Kinerja Wasit Liga 1 Kembali Tuai Sorotan

Kinerja Wasit Liga 1 Kembali Tuai Sorotan Pemain Persebaya merayakan gol yang dicetak Bruno Moreira ke gawang Madura United pada menit 2. (Ligaindonesiabaru.com)

REPUBLIK BOBOTOH - Kinerja wasit di kompetisi Liga 1 kembali menuai sorotan tajam dari klub peserta.

Pelatih Persebaya Aji Santoso angkat bicara soal kepemimpinan wasit Agus Fauzan Arifin asal Yogyakarta saat bertugas di laga kontra Madura United yang berlangsung di Stadiin I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Senin 28 Februari 2022.

Aji menyoriti keputusan Agus yang tidak memberikan hadiah penalti untuk timnya ketika Samsul Arif dilanggar di kotak terlarang.

Baca Juga: Momen Haru di Laga Everton vs Man City, Zinchenko Teteskan Air Mata Lihat Dukungan untuk Ukraina

Padahal insiden tekel yang dilakukan oleh bek Madura United, Fachruddin dilakukan tepat di depan mata Agus Fauzan.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


"Saya tidak mau menilai wasit, biar masyarakat saja, tapi saya melihat siaran ulang saat Samsul Arif dilanggar, itu bukan 100 persen penalti, tapi 1.000 persen," tegas Aji Santoso usai pertandingan dikutip dari Antara.

Pada laga tersebut Persebaya berhasil meraih poin penuh berkat gol yang dicetak Bruno Moreira pada menit 2 dan Alie Sesay pada menit 90+3.

Sementara gol balasn Madura United dicetak Beto Goncalves pada menit 28 melalui titik putih.

Terkait hadiah penalti yang diberikan Agus Fauzan kepada Madura United, Persebaya pun menilai bahwa keputusan tersebut kontrversial.

Hal tersebut tertuang dalam salah satu judul artikel di laman resmi Persebaya ketika mewartakan hasil babak pertama.

"Gol Cepat Dibalas Penalti Kontroversial, Derby Suramadu Masih Imbang," demikian judul artikel tersebut.

Baca Juga: Protes Invasi Rusia ke Ukraina, Schalke Ingin Akhiri Kemitraan dengan Gazprom

Terkait hasil akhir pertandingan, Aji Santoso mengaku bersyukur dengan raihan yang ditorehkan anak asuhnya. Namun ia meminta komisi wasit untuk memperhatikan hal-hal yang terjadi di lapangan.

"Yang paling fatal adalah saat Samsul Arif dilanggar. Saya melihat di siaran ulang itu wasit berdiri dua meter tepat di depan kejadian. Benar-benar saya tidak habis pikir kejadian itu dibiarkan," ungkap Aji.

Aji meminta kepada pihak terkait untuk lebih memperhatian kinerja wasit di lapangan. Pasalnya, saat ini ada lima tim yang tengah berjuang untuk meraih gelar juara Liga 1 2021.

"Kami dan beberapa pelatih asing memang mengeluhkan kinerja wasit. Semoga ke depan harus lebih baik," ujar Aji Santoso.

"Kalau wasit adil dan tidak banyak melakukan kesalahan, maka apapun hasilnya kami terima dengan lapang dada," pungkasnya.

Baca Juga: Makan Bubur Bareng, Ridwan Kamil-Anies Baswedan Makin Akrab, Kode Menuju 2024?

Dengan hasil ini Persebaya memiliki poin yang sama dengan Persib Bandung dan Bhayangkara FC yaitu 54 poin.

Persebaya menempati posisi empat, Persib ketiga, dan Bhayangkara FC kelima. Persib dan Bhayangkara FC masih mempunyai satu sisa pertandingan.

Sementara posisi puncak masih ditempati Bali United dengan 57 poin dan Arema di posisi kedua dengan 55 poin.

Dilain pihak, keputusan wasit Agus Fauzan juga mendapat perhatian dari akun Instagram @PengamatSepakbola.

"DEPAN MATA. Kok bisa tekel jelas di depan mata gini ga dianggap pelanggaran oleh Agus Fauzan ya????," tulis akun tersebut.**

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Helmi MP | Editor: Helmi M Permana

Piksi

Berita Terkini