REPUBLIK BOBOTOH - Indonesia Police Watch (IPW) mendesak kepolisian melakukan pemeriksaan kepada Steering Committee (panitia acara) dan Organizing Committee (OC) turnamen Piala Presiden 2022 terkait insiden meninggalnya 2 orang penonton saat laga Persib vs Persebaya, Jumat 17 Juni 2022.

LSM pengawas kinerja kepolisian itu menilai Ketua SC yang juga Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan Ketua OC sekaligus Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB), Mochamad Iriawan, sebagai pihak paling bertanggung jawab atas insiden memilukan di Stadion GBLA.

IPW juga mendesak Polri mencabut izin penyelenggaraan turnamen Piala Presiden 2022 dan memproses secara hukum pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab atas meninggalnya dua orang penonton di laga Persib vs Persebaya akibat berdesak-desakan di pintu masuk Stadion GBLA.

Baca Juga : Piala Presiden 2022: 11 Pemain Pilar Persib Absen saat Hadapi Bhayangkara FC?

"IPW mendesak Polda Jabar bila menemukan cukup bukti dapat menetapkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan Dirut LIB Akhmad Hadian Lukita menjadi tersangka atas kelalaiannya yang menyebabkan Sopiana Yusup dan Ahmad Solihin meregang nyawa," kata Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso dikutip dari Tribunnews, Minggu 19 Juni 2022.

IPW menjadikan contoh kasus kericuhan saat konser musik di Mal Plaza Yogyakarta pada Minggu 12 Juni 2022, di mana kepolisian menetapkan adanya tersangka dalam peristiwa tersebut.

"Sehingga, sangat aneh, bila dalam penyelenggaraan keramaian seperti turnamen sepak bola yang mendatangkan penonton cukup banyak dan menimbulkan kematian, penyelenggaranya tidak dijadikan tersangka," katanya.

Baca Juga : Sederet Opsi Laga Piala Presiden 2022 Persib vs Bhayangkara FC, dari Tanpa Penonton hingga Dipindahkan

Pertandingan Persib vs Persebaya jadi sorotan karena terjadi kericuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Dua orang penonton meninggal dunia akibat berdesak-desakan dan terinjak-injak penonton lain.

Kedua korban bernama Sopiana Yusup, warga Bogor dan Ahmad Solihin, warga Cibaduyut, Bandung. Selain itu, sejumlah penonton juga dilaporkan mengalami luka dan pingsan.**