Mengaku Aremania Korban Stadion Kanjuruhan Berujung ke RSJ, Begini Kisahnya

Mengaku Aremania Korban Stadion Kanjuruhan Berujung ke RSJ, Begini Kisahnya Muhammad Rusdi yang mengaku Aremania korban tragedi Stadion Kanjuruhan. (tangkap layar)

REPUBLIK BOBOTOH - Seorang pemuda berusia 17 tahun terlunta-lunta di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Pemuda yang diketahui bernama Muhammad Rusdi mengaku Aremania asal Probolinggo dan kehilangan tiga temannya yang tewas pada tragedi Stadion Kanjuruhan.

Rusdi mengaku terlantar selama 11 hari di area Stadion Kanjuruhan, Malang karena tidak berani untuk pulang ke Probolinggo.


Yuk gabung channel whatsapp REPUBLIKBOBOTOH.COM untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Persib, Bobotoh, Liga 1, dan ragam berita menarik lainnya seputar Bandung Raya. Klik di sini (JOIN)


Baca Juga: Kondisinya Berangsur Pulih, Erwin Ramdani 'Terganggu' Pen

Merasa "satu jiwa", Aremania berusaha menolong dan mengantar Rusdi untuk tinggal di Pondok Pesantren Rejo Darul Musthofa, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, atas bantuan dari Aremania.

Maklum, Pondok pesantren ini memiliki hubungan erat dengan Aremania dan sering menampung orang yang membutuhkan bantuan.

Namun ternyata, apa yang diceritakan oleh Rusdi tersebut sebuah kebohongan.

Baca Juga: Kesimpulan TGIPF Nilai PSSI Enggan Tanggung Jawab Atas Tragedi Kanjuruhan

Seorang pendamping dari Santri Embongan Ponpes Rejo Darul Musthofa, Fakih Pilihan, mengatakan bahwa saat ini Rusdi sudah tidak lagi berada di pondok pesantren tersebut. Ia telah dibawa oleh rekan-rekan Aremania ke RSJ. Dr. Radjiman Wediodiningrat, Lawang.

"Kemarin, Rusdi memang ke sini, tapi setelah ada kabar dari pihak Probolinggo bahwa Rusdi itu tipu-tipu, kita sudah serahkan ke RSJ Lawang. Jadi teman-teman Aremania menjemput ke sini, dan membawanya ke RSJ Lawang," ujar wakil Pesantern dikutip dari Antara.

"Kami dapat informasi pertama dari Probolinggo, kemarin memang ada klarifikasi bahwa yang bersangkutan sering hilang dan bepergian kemana-mana. Tapi tujuan kami hanya menampung orang yang trauma," tambahnya.

Kisah Rusdi sempat membuat viral di media sosial sehingga asisten pelatih, Kuncoro dan kapten tim Arema FC Johan Ahmat Farizi dan Jayus Hariono sempat menemuinya.

Bahkan Kuncoro, Johan Ahmat Farizi dan Jayus Hariono sempat memberikan bantuan pada Rusdi.**

Follow Berita Republik Bobotoh di Google News

Penulis: Teguh Noer | Editor: Teguh Nurtanto

Piksi

Berita Terkini