PT LIB 'Ditantang' Gunakan Teknologi VAR di Liga 1, Mungkinkah? Responsnya Mengejutkan

PT LIB 'Ditantang' Gunakan Teknologi VAR di Liga 1, Mungkinkah? Responsnya Mengejutkan Ilustrasi VAR. (fifa.com)

REPUBLIK BOBOTOH - Pelatih Madura United (MU), Rahmad Darmawan berharap PSSI melalui PT Liga Indonesia Baru (LIB), perusahaan yang ditunjuk jadi operator kompetisi sepak bola di Indonesia melakukan langkah baru.

Salah satu langkah baru yang diharapkan RD dilakukan PSSI adalah membawa teknologi Video Assistant Referee atau VAR ke Liga Indonesia.

RD menilai, VAR akan meminimalisir keputusan-keputusan wasit yang keliru. Apalagi selama ini, publik sepak bola nasional terkesan masih memandang dan memberi penilaian negatif terhadap kinerja wasit.

"Kehadiran VAR bisa mengeliminasi hal-hal negatif dalam kompetisi," kata RD dikutip dari situs web Jawa Pos, Selasa 11 Mei 2021.

"Makanya, wasit harus ditunjang perangkat (VAR) untuk meyakinkan keputusannya di lapangan kepada publik," tambahnya.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Bahkan, untuk mewujudkannya, RD mengaku sudah melakukan komunikasi dengan tim technical study group (TSG) dari PT Liga Indonesia Baru (LIB).

"Itu (pemakaian VAR) adalah salah satu ide yang saya usulkan. Sudah saya sampaikan ke mereka," jelas pelatih 54 tahun itu.

Sayangnya PT LIB tak merespons usulan dari RD tersebut. Namun pelatih asal Lampung tersebut memahami mengapa PT LIB tidak memberikan respons.

Sebab, untuk memakai teknologi VAR, operator kompetisi harus merogoh kocek lebih dalam. Namun kata RD, itu sejatinya diperjuangkan sepanjang membuat sepak bola Indonesia jadi lebih baik.

"Tapi, ada harga, ada pula value yang bisa diambil. Toh, teknologi ini nanti bisa dipakai untuk selamanya," tuntasnya. (RB)

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Editor: M Taufik

Piksi

Berita Terkini