Skuad Persib Bandung merayakan juara Super League musim 2025/26. (X/@persib)
RBCOM - Persib Bandung mengukir sejarah sebagai tim pertama yang bisa hattrick atau juara Liga Indonesia tiga musim berturut-turut.
Hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Persijap Jepara di Stadion GBLA, Sabtu, 23 Mei 2026, sudah cukup bagi Maung Bandung untuk menjadi juara Super League musim 2025/26.
Regulasi head to head membuat Persib berada di puncak klasemen mengungguli Borneo FC dengan jumlah poin yang sama, 79.
Persib unggul head to head atas Borneo FC setelah menang 3-1 di Bandung dan imbang 1-1 di markas Pesut Etam.
Namun, jumlah 79 poin yang dimiliki Persib bukan yang tertinggi dikoleksi tim juara di era modern Liga Indonesia atau sejak Perserikatan dan Galatam dilebur.
Rekor jumlah poin tertinggi masih dipegang Persipura Jayapura saat juara Liga Super Indonesia musim 2013 yakni 82 poin.
Persib menutup Super League musim ini dengan torehan 24 kali menang, 7 kali imbang dan tiga kali kalah dengan 59 gol memasukan serta 22 gol kemasukan.
Di musim tersebut, Persipura pun menorehkan rekor memasukan dan kebobolan paling minim sepanjang sejarah Liga Indonesia. Memasukan 82 gol dan hanya kemasukan 18 gol.
Satu hal yang 'mengganjal' capaian luar biasa Persipura saat itu, adalah fakta Liga Super Indonesia digelar dalam kondisi dualisme PSSI dan dualisme kompetisi.
Namun, KLB PSSI pada 17 Maret 2013, kemudian memutuskan bahwa Indonesian Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL) sama-sama diakui dan kedua kompetisi tersebut, dilebuar di musim 2014.****