RBCOM - Persib Bandung menaruh perhatian besar terhadap aspek keamanan dan kenyamanan jelang pertandingan terakhir Super League musim 2025/2026 menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu 23 Mei 2026.

Laga penutup musim tersebut diprediksi menghadirkan antusiasme tinggi dari Bobotoh. Karena itu, manajemen klub mengajak seluruh elemen, mulai dari suporter, aparat keamanan, panitia pelaksana hingga masyarakat Kota Bandung untuk bersama-sama menjaga suasana pertandingan tetap tertib dan kondusif.

Manajemen Persib berharap momentum laga terakhir musim ini tidak hanya menjadi ajang dukungan terhadap tim, tetapi juga mencerminkan kedewasaan seluruh pihak dalam menikmati sepak bola sebagai ruang kebanggaan bersama.

Baca Juga : Berharap Persib Terpeleset di Kandang PSM, Fabio Lefundes: Ironisnya Justru Kami yang Terpeleset

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan menegaskan bahwa sejumlah langkah antisipasi telah dipersiapkan berdasarkan evaluasi dari pertandingan sebelumnya.

"Kami melakukan berbagai mitigasi bersama seluruh pihak terkait untuk memastikan area-area dengan akses terbatas tetap steril dan hanya dapat dimasuki oleh pihak yang memiliki izin resmi," kata Adhitia dalam siaran pers laman resmi Persib.

"Kami juga berharap pengawasan sudah berjalan sejak sebelum pertandingan dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan pascalaga selesai, sehingga semua pihak dapat menikmati momen ini dengan aman, nyaman, dan tertib," lanjutnya.

Evaluasi dari Berbagai Pertandingan

Selain melakukan pembenahan internal, Persib juga mempelajari berbagai dinamika penyelenggaraan pertandingan sepak bola baik di tingkat nasional maupun internasional.

Hal itu menjadi perhatian serius agar keselamatan penonton, penghormatan terhadap aturan, dan perlindungan fasilitas publik dapat berjalan seiring.

Baca Juga : Sempat Pulang ke Kroasia, Bojan Hodak Dipastikan Tetap Dampingi Persib saat Hadapi Persijap

Sebagai bagian dari langkah antisipasi, pengamanan akan diperkuat di sejumlah titik strategis stadion. Jumlah steward di tribun juga akan ditambah untuk memaksimalkan pengawasan selama pertandingan berlangsung.

Tak hanya itu, pemeriksaan akses masuk menuju area tertentu di stadion akan diperketat. Personel keamanan tambahan hingga dukungan unit K-9 juga disiapkan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.

"Seluruh langkah mitigasi yang dilakukan bertujuan menghadirkan pengalaman pertandingan yang aman, nyaman, dan membanggakan bagi semua pihak. Kami percaya atmosfer sepak bola terbaik lahir dari dukungan yang tertib, bertanggung jawab, dan saling menjaga," ujar Adhitia.

Ajakan untuk Bobotoh

Persib menilai kebesaran sebuah klub bukan hanya ditentukan oleh prestasi di lapangan, tetapi juga melalui kedewasaan seluruh ekosistem sepak bolanya dalam menjaga ketertiban dan menghormati aturan.

Karena itu, Bobotoh diajak untuk menunjukkan dukungan secara positif dan bertanggung jawab saat pertandingan kontra Persijap Jepara berlangsung.

Baca Juga : Marc Klok tak Menyerah pada Keadaan, Berjuang Tampil di Laga Persib vs Persijap lewat Banding

Menjaga kondusivitas stadion, merawat fasilitas GBLA, serta ikut menjaga keamanan Kota Bandung disebut sebagai bagian penting dalam menciptakan pengalaman sepak bola yang lebih baik.

Persib juga menegaskan bahwa dukungan terbaik tidak hanya lahir dari gemuruh suara tribun, tetapi juga melalui sikap saling menghormati dan menjaga rasa aman bagi seluruh pihak.

Laga penutup musim ini pun diharapkan menjadi simbol kebersamaan dan kebanggaan bersama, bukan hanya karena hasil pertandingan, tetapi juga karena atmosfer positif yang mampu ditunjukkan seluruh Bobotoh dan masyarakat Bandung.****