Bola ACL Two. (Adam Husein/RBCOM)
RBCOM - Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan bahwa musim 2026/2027 akan menjadi salah satu periode tersibuk bagi Persib Bandung.
Ia menyebut tim harus segera memperkuat kedalaman skuad demi menghadapi jadwal kompetisi yang sangat padat.
"Ya meaning kita mesti growing our squad. Skuad musim depan mungkin akan lebih besar. Dari Pak Glenn juga arahannya udah clear bahwa musim depan dengan empat kompetisi kita mesti siapin A, B, C, D, Dit. 'Oke, Pak. Kita lakuin,' gitu," ujar Adhitia, Minggu (31/5/2026).
Tak lama setelah memastikan gelar juara Super League 2025/2026, Persib memang tidak memiliki banyak waktu untuk bersantai.
Status sebagai juara membuat Maung Bandung kembali tampil di level Asia sekaligus membuka peluang mengikuti berbagai turnamen bergengsi lainnya.
Jika seluruh agenda berjalan sesuai rencana, Persib berpotensi tampil di empat hingga lima kompetisi sepanjang musim depan.
Salah satu yang sudah pasti adalah AFC Champions League Two (ACL 2), di mana Persib akan memulai dari babak playoff pada 12 Agustus 2026.
Pengalaman tampil di Asia sebelumnya menjadi bekal penting. Persib diharapkan mampu melangkah lebih jauh setelah musim lalu hanya mencapai babak 16 besar.
Selain itu, Persib juga akan berpartisipasi dalam ASEAN Club Championship bersama Borneo FC Samarinda.
Turnamen ini sebelumnya sempat terlewatkan akibat kendala regulasi, namun kini peluang kembali terbuka.
Di level domestik, Persib akan mengikuti Piala Presiden 2026 sebagai ajang persiapan sebelum mengarungi Super League musim 2026/2027, dengan target mempertahankan gelar juara yang telah diraih tiga musim berturut-turut.
Masih ada kemungkinan tambahan jadwal melalui Piala Indonesia yang disebut-sebut akan kembali digelar setelah vakum, meski belum ada kepastian resmi.
Menurut Adhitia, situasi ini menuntut kesiapan ekstra dari seluruh elemen tim, termasuk dukungan penuh dari manajemen.
"Jadi balik lagi ini Bapak kan memang udah lebih turun tuh semenjak 2023 ya. Jadi Bapak bantu kita ngerapihin segala macam, termasuk juga kayak hari ini ketika kita masuk ke ACL sama Shopee, Bapak juga bantuin untuk ngarahin, 'Dit, lakuin ini, lakuin ini, lakuin ini.' Jadi kita happy lah," lanjutnya, merujuk pada peran Direktur Utama PT PBB, Glenn Sugita.
Baca Juga : Ini Jadwal dan Lawan yang Dihadapi Persib di Laga Kualifikasi ACL Two
Meski jadwal yang dihadapi semakin berat, Persib melihatnya sebagai peluang untuk berkembang dan meningkatkan reputasi di tingkat internasional.
"Ya kita bersyukurlah, maksudnya kan kesempatan bagi kita juga untuk bisa berkompetisi lebih banyak lah di Asia. Fun, fun. Doain ya," ucap Adhitia.
Terkait partisipasi di ASEAN Club Championship, Adhitia menegaskan bahwa Persib selalu siap jika dipercaya mewakili Indonesia, namun tetap mengikuti keputusan operator dan federasi.
"Persib mah selalu mengikuti aturan ya. Jadi kata aturannya main, main. Kata aturannya enggak boleh main, kita enggak berdebat, enggak ada emang. Tapi memang musim lalu kita berkirim surat ke mereka menyatakan bahwa kami siap, jika kami ditunjuk pun kami siap. Secara paralel, kami juga dihubungi sama CEO-nya Shopee Cup. Kita diminta," katanya.
"Kami bilang, keputusan ada di pihak operator dan federasi. Tugasnya kami hanya mengirimkan surat ketersediaan kami, kesiapannya kami. Hari ini kami kirimkan, keputusan akhirnya kita ikutin, kita hormati itu," pungkasnya.*****