Marc Klok Tersandung Sanksi Gara-gara Kartu Kuning tak Perlu

Marc Klok Tersandung Sanksi Gara-gara Kartu Kuning tak Perlu Gelandang Persib Bandung, Marc Klok. (Persib.co.id)

REPUBLIK BOBOTOH - Persib Bandung dipastikan tidak bisa memainkan gelandang naturalisasi, Marc Klok saat menghadapi Persipura Jayapura pada pekan ke-10 Liga 1 musim 2021-2022.

Klok absen karena akumulasi kartu kuning setelah mendapatkan kartu kuning kelima dalam pertandingan melawan PSIS Semarang, kemarin malam.

Sebelumnya Klok telah mendapatkan kartu kuning keempatnya musim ini, saat menghadapi PSS Sleman pada pekan ke-8.

Kartu kuning diterima Marc Klok pada menit 75, bukan karena eks pemain FC Utrecht itu melakukan pelanggaran. Melainkan karena miskomunikasi dengan wasit.

Klok sepertinya menyangka wasit Agus Fauzan Arifin sudah meniup peluit saat dia mengambil tendangan bebas.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Pelatih Robert Alberts pun menyayangkan situasi yang dialami Marc Klok dan menilai kartu kuning yang diterimanya gara-gara salah paham.

"Setelah Marc beri penjelasan, saya berpikir ada kesalahpahaman di lapangan. Itu menjadi kartu kuning yang tidak perlu. Saya prihatin atas apa yang terjadi pada Marc. Dia sudah mendapat larangan bermain dan kini harus kembali absen," kata Robert dikutip dari laman resmi Persib.

Sesuai regulasi, pemain yang mendapatkan kartu kuning ketiga, kelima, ketutujuh, kesembilan dan seterusnya harus menjalani sanksi larangan bermain satu kali yang berlaku di laga berikutnya.

Meski harus kehilangan Marc Klok, tapi Robert menegaskan, dia cukup percaya diri dengan pemain yang nantinya diberikan tugas menggantikan pemain yang absen.

Di posisi yang biasa diperankan Klok, Persib masih memiliki Dedi Kusnandar dan Abdul Aziz yang secara kualitas dan pengalaman cukup bisa diandalkan.

Saat menghadapi PSIS, Robert sempat memberikan kesempatan bermain kepada Dedi Kusnandar sebagai 'pemanasan' untuk pemain yang akrab disapa Dado itu, ketika menggantikan peran Klok di laga lawan Persipura.

"Kami memiliki kedalaman tim yang sangat baik. Itu kenapa kami juga memasukkan Dedi di laga ini (lawan PSIS). Dengan begitu, dia tahu akan bermain di laga selanjutnya. Kedalaman tim menjadi kekuatan dari tim ini dan semua pemain punya kualitas yang sama," kata Robert.**

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Taufik | Editor: M Taufik

Piksi

Berita Terkini