Kisah Perjalanan Karier Aliyudin, Sempat Digeruduk Jakmania Saat Pindah ke Persib

Kisah Perjalanan Karier Aliyudin, Sempat Digeruduk Jakmania Saat Pindah ke Persib Mantan pemain Persija dan Persib Aliyudin Ali di program Piriwit Biru YouTube REPUBLIKBOBOTOH TV.

REPUBLIK BOBOTOH - Baru terungkap setelah lama dipendam, Aliyudin Ali membeberkan kenangan masa lalunya saat memutuskan meninggalkan Persija Jakarta ke Persib Bandung pada kompetisi Idonesia Super League (ISL) 2011 silam.

Ternyata kepindahan Aliyudin ada campur tangan pelatih Rahmad Darmawan, bahkan sempat digeruduk pendukung Persija, Jakmania. Kok bisa? Yuk simak cerita panjang perjalanan karier sepak bola Aliyudin hingga mendarat di klub Persib.

Aliyudin menceritakan proses tersebut secara rinci di program Piriwit Biru episode perdana di YouTube REPUBLIKBOBOTOH TV yang dipandu dua host, Yana Umar dan TB Ardi.

Aliyudin menjelaskan pergeseran kepengurusan tim Persija saat itu membuat namanya tak masuk ke dalam rencana Persija musim berikutnya. Sehingga statusnya saat itu bebas transfer dan sempat didekati banyak tim, salah satunya Persikabo.

Namun setelah dipastikan berpisah dengan Persija, Aliyudin mendapatkan tawaran dari Rachmad Darmawan untuk tampil membela Persib. Pasalnya ia sudah mengetahui beberapa gerbong Persija sudah diboyong ke Persib bersama RD seperti Tony Sucipto, Jendri Pitoy, M Nasuha, dan M Ilham.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


"Perasaan batin ya saat itu awalnya waktu itu ceritanya gini waktu itu Persija ada pergantian manajemen dan kebetulan hampir 50 persen pemain diganti, teramsuk saya. Yang waktu Pak Haji Bajuri pindah ke Feri Paulus,"

"Waktu itu coach RD bicara sama saya ngajak ke Persib. Dia ngajak karena waktu itu RD mau ngelatih Persib tahun 2011. Saya nanya siapa saja, dia jawab ada Toni Sucipto, M Ilham, Jendri Pitoy, Nasuha, ya pokonya itu lah. Ya udah kalau kata RD saya ke sana ya saya ke sana," kata Aliyudin di YouTube REPUBLIKBOBOTOH TV.

Mendapat tawaran dari RD, Aliyudin tak berpikir panjang dan langsung menerima tawaran tersebut. Bahkan ia menegaskan saat itu Persib belum memberikan nominal tawaran dan ia hanya menerima tawaran RD saja.

Setelah menerima tawaran, Aliyudin meminta restu kepada keluarga saat hendak hijrah ke Persib dan langsung mendapatkan kesempatan bertemu dengan Umuh Muchtar yang saat itu masih menjabat sebagai manajer Persib.

"Saya juga gak pikir panjang, karena Persib. Belum bicara bayaran karena masih ajakan dan seminggu kemudian diajak ketemu sama Pak Haji. Sebelum ketemu sama Pak Haji juga sempat bicara dengan orang tua dan keluarga dan akhirnya semua kembali ke saya mau diterima apa enggak," tutur Aliyudin.

Namun pindahnya Aliyudin juga sempat mendapatkan penolakan dari Jakmania, yang mana saat itu dipimpin Larico Ranggamone. Bahkan Jakmania sempat mendatangi kediaman Aliyudin demi menjegal langkahnya ke Persib.

Akan tetapi Aliyudin mencoba memberi pemahaman kepada pendukung Persija akan situasi yang dialaminya saat itu. Terlebih Persib menjadi satu-satunya tim yang paling serius untuk dapat menikmati jasanya.

"Ya profesional saja, saya sempat bicara sama temen-temen Jakmania sama pentolan-pentolannya dan datang ke rumah. Akhirnya mengerti dan biasa saja. Gimana juga karena gak dikontrak lagi," tambahnya.

Meski begitu, semua pemain yang diminta sudah gabung, tetapi kursi kepelatihan tidak dihuni RD. Aliyudin menjelaskan bahwa saat itu RD mendapatkan panggilan untuk membesut Tim Nasional untuk bertarung di ajang SEA Games.

Sebagai gantinya saat itu ialah Drago Mamic yang namanya sempat tenar karena membawa tim Myanmar lebih bertaring di level Asia Tenggara.

Kendati nama RD tak ada di daftar pelatih Persib, Aliyudin tetap profesional dalam menjalankan tugas dan menghormati kontrak bersama Persib. Pasalnya, ada atau tidak adanya RD di Persib saat itu tak mempengaruhi tekadnya untuk membawa Persib ke arah lebih baik.

"Yakan udah taken kontrak. Kan setau saya coach RD itu selalu membuat timnya itu berkualitas karena pasti ada target terus. karena udah taken kontrak ada 7 orang ya akhirnya Mamic, sudah taken kontrak ternyata RD gak jadi karena ada panggilan timna persiapan Sea Games. kita udah taken kontrak ya udah main aja," tutupnya.**

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Raffy Faraz | Editor: Daddy

Piksi

Berita Terkini