Nasib Miris Eks Striker Timnas Indonesia yang Kini Jadi Satpam Kelab Striptis

Nasib Miris Eks Striker Timnas Indonesia yang Kini Jadi Satpam Kelab Striptis Eks striker Timnas Indonesia, Jhonny van Beukering. (Instagram/@jhonny29983)

REPUBLIK BOBOTOH - Nasib miris dialami mantan striker naturalisasi Indonesia, Jhonny van Beukering, setelah mengakhiri karier sebagai pesepakbola. Dia diketahui bangkrut dan harus menjalani pekerjaan dengan upah yang terbilang di bawah rata-rata warga di negara kelahirannya, Belanda.

Seperti diwartakan media Belanda, Voetbalzone dan Algemeen Dagblad, Jhonny van Beukering kini menjalani pekerjaan sebagai satuan pengamanan atau satpam salah satu kelab striptis di kota Tilburg, Belanda. Dia beberapa kali membagikan momen aktivitas kelab malam tempatnya bekerja di akun Instagram pribadi, @jhonny29983.

Keadaan ekonomi Jhonny van Beukering saat ini, seperti ditulis Voetbalzone, tak lepas dari keputusannya berkarier di Indonesia bersama Pelita Jaya pada tahun 2011 sampai 2012.

Baca Juga : Jupe Akui Persib Kelelahan setelah Amankan Puncak Klasemen Grup C Piala Presiden 2022

Jhonny van Beukering mengeklaim dia tak pernah mendapatkan haknya sebagai pemain Pelita Jaya yang membuat kondisi ekonomi dia ketika itu terpengaruh.

Langkah hukum sudah dia tempuh, tetapi tak membuahkan hasil seperti diharapkan, apalagi Pelita Jaya pun sekarang sudah 'menghilang' dan bertransformasi atau berubah hingga sekarang diketahui menjadi Madura United FC.

"Perjalanannya di Indonesia telah melemparkan Van Beukering ke dalam masalah, karena klub (Pelita Jaya) sekarang ditutup tidak pernah membayar gaji meski pun beberapa kali melakukan tuntutan hukum." tulis Voetbalzone.

"Akibatnya, Van Beukering harus menjual dua rumahnya dan dia bersama keluarganya terpaksa tinggal di rumah ibunya untuk sementara waktu."

Baca Juga : Robert Istirahatkan Skuad Persib, Ini Alasannya


Pemain yang sempat membela salah satu klub raksasa Liga Belanda, Feyenoord Rotterdam itu, kemudian memutuskan kembali ke negeri kincir angin dan melanjutkan karier bersama FC Dordrecht pada tahun 2012.

Jhonny van Beukering menggambarkan kariernya di Indonesia seperti neraka karena membuatnya banyak kehilangan.

"Saya seperti pergi dari surga ke neraka. Orang-orang tidak tahu seberapa dalam. Saya telah kehilangan segalanya, benar-benar segalanya. Kami harus tinggal bersama keluarga dengan upah 50 euro seminggu," kata Van Beukering dalam percakapan dengan Algemeen Dagblad.

Baca Juga : Robert Berharap Persib Kembali Didukung Langsung Bobotoh di Perempat Final Piala Presiden 2022

Jhonny van Beukering sendiri sempat membela Timnas Indonesia pada ajang turnamen antarnegara paling bergengsi di ASEAN, Piala AFF tahun 2012.

Saat itu, Jhonny van Beukering mendapat kesempatan dua kali bertanding dari pelatih Timnas Indonesia ketika itu, Nilmaizar.**

Penulis: Taufik | Editor: M Taufik

Piksi

Berita Terkini

Hasil dan Skor Sementara PSS vs Persib