Agen Pemain Terkena Dampak dari Ditundanya Kompetisi, Begini Penjelasan Gabriel Budi

Agen Pemain Terkena Dampak dari Ditundanya Kompetisi, Begini Penjelasan Gabriel Budi

REPUBLIKBOBOTOH - Penundaan kompetisi Liga 1 2020 memberi dampak yang sangat luas. Tak hanya bagi tim, agen pemain juga mengalamai dampak dari penundaan tersebut, seperti yang dialami oleh agen pemain kelahiran Surabaya, Gabriel Budi Liminto.

Dampak yang dirasakan agen pesepakbola dinilainya cukup kompleks. Ia pun meyakini bahwa seluruh orang dari segala lapisan akan sangat merasakan dari penundaan kompetisi musim ini.

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Budi itu tetap berusaha mengambil sisi positif dan menunggu kejelasan soal masa depan kompetisi.

"Liga ditunda ini pasti berpengaruh ke semua stakeholder sepak bola Indonesia, tapi sifatnya harus ambil positif, kalau liga ditunda, setidaknya sudah ada kejelasan, kita harus start darimana, mulai dari mana,"

"Tapi penundaan liga berdampak ke semua, bukan hanya pemain, mechandise, pelatih dan stakeholder lain ya," ujar Gabriel Budi Liminto kepada wartawan pada Selasa (3/11/2020).

Kontrak pemainnya juga, tambah Budi, mengalami dampak untuk klub dalam negeri. Akan tetapi seluruh kontrak pemain Liga 1 yang ditanganinya kemungkinan besar akan mengalami perubahana jika keduabelah pihak sepakat.


Terlebih pemain yang ditangani Budi sudah sepakat untuk memiliki kontrak berdasarkan kesepakatan bersama.

"Masing-masing kontrak itu sifatnya adalah mutual agreement, tapi ini kan liganya belum selesai, kalau liganya belum selesai, kalau lanjut lagi ada variabel kalau liga dilanjutkan artinya sampai selesai, jadi sifatnya masing masing pemain pelatih lain lain, situasional," tambah Budi.

Sebagai agen pemain, tentu ada banyak tugas untuk melayani pemain dan tim. Untuk mencapai kata sepakat kedua pihak, maka ia harus mencari jalan terbaik dari variabel yang ditawarkan tim dan keinginan pemain.

Dengan begitu, Budi bisa melanjutkan kerjasama pemain dan tim dengan durasi yang lebih lama..

"Sejauh ini sih kita sifatnya harus cari win win solution sama klub. kita jembatan pemain dan klub, kita tidak boleh ingin menang sendiri , kita harus tau klub maunya apa pemain maunya apa dan diskusikan yang baik dan hasilkan keputusan yang baik," tuntasnya. (Raffy Faraz Ramadhan)

https://www.youtube.com/watch?v=pO40AbHi7SE

Editor: Helmi M Permana

Piksi

Berita Terkini