di lokasi ini kami harapkan dapat mendekatkan serta mempermudah masyarakat dalam memperoleh layanan telekomunikasi yang andal untuk mendukung aktivitas sehari-hari, usaha, pendidikan, hingga kebutuhan digital lainnya,” katanya.

Berlokasi di Jalan Sukanagara – Sindangbarang No. 28, GraPARI Sukanagara berada dekat dengan sejumlah pusat aktivitas masyarakat seperti Pasar Sukanagara, Alun-Alun Tarumanagara, dan Kantor Kecamatan Sukanagara. GraPARI ini beroperasi setiap Senin hingga Jumat pukul 08.00–17.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00–12.00 WIB.

Melalui GraPARI Sukanagara, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan Telkomsel secara langsung, mulai dari pembelian kartu SIM prabayar dan eSIM, penggantian kartu yang hilang atau rusak, upgrade kartu uSIM 4G/LTE, pendaftaran Telkomsel Halo, hingga pemasangan baru layanan IndiHome.

Pelanggan juga dapat melakukan peningkatan kecepatan internet, penambahan fitur layanan, serta memperoleh informasi mengenai berbagai produk dan layanan digital Telkomsel.

Untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih nyaman, pelanggan dapat memanfaatkan fitur reservasi kunjungan GraPARI melalui aplikasi MyTelkomsel. Selain itu, tersedia juga layanan self-service dengan GraPARI Express, mesin layanan mandiri yang memungkinkan pelanggan melakukan berbagai transaksi dan kebutuhan layanan secara lebih cepat dan fleksibel.

Putro menambahkan, GraPARI Sukanagara selain menjadi pusat layanan pelanggan, tetapi juga sarana informasi dan edukasi bagi masyarakat mengenai pemanfaatan berbagai layanan digital Telkomsel.

Dalam rangka peluncuran GraPARI Sukanagara, pelanggan juga dapat menikmati berbagai program promo menarik, di antaranya potongan tagihan bagi pelanggan baru Telkomsel Halo, potongan harga pembelian Telkomsel Orbit, hingga penawaran upgrade kecepatan untuk pemasangan baru IndiHome. Program berlaku untuk periode terbatas sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Kehadiran GraPARI Sukanagara kami harapkan dapat membantu masyarakat di wilayah Cianjur Selatan untuk mendapatkan akses layanan dan informasi secara lebih mudah. GraPARI ini melengkapi total 37 GraPARI di wilayah kerja Telkomsel Region Jawa Barat, termasuk tiga GraPARI di Kabupaten Cianjur. Dengan demikian, masyarakat dapat semakin optimal memanfaatkan berbagai solusi digital yang tersedia untuk mendukung aktivitas sehari-hari,&quot; tutup Putro.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/09/permudah-akses-layanan-digital-masyarakat-cianjur-selatan-telkomsel-hadirkan-grapari-sukanagara</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/grapari-sukanagara-3jpg-c79a_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/09/permudah-akses-layanan-digital-masyarakat-cianjur-selatan-telkomsel-hadirkan-grapari-sukanagara</guid></item><item><title>Telkomsel Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026 Bersama Pelanggan di Jabotabek Jabar</title><description>Telkomsel Area Jabotabek Jabar menghadirkan beragam program apresiasi bagi pelanggan dengan mengusung semangat “Sepenuh Hati, Memahami”</description><content>&lt;b&gt;RBCOM &lt;/b&gt;- Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Telkomsel Area Jabotabek Jabar menghadirkan beragam program apresiasi bagi pelanggan dengan mengusung semangat “Sepenuh Hati, Memahami” sebagai bagian dari komitmen “Melayani Sepenuh Hati”.

Melalui sejumlah jaringan layanan GraPARI yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, dan berbagai kota lainnya di Jawa Barat, Telkomsel menghadirkan berbagai aktivitas spesial sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas pelanggan yang telah menjadi bagian dari perjalanan Telkomsel selama ini.

Perayaan Hari Pelanggan Nasional tahun ini menjadi momentum bagi Telkomsel untuk semakin mempererat hubungan dengan pelanggan melalui layanan yang lebih personal, humanis, dan bernilai tambah.

Selain menghadirkan layanan terbaik di seluruh titik layanan pelanggan, Telkomsel juga menyiapkan berbagai program khusus yang dapat dinikmati pelanggan selama periode Hari Pelanggan Nasional. 

Selain itu, jajaran manajemen Telkomsel hadir langsung di GraPARI terpilih untuk menyapa pelanggan, berdialog secara langsung, mendengarkan masukan, serta memberikan apresiasi kepada pelanggan setia sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan yang diberikan kepada Telkomsel.

Vice President Consumer Business Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Tuty R. Afriza mengatakan Hari Pelanggan Nasional merupakan momentum istimewa bagi Telkomsel Jabotabek Jabar untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan kebutuhan konektivitas dan layanan digitalnya kepada Telkomsel.

&quot;Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami terus berupaya menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin relevan, mudah, dan memberikan nilai tambah khususnya bagi masyarakat di wilayah Jabotabek dan Jawa Barat,&quot; katanya.

Pada perayaan Hari Pelanggan Nasional 2026, pelanggan dapat menikmati beragam program spesial, seperti surprise untuk pelanggan, Surprise untuk Pelanggan, Kejutan Pelanggan Corporate, Promo Pasang Baru IndiHome, Voucher PLN untuk Pelanggan Baru IndiHome, Promo Bayar Sekaligus IndiHome, One Day Service Pasang Baru IndiHome, dan lainnya.

Melalui perayaan Hari Pelanggan Nasional 2026, Telkomsel berharap dapat terus memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan sekaligus menghadirkan pengalaman layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/04/telkomsel-rayakan-hari-pelanggan-nasional-2026-bersama-pelanggan-di-jabotabek-jabar</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/20260904-181036-0000-4c0b_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/04/telkomsel-rayakan-hari-pelanggan-nasional-2026-bersama-pelanggan-di-jabotabek-jabar</guid><category>telkomsel</category></item><item><title>Telkomsel Hadirkan GraPARI Pameungpeuk, Permudah Akses Layanan Digital Masyarakat Garut Selatan</title><description>Masyarakat Garut Selatan kini dapat menikmati akses layanan Telkomsel yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan hadirnya GraPARI Pameungpeuk.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Masyarakat Garut Selatan kini dapat menikmati akses layanan Telkomsel yang lebih mudah, cepat, dan dekat dengan hadirnya GraPARI Pameungpeuk di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Telkomsel untuk hadir lebih dekat dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan akses layanan kepada seluruh pelanggan, khususnya di wilayah Garut Selatan.

Manager Customer Care Operations Region Jawa Barat Telkomsel, Priatna, mengatakan Melayani Sepenuh Hati kepada para pelanggan, diwujudkan dengan menghadirkan GraPARI Pameungpeuk. Wilayah Pameungpeuk merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat di Garut Selatan, baik untuk mobilitas warga, perdagangan, distribusi hasil pertanian, maupun akses menuju kawasan wisata.

&quot;Karena itu, kehadiran GraPARI di lokasi ini kami harapkan dapat mendekatkan serta mempermudah masyarakat dalam memperoleh layanan telekomunikasi yang andal untuk mendukung aktivitas sehari-hari, usaha, pendidikan, hingga kebutuhan digital lainnya,” katanya.

Berlokasi di Jalan Raya Pameungpeuk No. 17, GraPARI Pameungpeuk berada dekat dengan sejumlah pusat aktivitas masyarakat seperti Pasar Pameungpeuk dan Terminal Bus Pameungpeuk. GraPARI ini beroperasi setiap Senin hingga Jumat pukul 08.00–17.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00–12.00 WIB.

Melalui GraPARI Pameungpeuk, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan Telkomsel secara langsung, mulai dari pembelian kartu SIM prabayar dan eSIM, penggantian kartu yang hilang atau rusak, upgrade kartu uSIM 4G/LTE, pendaftaran Telkomsel Halo, hingga pemasangan baru layanan IndiHome. Pelanggan juga dapat melakukan peningkatan kecepatan internet, penambahan fitur layanan, serta memperoleh informasi mengenai berbagai produk dan layanan digital Telkomsel.

Untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih nyaman, pelanggan dapat memanfaatkan fitur reservasi kunjungan GraPARI melalui aplikasi MyTelkomsel. Selain itu, tersedia juga layanan self-service dengan GraPARI Express, mesin layanan mandiri yang memungkinkan pelanggan melakukan berbagai transaksi dan kebutuhan layanan secara lebih cepat dan fleksibel.

Priatna menambahkan, GraPARI Pameungpeuk selain menjadi pusat layanan pelanggan, tetapi juga sarana informasi dan edukasi bagi masyarakat mengenai pemanfaatan berbagai layanan digital Telkomsel.

Dalam rangka peluncuran GraPARI Pameungpeuk, pelanggan juga dapat menikmati berbagai program promo menarik, di antaranya voucher belanja untuk pelanggan baru IndiHome dengan kecepatan minimal 75 Mbps dan pelanggan Halo Optima minimal Rp120 ribu, voucher PLN atau Pertamina untuk pelanggan yang menambahkan fitur smart home, cashback Rp50 ribu bagi pelanggan baru IndiHome dan Telkomsel Orbit, serta kesempatan mengikuti lucky wheel untuk pelanggan baru Telkomsel Halo. Program berlaku untuk periode terbatas sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Kehadiran GraPARI Pameungpeuk kami harapkan dapat membantu masyarakat di wilayah Cikeulet, Cisompet, Cibalong, Caringin, Bungbulang, Mekarmukti, hingga Pakeunjeng untuk mendapatkan akses layanan dan informasi secara lebih mudah. GraPARI ini melengkapi total 37 GraPARI di wilayah kerja Telkomsel Region Jawa Barat, termasuk dua GraPARI di Kabupaten Garut. Dengan demikian, masyarakat dapat semakin optimal memanfaatkan berbagai solusi digital yang tersedia untuk mendukung aktivitas sehari-hari,&quot; tutup Priatna.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/09/01/telkomsel-hadirkan-grapari-pameungpeuk-permudah-akses-layanan-digital-masyarakat-garut-selatan</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/09/peluncuran-grapari-pameungpeuk-4jpg-43ee_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/09/01/telkomsel-hadirkan-grapari-pameungpeuk-permudah-akses-layanan-digital-masyarakat-garut-selatan</guid><category>telkomsel</category></item><item><title>Dari Musisi Lokal hingga SID, OTW BOD Tasikmalaya Jadi Pesta Musik Lintas Generasi</title><description>Superman Is Dead menutup OTW Break Out Day 2026 di Tasikmalaya. Sebanyak 4.000 tiket sold out dan 10 band lokal ikut tampil.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Gelaran OTW Break Out Day (BOD) 2026 di Tasikmalaya berakhir dengan pesta musik yang berlangsung meriah. Superman Is Dead (SID) menjadi penampil pamungkas yang sukses menghidupkan suasana di Ex Terminal Cilembang, Sabtu (29/08/2026).

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/sm-icon-otw-bod-2026-c5c8_mid.jpg&quot;&gt;

Antusiasme terhadap band punk rock asal Bali itu ternyata tak hanya datang dari penikmat musik di Kota Tasikmalaya. Sejumlah penonton dari berbagai daerah seperti Ciamis, Sumedang hingga Bandung turut hadir untuk menyaksikan langsung aksi SID.

Besarnya minat tersebut terlihat dari tiket yang disediakan panitia. Sebanyak 4.000 tiket untuk acara tersebut dilaporkan habis terjual.

Namun, OTW Break Out Day Tasikmalaya tidak hanya mengandalkan nama besar SID. Rony Parulian dan Alkateri turut mengisi daftar penampil nasional, sementara panggung lokal mendapat porsi khusus melalui program Shout of Sound yang menghadirkan 10 band dari berbagai daerah.

Beberapa di antaranya adalah Kataswara, look.up dan Pride of Handers. Kehadiran musisi lokal tersebut menjadi bagian penting dari konsep OTW Break Out Day yang memang memberikan ruang bagi talenta daerah untuk tampil di hadapan penonton yang lebih luas.

Perwakilan Supermusic Regional Bandung, Tries Pondang, mengatakan OTW Break Out Day telah memasuki tahun kelima penyelenggaraannya. Setelah Cianjur dan Cirebon, Tasikmalaya dipilih sebagai kota terakhir dalam rangkaian tahun ini.

Menurut Tries, istilah OTW justru memiliki karakter tersendiri bagi komunitas Superfriends dan penikmat festival musik.

&quot;Tapi OTW ini suatu kata yang sangat nyeleneh buat saya hingga menempel ke Superfriends penyuka festival musik. Sehingga OTW ini buat mereja punya kesan tersendiri yang identik dengan OTW Break Out Day,&quot; ujar Tries.

Ia menilai perjalanan OTW Break Out Day dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa festival tersebut semakin mendapatkan tempat di kalangan pencinta musik. Konsep yang dibawa, kata dia, tidak berhenti pada pertunjukan artis di atas panggung.

Kenyamanan penonton, kebersihan area acara hingga atmosfer selama festival menjadi bagian yang ikut diperhatikan.

&quot;Di tahun ke-5 ini, respon dari Superfriends mulai dari Cianjur sebagai titik pertama, Cirebon sebagai titik kedua dan hari ini puncaknya di Tasikmalaya, secara audiens bisa sold out untuk penjualan tiketnya. Talent-talent yang hadirkan bukan cuma bisa tampil di panggung saja tapi mereka juga bisa bertemu langsung dengan fansnya masing-masing di backstage,&quot; bebernya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/rp1-7709_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Beri Ruang untuk Musisi Daerah&lt;/b&gt;

Salah satu pembeda OTW Break Out Day adalah keterlibatan musisi daerah melalui Shout of Sound. Program tersebut membuat panggung festival tidak hanya menjadi milik artis yang sudah memiliki nama besar.

Tries menyebut musisi yang tampil di Tasikmalaya berasal dari sejumlah wilayah di Jawa Barat.

&quot;Nah, untuk di Tasikmalaya kita ada band-band yang dari Banjar, Majalengka, Sumedang, Garut dan juga dari tuan rumah, Tasikmalaya,&quot; tambahnya.

Pemilihan SID sebagai penampil utama juga bukan keputusan yang dibuat secara sembarangan. Menurut Tries, pihak penyelenggara terlebih dahulu melakukan pengamatan terhadap karakter penonton di masing-masing kota.

&quot;Jadi untuk band bintang yang tampil merupakan hasil dari observasi kita di masing-masing kota. Di Cianjur, Rony Parulian yang dipilih karena belum pernah tampil disana dan impact-nya hasilnya sangat baik. Di Cirebon ada Ndarboy Genk dan di Tasikmalaya ada SID karena mereka terakhir tampil disini tahun 2015. Jadi kita memilih talent itu enggak sesuka kita,&quot; tegasnya.

Konsep visual juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari festival tersebut. Tata panggung berukuran besar, permainan cahaya serta laser membuat area pertunjukan memiliki atmosfer layaknya sebuah ruang urban.

Tries menjelaskan konsep tersebut sengaja dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda kepada generasi muda yang datang ke festival.

&quot;Konsepnya gini, OTW Break Out Day ini kita ibaratkan ketika kita mengalami suatu kejenuhan nih anak-anak GenZ sekarang nih, mereka ketika jenuh dengan rutinitas mereka, dengan aktifitas mereka sehari-hari, mereka tuh pengin keluar dari kondisi seperti itu gitu. Nah, itu adanya di break out day gitu,&quot; tegasnya.

&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/alkateri2-2d1c_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;Alkateri hingga Kataswara Dapat Sambutan&lt;/b&gt;

Sebelum SID tampil sebagai penutup, Alkateri juga mampu mencuri perhatian penonton. Band asal Bandung tersebut tampil ketika cuaca Tasikmalaya masih cukup terik, tetapi kondisi tersebut tidak menghalangi penonton untuk ikut bernyanyi dan bergoyang.

Bagi Alkateri, kesempatan tampil dalam dua kota dalam rangkaian OTW Break Out Day memberikan pengalaman sekaligus peluang untuk memperkenalkan karya mereka kepada audiens yang lebih luas.

&quot;Ini kota kedua kita, sebelumnya kita juga tampil di Cianjur. Senang ya melihat movement-nya . Karena OTW Break Out Day ini sudah memerukan ruang bagi musisi-musisi seperti kami untuk memperkenalkan karyanya dan akhirnya bisa terlaksana. Dan impact-nya mungkin teman-teman yang lain jadi tahu karya kami seperti apa,&quot; katanya.

Dari panggung Shout of Sound, Kataswara menjadi salah satu wakil tuan rumah yang mendapatkan kesempatan tampil di hadapan ribuan penonton.

Vokalis Kataswara, Alvin, mengakui status sebagai band asal Tasikmalaya sempat menghadirkan tekanan tersendiri. Namun, mereka berusaha menjadikan kesempatan tersebut sebagai momentum untuk menunjukkan karakter musik sekaligus budaya daerah.

&quot;Sempet merasakan beban karena kita sebagai band tuan rumah. Tapi setidaknya kami mencoba memberikan yang terbaik sebagai band lokal dan tuan rumah dengan memberikan suguhan pertunjukan yang kita kolaborasikan dengan pertunjukan budaya. Kita opening dengan memainkan musik gamelan, ada payungnya yang merepresentasikan lagu-lagu kita yang kebetulan lagu-lagu kita itu di album pertama kita menceritakan soal eksistensial manusia. Lewat karya-karya itu kita mengajak mari kita merenungi kembali tentang manusia itu apa,&quot;kata sang vokalis, Alvin.

Penampilan tersebut menjadi pengalaman berbeda bagi Alvin. Ia sebelumnya sudah beberapa kali terlibat dalam program Supermusic, tetapi baru kali ini tampil di OTW Break Out Day.

Menurutnya, karakter penonton yang hadir memberikan tantangan tersendiri bagi Kataswara untuk menyampaikan pesan dari karya mereka.

&quot;Kalau di program Supermusic mungkin berapa kali, cuma kalau di OTW BOD ini baru pertama kali dan dan ya memang jujur sekali atmosfirnya memang beda. Feedback atmosfir yang diberikan penonton ke panggung itu beda. Karena memang pertama memang penontonnya agak-agak militan ya karena yang hadir itu SID, Alkateri, Threesixty, jadi bagaimana di sisi lain kesempatan di sisi lain challenge bagi kita, bagaimana kita bisa menyampaikan lagu-lagu kita, maksud dan tujuan kita di dalam lagu itu dan identitas kita kepada para penonton yang memang militan terhadap band-bandnya gitu,&quot; tutupnya.

Berakhirnya penampilan Superman Is Dead sekaligus menandai penutup rangkaian OTW Break Out Day 2026 di Tasikmalaya. Dengan tiket yang sold out serta perpaduan musisi nasional dan daerah, festival tersebut meninggalkan kesan kuat bagi para penikmat musik yang hadir.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/08/30/dari-musisi-lokal-hingga-sid-otw-bod-tasikmalaya-jadi-pesta-musik-lintas-generasi</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/sid3-10e3_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/08/30/dari-musisi-lokal-hingga-sid-otw-bod-tasikmalaya-jadi-pesta-musik-lintas-generasi</guid></item><item><title>Campus League Badminton Semarang Melahirkan Juara Baru, Bandung Menanti!</title><description>Campus League Badminton Regional Semarang menuntaskan rangkaian pertandingan di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. </description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Campus League Badminton Regional Semarang menuntaskan rangkaian pertandingan di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, pada Sabtu, 29 Agustus 2026. 

Empat hari jalannya kompetisi diwarnai dengan persaingan sengit, adu teknik, fisik, hingga strategi di antara 149 student-athlete yang berpartisipasi. 

Mereka berasal dari 17 perguruan tinggi, yang tidak hanya dari Semarang, namun juga Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, hingga Makassar.

CEO Campus League Ryan Gozali menyebut penyelenggaraan musim perdana Campus League di Regional Semarang ini merupakan upaya untuk terus berperan dalam menjaga tradisi prestasi badminton Indonesia. 

Dengan hadir di level perguruan tinggi, Campus League menjadi wadah kompetitif bagi talenta-talenta pebulutangkis mahasiswa.

“Badminton merupakan salah satu olahraga unggulan dari Indonesia dan itu sesuatu yang kita bersama ingin terus jaga. Campus League ingin berkontribusi paling tidak di level kampus. Campus League sebenarnya hadir di badminton untuk bisa menaungi talenta-talenta pebulutangkis yang sangat baik, tapi mungkin tidak bisa menembus ke Pelatnas. Ajang ini juga dirancang agar atlet tidak harus memilih antara olahraga dan pendidikan,” terang Ryan Gozali dalam sesi jumpa pers di sela pertandingan, Sabtu (29/8).

Untuk mengakomodasi tingginya antusiasme dan partisipasi para student-athlete, Campus League Badminton Regional Semarang mempertandingkan dua kategori sekaligus, yaitu perorangan dan beregu, baik untuk putra maupun putri. 

Terobosan juga dilakukan Campus League dengan menerapkan sistem skor terbaru dari Badminton World Federation (BWF) di kompetisi ini, yang sekaligus jadi sarana adaptasi lebih dini bagi para pemain.

“Kami memang menerapkan sistem skor terbaru BWF untuk curi start, karena sudah ada kepastian akan diberlakukan regulasi baru ini secara menyeluruh. Jadi kami ingin para pemain, perangkat pertandingan, dan semua yang terlibat lebih cepat familiar, karena semakin terbiasa tentu akan semakin baik. Kami melihatnya sederhana, tapi arahnya memang jangka panjang. Karena sistem skor sebelumnya juga akhirnya akan kadaluarsa ketika aturan baru diterapkan, jadi kami berpikir untuk kepentingan long-term,” urai Ryan.

Dengan tuntasnya Regional Semarang, maka Campus League Badminton musim perdana ini tinggal menyisakan satu regional lagi yaitu Regional Bandung, yang akan diselenggarakan pada 16-19 September mendatang. Rangkaian pertandingan di Regional Bandung akan diikuti oleh para pemain dan tim universitas asal wilayah Jawa Barat dan juga DKI Jakarta. 

&lt;b&gt;UNS Dominasi Kategori Perorangan&lt;/b&gt;
Dari total enam nomor pada kategori perorangan (individual), Universitas Sebelas Maret (UNS) mendominasi dengan meraih tiga gelar juara. 

Perguruan tinggi asal Surakarta itu memboyong tiga gelar melalui Adna Farrell Nugroho/Muhamad Khalil Munawar Abullah pada nomor ganda putra, Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat di nomor ganda putri, dan Adna Farrell Nugroho/Lintang Ari Rahmawati dari nomor ganda campuran.

Sementara itu wakil Semarang, Universitas Negeri Semarang (UNNES) meraih gelar juara untuk nomor pertandingan 3 vs 3 melalui tiga pemainnya Muhammad Rafael Ramadhani/Ryan Adi Wicaksono/Ayu Dian Pertiwi. 

Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) mendapatkan medali emas di nomor tunggal putra yang disumbangkan atletnya Akmal Zaidan Pamuji. Sementara di nomor tunggal putri, giliran Universitas Islam Indonesia (UII) yang meraih juara melalui Alfira Deanika.

Pada laga final, Alfira yang menjadi unggulan pertama sukses mengalahkan unggulan kedua dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Selvyra Khalifah, dengan skor 15-10, 15-13. 

Alfira mengaku sangat bersyukur dapat meraih hasil terbaik di nomor tunggal putri. Mahasiswi asli Yogyakarta itu merasa bangga tampil dan meraih juara dengan membawa nama kampus untuk pertama kalinya.

“Alhamdulillah saya bisa memberi hasil yang terbaik. Jauh-jauh ke sini, dan ini baru pertama kali juga saya mewakili kampus, diberi kepercayaan untuk bermain di Campus League Badminton Regional Semarang 2026. Itu bangga banget sih, soalnya tahu dari teman-teman senior kalau Campus League ini termasuk kompetisi besar. Jadi alhamdulillah saya senang bisa dapat hasil yang terbaik di sini,” ujar Alvira.



&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/1000107273-d753_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

&lt;b&gt;UII Raih Juara Kategori Beregu&lt;/b&gt;

Rangkaian pertandingan kategori beregu (team) menghadirkan dinamika dengan penerapan sistem skor baru BWF yang menggunakan format best of three sets dengan sistem relay point dan target 55 poin kumulatif. 

Puncaknya, Tim Universitas Islam Indonesia (UII) tampil trengginas mengalahkan Universitas Negeri Semarang dengan skor 2-0. Pasangan ganda putra yang tampil sebagai penentu kemenangan, Mochammad Billawal Aryo Jatmiko/Muhammad Danish Maulad Ferary mengungkapkan keberhasilan timnya bisa menjadi juara di Campus League Badminton Regional Semarang 2026.

“Alhamdulillah kami bisa menjadi juara dan tidak ada pemain yang cedera. Persaingan di lapangan berlangsung ketat, terutama di final. Kunci kemenangan kami sebenarnya ada pada kerja sama tim. Kami tidak mungkin mempersiapkan semuanya sendirian. Kemenangan ini hadir berkat kontribusi teman-teman yang bertanding di lapangan maupun yang memberi dukungan dari luar lapangan, serta para pengurus yang menyiapkan kebutuhan kami selama pertandingan,” ucap Jatmiko.

Sebagai juara kategori beregu, UII akan kembali bersaing di Bandung untuk memperebutkan titel juara The Nationals. Ferary berharap timnya dapat melakukan persiapan lebih matang. 

“Kami masih punya waktu untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi The Nationals di Bandung. Kami menyadari lawan-lawan nanti akan jauh lebih berat dan beragam. Karena itu, kami harus saling menguatkan satu sama lain, sambil tetap membagi waktu antara tanggung jawab akademik sebagai mahasiswa dan persiapan latihan,” kata Ferary.

Dukungan dan apresiasi atas penyelenggaraan Campus League Badminton disampaikan oleh tuan rumah kompetisi, Universitas Diponegoro. Melalui Wakil Rektor I Bidang Akademik &amp;amp; Kemahasiswaan, Prof. Dr.rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M., M.T., yang menyebut kompetisi berjenjang dan berkelanjutan di level perguruan tinggi akan memberi dampak positif terhadap pembinaan dan prestasi mahasiswa.

“Mewakili Universitas Diponegoro, saya melihat kompetisi olahraga seperti Campus League ini sangat penting, sangat produktif, karena bisa menjadi wadah aktivitas yang positif. Terutama juga menjadi ruang bagi mereka yang memiliki minat dan prestasi di bidang olahraga. Seperti yang kami sepakati bersama dengan Campus League, menjadi atlet itu tidak harus mengorbankan akademiknya,” ujar Heru.

Dukungan Polytron sebagai sponsor utama menjadi bagian penting dalam menghadirkan Campus League Badminton Regional Semarang. Keterlibatan Polytron merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional, yang telah menjadi salah satu sumber kebanggaan Indonesia di panggung dunia.

Diantika, General Manager Corporate Communications Polytron menegaskan komitmen Polytron untuk terus mendukung perkembangan olahraga nasional, khususnya atlet usia muda, sekaligus memberikan ruang bagi para atlet Indonesia untuk terus berkembang dan mengukir prestasi di panggung nasional.

“Dukungan kami terhadap kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi dalam memajukan olahraga nasional. Kami berharap kehadiran Polytron dapat memberikan dukungan positif bagi para atlet sekaligus memperkuat semangat kebersamaan untuk terus melangkah dan menciptakan kebanggaan bagi Indonesia. Karena kebanggaan tidak hanya lahir dari podium, tetapi juga dari setiap langkah dan perjuangan untuk terus memberikan yang terbaik bagi negeri,” ungkap Diantika.

Dengan tuntasnya Campus League Badminton Regional Semarang, empat tim semifinalis kategori beregu otomatis lolos ke fase puncak The Nationals. Keempat tim tersebut adalah UII sebagai juara, diikuti oleh UNNES, UNS, dan UNESA. 

Sementara di kategori perorangan, masing-masing delapan pemain / pasangan / triple terbaik yang melaju ke The Nationals. The Nationals akan dihelat di Bandung sebagai tuan rumah pada akhir September mendatang. Sebelum The Nationals, Campus League Badminton Regional Bandung lebih dulu bergulir pada 16-19 September.



&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/1000107279-a5be_mid.jpg&quot;&gt;

&lt;b&gt;DAFTAR JUARA KATEGORI PERORANGAN (INDIVIDUAL)
Tunggal Putra&lt;/b&gt;
Juara : Akmal Zaidan Pamuji - Universitas Jenderal Soedirman
Runner-up : Muhammad Bangkit Satria Wibowo - Universitas Negeri Semarang
Peringkat 3 : Muhammad Agil Firmansyah

&lt;b&gt;Tunggal Putri&lt;/b&gt;
Juara : Alfira Deanika - Universitas Islam Indonesia
Runner-up : Selvyra Khalishah - Universitas Negeri Surabaya
Peringkat 3 : Natiqotul Wardah Filkaromah - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya 

&lt;b&gt;Ganda Putra &lt;/b&gt;
Juara : Adna Farrell Nugroho/Muhamad Khalil Munawar Abullah - Universitas Sebelas Maret
Runner-up : Luthfi Eka Prayoga/Elvaretta Hezka Aprilla Sasikirana - Universitas Jenderal Soedirman
Peringkat 3 : Labib Alfah Mubarok/Mochamad Viko Mahadika - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

&lt;b&gt;Ganda Putri &lt;/b&gt;
Juara : Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat - Universitas Sebelas Maret
Runner-up : Ayuningtyas Putri Nur Setyowati/Maghfiro Ah Aristi - Universitas Sebelas Maret

Peringkat 3 : Neila Nur Khlaidazia/Rakhma Zahroh Nani Elvany - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

&lt;b&gt;Ganda Campuran&lt;/b&gt;
Juara : Adna Farrell Nugroho/Lintang Ari Rahmawati - Universitas Sebelas Maret
Runner-up : Muhammad Hidayat Abiyyi/Nayla Shofi Wibowo - Universitas Negeri Semarang
Peringkat 3 : Labib Aflah Mubarok/Zahroh Nani Elvany - Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
3 vs 3
Juara : Muhammad Rafael Ramadhani/Ryan Adi Wicaksono/Ayu Dian Pertiwi - Universitas Negeri Semarang
Runner-up : Andin Dwiyangga Sulthon Rajiv/Febriano Wahyu Jati Nugroho/Raden Roro Widya Aninditya - Universitas Negeri Yogyakarta
Peringkat 3 : Muhammad Amir Al-Amin/Kimi Rafael Lazarro/R A Feila Ayu Nailah - Universitas Negeri Surabaya

&lt;b&gt;DAFTAR JUARA KATEGORI BEREGU (TEAM)&lt;/b&gt;
Juara : Universitas Islam Indonesia
Runner-up : Universitas Negeri Semarang
Peringkat 3 : Universitas Sebelas Maret.***



</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/08/29/campus-league-badminton-semarang-melahirkan-juara-baru-bandung-menanti</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/screenshot-20260829-231722-7fa5_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/08/29/campus-league-badminton-semarang-melahirkan-juara-baru-bandung-menanti</guid><category>Campus League Badminton</category><category>Polytron Stadium</category><category>Badminton</category></item><item><title>Tantan Sulthon Menang Telak, Siap Bawa PWI Jabar ke Babak Baru </title><description>Tantan Sulthon terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat setelah meraih 444 suara. Ia mengajak seluruh anggota menjaga persatuan dan memajukan organisasi.</description><content>&lt;b&gt;RAGAM RBCOM - &lt;/b&gt;Tantan Sulthon resmi terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat untuk periode lima tahun mendatang. Ia memperoleh 444 suara dalam pemilihan yang digelar di Hotel Horison Bandung, Rabu (12/8/2026) malam.

Dalam pemungutan suara tersebut, Tantan mengungguli kandidat lainnya, Hardiansyah, yang mendapatkan 247 suara. Hasil itu memastikan Tantan mendapat mandat untuk memimpin PWI Jawa Barat selama lima tahun ke depan.

Setelah dinyatakan sebagai ketua terpilih, Tantan langsung menyerukan pentingnya menjaga persatuan di internal organisasi. Ia menekankan bahwa kepemimpinan PWI Jabar membutuhkan dukungan seluruh anggota agar program yang telah dirancang dapat berjalan.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/08/13/keluarganya-diserang-robert-rene-alberts-buka-suara-soal-masalah-dengan-persib&quot;&gt;Baca Juga : Keluarganya Diserang, Robert Rene Alberts Buka Suara soal Masalah dengan Persib&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

&quot;Saya berharap kita meyakinkan diri bahwa kita ini adalah keluarga. Kita adalah satu. Kita adalah PWI Jabar,&quot; ujar Tantan.

Ia juga mengajak seluruh anggota PWI dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk terlibat dalam membangun organisasi. Menurutnya, kepemimpinan tidak dapat berjalan sendiri karena setiap program membutuhkan kerja sama seluruh anggota.

&quot;Saya yakin saya tidak akan pernah berhasil merealisasikan seluruh program kerja yang saya janjikan ketika teman-teman tidak membantu, ketika kita tidak bersatu,&quot; katanya.

Tantan berharap kebersamaan tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kontribusi nyata dari seluruh elemen PWI Jabar. Ia menilai keterlibatan lintas generasi menjadi salah satu modal penting untuk memperkuat kembali organisasi profesi wartawan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Tantan turut menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung perjalanannya menuju kursi ketua. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada keluarga, termasuk istrinya, yang selama ini disebut konsisten memberikan doa serta dukungan.

Menurut Tantan, kemenangan dalam pemilihan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa sebuah tujuan dapat dicapai ketika semua pihak mampu bergerak dalam satu arah.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/08/12/beri-pengalaman-kerja-ke-mahasiswa-telkomsel-luncurkan-virtuship&quot;&gt;Baca Juga : Beri Pengalaman Kerja ke Mahasiswa, Telkomsel Luncurkan Virtuship&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

&quot;Saya membuktikan sendiri ketika kita bareng-bareng, ketika kita bersatu, ketika kita bergandengan tangan, cita-cita itu akan tercapai. Ini bisa saya buktikan menjadi Ketua PWI Jawa Barat,&quot; ujarnya.

Tantan kemudian mengajak seluruh anggota PWI Jabar menjadikan berakhirnya proses pemilihan sebagai awal untuk memperkuat organisasi. Perbedaan pilihan yang muncul selama kontestasi diharapkan tidak lagi menjadi penghalang setelah kepengurusan baru mulai bekerja.

Dengan dukungan dari seluruh anggota, Tantan optimistis PWI Jawa Barat mampu berkembang lebih baik sekaligus menjalankan berbagai agenda yang telah dipersiapkan untuk periode kepemimpinannya.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/08/13/tantan-sulthon-menang-telak-siap-bawa-pwi-jabar-ke-babak-baru</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/tantan-ed2d_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/08/13/tantan-sulthon-menang-telak-siap-bawa-pwi-jabar-ke-babak-baru</guid><category>Tantan Sulthon</category><category>Ketua PWI Jabar</category><category>PWI Jawa Barat</category><category>Pemilihan PWI Jabar</category><category>PWI Jabar 2026</category></item><item><title>Beri Pengalaman Kerja ke Mahasiswa, Telkomsel Luncurkan Virtuship</title><description>Telkomsel resmi meluncurkan Virtuship, platform magang virtual yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan pengalaman kerja berbasis proyek seca</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Telkomsel resmi meluncurkan Virtuship, platform magang virtual yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan pengalaman kerja berbasis proyek secara fleksibel dari mana saja.

Pada momen peluncuran resmi Virtuship di Bandung, Senin 10 Agustus 2026, Telkom University menjadi salah satu kampus pertama yang bergabung dalam program ini, dan ke depan akses akan diperluas secara bertahap ke berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Virtuship dihadirkan Telkomsel berkolaborasi dengan Kuncie untuk menjawab kebutuhan mahasiswa terhadap pengalaman profesional yang relevan sekaligus membantu mempersiapkan talenta muda menghadapi dunia kerja. Program perdana bagi mahasiswa Telkom University berlangsung selama periode waktu tertentu, meliputi studi kasus, penugasan, dan proyek yang mengangkat beragam peran serta tantangan kerja dari berbagai direktorat di Telkomsel.

Program magang dirancang dengan estimasi beban pembelajaran yang dapat dikonversikan dengan kredit semester sesuai dengan ketentuan dari universitas. Setelah memenuhi persyaratan kelulusan magang, peserta akan memperoleh sertifikat dan berkesempatan masuk ke dalam talent pool untuk peluang pengembangan karier berikutnya.

Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan mengatakan Telkomsel berkomitmen Melayani Sepenuh Hati, mendampingi generasi muda menemukan potensi dan menyiapkan masa depan mereka.

&quot;Banyak mahasiswa memiliki potensi besar, tetapi belum semuanya mendapat kesempatan untuk mengenal dunia kerja dan menguji kemampuannya melalui pengalaman yang relevan. Virtuship membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar dari proyek yang dekat dengan praktik industri, memperoleh umpan balik, serta membangun portofolio sebagai bekal memasuki dunia profesional,” jelasnya.

Rektor Telkom University, Prof Suyanto mengatakan pengalaman langsung dari dunia industri menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan kebutuhan kerja yang semakin cepat.

&quot;Melalui Virtuship, mahasiswa dapat menghubungkan pembelajaran di kampus dengan tantangan profesional yang nyata. Kami berharap program ini membantu mahasiswa semakin memahami kompetensinya, lebih adaptif, dan lebih siap memberikan kontribusi setelah menyelesaikan pendidikan,” katanya.

Peluncuran Virtuship turut diperkuat dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi Pemanfaatan Potensi Bersama antara Telkomsel dan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT). 
Kesepahaman tersebut menjadi landasan untuk memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, pengembangan talenta, serta pemanfaatan kapabilitas kedua pihak bagi kemajuan ekosistem pendidikan Indonesia.

Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan kolaborasi Telkomsel dan Yayasan Pendidikan Telkom dibangun dari semangat yang sama, yaitu menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh generasi muda dan ekosistem pendidikan.

&quot;Melalui sinergi ini, kami ingin menghubungkan kekuatan pendidikan dengan pengalaman dan kebutuhan industri agar semakin banyak talenta Indonesia memiliki kesempatan untuk bertumbuh dan berkontribusi,” tuturnya.

Direktur Yayasan Pendidikan Telkom, Dodi Irawan, menambahkan Nota Kesepahaman ini memperkuat komitmen bersama untuk mengoptimalkan potensi Telkomsel dan Yayasan Pendidikan Telkom. Virtuship menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut dengan membuka akses pengalaman industri yang lebih dekat bagi mahasiswa.

&quot;Kami berharap sinergi ini terus berkembang dan memberikan nilai tambah bagi institusi pendidikan, peserta didik, serta masyarakat,&quot; katanya.

Melalui Virtuship dan penguatan kolaborasi dengan YPT, Telkomsel melanjutkan komitmennya untuk membuka akses pembelajaran berbasis industri yang lebih inklusif, relevan, dan mudah dijangkau. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi Telkomsel dalam mempersiapkan talenta muda yang adaptif dan siap mendorong kemajuan Indonesia.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/08/12/beri-pengalaman-kerja-ke-mahasiswa-telkomsel-luncurkan-virtuship</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/08/telkomsel-virtuship-1bjpg-22e1_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/08/12/beri-pengalaman-kerja-ke-mahasiswa-telkomsel-luncurkan-virtuship</guid><category>telkomsel</category></item><item><title>bank bjb Bukukan Kinerja Positif, Aset Tembus Rp228,2 Triliun dan Laba Tumbuh 58,8 Persen</title><description>bank bjb kembali membukukan kinerja positif pada Semester I Tahun 2026 dengan tetap menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat</description><content>&lt;b&gt;RBCOM&lt;/b&gt; -  bank bjb kembali membukukan kinerja positif pada Semester I Tahun 2026 dengan tetap menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi serta tantangan industri perbankan.

Irwan Riswandi, Corporate Secretary bank bjb dalam keterangannya mengemukakan, melalui strategi growth with quality, Perseroan terus memperkuat fundamental bisnis, menjaga kualitas aset, meningkatkan efisiensi, serta memperluas sumber pertumbuhan melalui transformasi digital dan pengembangan bisnis berbasis ekosistem pemerintah daerah.

Kinerja tersebut disampaikan dalam Earnings Call Triwulan II Tahun Buku 2026 yang dihadiri investor dan analis pasar modal di Menara bank bjb, Bandung, Rabu (29/7).

Sebagai entitas pengendali Grup bjb yang membawahi tiga perusahaan anak perbankan dan dua lembaga keuangan non-bank, hingga Semester I 2026 bank bjb secara konsolidasi membukukan total aset sebesar Rp228,2 triliun.

Perusahaan anak memberikan kontribusi aset sebesar Rp44,2 triliun atau sekitar 19,4 persen terhadap total aset konsolidasi Grup bjb.

Di sisi intermediasi, penyaluran kredit termasuk pembiayaan secara konsolidasi mencapai Rp140,4 triliun, terdiri atas kontribusi perusahaan anak sebesar Rp29,3 triliun dan bank only sebesar Rp111,1 triliun.

Segmen konsumer tetap menjadi penopang utama portofolio kredit bank bjb dengan outstanding mencapai Rp74,2 triliun atau sekitar 66,8 persen dari total kredit. Kualitas kredit pada segmen ini juga tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang rendah, yakni 0,56 persen, mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan.

Selain mempertahankan kekuatan pada segmen konsumer, bank bjb juga terus melakukan diversifikasi sumber pertumbuhan kredit melalui pengembangan pembiayaan non-konsumer.

Salah satu fokus utama Perseroan adalah memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah daerah melalui penyediaan pembiayaan yang dilakukan secara selektif, terukur, dan sesuai prinsip kehati-hatian.

Perseroan menilai kebutuhan pembiayaan pemerintah daerah masih memiliki prospek yang positif seiring berlanjutnya berbagai program pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di daerah.

Dengan pengalaman yang panjang dalam melayani pemerintah daerah serta pemahaman terhadap karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah, bank bjb optimistis segmen ini akan menjadi salah satu sumber pertumbuhan bisnis yang berkualitas sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi daerah.

Sejalan dengan upaya tersebut, bank bjb juga terus melakukan penyempurnaan proses bisnis melalui implementasi Commercial Business Centre (CBC) guna meningkatkan efektivitas proses kredit, memperkuat tata kelola, serta mendukung pertumbuhan pembiayaan yang lebih berkualitas.

Di sisi pendanaan, bank bjb mampu menjaga pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) secara sehat di tengah persaingan penghimpunan dana yang semakin kompetitif. Hingga Juni 2026, DPK secara konsolidasi tercatat sebesar Rp160,9 triliun, memberikan dukungan likuiditas yang kuat bagi pertumbuhan bisnis Perseroan.

Untuk semakin memperkuat struktur pendanaan, bank bjb terus mendorong peningkatan dana murah (Current Account Saving Account/CASA) melalui perluasan kerja sama payroll, peningkatan aktivitas transaksi nasabah, serta optimalisasi layanan digital yang semakin mudah diakses masyarakat.

Transformasi digital juga terus menunjukkan perkembangan positif. Melalui aplikasi DIGI bank bjb, pembukaan rekening tabungan secara digital mencapai hingga 12.000 rekening baru setiap bulan. Capaian tersebut diharapkan semakin memperluas basis nasabah sekaligus mendukung peningkatan penghimpunan dana murah secara berkelanjutan.

Dari sisi profitabilitas, Semester I 2026 mencerminkan hasil positif dari strategi rekomposisi aset dan liabilitas, optimalisasi biaya dana, peningkatan fee based income, penguatan sinergi Grup bjb, serta berbagai inisiatif efisiensi operasional yang dijalankan secara konsisten.

Pendapatan bunga bersih tumbuh lebih dari 9,1 persen secara year-on-year, sementara fee based income memberikan kontribusi sebesar Rp1,1 triliun sehingga semakin memperkuat struktur pendapatan Perseroan. Berbagai langkah efisiensi juga berhasil menurunkan beban operasional sekitar 5,4 persen dan mendorong pertumbuhan laba operasional sebelum Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) lebih dari 34,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Seluruh upaya tersebut mendorong laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp783 miliar, atau tumbuh 58,8 persen secara year-on-year, sekaligus mencerminkan efektivitas strategi Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, efisiensi, dan kualitas aset.

Memasuki Semester II 2026, bank bjb akan terus berfokus pada strategi growth with quality melalui penguatan penghimpunan dana murah, optimalisasi kerja sama payroll, pengembangan pembiayaan berbasis ekosistem pemerintah daerah, percepatan transformasi digital, serta pengelolaan risiko yang disiplin.

Perseroan optimistis strategi tersebut mampu menjaga kinerja tetap positif sekaligus memperkuat daya saing di tengah dinamika industri perbankan.

Dengan fundamental bisnis yang semakin kokoh, inovasi layanan yang terus berkembang, serta komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik dan prinsip kehati-hatian, bank bjb optimistis dapat terus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/30/bank-bjb-bukukan-kinerja-positif-aset-tembus-rp2282-triliun-dan-laba-tumbuh-588-persen</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/20260730-182233-0000-012a_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/30/bank-bjb-bukukan-kinerja-positif-aset-tembus-rp2282-triliun-dan-laba-tumbuh-588-persen</guid><category>bank-bjb</category></item><item><title>Hadirkan Sistem Kelistrikan Berlapis, PLN UID Jabar Siap Dukung Piala Presiden 2026 Stadion Si Jalak</title><description>PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menghadirkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Piala Presiden 2026</description><content>&lt;b&gt;RBCOM -&lt;/b&gt; PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menghadirkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Piala Presiden 2026 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, sepanjang Juli hingga Agustus 2026.

Melalui dukungan personel siaga, sistem keandalan berlapis, serta peralatan pendukung, PLN memastikan pasokan listrik tetap andal selama seluruh rangkaian pertandingan berlangsung.

Sebanyak 80 personel disiagakan untuk mengawal keandalan kelistrikan di setiap pertandingan. Selain itu, PLN UID Jawa Barat juga menyiapkan lima unit Uninterruptible Power Supply (UPS), dua unit genset, dan tiga Unit Gardu Bergerak (UGB) sebagai lapisan pengamanan tambahan guna mengantisipasi berbagai kondisi di lapangan.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Muhammad Joharifin, mengatakan bahwa kesiapan tersebut merupakan bentuk komitmen PLN dalam memastikan setiap agenda strategis dapat berlangsung dengan dukungan pasokan listrik yang andal dan berkualitas.

&quot;PLN UID Jawa Barat siap mendukung penyelenggaraan Piala Presiden 2026 melalui sistem kelistrikan yang andal dan berlapis. Kami telah menyiapkan personel, peralatan, serta skema pengamanan kelistrikan secara menyeluruh agar pertandingan dapat berlangsung lancar tanpa terganggu oleh aspek kelistrikan,&quot; kata Muhammad Joharifin.

Dalam pengamanan kelistrikan Piala Presiden, PLN menerapkan layanan Zero Down Time (ZDT), yaitu sistem keandalan yang dirancang untuk menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi pelanggan prioritas apabila terjadi gangguan pada salah satu bagian jaringan.

Sistem ZDT mengandalkan jalur pasokan listrik berlapis, sistem proteksi selektif berkecepatan tinggi, serta otomasi perpindahan sumber pasokan secara otomatis. Pada kondisi tertentu, UPS dan genset juga berfungsi sebagai lapisan pengamanan tambahan sehingga pasokan listrik tetap terjaga selama pertandingan berlangsung.

Joharifin menjelaskan keberhasilan pengamanan kelistrikan dalam sebuah agenda berskala nasional tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh koordinasi yang solid dengan seluruh pihak terkait.

&quot;Kami melakukan koordinasi secara intensif sejak tahap persiapan, selama pertandingan berlangsung, hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai. Setiap potensi risiko telah dipetakan sehingga apabila diperlukan penanganan di lapangan, respons dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi untuk menjaga keandalan pasokan listrik,&quot; katanya.

Koordinasi tersebut meliputi pengecekan kesiapan jaringan, sistem kelistrikan, peralatan pendukung, hingga penyusunan mekanisme respons apabila diperlukan tindakan teknis di lapangan. Seluruh personel juga disiagakan sesuai pembagian tugas agar pengamanan kelistrikan dapat berjalan optimal selama penyelenggaraan Piala Presiden.

Joharifin menjelaskan pengalaman PLN UID Jawa Barat dalam mengawal berbagai kegiatan dengan kebutuhan keandalan listrik yang tinggi menjadi modal penting dalam memastikan sistem kelistrikan tetap beroperasi secara optimal.

&quot;Setiap kegiatan memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, kami terus memperkuat kesiapan sistem, personel, dan peralatan agar mampu memberikan layanan terbaik. Harapan kami, seluruh penyelenggara, atlet, ofisial, serta masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan aman dan nyaman berkat dukungan pasokan listrik yang andal,&quot; tutupnya.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/28/hadirkan-sistem-kelistrikan-berlapis-pln-uid-jabar-siap-dukung-piala-presiden-2026-stadion-si-jalak</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/whatsapp-image-2026-07-28-at-090523-9fa0_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/28/hadirkan-sistem-kelistrikan-berlapis-pln-uid-jabar-siap-dukung-piala-presiden-2026-stadion-si-jalak</guid><category>Stadion Si Jalak Harupat</category><category>piala presiden</category></item><item><title>Telkomsel Perkuat Kesiapsiagaan Bencana melalui Gladian PANJI Relawan TERRA</title><description>Memasuki satu setengah dekade Telkomsel Emergency Response &amp; Recovery Activity (TERRA) terus menjadi wujud komitmen Telkomsel dalam mendukung kesiapsiagaan</description><content>&lt;b&gt;RBCOM -&lt;/b&gt; Memasuki satu setengah dekade Telkomsel Emergency Response &amp;amp; Recovery Activity (TERRA) terus menjadi wujud komitmen Telkomsel dalam mendukung kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pasca bencana di Indonesia.

Sebagai program Corporate Social Responsibility (CSR), TERRA dirancang untuk mendukung empat siklus aksi utama: kesiapsiagaan, tanggap darurat, pemulihan dan rehabilitasi, serta pencegahan dan mitigasi bencana, sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi landasan operasional Telkomsel. 
Sepanjang perjalanannya, TERRA telah menjangkau 16 wilayah dan melibatkan 722 relawan serta 118 komunitas di seluruh Indonesia.

Salah satu wujud nyata dari komitmen ini adalah Gladian PANJI Relawan TERRA, program pelatihan kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas yang dirancang khusus oleh Telkomsel untuk memperkuat kapasitas relawan muda, termasuk Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) dan komunitas peduli bencana, di berbagai wilayah Indonesia.

Istilah &quot;Gladian&quot; merujuk pada tradisi latihan dan pembekalan yang telah lama dikenal di dunia kepramukaan, militer, dan pecinta alam Indonesia, sementara &quot;PANJI&quot; merupakan akronim dari lima pilar yang menjadi kerangka pelatihan: Pemetaan Risiko, Alokasi Sumber Daya, Notifikasi Dini, Jaringan Evakuasi Aman, dan Integrasi Penanganan Darurat.

Tahun ini, Gladian PANJI Relawan TERRA digelar secara berkelanjutan di beberapa wilayah Indonesia, dimulai dari Pandeglang, Banten pada 25–27 Juni 2026, dan berlanjut ke Bandungan, Semarang pada 9–11 Juli 2026, serta Ciwidey, Bandung pada 23–25 Juli 2026. Selama tiga hari, peserta mendapatkan pembekalan langsung dari praktisi, akademisi, jurnalis kebencanaan, BASARNAS, BPBD, dan PMI setempat, melalui rangkaian materi Talkshow Tanggap Bencana, Basic Life Support, Psikososial Fundamental, Jurnalistik Kebencanaan, Mitigasi Bencana, hingga Disaster Management.

Rangkaian pelatihan tersebut bertujuan mempersiapkan generasi relawan yang tangguh melalui pembelajaran, simulasi, dan kolaborasi lintas sektor, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai aktor kunci mitigasi dalam membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Kolaborasi ini mencerminkan pendekatan lintas 5 sektor yang menjadi prinsip dasar TERRA, di mana unsur pemerintah, organisasi kemanusiaan, akademisi, komunitas relawan nasional, hingga mitra sektor swasta bersinergi memastikan setiap pihak dapat berperan sesuai kapasitasnya masing-masing dalam ekosistem penanganan bencana nasional.

VP Corporate Communications &amp;amp; Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan selama 15 tahun perjalanan TERRA, pihaknya percaya bahwa ketahanan masyarakat menghadapi bencana hanya bisa dibangun lewat kolaborasi berbagai pihak.

&quot;Gladian PANJI Relawan TERRA adalah bentuk nyata dari keyakinan itu, tempat relawan muda dibekali kemampuan yang dapat digunakan saat situasi darurat terjadi. Bagi kami, inilah wujud nyata melayani masyarakat Indonesia sepenuh hati, khususnya mereka yang paling membutuhkan di saat darurat,&quot; paparnya.

Guna memperkuat sinergi lintas sektor dan mendukung koordinasi relawan secara lebih terstruktur, Telkomsel turut mengembangkan Aplikasi TERRA, digital platform yang memfasilitasi kebutuhan operasional relawan di lapangan. Melalui aplikasi ini, relawan dapat melakukan pelaporan potensi dan risiko bencana, asesmen lapangan, pelacakan lokasi personel secara real-time, hingga dokumentasi foto dan video kejadian. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan data dari berbagai instansi seperti BNPB, BMKG, dan PVMBG, sehingga mendukung koordinasi lintas sektor secara lebih efisien dalam situasi darurat.

Sebagai bagian dari ekosistem TERRA, program ini juga melibatkan karyawan Telkomsel melalui inisiatif Tflyers Volunteer Program, yang mendorong mereka untuk turut berperan sebagai relawan dan koordinator lapangan saat situasi darurat. Inisiatif ini memperkuat kesiapsiagaan operasional Telkomsel, sekaligus membangun budaya kepedulian karyawan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Ke depan, Telkomsel berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas relawan dan memperluas jangkauan Gladian PANJI Relawan TERRA ke berbagai wilayah Indonesia, sebagai bagian dari kontribusi berkelanjutan Telkomsel terhadap ekosistem national digital resilience.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/27/telkomsel-perkuat-kesiapsiagaan-bencana-melalui-gladian-panji-relawan-terra</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/telkomsel-gladian-panji-relawan-terra-2jpg-290c_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/27/telkomsel-perkuat-kesiapsiagaan-bencana-melalui-gladian-panji-relawan-terra</guid><category>telkomsel</category></item><item><title>Telkomsel Temani Warga dengan Paket Bola Gembira dan Nonton Bareng di Lebih dari 40 Titik Jabotabek Jabar</title><description>Telkomsel menutup kemeriahan turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut melalui kegiatan Nonton Bareng Final Piala Dunia FIFA 2026™ di La Piazza Spazio</description><content>&lt;b&gt;RBCOM -&lt;/b&gt; Telkomsel menutup kemeriahan turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut melalui kegiatan Nonton Bareng Final Piala Dunia FIFA 2026™ di La Piazza Spazio, Kelapa Gading, Jakarta Utara dan sejumlah titik lain di Jabotabek Jabar (20/7).

Sebelumnya, Telkomsel telah menghadirkan rangkaian aktivitas dan program nonton bareng di lebih dari 40 titik di wilayah Jabotabek Jabar sepanjang gelaran Piala Dunia FIFA 2026™,

Sejak awal penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026™, Telkomsel secara konsisten menghadirkan berbagai kegiatan untuk mendukung antusiasme pelanggan di wilayah Jabotabek Jabar, termasuk kehadiran paket Bola Gembira MAXstream TV, sehingga pelanggan bisa menikmati pertandingan secara lebih mudah dan fleksibel melalui paket khusus yang tersedia di MyTelkomsel dan berbagai channel Telkomsel.

Di malam final sendiri, selain La Piazza Spazio, nobar Bola Gembira Telkomsel diadakan di sejumlah tempat, seperti Kaizen Heritage 4.0 (Jakarta Pusat), Kaizen Heritage 5.0 (Jakarta Timur), Bajawa Flores (Jakarta Selatan), Kopi Tjan (Jakarta Timur), Mahato Cafe n Resto (Jakarta Barat), Aphen Resto (Jakarta Utara), Jakbistro Cafe n Resto (Jakarta Utara), Kedai Kopi Tjan (Bekasi), Interaksi Space (Depok), Warkop Agam Cikarang (Bekasi), Lapangan Karangpawitan (Karawang), The Bay Indonesia (Bogor), KOPI TUGOH Signature (Bogor), Beri kopi Pakansari Cibinong (Bogor), Ludo Sports Kitchen and Coffee (Bandung), Papagesha (Majalengka), Kopi Nako (Cianjur), Arem Aroma Rempah (Tasikmalaya), Bumi Upi (Garut), D&#039; Coloni Space (Kota Tangerang), Lieben (Kota Tangerang), War Kopitiam (Kab. Tangerang), Aya Coffee Shop (Serang, Banten), Kedai Reckless Plus (Serang, Banten), Gonggo Coffee Shop (Lebak, Banten), Kaizen (Tangerang Selatan), Warkopolim (Tangerang Selatan).
 
Selain itu, Telkomsel telah menghadirkan berbagai aktivitas untuk menambah keseruan pelanggan di seluruh titik nobar, mulai dari permainan dan tantangan bertema sepak bola, hiburan musik, hingga beragam program interaktif dengan hadiah menarik.

Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme dan loyalitas pelanggan selama mengikuti program Bola Gembira MAXStream TV, Telkomsel juga memberikan jersey original resmi kepada pelanggan terpilih di setiap lokasi nobar final.

Vice President Consumer Business Area Jabotabek Jabar Telkomsel, Tuty R. Afriza, mengatakan Piala Dunia FIFA 2026™ menjadi momentum yang mempererat kebersamaan masyarakat melalui kecintaan terhadap sepak bola.

Sejak awal turnamen, Telkomsel senantiasa melayani sepenuh hati  dengan menghadirkan acara nonton bareng pelanggan di berbagai titik di Jabotabek Jabar, sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih bermakna melalui dukungan konektivitas yang andal, paket Bola Gembira MAXStream TV.

&quot;Melalui acara nobar tersebut, kami ingin mengajak pelanggan untuk merayakan semangat kebersamaan sekaligus menikmati pertandingan final dengan pengalaman digital terbaik bersama Telkomsel,” tuturnya.

Melalui dukungan jaringan broadband dan 5G yang andal, serta berbagai solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pelanggan, Telkomsel terus berkomitmen menghadirkan pengalaman hiburan digital yang mudah, nyaman, dan bernilai tambah. Sebagai wujud semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel akan terus menghadirkan berbagai program dan inovasi yang mendukung gaya hidup digital masyarakat Indonesia.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/20/telkomsel-temani-warga-dengan-paket-bola-gembira-dan-nonton-bareng-di-lebih-dari-40-titik-jabotabek-jabar</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/final-piala-dunia-telkomsel-1jpg-ee89_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/20/telkomsel-temani-warga-dengan-paket-bola-gembira-dan-nonton-bareng-di-lebih-dari-40-titik-jabotabek-jabar</guid><category>telkomsel</category></item><item><title>Kejurnas MLDSPOT Autokhana 2026 Dibuka Seru di Bandung, Canya Prasetyo dan Anandyo Dwiky Raih Gelar Juara</title><description>Canya Prasetyo dan Anandyo Dwiky menjadi juara seri pembuka Kejurnas MLDSPOT Autokhana 2026 di Bandung yang juga menghadirkan AutoX3 Extreme Show.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM – &lt;/b&gt;Putaran pembuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) MLDSPOT Autokhana 2026 di Sirkuit Arcamanik, Kota Bandung, Sabtu (11/7/2026), menghadirkan persaingan sengit sejak babak awal hingga final. 





&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/liputan-event-01-30c8_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

Selain menyuguhkan duel ketat para peslalom nasional, seri perdana musim ini juga menghadirkan konsep hiburan baru yang memadukan tiga cabang motorsport dalam satu pertunjukan.

Pada kelas wanita, peslalom Banteng Motorsport, Canya Prasetyo, tampil sebagai yang tercepat setelah mencatatkan waktu 39,657 detik, sekaligus mengamankan posisi juara pertama.

Sementara itu, persaingan di Group A berlangsung jauh lebih dramatis. Sejumlah pembalap silih berganti mencatatkan waktu terbaik sehingga persaingan tetap terbuka hingga peserta terakhir menyelesaikan lintasan. 

Konsistensi dan ketenangan akhirnya membawa Anandyo Dwiky dari Hamure U23 Pro Team keluar sebagai pemenang setelah membukukan waktu terbaik 38,694 detik.

Dominasi juga diperlihatkan Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) di Group F. Tiga pebalapnya berhasil menyapu seluruh podium. 

Anjasara Wahyu menjadi yang tercepat dengan waktu 41,123 detik, diikuti Adrianza Yunial (41,567 detik) di posisi kedua dan AM Naufal Syafwan (41,724 detik) di urutan ketiga.

Bandung dipilih sebagai kota pembuka rangkaian Kejurnas MLDSPOT Autokhana 2026 bukan tanpa alasan. 

Antusiasme masyarakat terhadap olahraga slalom menjadi pertimbangan utama penyelenggara untuk mengawali musim kompetisi di Jawa Barat.





&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/mldspot-autokhana3-c4f5_mid.jpg&quot; alt=&quot;&quot;&gt;

Perwakilan MLDSPOT Autokhana, Nathaniel W. Utomo, mengatakan Bandung memiliki atmosfer yang berbeda dibandingkan kota lainnya.

&quot;Dari semua kota di Pulau Jawa kita pilih Bandung sebagai kota pertama karena Bandung punya fenomena sendiri dengan antusias penontonnya yang cukup banyak. Yang biasanya kita mulai dari Jawa Tengah, kita coba di Jawa Barat dulu tahun ini,&quot; jelas Nathaniel.

Musim 2026 akan terdiri dari lima seri yang digelar di berbagai kota. Setelah Bandung, para peserta akan melanjutkan persaingan ke Purwokerto, Malang, Cirebon, hingga seri penutup di Yogyakarta.

&quot;Untuk putaran berikutnya pada 8 Agustus nanti kita akan ada di Purwokerto,&quot; katanya.

Selain menyajikan persaingan di lintasan, penyelenggara juga menghadirkan inovasi melalui AutoX3 Extreme Show, sebuah pertunjukan yang memadukan aksi drift, freestyle superbike, dan motocross dalam satu panggung.

Wakil Ketua Penyelenggara, Abed Nego Antoro, menjelaskan konsep tersebut menjadi pembeda dibanding penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

&quot;Mereka bertiga berkolaborasi untuk memberikan suatu hiburan atau performance entertain ke penonton yang belum pernah dilakukan di Indonesia sebelumnya. Supaya penonton mendapatkan sesuatu yang berbeda dari penyelenggaraan MLDSPOT Autokhana tahun-tahun sebelumnya,&quot; beber Abed.

Atraksi tersebut diperagakan oleh drifter nasional dan internasional Alinka Hardianti, juara freestyle Asia Wawan Tembong, serta mantan juara nasional motocross Ivan Harry Nugroho.

Tak hanya konsep hiburan yang berubah, lintasan di Sirkuit Arcamanik juga didesain ulang sehingga seluruh peserta harus beradaptasi dengan karakter trek yang benar-benar baru.

&quot;Untuk track-nya di Bandung ini kita ada perubahan ya. Perubahan drastis di mana di tahun sebelumnya kita start ada di sisi sebelah kanan sana. Di tahun ini kita coba dengan istilahnya layout yang baru. Jadi, untuk pembalap pun ini bukan track hafalan. Nah, jadi emang dengan kondisi start yang baru, posisi yang baru pasti juga butuh penyesuaian gitu. Pastinya lebih menantang,&quot; sebutnya.



&lt;img src=&quot;https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/mldspot-autokhana2-9c27_mid.jpg&quot;&gt;


Sebanyak 128 peslalom ambil bagian pada seri pembuka ini. Kehadiran tim baru, termasuk Dewa United, turut menambah persaingan di lintasan.

&quot;Ya munculnya tim baru ini memberikan warna-warna baru di kejurnas kali ini,&quot; ujar Abed.

CEO Genta Auto and Sport, Ivan Harry Nugroho, yang juga menjadi salah satu penampil dalam AutoX3 Extreme Show, mengungkapkan kolaborasi tersebut telah dipersiapkan jauh sebelum seri pembuka digelar.

&quot;Saya akan kolaborasi sama Alinka, sama Wawan Tembong juga. Ya, semoga kedepannya bisa lebih bagus. Dengan waktu persiapan yang tidak banyak, mereka akan lebih bisa maksimalkan lagi, bisa lebih bervariasi lagi,&quot; ungkapnya.

Semarak Kejurnas MLDSPOT Autokhana 2026 semakin lengkap dengan penampilan dua grup musik nasional, The Panturas dan FSTVLST, yang menghibur ribuan penonton usai rangkaian balapan berakhir.

&lt;b&gt;Hasil  MLDSPOT Autokhana 2026 Bandung
Kejurnas Group A&lt;/b&gt;
1. Anandyo Dwiky (Hamure u23 Pro Team)			00:38.694 
2. Alief Rendy Renaldy (Dewa United Motorsport)		00:38.835 
3. Zero Trip Annadan Binar (Turbo Motorsport)		00:38.835 
4. Adrian Septianto (Whooosah Motorsport)			00:38.964 
5. Rommy Trianata Wijaya (Whoosah Motorsport)		00:39.018 
6. Adrianza Yunial (Toyota Gazoo Racing Indonesia) 	00:39.046 
7. Anjasara Wahyu (Toyota Gazoo Racing Indonesia)	00:39.053 
8. Herdiko Setyaputa (Whooosah Motorsport)		00:39.069 
9. Dava Mochamad Meye (Whoosah Motorsport)		00:39.114 
10. Auddy RG (Whooosah Motorsport) 			00:39.175 

&lt;b&gt;Kejurnas Group B&lt;/b&gt;
1. Rinaldo SA (Banteng Motorsport )				00:38.671
2. Hernanda 							00:38.962
3. Andry Rifai (Banteng Motorsport) 				00:39.149
4. Rivaldi Febriyadi (Banteng Motorsport) 			00:39.231
5. Adrian Septianto (Whooosah Motorsport)			00:39.283
6. Adi Budi Raharjo (Whooosah Motorsport)			00:39.354
7. Demas Agil (Ekitoyamax BTX Allstar) 			00:40.354
8. Achmad Faathir Rizkylail 					00:40.467
9. Binar Syuro Nurgenta (Turbo Motorsport)			00:40.672
10. Ricky Herdiana (Whooosah Motorsport)			00:40.672

&lt;b&gt;Kejurnas Group F&lt;/b&gt;
1. Anjasara Wahyu (Toyota Gazoo Racing Indonesia)	00:41.123
2. Adrianza Yunial (Toyota Gazoo Racing Indonesia)		00:41.567
3. AM Naufal Shafwan (Toyota Gazoo Racing Indonesia)	00:41.724
4. Adrian Septianto (Whooosah Motorsport)			00:42.123
5. Demas Agil (Ekitoyama x BTX Allsar)			00:42.256
6. Auddy RG (Whooosah Motorsport)				00:42.270
7. Anadyo Dwiki (Hamure U23 Pro Team)			00:42.351
8. Valentino Ratulangi (Ekitoyama x BTX Allstar)		00:42.356
9. Alief Rendy Renaldy (Dewa United Motorsport)		00:42.365
10. Raphael Anggoman (Speed Adrenaline)			00:42.476

&lt;b&gt;Kejurnas Wanita&lt;/b&gt;
1. Canya Prasetyo (Banteng Motorsport) 			00:39.657
2. Alinka Hardianti (Toyota Gazoo Racing Indonesia) 	00:39.914
3. Febriana Dewi Rosyanti (Turbo Motorsport)		00:40.023
4. Keizha Venda Salsabila (Dewa United Motorsport)	00:41.062
5. Shafira Ramadhan Kusun (Turbo Motorsport)		00:41.533.***





</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/12/kejurnas-mldspot-autokhana-2026-dibuka-seru-di-bandung-canya-prasetyo-dan-anandyo-dwiky-raih-gelar-juara</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/mldspot-autokhana1-87e3_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/12/kejurnas-mldspot-autokhana-2026-dibuka-seru-di-bandung-canya-prasetyo-dan-anandyo-dwiky-raih-gelar-juara</guid><category>MLDSPOT Autokhana 2026</category><category>Kejurnas Slalom 2026</category><category>Sirkuit Arcamanik Bandung</category></item><item><title>Telkomsel 5G Video Competition Ajak Masyarakat Ekspresikan Pengalaman lewat Karya Video Inspiratif</title><description>Telkomsel Jabotabek Jabar menghadirkan Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif yang mengajak masyarakat luas untuk mengekspresikan pengalaman</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Telkomsel Jabotabek Jabar menghadirkan Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif yang mengajak masyarakat luas untuk mengekspresikan pengalaman, imajinasi, dan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

Kompetisi terbuka bagi masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa, dengan periode pendaftaran dan pengumpulan karya mulai 17 Juni hingga 31 Juli 2026, serta pengumuman pemenang pada 7 Agustus 2026.

Mengusung tema “Dekatnya Nyata Pintarnya Terasa!”, kali ini, kompetisi ini dengan mengajak pelanggan untuk menceritakan “Jakarta di Mata Mereka” melalui sudut pandang yang unik dan personal.

Sebagai kota metropolitan yang menjadi pusat aktivitas bisnis, budaya, dan gaya hidup urban, Jakarta menghadirkan begitu banyak cerita dari berbagai perspektif. Mulai dari mobilitas yang serba cepat, ragam ikon kota, hingga dinamika aktivitas digital yang terus berkembang, Jakarta menjadi ruang ekspresi yang relevan bagi siapa saja untuk berkarya dan berbagi cerita.

Adapun subtema yang dapat diangkat antara lain:
•	Eksplore tempat ikonik Jakarta dengan Telkomsel 5G (Eksplorasi keindahan dan keunikan landmark Jakarta seperti Monas, Kota Tua, Bundaran HI, dll)
•	Mobilitas Tanpa Batas dengan Telkomsel 5G (Telkomsel 5G mendukung aktivitas digital dengan lancar saat menggunakan transportasi publik seperti MRT, KRL, Transjakarta, dll)
•	Lebih Stand Out di Jakarta dengan Telkomsel 5G (Highlight keseruan event di Jakarta (JFK, festival, event publik lainnya) dengan Telkomsel 5G yang bikin pengalaman lebih hidup, interaktif, dan memorable).

Peserta dapat membuat video berdurasi 30–90 detik dengan berbagai gaya bebas, seperti vlog, cinematic, maupun dokumenter pendek. Karya kemudian diunggah melalui tsel.id/Kompetisi5GTsel dengan menyertakan caption berisi cerita singkat serta hashtag #Tsel5Gvideocompetition #Tsel5Garea2, dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Kompetisi ini juga memberikan kebebasan bagi peserta dalam eksplorasi kreativitas, termasuk penggunaan berbagai teknologi pendukung seperti AI tools (text-to-video, AI animation, AI voice, dsb) untuk menghasilkan video yang lebih menarik, inovatif, dan berkualitas. Pelanggan dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk memperkuat storytelling dan visual agar karya yang dihasilkan semakin standout dan berpeluang jadi pemenang.

Hadiah menarik telah disiapkan, termasuk Xiaomi 15T Pro, Galaxy Tab S10 Lite 5G, dan Orbit 5G Z2, yang mendukung pengalaman digital berbasis jaringan 5G untuk pelanggan. 

General Manager Consumer Business Growth and Channel Partnership Area Jabotabek Jabar Telkomsel Arief Maulana mengatakan melalui Telkomsel 5G Video Competition, Telkomsel ingin memberikan ruang bagi pelanggan di seluruh Indonesia untuk mengekspresikan kreativitas mereka dengan cara yang relevan dengan kehidupan digital saat ini.

&quot;Tema kali ini terkait Jakarta kami hadirkan sebagai inspirasi terbuka, sehingga siapa pun, dari mana pun, dapat menceritakan ‘Jakarta versi mereka’. Kami berharap kompetisi ini dapat menghadirkan lebih banyak karya autentik yang menunjukkan bagaimana konektivitas yang andal dapat mendukung pengalaman digital yang lebih bermakna dan memberdayakan,&quot; paparnya.

Lebih dari sekadar kompetisi, kedepannya kompetisi ini akan menjadi wadah rutin bagi pelanggan untuk mengeksplorasi potensi kreatif, memperluas eksposur karya, sekaligus merasakan langsung manfaat konektivitas digital Telkomsel dalam menunjang produktivitas dan ekspresi diri.

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/09/telkomsel-5g-video-competition-ajak-masyarakat-ekspresikan-pengalaman-lewat-karya-video-inspiratif</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/telkomsel-5g-video-competition-2jpg-9d5c_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/09/telkomsel-5g-video-competition-ajak-masyarakat-ekspresikan-pengalaman-lewat-karya-video-inspiratif</guid><category>telkomsel</category></item><item><title>DPRD Kota Bandung Bentuk Tiga Pansus Baru, Bahas Sampah, Infrastruktur Publik hingga BPR Daerah</title><description>DPRD Kota Bandung membentuk Pansus 16, 17 dan 18 untuk membahas Raperda pengelolaan sampah, pembangunan RSUD, Inspektorat dan BPR daerah.</description><content>&lt;b&gt;RAGAM RB -&lt;/b&gt; DPRD Kota Bandung mulai mengakselerasi pembahasan sejumlah regulasi strategis melalui pembentukan tiga Panitia Khusus (Pansus). 

Ketiga pansus tersebut akan fokus mengkaji rancangan peraturan daerah yang berkaitan dengan pengelolaan sampah, pembangunan fasilitas pelayanan publik, serta penguatan peran Bank Perekonomian Rakyat (BPR) milik daerah.

Pembentukan Pansus 16, Pansus 17, dan Pansus 18 menjadi langkah awal untuk memastikan berbagai kebijakan yang tengah disiapkan Pemerintah Kota Bandung memiliki landasan hukum yang kuat sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

&lt;b&gt;Pansus 16 Fokus Benahi Regulasi Pengelolaan Sampah&lt;/b&gt;

Pansus 16 DPRD Kota Bandung mendapat mandat untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2018 mengenai Pengelolaan Sampah.

Perubahan regulasi ini dinilai penting untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung yang terus menghadapi tantangan seiring meningkatnya volume limbah perkotaan.

Melalui pembahasan tersebut, DPRD berharap lahir aturan yang lebih efektif dalam mendukung lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pansus 16 dipimpin oleh H. Andri Rusmana, S.Pd.I., M.A.P. sebagai ketua dan Dr. Uung Tanuwidjaja, S.E., M.M. sebagai wakil ketua.

Adapun anggota pansus terdiri atas H. Agus Andi Setyawan, Ahmad Rahmat Purnama, Agus Hermawan, Nunung Nurasiah, M. Reza Panglima Ulung, Iqbal Mohamad Usman, Nina Fitriana, Andri Gunawan, Aan Andi Purnama, Heri Hermawan, A.A. Abdul Rozak, M. Ulan Surlan, dan Yoel Yosaphat.

&lt;b&gt;Pembangunan RSUD dan Gedung Inspektorat Dikawal Pansus 17&lt;/b&gt;

Sementara itu, DPRD Kota Bandung juga mengesahkan pembentukan Pansus 17 yang akan membahas Raperda tentang pembangunan Gedung Inspektorat Daerah Kota Bandung dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung dengan skema penganggaran tahun jamak.

Pembahasan regulasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan publik. Selain mendukung penguatan fungsi pengawasan pemerintahan melalui pembangunan gedung Inspektorat yang representatif, proyek pembangunan RSUD juga diharapkan mampu memperluas akses dan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.

Pansus 17 dipimpin oleh Drg. Maya Himawati, Sp.Orto. sebagai ketua dan H. Sutaya, S.H., M.H. sebagai wakil ketua.

Anggota pansus terdiri atas H. Iman Lestariyono, Drg. Susi Sulastri, H. Deni Nursani, Susanto Triyogo Adiputro, Asep Robin, H. Rizal Khairul, H. Radea Respati Paramudhita, Sendi Lukmanul Hakim, Dudy Himawan, Aswan Asep Wawan, dr. Agung Firmansyah Sumantri, H. Soni Daniswara, dan Christian Julianto Budiman.

&lt;b&gt;Pansus 18 Bahas Penguatan BPR Milik Daerah&lt;/b&gt;

Selain dua raperda tersebut, DPRD Kota Bandung juga menetapkan susunan Pansus 18 yang akan membahas Raperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat Kota Bandung.

Pansus ini akan mengkaji berbagai aspek yang berkaitan dengan tata kelola dan pengembangan BPR milik daerah agar semakin optimal dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Regulasi yang dibahas diharapkan mampu memperkuat posisi BPR sebagai salah satu instrumen penggerak perekonomian daerah.

Pansus 18 dipimpin oleh M. Bagja Jaya Wibawa, S.H. sebagai ketua dan Indri Rindani sebagai wakil ketua.

Keanggotaan pansus terdiri atas Eko Kurnianto W., Elton Agus Marjan, Siti Marfu&#039;ah, Kurnia Solihat, Angelica Justicia Majid, Juniarso Ridwan, Rendiana Awangga, Mukhamad Adi Widyanto, Asep Sudrajat, M. Syahlevi Erwin Apandi, Erick Darmadjaya, dan Sherly Theresia.

Dengan terbentuknya tiga panitia khusus tersebut, DPRD Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembahasan sejumlah regulasi prioritas yang berkaitan dengan lingkungan hidup, pelayanan publik, dan penguatan ekonomi daerah.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/09/dprd-kota-bandung-bentuk-tiga-pansus-baru-bahas-sampah-infrastruktur-publik-hingga-bpr-daerah</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/gedung-dprd-kota-bandung-024e_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/09/dprd-kota-bandung-bentuk-tiga-pansus-baru-bahas-sampah-infrastruktur-publik-hingga-bpr-daerah</guid><category>DPRD Kota Bandung</category><category>Pansus DPRD Bandung</category></item><item><title>Dari Sampah hingga RSUD Baru, Ini Catatan Kritis Fraksi Gerindra DPRD untuk Pemkot Bandung</title><description>Fraksi Gerindra DPRD Kota Bandung menyampaikan pandangan atas tiga Raperda strategis terkait sampah, RSUD, Inspektorat, dan BPR Kota Bandung.</description><content>&lt;b&gt;RAGAM RB - &lt;/b&gt;Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Bandung menyampaikan sejumlah catatan strategis terhadap tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diajukan Pemerintah Kota Bandung dalam rapat paripurna DPRD Kota Bandung, Kamis, 18 Juni 2026.

Sidang paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., didampingi Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., Wakil Ketua I H. Toni Wijaya, S.E., S.H., dan Wakil Ketua III Rieke Suryaningsih, S.H. Turut hadir dalam agenda tersebut Wakil Wali Kota Bandung H. Erwin bersama para anggota dewan.

Tiga regulasi yang menjadi perhatian Fraksi Gerindra meliputi perubahan Perda Pengelolaan Sampah, pembangunan Gedung Inspektorat Daerah dan RSUD Kota Bandung melalui skema penganggaran tahun jamak, serta perubahan badan hukum Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Bandung menjadi perseroan daerah.

&lt;b&gt;Sampah Harus Jadi Sumber Daya, Bukan Sekadar Limbah&lt;/b&gt;

Fraksi Gerindra menilai persoalan sampah masih menjadi tantangan besar yang dihadapi Kota Bandung. Masalah tersebut tidak hanya berdampak terhadap kebersihan dan estetika kota, tetapi juga berkaitan erat dengan isu lingkungan global seperti perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan meningkatnya pencemaran.

Menurut Gerindra, kondisi pengelolaan sampah di Kota Bandung hingga saat ini masih belum optimal. Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, baik dari sisi kenyamanan lingkungan maupun kesehatan akibat paparan berbagai polutan yang berasal dari timbunan sampah.

Karena itu, Fraksi Gerindra meminta Pemerintah Kota Bandung memperjelas arah kebijakan pengelolaan sampah yang mampu memperkuat keberlanjutan ekonomi daerah. Selain itu, konsep pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang sampah atau reuse, reduce, recycle harus diwujudkan dalam kebijakan nyata, bukan hanya menjadi slogan.

Fraksi Gerindra juga mengingatkan pentingnya pengawasan dan tata kelola yang baik agar tragedi pengelolaan sampah seperti yang terjadi di TPST Bantar Gebang pada Maret lalu tidak terulang kembali.

Lebih jauh, Gerindra menilai pendekatan konvensional sudah tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan sampah di Kota Bandung. Diperlukan inovasi yang mampu mengubah sampah menjadi sumber daya bernilai ekonomi dan energi.

Sebagai referensi, Fraksi Gerindra menyoroti keberhasilan Kota Semarang dalam mengembangkan Proyek Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Program tersebut dinilai mampu menarik perhatian investor internasional sekaligus menghadirkan solusi lingkungan yang berdampak langsung terhadap sektor ekonomi dan energi masyarakat.

&lt;b&gt;Pengawasan Pemerintahan dan Layanan Publik Jadi Prioritas&lt;/b&gt;

Selain sektor lingkungan, Fraksi Gerindra juga memberikan perhatian terhadap rencana pembangunan Gedung Inspektorat Daerah Kota Bandung yang akan dilaksanakan melalui mekanisme penganggaran tahun jamak.

Menurut Gerindra, keberadaan gedung baru harus berbanding lurus dengan peningkatan kualitas pengawasan pemerintahan. Fungsi audit, misalnya, tidak hanya sebatas menemukan kesalahan administrasi, tetapi juga memastikan efektivitas program pemerintah dan penggunaan anggaran daerah berjalan sesuai target.

Fraksi ini juga menekankan pentingnya penguatan fungsi reviu dan evaluasi terhadap dokumen perencanaan pembangunan, penganggaran, hingga pelaksanaan reformasi birokrasi.

Di sisi lain, aspek pencegahan korupsi dinilai harus menjadi prioritas utama melalui penguatan pengawasan terhadap potensi penyimpangan dan pengawalan zona integritas di lingkungan pemerintahan daerah. 

Termasuk pula peningkatan fungsi investigasi sebagai tindak lanjut terhadap laporan masyarakat maupun dugaan pelanggaran yang dilakukan aparatur sipil negara.

Sementara itu, terkait pembangunan RSUD Kota Bandung, Fraksi Gerindra memandang proyek tersebut sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Menurut Gerindra, pembangunan fasilitas kesehatan harus selaras dengan prinsip pelayanan kesehatan primer yang menjamin setiap warga memperoleh akses terhadap layanan kesehatan terbaik. 

Kehadiran RSUD juga diharapkan mampu memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan terintegrasi dan berkelanjutan.

Fraksi Gerindra menilai pelayanan kesehatan primer merupakan pendekatan yang paling inklusif, adil, dan efisien dalam mewujudkan cakupan kesehatan universal sekaligus meningkatkan ketahanan sistem kesehatan menghadapi berbagai tantangan dan krisis di masa mendatang.

Di sektor ekonomi, Fraksi Gerindra mendukung rencana perubahan status badan hukum Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat Kota Bandung menjadi PT BPR Kota Bandung (Perseroda).

Perubahan tersebut dinilai dapat memperkuat peran lembaga keuangan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok yang belum sepenuhnya terjangkau layanan perbankan.

Gerindra juga menitipkan harapan agar Perseroda BPR Kota Bandung mampu menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan sesuai kebutuhan.

Selain itu, perusahaan daerah tersebut diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi berbasis komunitas dengan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, meliputi transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian, dan kewajaran.

Melalui pandangan umum yang disampaikan dalam rapat paripurna tersebut, Fraksi Partai Gerindra berharap seluruh Raperda yang dibahas dapat menjadi instrumen untuk memperkuat pembangunan Kota Bandung sekaligus mendukung pencapaian visi dan misi daerah periode 2025–2029.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/08/dari-sampah-hingga-rsud-baru-ini-catatan-kritis-fraksi-gerindra-dprd-untuk-pemkot-bandung</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/fraksi-gerindra-5ca5_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/08/dari-sampah-hingga-rsud-baru-ini-catatan-kritis-fraksi-gerindra-dprd-untuk-pemkot-bandung</guid><category>DPRD Kota Bandung</category><category>Fraksi Gerindra Bandung</category></item><item><title>Fraksi PKS DPRD Kota Bandung Dukung Tiga Raperda Strategis, Soroti Pengelolaan Sampah, RSUD Baru, dan BPR Kota Bandung</title><description>Fraksi PKS DPRD Kota Bandung menyampaikan pandangan terhadap tiga Raperda strategis terkait sampah, pembangunan RSUD, dan BPR Kota Bandung.</description><content>&lt;b&gt;RAGAM RB - &lt;/b&gt;Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Bandung menyampaikan pandangan umum terhadap tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diajukan Pemerintah Kota Bandung dalam rapat paripurna DPRD yang berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026.

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., didampingi Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, S.H., Wakil Ketua I H. Toni Wijaya, S.E., S.H., dan Wakil Ketua III Rieke Suryaningsih, S.H. Sejumlah anggota DPRD Kota Bandung turut hadir bersama Wakil Wali Kota Bandung H. Erwin.

Tiga regulasi yang menjadi fokus pembahasan meliputi perubahan aturan pengelolaan sampah, pembangunan Gedung Inspektorat Daerah dan RSUD Kota Bandung melalui skema penganggaran tahun jamak, serta pembentukan Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Bandung.

&lt;b&gt;Pengelolaan Sampah Harus Adaptif dan Berkelanjutan&lt;/b&gt;

Dalam pembahasan perubahan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah, Fraksi PKS menyatakan dukungan terhadap upaya penyempurnaan regulasi selama mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah Kota Bandung secara menyeluruh.

Menurut PKS, perubahan aturan harus mendorong sistem pengelolaan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan dengan mengedepankan pengurangan sampah sejak dari sumbernya serta memperluas keterlibatan masyarakat.

Fraksi PKS juga berharap pembahasan Raperda ini menghasilkan regulasi yang lebih adaptif dan mudah diterapkan sehingga mampu mendukung terwujudnya Kota Bandung yang bersih, sehat, nyaman, dan berdaya saing.

Terkait hadirnya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 mengenai pengolahan sampah menjadi energi terbarukan, PKS menyambut positif konsep Waste to Energy sebagai salah satu solusi modern dalam penanganan sampah perkotaan.

Meski demikian, fraksi tersebut menilai implementasi kebijakan tersebut harus tetap mengedepankan prinsip pengurangan sampah dari sumber, perlindungan lingkungan, efisiensi penggunaan anggaran, partisipasi masyarakat, dan penguatan ekonomi sirkular.

Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan energi secara berkelanjutan bagi masyarakat.

&lt;b&gt;RSUD dan BPR Jadi Perhatian, PKS Minta Pengawasan Ketat&lt;/b&gt;

Pada pembahasan Raperda mengenai pembangunan Gedung Inspektorat Daerah Kota Bandung dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) melalui penganggaran tahun jamak, Fraksi PKS menilai pembangunan fasilitas kesehatan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Meski mendukung proyek tersebut, PKS mengingatkan agar proses pembangunan tidak mengganggu operasional dan pelayanan rumah sakit yang sedang berjalan. Fraksi ini juga menegaskan pentingnya memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

Terkait penggunaan skema penganggaran tahun jamak, PKS berpandangan metode tersebut dapat mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur berskala besar. 

Namun, pelaksanaannya harus didukung perencanaan yang matang, kepastian pendanaan, serta mekanisme pengawasan yang kuat agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada masa mendatang.

Selain itu, PKS meminta persoalan sosial yang berpotensi muncul di sekitar lokasi pembangunan Gedung Inspektorat diselesaikan terlebih dahulu. 

Menurut fraksi tersebut, pembangunan tidak boleh menimbulkan dampak negatif baru bagi masyarakat sekitar.

Aspek transparansi dan akuntabilitas juga menjadi perhatian utama. PKS menilai keterbukaan informasi dan pengawasan yang konsisten diperlukan untuk memastikan seluruh proyek berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan tujuan pembangunan daerah.

Sementara itu, terhadap usulan Raperda tentang Perusahaan Perseroan Daerah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kota Bandung, Fraksi PKS memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Kota Bandung dalam memperkuat peran badan usaha milik daerah di sektor keuangan.

PKS menilai keberadaan BPR daerah dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung pembangunan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan pemberdayaan masyarakat. 

Karena itu, fraksi tersebut mendukung pembahasan lanjutan Raperda dengan harapan mampu melahirkan landasan hukum yang kuat bagi pengelolaan BUMD yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Melalui pembahasan tiga Raperda tersebut, Fraksi PKS berharap regulasi yang dihasilkan tidak hanya memperkuat tata kelola pemerintahan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Bandung serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan.***



Sumber: &lt;a href=&quot;Sumber: https://dprd.bandung.go.id/&quot;&gt;https://dprd.bandung.go.id/&lt;/a&gt;

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/07/fraksi-pks-dprd-kota-bandung-dukung-tiga-raperda-strategis-soroti-pengelolaan-sampah-rsud-baru-dan-bpr-kota-bandung</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/fraksi-pks-3fd6_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/07/fraksi-pks-dprd-kota-bandung-dukung-tiga-raperda-strategis-soroti-pengelolaan-sampah-rsud-baru-dan-bpr-kota-bandung</guid><category>DPRD Kota Bandung</category><category>Fraksi PKS Bandung</category><category>Raperda Pengelolaan Sampah</category></item><item><title>Pansus 17 DPRD Kota Bandung Kawal Raperda Multiyears, Infrastruktur Pengawasan dan Kesehatan Diperkuat</title><description>DPRD Kota Bandung membahas Raperda multiyears pembangunan Gedung Inspektorat dan RSUD guna memperkuat pelayanan publik serta kesehatan.</description><content>&lt;b&gt;RAGAM RB - &lt;/b&gt;DPRD Kota Bandung terus mengakselerasi penyusunan regulasi yang mendukung pembangunan infrastruktur pelayanan publik. 

Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pembangunan Gedung Inspektorat Daerah dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung dengan skema pembiayaan tahun jamak atau multiyears.

Pembahasan tersebut berlangsung dalam rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) 17 DPRD Kota Bandung yang melibatkan sejumlah perangkat daerah. 

Hadir dalam pertemuan itu perwakilan Inspektorat Kota Bandung, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Dinas Kesehatan, RSUD Kota Bandung, Bagian Hukum Pemerintah Kota Bandung, serta tim penyusun naskah akademik.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/05/pansus-16-dprd-kota-bandung-benahi-perda-pengelolaan-sampah-perkuat-pengurangan-dari-hulu-hingga-hilir&quot;&gt;Baca Juga : Pansus 16 DPRD Kota Bandung Benahi Perda Pengelolaan Sampah, Perkuat Pengurangan dari Hulu hingga Hilir&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

Raperda ini disusun sebagai landasan hukum agar pelaksanaan proyek strategis dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus menjamin proses pembangunan berlangsung secara efektif, transparan, dan akuntabel. 

Skema pembiayaan tahun jamak dipandang sebagai solusi untuk proyek-proyek yang membutuhkan waktu penyelesaian lebih dari satu tahun anggaran.

Gedung Inspektorat Diperkuat untuk Tingkatkan Pengawasan

Dalam pembahasan tersebut, Pansus 17 memberikan perhatian khusus terhadap rencana pembangunan Gedung Inspektorat Daerah. Keberadaan fasilitas yang lebih representatif dinilai penting untuk mendukung penguatan fungsi pengawasan internal di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Dengan sarana yang lebih memadai, kinerja pengawasan diharapkan semakin optimal sehingga mampu mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berlandaskan prinsip good governance.

Pembangunan RSUD Diharapkan Tingkatkan Layanan Kesehatan

Selain Gedung Inspektorat, pembangunan RSUD Kota Bandung menjadi agenda prioritas karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

Melalui pengembangan fasilitas rumah sakit, kapasitas pelayanan diharapkan meningkat sehingga masyarakat memperoleh akses kesehatan yang lebih luas, pelayanan medis yang lebih cepat, serta fasilitas yang semakin nyaman dan memadai.

Pansus 17 menegaskan seluruh substansi dalam Raperda akan dikaji secara menyeluruh. Pembahasan tidak hanya menyentuh aspek perencanaan dan pembiayaan, tetapi juga efektivitas pelaksanaan hingga manfaat jangka panjang yang akan dirasakan masyarakat.

&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;https://republikbobotoh.com/2026/07/04/komisi-iv-dprd-kota-bandung-dorong-pembentukan-pansus-raperda-penanggulangan-kemiskinan&quot;&gt;Baca Juga : Komisi IV DPRD Kota Bandung Dorong Pembentukan Pansus Raperda Penanggulangan Kemiskinan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;

DPRD Kota Bandung juga memastikan akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan agar terlaksana sesuai target, tepat sasaran, dan mengedepankan prinsip transparansi serta akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah.

Melalui regulasi tersebut, DPRD berharap pembangunan Gedung Inspektorat Daerah dan RSUD Kota Bandung dapat menjadi investasi jangka panjang dalam memperkuat pelayanan publik. 

Kehadiran dua fasilitas strategis itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang lebih baik di Kota Bandung.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/06/pansus-17-dprd-kota-bandung-kawal-raperda-multiyears-infrastruktur-pengawasan-dan-kesehatan-diperkuat</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/06/gedung-dprd-kota-bandung-024e_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/06/pansus-17-dprd-kota-bandung-kawal-raperda-multiyears-infrastruktur-pengawasan-dan-kesehatan-diperkuat</guid><category>DPRD Kota Bandung</category><category>Pansus DPRD Bandung</category><category>RSUD Bandung</category><category>Raperda Multiyears</category></item><item><title>Pansus 16 DPRD Kota Bandung Benahi Perda Pengelolaan Sampah, Perkuat Pengurangan dari Hulu hingga Hilir</title><description>DPRD Kota Bandung membahas revisi Perda Pengelolaan Sampah untuk memperkuat pengurangan sampah dari sumber dan penanganan krisis TPA.</description><content>&lt;b&gt;RBCOM - &lt;/b&gt;Panitia Khusus (Pansus) 16 DPRD Kota Bandung mulai menggodok revisi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2018 mengenai Pengelolaan Sampah. 

Pembaruan regulasi ini diarahkan untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, tidak hanya berfokus pada pembuangan akhir, tetapi juga menitikberatkan pada upaya pengurangan sampah sejak dari sumbernya.

Selama ini, pengelolaan sampah di Kota Bandung dinilai masih mengandalkan pola konvensional berupa pengumpulan, pengangkutan, dan pembuangan ke tempat pemrosesan akhir. 

Model tersebut dianggap sudah tidak lagi mampu menjawab tantangan meningkatnya volume sampah yang terus terjadi setiap tahun.

Anggota Pansus 16 DPRD Kota Bandung, Yoel Yosaphat, ST, mengatakan perubahan regulasi menjadi langkah penting agar sistem pengelolaan sampah di Kota Bandung lebih komprehensif.

&quot;Karena itu, melalui raperda yang baru ini kami ingin mengubah pendekatan pengelolaan sampah menjadi lebih menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pembuangan, tetapi juga mengatur pengurangan sampah sejak dari hulu, pemilahan, pengolahan, hingga proses pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),&quot; ujar Yoel.

&lt;b&gt;Pengurangan Sampah Dimulai dari Sumber&lt;/b&gt;

Dalam revisi perda tersebut, Pansus memasukkan pengaturan yang lebih rinci mengenai strategi mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. 

Langkah ini diharapkan mampu mengubah paradigma pengelolaan sampah yang selama ini lebih banyak berorientasi pada penanganan di hilir.

Dengan adanya dasar hukum yang lebih kuat, pemerintah bersama masyarakat diharapkan dapat memperkuat budaya pemilahan, pengurangan, dan pengolahan sampah sejak tingkat rumah tangga maupun kawasan.

Selain memperkuat aspek pengurangan sampah, regulasi baru juga akan mengakomodasi mekanisme penanganan kondisi darurat apabila tempat pembuangan akhir mengalami kelebihan kapasitas. Ketentuan tersebut sebelumnya belum tercantum dalam perda yang masih berlaku.

&quot;Pengalaman ketika TPA penuh harus menjadi pelajaran. Ke depan, pemerintah daerah harus memiliki pedoman yang jelas mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika kondisi darurat seperti itu terjadi. Di perda sebelumnya belum ada pengaturannya, sekarang harus dimasukkan,&quot; katanya.

&lt;b&gt;Aturan Baru Diharapkan Perkuat Kolaborasi&lt;/b&gt;

Yoel menilai momentum revisi perda menjadi kesempatan untuk menyempurnakan berbagai ketentuan yang selama ini belum terakomodasi. 

Ia berharap seluruh proses pembahasan dapat berlangsung lancar sehingga regulasi tersebut segera disahkan dan menjadi acuan baru bagi Pemerintah Kota Bandung dalam mengatasi persoalan sampah.

&quot;Di perda baru ini banyak hal yang sebelumnya belum diatur akan diperbaiki dan dilengkapi. Mudah-mudahan pembahasannya berjalan lancar dan bisa segera disahkan,&quot; ucapnya.

Lebih jauh, Yoel menegaskan bahwa penyelesaian persoalan sampah tidak dapat dibebankan hanya kepada Pemerintah Kota Bandung. 

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dunia usaha, hingga masyarakat.

&quot;Raperda ini akan mengatur pengelolaan sampah secara lebih detail dan mendalam. Harapannya, regulasi ini menjadi pedoman yang kuat bagi Pemerintah Kota Bandung sekaligus mendorong keterlibatan semua pihak dalam menyelesaikan persoalan sampah di Kota Bandung,&quot; tandasnya.***

</content><link>https://republikbobotoh.com/2026/07/05/pansus-16-dprd-kota-bandung-benahi-perda-pengelolaan-sampah-perkuat-pengurangan-dari-hulu-hingga-hilir</link><enclosure length="0" type="image/jpeg" url="https://republikbobotoh.com/assets/uploads/2026/07/yoel-yosaphat-9bdd_mid.jpg"/><guid>https://republikbobotoh.com/2026/07/05/pansus-16-dprd-kota-bandung-benahi-perda-pengelolaan-sampah-perkuat-pengurangan-dari-hulu-hingga-hilir</guid></item></channel></rss>