REPUBLIKBOBOTOH.COM - Asisten Pelatih Madura United FC, Rakhmat Basuki, melontarkan pernyataan cukup keras terhadap kepemimpinan wasit Heru Cahyono di laga kontra Bhayangkara FC.

Setelah laga yang digelar di Stadion STIK, Jakarta, pada Jumat malam, 1 Maret 2024, Rakhmat Basuki yang hadir mewakili tim di sesi konferensi pers, menyampaikan komentar yang menyoroti kepemimpinan wasit.

Dia mengkritisi sang pengadil lapangan dan menyebut wasit Heru Cahyono sebagai Man of The Match di pertandingan Bhyangkara FC vs Madura United yang dimenangkan tuan rumah dengan skor 3-2.

Baca Juga : 3 Pemain Andalan RANS Sudah Bebas dari Skorsing, Siap Tampil di Laga Kontra Persib

Pernyataan Rakhmat Basuki ini merupakan bentuk kekecewaan timnya atas sejumlah keputusan wasit yang dinilai tidak adil dan merugikan Madura United.

"Mungkin seandainya kalau ada Man Of The Match bukan dari kedua tim," ucap Rakhmat Basuki dikutip dari Bolasport.com.

Video pernyataan Rakhmat Basuki soal kepemimpinan wasit di laga Bhayangkara FC vs Madura United, viral di media sosial dan banyak di-posting sejumlah akun.

Dia menyoroti momen ketika Malik Risaldi yang dijatuhkan di kotak penalti diabaikan oleh wasit yang menganggapnya bukan pelanggaran.

Baca Juga : TERPOPULER: Persib Diuntungkan, Laga Persib vs Persija Terancam Tanpa Penonton, Manajemen Persib Buka Suara

"Saya memilih pengadil lapangan yang menjadi Man Of The Match. Kita lihatlah ditayangan ulang. Kami harusnya dapat penalti," kata Rakhmat Basuki.

Dalam pertandingan kemarin malam, Madura United yang sempat tertinggal dua gol mampu bangkit dan menyamakan kedudukan jadi 2-2.

Namun wasit kemudian memberikan penalti kepada Bhayangkara FC yang dieksekusi oleh Junior Brandao dengan baik pada menit 84 untuk memastikan kemenangan 3-2 The Guardians.**