Tue 18 May 2021

PSS Usulkan Liga 1 Digelar Beres Piala Dunia U21, Ini Pertimbangannya

PSS Usulkan Liga 1 Digelar Beres Piala Dunia U21, Ini Pertimbangannya Ilustrasi

REPUBLIKBOBOTOH - Kubu PSS Sleman mengajukan wacana lanjutan Liga 1 2020 digelar usai gelaran Piala Dunia U-21 2021. Direktur Utama PT Putra Sleman Sembada (PSS), Marco Garcia Paulo, menilai bulan Juni atau Juli 2021 adalah waktu yang tepat untuk memulai kompetisi.

Marco mengatakan, dengan situasi yang terjadi di Tanah Air, sepertinya kompetisi sepakbola Indonesia akan sulit digelar hingga Desember 2020 nanti. Menurutnya, waktu paling realistis memulai kompetisi ada di bulan Januari 2021, itu juga bukan untuk melanjutkan Liga 1 2020 tapi diisi dengan turnamen pramusim.

"Jadi jika kompetisi diadakan setelah Piala Dunia U-20, dalam arti tanpa halangan dan pengunduran jadwal, maka kita bisa mulai Juni atau Juli," kata Marco, dilansir dari laman BolaSport.com, Kamis (22/10/2020).

Bukan tanpa alasan, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dipilih PSSI dan PT LIB menjadi alternatif homebase bagi klub-klub luar Jawa akan menggelar pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah.

Ditambah lagi setelah Pilkada di Sleman juga akan menggelar Pilkades yang sempat ditunda, itu berarti sampai sekitar akhir Desember 2020.

“Puluhan ribu orang hidupnya tergantung dari sini. Puluhan ribu orang juga tergantung pada keputusan kita. Jadi kita tidak bisa mengambil keputusan yang gegabah,” ujarnya.


“Tapi saya paham, PSSI dan LIB juga punya pertimbangan lain secara bisnis, sponsorship dan lain-lain." tuturnya lagi.

"Tapi kita berharap mereka juga pahami kondisi klub kita, seperti di webinar yang disebut bahwa klub sudah berdarah-darah. Memang sudah hancur-hancuran,” tutup Marco.

PSSI sendiri merencanakan restart Liga 1 dan Liga 2 bisa terealisasi di tangga 1 November, 1 Desember, dan terakhir 1 Januari 2020. Namun rencana tersebut sepertinya sulit terealisasi lantaran mendapat penolakan dari Kepolisian Republik Indonesia.

(Raffy Ramdhan)

Editor: M Taufik
Piksi

Berita Terkini