Marc Klok: Saya Merasa Sedih, Ekspektasi dan Harapan Berbeda

Marc Klok: Saya Merasa Sedih, Ekspektasi dan Harapan Berbeda Gelandang Persib Bandung Marc Klok. (Adam Husein/REPUBLIKBOBOTOH.COM)

REPUBLIKBOBOTOH.COM - Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, buka suara soal kiprah Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 yang berlangsung di Qatar.

Nasib Indonesia di Piala Asia 2023 sendiri berada di ujung tanduk karena harus menggantungkan nasib pada hasil laga di Grup E dan F yang digelar hari ini.

Indonesia bisa lolos ke 16 besar Piala Asia 2023 sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, jika Yordania mengalahkan Bahrain dengan skor 2-0 atau margin 3 gol dan Oman bermain imbang dengan Kirgistan atau kalah 0-1 dari Kirgistan.

Secara raihan poin, Klok mengatakan, 3 angka yang diraih Timnas Indonesia meleset dari target yang dicanangkan yakni 4 poin. Setelah Indonesia hanya sekali menang 1-0 atas Vietnam serta kalah 1-3 dari Irak dan Jepang.

Baca Juga : Daftar Negara yang Lolos 16 Besar Piala Asia 2023, 2 Tiket Terakhir Ditentukan Hari Ini


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


"Mengenai hasil, kami memiliki target empat poin untuk diraih. Kami berada di grup yang sulit dan kami juga terbilang baru di turnamen ini," kata Marc Klok, Kamis 25 Januari 2024.

"Tapi hal positifnya adalah kami bisa mengalahkan Vietnam yang mana kami sulit mengalahkannya dalam 5-6 pertandingan terakhir. Jadi itu hal yang positif. Hal positif lainnya ialah pemain muda menunjukkan kemampuannya dan menunjukkan bahwa ada masa depan cerah di tangan mereka."

"Hal yang positif berikutnya adalah pengalaman yang bisa kami dapat, level bermain, fasilitas dan profesionalisme dalam sepak bola, bagaimana memainkannya, atmosfernya, infrastrukturnya, semua menikmatinya," ujarnya.

Selain hal positif, Klok juga membeberkan hal negatif tentang pengalamannya bermain di Piala Asia 2023. Dia merasa sedih karena sejauh ini baru mendapat kesempatan bermain selama 15 menit yang didapatkan saat Indonesia menghadapi Irak.

Baca Juga : PSIS Rekrut Pemain Jebolan Piala Dunia U-17 2023

"Secara pribadi saya juga belajar tentang mendukung teman setim. Saya bermain dalam satu pertandingan, hanya 15 menit dan tentu saya merasa sedih akan hal itu. Karena saya punya ekspektasi dan harapan yang berbeda," ujarnya.

"Tapi kalian tahu sepak bola itu bukan hal yang glamor dan berkilau, pelatih membuat keputusan dan saya harus menerima kepusatannya, saya pemain profesional. Ketika menang anda bisa senyum dan ketika kalah bisa saja tidak tersenyum," ungkapnya.

"Tetapi harus tetap menyemangati rekan satu tim. Anda harus menjadi sosok yang paling profesional untuk rekan-rekan setim. Saya berada dalam situasi saya tidak bermain tapi di waktu yang bersamaan ini merupakan bagian dari sepak bola. Ini jadi pelajaran bagi saya," tuntasnya.**

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Tim Republik Bobotoh | Editor: Daddy

Piksi

Berita Terkini