Aksi Bobotoh Bukan untuk Negosiasi, Tobias: Kita Tunggu Deadline Sampai Hari ini

Aksi Bobotoh Bukan untuk Negosiasi, Tobias: Kita Tunggu Deadline Sampai Hari ini Tobias Ginanjar. (Adam Husein/Republik Bobotoh)

REPUBLIK BOBOTOH - Bobotoh kembali menggelar aksi pada Selasa, 5 Oktober 2021 di Graha Persib, Jalan Sulanjana No. 17 Kota Bandung.

Dalam aksi tersebut, ada 5 poin yang disampaikan oleh Bobotoh, guna menjaga tim kesayangannya tetap di jalur juara.

Menurut salah seorang perwakilan bobotoh, Tobias Ginanjar, aksi ini merupakan bentuk kekhawatiran Bobotoh atas anjloknya performa Persib dalam mengarungi sesi pertama Liga 1 2021.

Bahkan jika dilihat dari komposisi pemain, Tobias melanjutkan, seharusnya Persib berada di posisi puncak dalam mengakhiri sesi pertama ini.

"Ya ini bentuk kekhawatiran dari Bobotoh atas penampilan buruk Persib selama 4 pertandingan terakhir karena Persib ini bukan tim abal-abal targetnya selalu harus juara, Persib ini tidak mengejar posisi 2 atau 5 oleh karena itu dari hasil yang ada ini sudah keluar dari jalur juara," kata Tobias kepada wartawan pada Selasa, 5 Oktober 2021.

Tobi menambahkan aksi ini juga bukan tahap negosiasi dan berdiskusi, melainkan menyampaikan petisi yang sudah ditandatangani oleh seluruh perwakilan komunitas Bobotoh.


Petisi tersebut juga, kata Tobi itu sudah diterima oleh manajemen PT PBB untuk bisa disepakati bersama-sama.

Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


"Maka kita datang ke sini tidak untuk bernegosiasi lagi, tidak untuk berdiskusi lagi kita sudah menyampikan petisi tadi disampiakan, manajemen punya itikad baik untuk petisi tersebut agar bersama-sama dijalankan,"

Meski sudah diterima, Tobi yang mewakili kawan-kawan Bobotoh memberi deadline kepada PT PBB untuk segera menanggapi petisi tersebut.

"Kita tunggu deadine sampai hari ini selesai, apabila tidak ada jawaban kita anggap manajemen tidak serius untuk menanggapi aspirasi kita dan kita ambil cara lain sesuai cara suporter." tuntasnya.**

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Raffy Faraz | Editor: Helmi M Permana

Piksi

Berita Terkini