sinergi foundation

Hanya 2 Negara Ini di ASEAN Tak Gelar Sepakbola Saat Pandemi, Indonesia Salah Satunya

Hanya 2 Negara Ini di ASEAN Tak Gelar Sepakbola Saat Pandemi, Indonesia Salah Satunya

REPUBLIKBOBOTOH - PSSI telah merilis surat pada Kamis 29 Oktober 2020 bernomor 2284/AGB/417/X-2020. Dalam surat tersebut berisikan masa depan kompetisi sepakbola Indonesia yang akan digelar pada awal tahun 2021.

Indonesia menjadi salah satu dari dua negara di ASEAN yang tidak melanjutkan kompetisi sepakbola di tengah pandemi Covid-19. Satu negara lainnya ialah Brunei Darussalam, Federasi sepakbola Brunei (NFABD) resmi menghentikan Brunei Super League (BSL) 2020 pada September lalu.

PSSI memutuskan untuk menunda kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 hingga awal tahun depan. Dengan begitu, Indonesia dipastikan tanpa gelaran sepakbola sejak Maret lalu.

Saat ini, meski sempat terjadi masalah, hampir seluruh kompetisi sepakbola di negara ASEAN tetap bergulir. Seperti di Thailand, induk sepakbola Negeri Gajah Putih itu tetap menggulirkan liga secara normal dan disaksikan penonton.

Di Vietnam, V-League, sempat terhenti pada Juli lalu karena meningkatnya kasus Covid. Kini V-League tetap berjalan normal dan tanpa hambatan.

Bergeser ke Singapura, kompetisi SPL sempat terhenti pada 24 Maret lalu karena Covid-19. Setelah mendapatkan izin, akhirnya SPL 2020 kembali bergulir pada 17 Oktober lalu dan persaingan setiap tim kian memanas.

Dikutip REPUBLIKBOBOTOH.COM dari Boladunia.skor.id, di Negeri Jiran, Malaysia juga ikuti langkah serupa dengan mayoritas negara ASEAN lainnya. Kompetisi Liga Super Malaysia telah kembali bergulir sejak Agustus lalu.


Tak terkecuali di negara-negara lainnya seperti Laos, Kamboja, Myanmar, dan Timor Leste yang sudah bergulir di tengah pandemi Covid-19.

Untuk Myanmar, kompetisi sudah selesai digelar pada Oktober lalu. Shan United berhasil menjadi juara usai mengalahkan lawanya Yadanarbon dengan kedudukan 2-0.

Timor Leste membatalkan kompetisi musim ini. Namun, Copa FFTL 2020 alias Piala Timor Leste tetap berjalan dan diikuti 20 tim.

Kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Filipina juga sebenarnya mengalami masalah usai salah satu tim menyatakan lima pemainnya positif Covid-19.

Hanya saja tak butuh waktu lama, Liga Filipiba kembali bergulir pada 28 Oktobber 2020. (Raffy Faraz Ramadhan)

Video

https://www.youtube.com/watch?v=pO40AbHi7SE
Editor: Dadi M
Piksi

Berita Terkini