REPUBLIK BOBOTOH - Petinggi klub-klub Liga 1 akan segera bertemu membahas masa depan kompetisi yang sampai sekarang belum jelas.

Rencana pertemuan klub-klub Liga 1 disampaikan Direktur Utama (Dirut) PSM Sadikin Aksa. Dia mengatakan sudah melakukan komunikasi dengan para owner klub Liga 1 terkait masa depan kompetisi.

Kompetisi sepak bola, baik Liga 1, Liga 2 dan Liga 3, disetop sementara imbas dari tragedi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, yang merenggut banyak korban jiwa.

Baca Juga : Dokter PSSI Ungkap Pemeriksaan Kesehatan 2 Calon Pemain Naturalisasi

Meski PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menjadwalkan kompetisi akan kembali bergulir pada akhir November 2022, sampai sekarang tidak ada jaminan akan terlaksana sesuai rencana.

Sadikin Aksa mengungkapkan, dari hasil komunikasinya dengan para owner klub Liga 1, tidak disinggung soal Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI seperti ramai diperbincangkan.

"Karena tadi komunikasi via telepon dengan beberapa owner, fokusnya Liga. Tidak ada kami bicarakan para owner mengenai KLB, nggak ada," ungkap Sadikin Aksa dikutip dari Detik.com.

Baca Juga : Piala Dunia 2022: Lukaku Berpacu dengan Waktu untuk Kembali ke Titik Ideal

Sebelumnya beberapa klub mendorong dilaksanakannya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT LIB, untuk membahas dan memastikan kelanjutan kompetisi.

Sadikin Aksa mengakui, dihentikannya kompetisi cukup berdampak terhadap klub, seperti saat Liga dihentikan di tengah jalan pada 2015 karena FIFA menjantuhkan sanksi kepada Indonesia, dan di musim 2020-2021 yang terhenti akibat pandemi Covid-19.

"Karena kami ini owner-owner klub sudah pernah ngerasain tidak ada liga selama 2 tahun, dua kali loh. Waktu kita di-banned sama satu kali waktu pandemi. Siapa yang rugi di situ, klub rugi sponsor nggak ada," pungkasnya.**