Rencana Bos Bhayangkara FC Akuisisi Deltras Sidoarjo Terganjal Sanksi FIFA

Rencana Bos Bhayangkara FC Akuisisi Deltras Sidoarjo Terganjal Sanksi FIFA

REPUBLIK BOBOTOH - Rencana COO Bhayangkara FC, Sumardji melakukan akuisisi atau mengambil alih kepemilikan Deltras Sidoarjo terganjal sanksi FIFA yang diterima klub asal Jawa Timur pada tahun 2018.

Deltras Sidoarjo mendapatkan sanksi FIFA pada tahun 2018 karena diadukan mantan pemain asingnya Mijo Dadic karena belum melunasi tunggakan gaji pada tahun 2011 silam.

Klub yang sempat berkompetisi di kasta tertinggi Liga Indonesia dan sempat dibela sejumlah pemain ternama seperti Hariono, Purwawa Yudhi, Waluyo, Hilton Moreira, Budi Sudarsono dan lainnya itu, kini berkompetisi di Liga 3.

Sumardji yang kebetulan menjabat sebagai Kapolres Sidoarjo mengakui, upaya akuisisi Deltras Sidoarjo terhambat karena sanksi dari FIFA yang saat ini masih dijalani klub berjuluk The Lobster itu.

"Tapi ini sedang diurus oleh teman-teman konsorsium yang akan ambil alih Deltras," kata Sumardji dikutip dari laman Jawa Pos.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Upaya Sumardji mengambil alih kepemilikan Deltras Sidoarjo cukup didukung oleh komunitas suporter klub.

"Kami masih berkeyakinan bahwa Pak Sumardji juga punya keinginan yang kuat untuk mengambil alih pengelolaan Deltras," kata Satrio Adji Utomo, sekretaris Deltamania.**

Kondisi Deltras Sidoarjo bisa dibilang cukup memprihatinkan dari sisi keuangan. Pada tahun 2020 lalu, Deltras bahkan tidak sanggup berkompetisi dan memilih tidak mendaftar meski akhirnya kompetisi Liga 3 gagal digelar karena pandemi Covid-19.**

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Taufik | Editor: M Taufik

Piksi

Berita Terkini