REPUBLIK BOBOTOH - Beredar kabar soal adanya klub Liga 3 yang tidak membayarkan gaji pemain.

Informasi tersebut disampaikan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) lalu dilaporkan kepada PSSI.

Bahkan sebelumnya disampaikan, ada klub yang membayar gaji pemain sebesar Rp250 ribu per tahun dan sampai saat ini gaji tersebut belum dibayarkan alias nunggak.

Baca Juga: 5 Pemain Top Yang Menolak Tawaran Persib, Nomor 1 Bikin Jengkel Bobotoh

Berdasarkan penelusuran PSSI, klub Liga 3 tersebut berdomisili di Pekanbaru. Klub tersebut dimiliki oleh seorang pemain naturalisasi asal Kamerun.

Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Asosiasi Provinsi (Asprov) setempat

"Klub Liga 3 itu amatir. Itu sebabnya kami akan koordinasi dengan Asosiasi Provinsi (Asprov) setempat. Karena itu domain mereka. Kami (PSSI) ingin kasus segera diselesaikan oleh pemilik klub," ujar Yunus Nusi dikutip dari laman resmi PSSI.

Baca Juga: Mencuat Isu Tak Sedap Di Balik Hengkangnya Ardi Idrus, Bos Persib Bereaksi

Yunus Nusi menegaskan, kejadian ini harus menjadi pembelajaran bagi semua pihak dan pemilik klub.

Menurut pria asal Gorontalo tersebut menjadi seorang pemilik klub tidaklah mudah dan membutuhkan biaya yang besar.

"Kalau Anda sudah terjun ke sepak bola nasional harus bertanggung jawab. Komitmen itu harus dipegang terus dan jangan sampai menyengsaran pemain," pungkas Yunus Nusi.**