REPUBLIKBOBOTOH - Direktur PT. Persib Bandung Bermartabat (PT. PBB) mengaku pusing ketika ditanya awak media soal masa depan kompetisi yang semakin tidak ada kejelasan. Ia juga mengakui Persib merugi akibat kompetisi yang kembali tertunda.

Kendati demikian, pria berkacamata itu menegaskan timnya akan tetap berlatih untuk menghadapi kompetisi. Pasalnya, dengan berlatih membuat tim Persib tetap solid ketika kompetisi bergulir kembali.

Teddy juga meminta kepada PSSI untuk bisa lebih tegas dalam mengambil keputusan. Terlebih ketegasan federasi sangat berpengaruh untuk masa depan tim yang akan menghadapi kompetisi.

"Kita latihan karena tidak tau kapan liga mulai, makanya di acara T10 show, saya terus tekankan kita butuh kepastian kapan liga akan mulai, sehingga kita bisa membuat perencanaan. Apabila liga mulai Januari 2021, maka kita akan libur dulu," tutur Teddy kepada wartawan pada Rabu (28/10/20) siang.

Disinggung soal nominal kerugian tim Maung Bandung, Teddy tak bisa berkomentar. Hanya saja ia mengaku kebingungan ketika PSSI tak kunjung memberukan

"Belum euy, pusing nih, Iya lieur pisan. Banyak deh pokokna," tambah pria berkacamata itu.

Lebih lanjut Teddy juga belum mendapatkan informasi lanjutan soal pertemuan tim dengan PSSI.

"Belum ada rencana," tuntasnya. (Raffy Faraz Ramadhan)

https://www.youtube.com/watch?v=Lk12CB_FlMc