Persib Layangkan Keberatan Pencatutan Nama dan Logo Persib dalam Kegiatan Politik Praktis

Persib Layangkan Keberatan Pencatutan Nama dan Logo Persib dalam Kegiatan Politik Praktis Logo Persib. (Adam Husein/Republik Bobotoh)

REPUBLIK BOBOTOH - Nama besar Persib Bandung sepertinya sudah mulai dimanfaatkan oleh sejumlah pihak demi kepentingan politik. Sebagai klub profesional, Persib Bandung memastikan tak terlibat dalam kegiatan politik praktis.

Belum lama ini, Persib mendapatkan laporan dari banyak pihak dengan adanya keterlibatan mantan pemain dari lintas generasi yang melakukan kegiatan dan diduga disponsori oleh salah seorang bakal calon presiden.

Persib juga mengidentifikasi adanya laporan tersebut. Hal itu teridentifikasi dari nama dan atribut yang dikenakan dalam kegiatan mereka.

"Dalam beberapa pekan terakhir, suhu politik nasional mulai menghangat. Sebagai klub profesional yang memiliki nama besar dan sejarah panjang, sejumlah pihak mulai memanfaatkan nama Persib untuk kepentingan politik praktis mereka," tulis Persib lewat pernyataan resminya.

"Berdasarkan hasil monitoring dan beberapa laporan masyarakat, komunitas, termasuk warganet, sejumlah pemain yang pernah memperkuat PERSIB di masa lalu, melakukan berbagai kegiatan yang diduga disponsori salah seorang bakal calon presiden,"


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Lebih lanjut Persib juga menyatakan keberatan dengan adanya penggunaan nama dan logo Persib di dalamnya.

"Persib secara lembaga memastikan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dan netral, termasuk kontestasi pemilihan presiden pada Pemilu 2024 mendatang dan tidak terafiliasi dengan kandidat / calon presiden tertentu,"

"Karena itu, secara kelembagaan, Persib menyatakan keberatan atas penggunaan nama dan logo "Persib Legend for GP." tambah Persib.***

TONTON VIDEO INI

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Raffy Faraz | Editor: Daddy

Piksi

Berita Terkini