Dokter Persib Setuju Liga 1 Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Dokter Persib Setuju Liga 1 Dihentikan Sementara, Ini Alasannya Momen saat Mohammed Rashid mencetak gol kemenangan Persib atas Borneo FC pada pekan 20 Liga 1 2021-2022. (MO Persib)

REPUBLIK BOBOTOH - Dokter Persib, Rafi Ghani mendukung usulan menghentikan sementara kompetisi Liga 1 musim 2021-2022 karena alasan keselamatan dan kesehatan di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia.

Bahkan, kasus harian Covid-19 sekarang ungkap Rafi, sudah terjadi di kompetisi Liga 1 karenanya dia mendukung usulan menunda sementara kompetisi Liga 1.

Meski varian omicron tidak lebih berbahaya dibandingkan, delta, tetapi tingkat penyebarannya yang lebih masif menjadi alasan bagi Rafi untuk mendukung kompetisi lebih baik diberikan jeda terlebih dahulu.

BACA JUGA: Semangat Tanpa Batas! Cara IndiHome Ajak Sebarkan Semangat Positif

BACA JUGA: Kecelakaan Mengerikan Terjadi di Seri Pembuka Reli WRC 2022: Mobil Masuk Jurang hingga Ringsek


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Rafi mengungkapkan, opininya tersebut tentu dari kacamata dia sebagai seorang dokter yang lebih mengutamakan keselamatan dan kesehatan.

"Saya seorang dokter kalau dari segi keselamatan dan kesehatan mah, rantai penyebaran harus diputus," kata Rafi, Jumat 4 Februari 2022.

"Saya setuju bahwa berhentikan saja 10-14 hari mah (Liga 1 dihentikan sementara), karena tiap hari ada positif, meskipun sudah ada yang negatif ya."

"Walaupun memang tidak separah delta, karena hanya gejala ringan kemudian diisolasi sembilan hari sudah negatif," ungkap Rafi.

Selain di Liga 1, penyebaran Covid-19 juga terjadi di kompetisi olahraga lain yakni Indonesia Basketball League (IBL).

Penyelenggara IBL bahkan memutuskan untuk menunda seluruh pertandingan di seri Bandung dan mengaktifkan opsi sistem bubble penuh saat kembali melanjutkan kompetisi.

Sementara operator Liga 1, PT LIB sejauh ini belum memikirkan opsi untuk menghentikan sementara kompetisi.

Rafi mengungkapkan, sudah berkomunikasi dengan dokter tim lain terkait situasi saat ini. Tetapi keputusan tetap ada di PT LIB.

"Ada komunikasi dengan dokter Arema, Bali (United), Persikabo. Jadinya keputusannya bukan ada pada kami, tapi memang saya akui bahwa penularannya sangat cepat, gejala ringan dan penyembuhannya singkat," tuntas Rafi.**

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Raffy Faraz | Editor: M Taufik

Piksi

Berita Terkini