Persipura Minta Penjelasan Soal Pengobatan Ramai Rumakiek, PSSI Beri Jawaban

Persipura Minta Penjelasan Soal Pengobatan Ramai Rumakiek, PSSI Beri Jawaban Ramai Rumakiek bersama Ketua PSSI Mochamad Iriawan dan Dokter Timnas Indonesia. (PSSI)

REPUBLIK BOBOTOH - Persipura Jayapura meminta sempat melayangkan surat kepada PSSI untuk meminta penjelasan terkait proses pengobatan salah satu pemainnya, Ramai Rumakiek.

PSSI mengambil peran dalam pengobatan pemain muda potensial asal Papua tersebut agar bisa memperkuat Indonesia U-23 di SEA Games 2021 Vietnam.

Menurut Media Officer Persipura Eveert Joumilena, pihaknya mengaku belum menerika konfirmasi atau balasan dari PSSI.

Baca Juga: Akhirnya Persib Segera Kedatangan Pemain Asing Asia Pengganti Mohammed Rashid

"PSSI sama sekali tidak konfirmasi apapun kepada Persipura selaku klub di mana Ramai bernaung," kata Eveert Joumilena dikutip dari Antara.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


"Sehingga kami ingin ketua PSSI memperjelas semua kepada manajemen klub seharusnya komunikasi federasi tidak seperti ini," imbuhnya.

"Kalaupun ada kendala dalam menjelaskan, kan bisa disampaikan bahwa ada kendala dan baru akan dijawab nanti," ujarnya lagi.

Terkait surat dari Persipura dan penjelasan Ramai Rumakiek, PSSI akhirnya menjelaskan tentang kondisi yang sebenarnya.

Setelah melalui pemeriksaan dan cek terakhir di Medical Centre PSSI, Head of Medis PSSI Dokter Syarif Alwi memastikan Ramai sudah sembuh total dari cederanya dan bisa berlatih kembali.

Terkait surat yang dikirim oleh Persipura, PSSI melalui websitenya menyatakan bahwa PSSI sendiri libur mulai 29 April 2022.

Namun, Sekjen PSSI Yunus Nusi memberi kebijakan bagi staf PSSI untuk bisa meninggalkan kantor PSSI pukul 12.00 WIB pada tanggal 28 April.

Itu dilakukan agar mereka mempunyai persiapan untuk mudik ke kampung halaman masing-masing. Sedangkan surat Persipura itu baru masuk ke Kesekjenan PSSI tanggal 28 April pukul 12. 37 WIB.

"Jadi Ramai Rumakiek ini mengalami cedera saat memperkuat Persipura di Liga 1 ketika bermain di Pulau Bali," ungkap Sekjen PSSI Yunus Nusi.

"Dia sudah berobat, namun hingga kompetisi selesai ternyata cederanya belum juga sembuh. Itu sebabnya, dia kami panggil untuk segera berobat di Jakarta agar lebih tuntas penanganannya," imbuhnya.

Yunus Nusi juga menjelaskan, pemanggilan Ramai Rumakiek ke Jakarta bukan untuk mengikuti pemusatan latihan bersama Indonesia U-23.

"Jadi pemanggilan Ramai Rumakiek itu didasari atas laporan dari dokter Syarif Alwi. Dokter timnas ini melihat jika tak segera ditangani dengan baik, cederanya akan semakin parah. Itu sebabnya Ketua Umum PSSI khawatir dan minta Ramai Rumakiek dibawa ke Jakarta untuk diobati hingga sembuh," ungkap Yunus Nusi.

Baca Juga: Agen Marko Simic Dilematis Gara-Gara Kliennya Belum Digaji Persija Setahun

Sementara Dokter Alwi Syarif menjelaskan, siapapun pemain nasional yang mengalami cedera, PSSI punya kewajiban untuk ikut membantu si pemain terkait pengobatan.

"Ini semua untuk kebaikan si pemain itu sendiri. Kalau sudah sembuh kan klub bisa memakai jasanya untuk kompetisi. PSSI juga bisa memanggil untuk melakukan pemusatan latihan guna mengikuti event internasional," imbuh Dokter Syarif.

Kini setelah Ramai Rumakiek sembuh total, si pemain akan kembali ke Jayapura dalam 1-2 hari ini. Persipura pun bisa kembali memakai jasanya untuk persiapan Liga 2 musim depan.

"Jadi PSSI tidak punya maksud apa-apa selain menyembuhkan si pemain. Rumakiek adalah aset nasional. Usianya masih 20 tahun. Perjalanan kariernya masih panjang. Kami (PSSI) hanya ingin Rumakiek sembuh dan bisa segera bermain. Itu saja," jelas Dokter Syarif.

TONTON VIDEONYA DI YOUTUBE RBCOM TV

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Helmi MP | Editor: Helmi M Permana

Piksi

Berita Terkini