Setelah Persib dengan Klan Belanda, Giliran Arema Pamer Kekuatan Koneksi Portugalnya

Setelah Persib dengan Klan Belanda, Giliran Arema Pamer Kekuatan Koneksi Portugalnya Perkenalan Striker Asing Anyar Arema FC Carlos Fortes. (Foto: Liga Indonesia Baru)

REPUBLIK BOBOTOH - Persib Bandung musim ini beraroma Belanda. Mulai dari kepala pelatih Robert Alberts dan beberapa pemain Persib berasal dari Belanda, yakni Geoofrey Castillion, Nick Kuipers, Ezra Walian, dan Marc Klok.

Marc Klok pemain berdarah Belanda yang terakhir begabung dan membuat skuad tim berjulukan Maung Bandung itu kian kental dengan nuansa Belanda.

Selain Persib, rupanya ada klub liga 1 lainnya yang merekrut banyak pemain asing dari satu negara, yakni Arema FC.

Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida yang berasal dari Portugal, bisa dibilang membawa gerbong pemain rasa Portugal ke Singo Edan.

Dua dari tiga pemain asing yang direkrut Arema berasal dari klub kasta kedua Liga Portugal, Vilafranquense namun kini terdegradasi ke kasta ketiga.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Arema FC memboyong kiper Adilson Maringa dan striker Carlos Fortes. Satu nama lain Alan Bidi yang juga dari klub itu dikabarkan selangkah lagi sepakat dengan Singo Edan.

Almeida paham betul kualitas para pemain yang dibawanya ke Arema FC. Ia juga memiliki data rekaman pertandingan utuh terkait masing-masing pemain.

Menurutnya, meski Adilson dan Fortes bermain di kasta kedua Portugal, kualitas mereka mumpuni untuk tampil di kasta tertinggi Indonesia, yaitu Liga 1.

“Ya, saya sudah mengetahui para pemain di klub ini. Untuk Fortes, dia striker yang bisa main di beberapa posisi. Tidak hanya striker tengah. Tapi juga bisa di kanan dan kiri,” kata Eduardo Almeida dikutip dari Bola.

Bergabung Arema FC, salah satu tim besar di Indonesia, Carlos Fortes menyadari tekanan yang diberikan cukup besar.

Namun eks pemain klub Portugal, U.D. Vilafranquese itu akan berusaha memberikan yang terbaik bagi tim. Dia menegaskan yang paling penting adalah target tim bukan target individu sebagai pemain.

“Target berapa gol, tidak ada target khusus tapi yang jelas saya berusaha yang terbaik untuk Arema bukan hanya untuk individu saya sendiri,” tegas Carlos Fortes dikutip dari laman resmi Liga Indonesia Baru.

“Soal tekanan besar Aremania, saya tahu betul soal itu. Ketika latihan harus selalu maksimal dan memberikan yang terbaik saat latihan dan pertandingan,” sambungnya.

Selain itu Carlos Fortes merasa tidak ada masalah bersaing dengan deretan striker lokal milik Arema FC yang notabene berlabel Timnas seperti Dedik Setiawan, Kushedya Hari Yudo, dan M. Rafli.

Dia menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelatih soal siapa yang akan diturunkan di lapangan.**

VIDEO

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Adam Husein | Editor: Daddy

Piksi

Berita Terkini