Beberapa Pertimbangan yang Membuat Liga 1 2021 Tetap Berlangsung di Bali

Beberapa Pertimbangan yang Membuat Liga 1 2021 Tetap Berlangsung di Bali Ilustrasi Liga 1 2021. (Ligaindonesiabaru.com)

REPUBLIK BOBOTOH - Kompetisi Liga 1 2021 tetap berlangsung di pulau Bali meskipun dihantui lonjakan Covid-19.

Keputusan tersebut diambil usai PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI menggelar emergency meeting pada Jumat 4 Februari 2022 malam.

Ada beberapa pertimbangan yang membuat kompetisi Liga 1 2021 tetap dianjutkan di Pulau Dewata.

Baca Juga: Video Viral Gadis Nikah dengan Mantan Guru SD Jarak Usia 12 Tahun, Bikin Warganet Terharu

Pertimbangan itu antara lain terkait jadwal BRI Liga 1, FIFA, AFC, dan AFF, perjanjian dengan broadcaster, kontrak pemain, dll.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


"Setelah kami melakukan rapat melalui virtual zoom, akhirnya disepakati BRI Liga 1 terus dilanjutkan di Pulau Bali dengan berbagai pertimbangan," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam rilisnya.

Selain itu, PSSI dan LIB juga merujuk pada regulasi Liga 1 2021 pada Ayat 5: “Jika ada pemain dan/atau ofisial yang tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam pertandingan karena kasus Covid-19 yang terkonfirmasi oleh Satuan Tugas Covid-19, klub diminta untuk mendatangkan bila ada pemain standby di kota domisili/lainnya yang telah terdaftar dari 35 pemain yang didaftarkan.“

Itu dilakukan untuk memastikan bahwa pelaksanaan pertandingan tetap dapat dijalankan sesuai jadwal. (prosedur pengesahan pemain tetap sama).

Sedangkan Ayat 6: Untuk menghindari keraguan, keberadaan kasus Covid-19 yang dikonfirmasi untuk Individu mana pun tidak akan berdampak pada penjadwalan Pertandingan. Hanya individu tersebut yang tidak diizinkan bertanding dan mendapat penanganan Satgas Covid-19. Sedangkan Pertandingan tetap dilaksanakan sesuai jadwal.

Ayat 7: Dalam keadaan luar biasa, di mana setelah swab tes rapid antigen pada hari pertandingan membuat klub yang akan bertanding hanya menyisakan kurang dari 14 pemain (termasuk salah satu di antaranya adalah penjaga gawang), maka LIB dan PSSI bisa segera menggelar rapat darurat untuk memberikan keputusan dalam tempo cepat dan setiap keputusan akan bersifat final.

Baca Juga: Kata Pakar Soal Omicron: Cepat Naik, Cepat Turun

Baca Juga: MotoGP Segera Digelar di Indonesia, Pemerintah Larang Masyarakat Nobar di Luar Sirkuit Mandalika

Sementara itu menurut laporan laman resmi Liga 1, ada sekitar 100 pemain plus ofisial tim yang positif Covid-19.

Namun Yunus meyakini bahwa angka tersebut akan turun dengan cepat seiring kondisi para pemain itu sendiri.

"Sisanya saat ini sedang dalam masa pemulihan. Saya rasa pemain memiliki antibodi dan stamina yang tinggi. Jadi kalau pun kena Covid-19, tidak butuh waktu lama untuk recovery dan akhirnya diyatakan sembuh," katanya.**

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Helmi MP | Editor: Helmi M Permana

Piksi

Berita Terkini