RBCOM - Persib Bandung menutup bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 dengan pendekatan yang terukur namun penuh makna.

Tidak banyak manuver bombastis, tetapi setiap keputusan yang diambil manajemen dan tim pelatih mengandung strategi jangka menengah, baik untuk kompetisi domestik maupun level Asia.

Alih-alih membangun ulang skuad secara besar-besaran, Maung Bandung memilih menyempurnakan komposisi yang sudah ada.

Hasilnya, Persib tetap kompetitif tanpa harus mengorbankan stabilitas tim.

Perombakan Sejak Akhir Putaran Pertama

Manuver Persib sejatinya sudah dimulai bahkan sebelum putaran pertama rampung.

Baca Juga : Media Spanyol Ungkap Pengalaman Buruk Striker Baru Persib Sergio Castel

Klub melepas Wiliam Marcilio, membuka satu slot asing yang kemudian dimanfaatkan untuk mendatangkan nama besar.

Posisi yang ditinggalkan Wiliam tak dibiarkan kosong terlalu lama.

Persib mendatangkan Layvin Kurzawa, mantan bek Paris Saint-Germain, yang langsung menyedot perhatian publik sepak bola nasional.

Layvin Kurzawa, Transfer Terbesar Musim Ini

Layvin Kurzawa bukan hanya tambahan teknis di sisi kiri pertahanan. Kehadirannya membawa efek psikologis yang kuat di ruang ganti Persib.

Pengalaman bermain di level tertinggi Eropa diyakini mampu mendongkrak kepercayaan diri para pemain lokal.

Kurzawa direkrut bukan semata karena nama besar, melainkan untuk menutup kebutuhan tim di sektor bek kiri yang sebelumnya mengalami keterbatasan opsi.

Baca Juga : Daftar 12 Pemain Asing Persib Musim 2025/26: Strategi Liga dan Asia Terungkap

Kejutan dari Pemain Lokal

Persib juga membuat kejutan dengan mendatangkan dua pemain berlabel Timnas Indonesia. Nama pertama adalah Dedi Kusnandar, yang dipanggil kembali setelah menjalani masa peminjaman bersama Bhayangkara FC.

Sementara itu, Dion Markx direkrut dari Top OSS. Bek tengah muda ini sempat mencuri perhatian publik saat tampil bersama Timnas U-23 Indonesia.

Kehadirannya memperkuat kedalaman lini belakang Persib yang sempat terdampak cedera dan rotasi.

Dampak Besar di Lini Depan

Rekrutan terakhir Persib di bursa transfer paruh musim adalah Sergio Castel, penyerang asal Spanyol. Castel diplot untuk meningkatkan ketajaman lini serang sekaligus memberi variasi skema permainan.

Namun, kedatangan Castel membawa konsekuensi besar. Persib harus mengambil keputusan sulit terkait kuota pemain asing di kompetisi domestik.

Slot Kiper Asing Dikorbankan

Persib akhirnya memilih untuk tidak mendaftarkan Adam Przybek di putaran kedua Super League 2025/2026. Keputusan ini bukan tanpa pertimbangan matang.

Pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan bahwa Adam tetap menjadi bagian dari rencana klub, khususnya untuk kompetisi Asia.

Baca Juga : Adam Przybek hanya Dicoret dari Skuad Persib di Super League? Begini Penjelasan Bojan Hodak

"Ada (batasan kuota pemain asing) di liga, tetapi di AFC kami bisa menurunkan pemain asing lebih."

"Jadi untuk di liga, kami tetap mendaftarkan 11 (pemain asing) dan Adam (Przybek) lebih disiapkan untuk Liga Champions," kata Hodak, Sabtu (7/2/2026).

Dengan kata lain, Adam tidak dilepas, melainkan dialihkan perannya untuk AFC Champions League Two (ACL 2).

Teja Jadi Faktor Penentu

Keputusan mengorbankan slot kiper asing tidak lepas dari performa impresif Teja Paku Alam. Kiper utama Persib tersebut tampil konsisten dan berada dalam performa terbaiknya.

"Teja dalam performa yang fantastis, jadi kami tidak mau menggantinya."

"Dia (Teja) dalam 5-6 pertandingan ada dalam performa terbaik. Fitrah juga bagus sehingga bisa bermain di liga. Untuk Liga Champions, Adam masih bisa bermain dengan kami," jelasnya.

Situasi ini membuat Persib memiliki kombinasi ideal antara kompetisi domestik dan Asia tanpa harus melepas aset berharga.

Strategi Gali Lubang Tutup Lubang

Secara keseluruhan, Persib menerapkan strategi gali lubang, tutup lubang.

Dion Markx dan Layvin Kurzawa direkrut untuk mengisi posisi yang sebelumnya ditempati Hamra Hehanussa dan Rezaldi Hehanussa, yang dipinjamkan ke Persik Kediri.

Baca Juga : Febri Hariyadi Resmi Dilepas Persib ke Persis Solo, Bojan Hodak Ungkap Alasannya

Sementara itu, kepergian Febri Hariyadi ke Persis Solo tidak direspons dengan perekrutan winger baru.

Bojan Hodak masih memiliki banyak opsi serangan dari sisi sayap seperti Uilliam Barros, Beckham Putra, Berguinho, hingga Eliano Reijnders.

Rekap Transfer Persib Bandung Super League 2025/2026

Datang:

1. Layvin Kurzawa

2. Dion Markx

3. Sergio Castel

4. Dedi Kusnandar (kembali dari masa peminjaman)

Keluar:

1. Wiliam Marcilio (Chungnam Asan)

2. Hamra Hehanussa (dipinjamkan ke Persik Kediri)

3. Rezaldi Hehanussa (dipinjamkan ke Persik Kediri)

4. Febri Hariyadi (dipinjamkan ke Persis Solo)

5. Adam Przybek (tidak didaftarkan di Super League tetapi tidak dilepas).****