Padahal Belum Mulai, Piala Dunia 2026 Dicap Piala Dunia Terkacau gara-gara Sederet Kejadian Ini

Padahal Belum Mulai, Piala Dunia 2026 Dicap Piala Dunia Terkacau gara-gara Sederet Kejadian Ini Tangkap layar saat para pemain dan ofisial Timnas Senegal menjalani pemeriksaan menyeluruh di bandara.

RBCOM - Piala Dunia 2026 baru akan digelar pada Kamis, 11 Juni 2026 atau Jumat dini hari WIB, yang dibuka laga Meksiko vs Afrika Selatan di Stadion Azteca.

Meski belum dimulai, tapi Piala Dunia 2026 sudah dicap sebagai Piala Dunia terkacau, karena beberapa kasus yang terjadi.

Setelah fasilitas latihan Timnas Jepang di Meksiko viral karena buruk dan dianggap sekelas lapangan untuk pertandingan tarkam, publik dibuat terheran-heran oleh beberapa kejadian.

Baca Juga : Persib Dipastikan Dapat Uang Kompensasi dari FIFA

Timnas Senegal dibuat tidak nyaman oleh tindakan berlebihan aparat sesaat setelah pesawat yang mereka tumpangi mendarat di Amerika Serikat.

Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Para pemain dan ofisial timnas Senegal harus menjalani pemeriksaan menyeluruh dan seperti diperlakukan layaknya seorang kriminal.

"Delegasi Senegal mendapat perlakuan seperti ini saat tiba di AS. Pemeriksaan menyeluruh di landasan pacu, sepatu dilepas, tas dibalik seperti barang bukti kriminal." tulis akun X @TotalFootball

"Ini benar-benar penghinaan dan aib. Mereka tidak akan pernah memperlakukan anak-anak muda kulit putih dengan cara yang sama."

Baca Juga : STY Pastikan Mariano Peralta Gabung Persija, Nama Bek Persib Ikut-ikutan Disebut

Kejadian lain yang membuat penggemar sepak bola bertanya-tanya adalah kejadian wasit asal Somalia, Omar Artan yang ditolak masuk ke Amerika Serikat.

"Omar Artan adalah salah satu wasit paling dihormati di Afrika dan layak mendapatkan dukungan dari seluruh komunitas sepak bola," kata Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia, Ciise Aden Abshir seperti dikutip dari laman France 24, Selasa 9 Juni 2026.

"Menolak dirinya masuk ke Amerika Serikat dan mencegahnya memimpin pertandingan yang sudah dijadwalkan bukan hanya merugikan dirinya secara pribadi, tetapi juga merusak komitmen sepak bola terhadap keadilan, penghargaan berdasarkan prestasi, dan semangat sportivitas," ujarnya.

Amerika Serikat dikritik karena sebelumnya juga menolak Timnas Iran bermarkas di wilayah mereka, meski negara yang saat ini sedang berperang dengan AS dan Israel itu, akan memainkan laga di negeri paman sam.*****

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: M Taufik

Berita Terkini