RBCOM – Kelompok suporter fanatik Persib Bandung, Bomber (Bobotoh Maung Bandung Bersatu), menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dan lingkungan di bulan suci Ramadhan.

Mengusung tema kemanusiaan dan kebersihan, ratusan anggota Bomber tumpah ruah dalam kegiatan bertajuk "Ngabuburit Beberesih GOR Sangkuriang & Berbagi Takjil" beberapa waktu lalu.

Kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih di area GOR Sangkuriang, Cimahi, yang merupakan salah satu ikon olahraga bersejarah.

Setelah area dipastikan rapi, acara dilanjutkan dengan pembagian 200 cup kolek spesial kepada masyarakat sekitar dan pengendara yang melintas.

Baca Juga : Viking Persib Club Istirahatkan Slogan “Viking Bonek Satu Hati” Usai Insiden di Surabaya

Ketua Umum Bomber, Apin Marmot, turun langsung memimpin komando di lapangan. Dengan sapu dan kantong sampah di tangan, ia ingin memberikan contoh bahwa suporter tidak hanya soal tribun, tapi juga soal kontribusi nyata bagi masyarakat.

"Hari ini kita ingin mengubah stigma. Bomber bukan cuma soal hura-hura, tapi kita punya tanggung jawab moral menjaga fasilitas publik seperti GOR Sangkuriang ini. Kami siapkan 200 porsi kolek sebagai bentuk cinta kami kepada sesama yang sedang menjalankan ibadah puasa," ujar Apin Marmot di sela-sela kegiatan.

Aksi positif ini mendapat sambutan hangat dari Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kasubag Disbudpora, Bapak Galih, yang memberikan apresiasi atas inisiatif mandiri dari kelompok suporter ini.

"Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada rekan-rekan Bomber di bawah kepemimpinan Kang Apin. GOR Sangkuriang adalah milik bersama, dan melihat suporter peduli dengan kebersihan di sini adalah hal yang luar biasa. Ini adalah sinergi positif yang kami harapkan terus berlanjut," ungkap Galih.

Baca Juga : Usai Laga Persebaya vs Persib, Kakang dan Tata Diserang Rasis di Medsos, Manajemen Persib Buka Suara

Melalui kegiatan ini, BOMBER juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda di Cimahi, untuk lebih peduli terhadap fasilitas publik. GOR Sangkuriang dipilih karena nilai sejarahnya yang besar bagi perkembangan bakat lokal.

Aksi ini ditutup dengan doa bersama dan berbuka puasa sederhana antarsesama anggota komunitas untuk mempererat tali silaturahmi.****