Agen Beberkan Masalah Borneo FC Pecat Edson Tavares

Agen Beberkan Masalah Borneo FC Pecat Edson Tavares Edson Tavares (Indosport)

REPUBLIKBOBOTOH - Edson Tavares sudah resmi dipecat dari kursi pelatih Borneo FC ketika kompetisi vakum. Apa sebenarnya masalah yang terjadi, begini kata agennya.

Ya, Borneo FC memang mengambil langkah mengejutkan, padahal pria asal Brasil itu mampu mengantar Borneo FC ke peringkat ketiga klasemen sementara Shopee Liga 1 2020.


Bahkan sebelumnya, kepada Bola.com, Edson Tavares mengaku diperlakukan semena-mena oleh Borneo FC. Tim berjulukan Pesut Etam ini juga disebutnya akan mengarang pernyataan untuk menutup-nutupi perlakuan buruk kepadanya.

Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


BACA JUGA: Merasa Disakiti Borneo FC, Edson Tavares Curhat Lagi

Namun, Presiden Borneo FC Nabil Husein, tidak kaget dengan ungkapan Tavares itu. Dia menganggap sang pelatih memang terbiasa bermain playing victim alias seolah-olah memposisikan dirinya sebagai korban.

Beruntung Agennya, Antonio Teles mau menjelaskan duduk perkara keretakan hubungan kliennya dengan Pesut Etam.

"Coach Edson Tavares dipecat karena klub tidak begitu suka dengan attitude-nya dia yang sering mengambil keputusan sepihak dan susah diajak kerja sama," kata Agen Teles dikutip REPUBLIKBOBOTOH.COM dari Bola.com, Rabu (12/8/20020).

BACA JUGA: Ungkapan Kebahagiaan Kiper Persib Setelah Kembali Merumput

"Saya tidak di Samarinda waktu dia bekerja di sana jadi saya tidak tahu hal-hal yang terjadi di sana. Saya berkali-kali dilaporkan oleh klub bahwa dia susah diajak berkomunikasi dan keras kepala."

"Hal-hal yang lebih detail mungkin pihak klub yang tahu. Saya sebagai agennya hanya mengurus kontrak dan hal-hal yang lain. Semisal hubungan antara klien saya dengan klub itu merupakan pribadi masing-masing," tuntasnya.

Video

https://www.youtube.com/watch?v=kBHLbh_PkKQ

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Editor: Daddy

Piksi

Berita Terkini